Search Header Logo
PESAWAT SEDERHANA

PESAWAT SEDERHANA

Assessment

Presentation

Science, Physics

8th Grade

Hard

Created by

Siti Arianti Oktaria

Used 4+ times

FREE Resource

17 Slides • 0 Questions

1

PESAWAT SEDERHANA

Teacher : Siti Arianti Oktaria, S.Pd

Slide image

2

Slide image

Apakah ini merupakan pesawat sederhana ?

3

Slide image

Apakah ini merupakan pesawat sederhana ?

4

Slide image

Atau apakah ini yang disebut pesawat sederhana ?

5

Slide image

Lalu apakah pesawat sederhana itu ?

6

Pesawat Sederhana

merupakan peralatan-peralatan yang dapat memudahkan pekerjaan manusia

Slide image

7

Macam-Macam Pesawat Sederhana

  • 1.Pengungkit : adalah pesawat sederhana berupa batang keras yang dapat berotasi suatu titik tumpu.

  • Bidang miring : adalah pesawat sederhana yang berupa papan/ bidang yang dibuat miring. Hal itu bertujuan untuk memperkecil usaha saat memindahkan beban yang berat. Semakin landai bidang miring, gaya yang diberikan semakin kecil.

  • Katrol : adalah pesawat sederhana berupa roda beralur yang dikelilingi oleh tali. Prinsip kerja katrol adalah mengubah arah kerja gaya sehingga beban bisa terangkat dengan mudah.

  • roda berporos : adalah untuk menggeser suatu benda agar lebih ringan dan memperkecil gaya gesek.

Slide image

8

Pengungkit/Tuas (KM=W/F=lk/lb)

Pengungkit jenis 1 adalah pengungkit yang titik tumpu nya berada di antara titik beban dan titik kuasa. Jenis ini merupakan bentuk dasar dari suatu pengungkit. Contoh pengungkit jenis 1 adalah jungkat-jungkit, gunting, tang, palu, linggis, dan sebagainya.


pengungkit jenis 2 jika titik bebannya berada di antara titik tumpu dan titik kuasa. Contoh pengungkit jenis 2 adalah gerobak dorong, pembuka tutup botol, pemecah kemiri, dan sebagainya.


Pengungkit jenis 3 adalah pengungkit yang memiliki titik kuasa di antara titik beban dan titik tumpu. Contoh pengungkit jenis 3 adalah pinset, alat pancing, stapler, lengan saat memegang benda, dan sebagainya.


9

Slide image

10

Bidang Miring

Keterangan:

F = gaya (N);

w = beban (N);

h = tinggi papan (m); dam

s = panjang papan (m).

Secara matematis, hubungan antara F, w, h, dan s dirumuskan sebagai berikut.

F x s = w x h

Slide image

11

Slide image

12

Katrol Tetap : katrol yang posisinya selalu tetap saat digunakan

O berperan sebagai titik tumpu, B sebagai titik beban, dan A sebagai titik kuasa. Dengan demikian, OB = lengan beban dan OA = lengan kuasa. Keuntungan mekanis katrol tetap,

 KM=wFKM=\frac{\text{w}}{\text{F}}  

Slide image

13

Katrol bebas : katrol yang ikut bergerak/ berubah posisi saat digunakan

Berdasarkan gambar di atas, B berperan sebagai titik tumpu, O sebagai titik beban, dan A sebagai titik kuasa. Dengan demikian, BO = lengan beban dan BA = lengan kuasa. Keuntungan mekanis katrol bergerak adalah 2 karena beban ditopang oleh 2 tali.

Slide image

14

Katrol majemuk : adalah perpaduan antara katrol tetap dan katrol bergerak.

Keuntungan mekanis katrol majemuk bisa dilihat dari banyaknya tali. Pada gambar terdiri dari dua katrol bergerak dan 1 katrol tetap. Ketiga katrol dihubungkan oleh sebuah tali sedemikian sehingga terbentuk tiga lilitan tali sesuai nomor di atas, yaitu 1, 2, dan 3. Oleh karena itu, keuntungan mekanisnya = 3.

Slide image

15

Roda Berporos

Roda berporos adalah roda yang dihubungkan dengan sebuah poros yang dapat berputar bersama-sama, berfungsi untuk memudahkan gerak, meningkatkan kecepatan, dan memperbesar gaya.

Kegunaan:

untuk menggeser benda agar lebih ringan memperkecil gaya gesek antara dua benda


Pada Roda berporos, Gaya kuasa biasanya dikerahkan kepada roda yang besar, atau roda. Roda yang lebih kecil, yang disebut poros, mengerjakan gaya beban. Roda berporos merupakan salah satu jenis pesawat sederhana yang banyak ditemukan pada alat-alat seperti setir mobil, setir kapal, roda sepeda, roda kendaraan bermotor, dan gerinda.


16

Slide image

contoh aplikasi roda berporos pada gir sepeda

17

Slide image

PESAWAT SEDERHANA

Teacher : Siti Arianti Oktaria, S.Pd

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 17

SLIDE