Search Header Logo
Pertemuan ke 2 PAB Kelas 12 SMT 2

Pertemuan ke 2 PAB Kelas 12 SMT 2

Assessment

Presentation

Religious Studies

12th Grade

Easy

Created by

Darma Susanti

Used 1+ times

FREE Resource

10 Slides • 1 Question

1

Pertemuan ke 2 PAB Kelas 12 SMT 2

Slide image

2

BAB V

PROBLEMATIKA KEHIDUPAN SOSIAL MANUSIA

3

B. Masalah dan Cara Mengatasinya

Pada hakikatnya kehidupan manusia tidak lepas dari masalah. Terkait dengan hal tersebut, Buddha menguraikan ajaran-Nya yang pertama kepada lima petapa yang dikenal dengan khotbah Pemutaran Roda Dharma. Khotbah pertama Buddha berisi Empat Kebenaran Mulia, yaitu: 1. Kebenaran Mulia tentang Dukkha; 2. Kebenaran Mulia tentang Sebab Dukkha; 3. Kebenaran Mulia tentang Terhentinya Dukkha; dan 4. Kebenaran Mulia tentang Jalan Menuju Terhentinya Dukkha.

4


Bukti bahwa kehidupan manusia selalu diliputi masalah/penderitaan/ketidakpuasan (dukkha): lahir, usia tua, sakit, mati, berkumpul dengan yang dibenci, berpisah dengan yang dicintai, tidak tercapai yang diinginkan, dan lain-lain.

5

Adapun cara mengatasi segala masalah adalah dengan menerapkan pola pikir dari Hukum Empat Kebenaran Mulia tersebut, pertama memahami setiap masalah yang dihadapi; kedua melenyapkan sebab yang menimbulkan masalah; ketiga merealisasi terhentinya masalah; dan keempat mengembangkan jalan menuju terhentinya masalah, yaitu Pandangan Benar, Pikiran Benar, Ucapan Benar, Perbuatan Benar, Penghidupan Benar, Usaha Benar, Perhatian Benar, dan Konsentrasi Benar.

6

C. Peranan Agama

Kata agama berasal dari kata dalam bahasa Pali atau bisa juga dari kata dalam bahasa Sansekerta, yaitu dari akar kata gacc, yang artinya adalah pergi ke, menuju, atau datang, kepada suatu tujuan, yang dalam hal ini yaitu untuk menemukan suatu kebenaran. Adapun penjelasan maknanya di antaranya sebagai berikut:

7



a. Dari kehidupan tanpa arah, tanpa pedoman, kita datang mencari

pegangan hidup yang benar, untuk menuju kehidupan yang sejahtera

dan kebahagiaan yang tertinggi.

b. Dari biasa melakukan perbuatan rendah di masa lalu, kita beralih

menuju hakikat ketuhanan, yaitu melakukan perbuatan benar yang

sesuai dengan hakikat ketuhanan tersebut, sehingga kita dapat hidup

sejahtera dan bahagia.

c. Dari kehidupan tanpa mengetahui hukum Kebenaran Mutlak, dari

kegelapan batin, kita berusaha menemukan sampai mendapat atau

sampai mengetahui dan mengerti suatu hukum kebenaran yang belum kita ketahui.

8

Jadi, dapat disimpulkan bahwa timbulnya agama di dunia ini adalah

untuk menghindari terjadinya segala macam masalah, misalnya kekacauan, pandangan hidup yang salah, dan sejenisnya, yang terjadi pada waktu dan tempat yang berbeda; guna mendapatkan suatu kehidupan yang sejahtera dan kebahagiaan yang tertinggi.


9

Jika ajaran dari suatu agama tidak dapat diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat, maka agama tersebut tentu tidak dapat berkembang. Agar bisa diterima dalam masyarakat, ajaran-ajaran dasar dari suatu agama harus bisa diterapkan ke dalam nilai-nilai sosial, tujuan-tujuan sosial, dan urusan-urusan

kemasyarakatan yang lain (bersifat keduniawian).

10


Buddha mengajarkan Dharma tentang bagaimana cara-cara untuk

mendapatkan kesejahteraan/kebahagiaan, baik kebahagiaan di dunia ini, kebahagiaan di alam surga atau kebahagiaan yang tertinggi, Nibbana. 

11

Open Ended

Buatlah Kesimpulan singkat dari materi diatas!

Pertemuan ke 2 PAB Kelas 12 SMT 2

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 11

SLIDE