Search Header Logo
k3 pemboran part 2

k3 pemboran part 2

Assessment

Presentation

Specialty, Other

12th Grade

Hard

Created by

Gani Afri

Used 1+ times

FREE Resource

10 Slides • 0 Questions

1

k3 pemboran part 2

Slide image

2

Pasal 231

Pemboran Eksplorasi

1)   Untuk daerah pemboran eksplorasi harus tersedia peta situasi yang selalu diperbaharui sekurang-kurangnya 1:2500, dilengkapi dengan garis bujur astronomis, termasuk keadaan daerah dalam radius 500 meter dari setiap lubang bor atau sampai batas kuasa pertambangan apabila batas kuasa pertambangan kurang dari 500 meter.

3



2)   Peta sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) harus menggambarkan:

a.    seluruh bangunan, pabrik, dan jalur pipa:

b.    lokasi semua lubang bor dengan nomor yang berurut baik yang sudah selesai atau masih dilaksanakan dan

c.    semua jalan, sungai, dan mata air.

3)  Penampang setiap lubang bor harus digambar dengan skala 1:1000 untuk kedalamannya dan 1:20 untuk lebarnya selalu diperbaharui datanya sekurang-kurangnya 1 bulan sekali atau segera setelah selesai dikerjakan.


4


4)  Gambar penampang sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) harus menunjukkan:

a.    lapisan-lapisan tanah;

b.    kandungan bahan galian;

c.    batas kandungan air;

d.    jenis pelindung lubang bor dan

e.    alat penyumbat aliran.


5

5) Pada pemboran harus ada buku kerja yang selalu diisi mengenai:

a.    Tata cara pengeboran;

b.    Keadaan lapisan batuan;

c.    Formasi batuan yang telah di bor;

d.    Kedalaman yang dicapai dan letak dari setiap endapan;

e.    Kemajuan per hari;

f.     Ukuran lubang dan pipa bor yang digunakan;

g.    Cara menyumbat aliran air dan

h.    Hasil dari uji percobaan dan alat penutup lapisan air.


6

6) Apabila adanya air artesis mengakibatkan berubahnya peta situasi, peta penampang, buku kerja pemboran, dan endapan bahan galian tertentu, kopi perubahan tersebut harus segera dikirimkan kepada Kepala Inspeksi Tambang.

7) Semua lubang bor yang tidak diperlukan lagi harus ditimbun kembali dengan material padat.     


7

Pasal 232

Pencegahan Umum


8


1)    Sebelum memulai kegiatan pemboran, lokasi-lokasi pemboran harus diperiksa untuk menjamin keamanan pada pekerja pemboran.

2)    Alat pemadam api portabel dari jenis ukuran yang sesuai harus tersedia dalam jumlah cukup dan dalam keadaan siap pakai serta terawat dengan baik.

3)    Topi dan sepatu alat pengaman serta alat pelindung diri lainnya harus dipakai oleh para pekerja pada atau di sekitar alat pemboran.

4)    Sebelum memulai pekerjaan pada setiap permulaan gilir kerja, pekerja tambang harus memeriksa dan memastikan bahwa peralatan dalam keadaan aman untuk digunakan. Kondisi tidak aman dan tindakan penanggulangan yang dilakukan harus dicatat didalam buku pemboran.

9

5)    Dilarang menjalankan dan memindahkan instalasi bor, kecuali semua pekerja telah berada di tempat yang aman.

6)    Bagian yang bergerak yang dapat menyebabkan kecelakaan atau cidera harus diberi pengamanan. Pengaman rantai penggerak harus cukup kuat menahan benturan rantai yang putus.

7)    Tangga, jalan bertangga, pegangan tangga, pagar pengaman pada lantai, dan pada instalasi bor harus dirawat dalam keadaan baik. Dilarang menempatkan , menyimpan atau meletakan barang di tangga, jalan bertangga, maupun lantai kerja.

8)    Operator dilarang meninggalkan alat bor yang sedang beroperasi.


10

9)    Pekerja pemboran dan orang lain harus berada pada jarak yang aman dari pipa bor yang sedang bergerak. Dilarang melintasi pipa bor yang sedang bergerak.

10) Pekerja pemboran dilarang memegang batang bor atau meletakan tangan mereka diatas alat penjepit (chuck) sewaktu pemboran sedang dilakukan.

11) Pada waktu listrik mati, alat pengendali bor harus dinetralkan sampai listrik hidup kembali.

12) Lubang bor yang sedang tidak dipergunakan harus ditutup atau dipagari.

13) Dilarang melakukan pemboran dengan sistem pembilasan lumpur (mud flush)kecuali apabila dilengkapi dengan alat untuk memberikan peringatan apabila terjadi kehilangan lumpur.


k3 pemboran part 2

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 10

SLIDE

Discover more resources for Specialty