

POLIMER
Presentation
•
Chemistry
•
10th Grade
•
Practice Problem
•
Easy
Ratna Sawitri
Used 9+ times
FREE Resource
11 Slides • 7 Questions
1
POLIMER
Kata ’polimer’ berasal dari kata Yunani kuno ’poli’ yang berarti ’banyak’ dan ’mere’ yang berarti ‘bagian’.
Dengan demikian maka definisi dari polimer adalah: sebuah molekul rantai panjang yang terdiri atas sejumlah besar ’repeating unit’ (unit terulang) dengan struktur yang identik, yang disebut monomer.

2
PEMBENTUKAN POLIMER
Beberapa polimer terdapat di alam bebas, dalam perkembangannya kemudian manusia dengan proses sintesa berhasil menciptakan polimer. Dengan demikian maka dikenal polimer alam dan polimer sintetik.
Contoh polimer alam adalah : selulosa (komponen utama pembentuk dinding sel tumbuh-tumbuhan), protein (komponen utama pembentuk sel makhluk hidup), serat alam (sutera, wol), karet (dihasilkan oleh makhluk hidup atau tumbuh-tumbuhan), DNA, dan lain-lain.
Contoh polimer sintetik/buatan (menurut sifatnya) adalah plastik (bahan yang mudah dibentuk/dicetak menjadi bentuk tertentu), serat/fiber (bahan serat seperti nilon), elastomer (bahan dengan sifat elastik seperti karet, mudah dideformasi dan diregang secara reversibel).
3
4
Open Ended
Polimer adalah struktur gabungan dari monomer, berikan contoh polimer dalam kehidupan sehari-hari beserta monomer penyusunnya!
5
POLIMER DAN PERMASALAHANNYA
Saat ini, material polimer telah digunakan hampir di seluruh bidang dalam kehidupan sehari-hari, dan pembuatan serta produksinya telah dilakukan secara luas.
Sebagai contoh, pada tahun 2000, produksi plastik, serat, dan karet di Amerika Serikat telah melebihi 87 milyar pon.
Ilmu polimer berkembang dengan pesat, sayangnya perkembangan tersebut diiringi dengan timbulnya permasalahan yaitu sampah polimer sintetik, sampah ini dapat dikatakan tidak ‘biodegradable’, bakteri pencerna membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mencerna sampah polimer tersebut.
Polusi polimer ini menyebabkan tanah menjadi tidak subur karena matahari tidak dapat menembus tanah yang tertutup sampah polimer.
6
Open Ended
Bagaimanakah cara terbaik yang bisa dilakukan untuk menangani limbah polimer yang sifatnya tidak "biodegradable"?
7
KLASIFIKASI POLIMER
Berdasarkan karakteristik proses pembuatannya, atau lebih tepatnya berdasarkan perlakuan panas pada saat proses pembuatannya, polimer dapat dibagi dalam 2 kelompok, yaitu: termoplastik dan termoseting.
Termoplastik adalah polimer yang dapat dilunakkan melalui pemanasan, yang bertujuan untuk membuat bentuk yang diinginkan, polimer ini akan mengeras lagi bila didinginkan.
Proses pemanasan dan pendinginan ini dapat dilakukan berulang-ulang tanpa mengalami perubahan sifat fisik/kimia yang berarti.
Limbah dari polimer termoplastik dapat diolah kembali dengan menggunakan panas dan tekanan. Contoh dari polimer termoplastik adalah polistiren, poliolefin (polietilen dan polipropilen), dan polivinilklorida (PVC)
8
KLASIFIKASI POLIMER
Sedangkan termoseting adalah polimer dimana rantai individunya (gugus fungsional), secara kimia melalui ikatan kovalen disambungkan dengan senyawa lainnya selama proses polimerisasi.
Sekali terbentuk, jaringan cabang (crosslinking) tersebut akan tahan terhadap panas dan serangan pelarut, serta tidak dapat dilunakkan kembali dengan panas.
Dilihat dari sifat tersebut, polimer termoseting sesuai sebagai materi komposit, pelapis, dan perekat.
Contoh dari polimer termoset adalah epoksi, resin fenol-formaldehid, dan poliester tak jenuh yang biasa digunakan dalam pembuatan komposit kaca yang diperkuat seperti fiber glass.
9
Open Ended
Polimer termosetting tahan terhadap panas dan pelarut, artinya tidak dapat dibentuk ulang dengan pemanasan seperti pada polimer termoplastik. Nah, bagaimanakah cara mendaur ulang limbah dari polimer termosetting ini? berikan contohnya!
10
KLASIFIKASI POLIMER
Berdasarkan tipe mekanisme polimerisasinya (jenis reaksinya), polimer diklasifikasi menjadi dua kelompok yaitu polimerisasi adisi dan polimerisasi kondensasi.
Pada polimerisasi adisi terjadi penambahan unit terulang.
Contoh :
a) n CH2 = CH2 ----> [ – CH2 – CH2 – ]n
b) n CH2 = CHX [ – CH2 – CHX – CH2 – CHX – ]n
11
KLASIFIKASI POLIMER
Pada polimerisasi kondensasi, rumus molekul dari unit terulang dalam rantai polimer kehilangan sejumlah atom yang ada dalam monomernya, dan dihasilkan molekul air (H2O).
Contoh :
n HO–R–OH + n HOOC–R’–COOH ----> HO[–R – OCO – R’ – COO – ]n + (2n-1) H2O
12
TATANAMA POLIMER
Secara sederhana, polimer diberi nama dengan menambahkan kata ‘poli’ pada monomer pembentuknya, contoh : apabila monomer pembentuknya adalah stiren, maka polimernya disebut polistiren, Dengan demikian polietilen adalah polimer dengan monomer etilen, sedangkan monomer dari polipropilen adalah propilen.
Akan tetapi, apabila nama monomer terdiri atas lebih dari satu kata, maka nama monomer diberi tanda kurung sesudah kata poli, contoh : poli(vinil asetat), poli(4-khlorostiren) dan poli(1,3-butadiena)
Beberapa komunitas mempermudah penamaan dengan menggunakan singkatan, beberapa singkatan yang sudah sangat dikenal dalam dunia dagang diantaranya adalah PS untuk polistiren, PVC untuk poli(vinil khlorida), PMMA untuk poli(metil metakrilat), dan PTFE untuk poli(tetrafluoroetilen)
13
POLIMER DARI MONOMER PENYUSUNNYA
Homopolimer yaitu polimer yang disusun dari satu jenis monomer
Kopolimer yaitu polimer yang disusun lebih dari satu jenis monomer
14
TEKNIK PEMBUATAN POLIMER
bulk polymerization (polimerisasi massa)
solution polymerization (polimerisasi larutan)
suspension polymerization (polimerisasi suspensi)
emulsion polymerization
(polimerisasi emulsi)
15
Open Ended
Bagaimanakah cara membuat polimer dengan Bulk Polymerization?
16
Open Ended
Bagaimanakah cara membuat polimer dengan Solution Polymerization
17
Open Ended
Bagaimanakah cara membuat polimer dengan Suspension Polymerization
18
Open Ended
Bagaimanakah cara membuat polimer dengan Emulsion Polymerization
POLIMER
Kata ’polimer’ berasal dari kata Yunani kuno ’poli’ yang berarti ’banyak’ dan ’mere’ yang berarti ‘bagian’.
Dengan demikian maka definisi dari polimer adalah: sebuah molekul rantai panjang yang terdiri atas sejumlah besar ’repeating unit’ (unit terulang) dengan struktur yang identik, yang disebut monomer.

Show answer
Auto Play
Slide 1 / 18
SLIDE
Similar Resources on Wayground
15 questions
Materi Termokimia
Presentation
•
10th Grade
15 questions
Tata Nama Senyawa
Presentation
•
10th Grade
15 questions
Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia
Presentation
•
10th Grade
14 questions
Perubahan Materi (IPAS) Kelas 10 SMK
Presentation
•
10th Grade
11 questions
perkembangan teori atom
Presentation
•
10th Grade
11 questions
SUMBER ENERGI
Presentation
•
10th Grade
13 questions
ZAT ADITIF DAN ZAT ADIKTIF
Presentation
•
10th Grade
13 questions
Compuestos ternarios
Presentation
•
KG
Popular Resources on Wayground
25 questions
The Ultimate College Knowledge Quiz
Quiz
•
8th Grade
20 questions
Math Review
Quiz
•
3rd Grade
15 questions
Fast food
Quiz
•
7th Grade
20 questions
Math Review
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade
19 questions
Classifying Quadrilaterals
Quiz
•
3rd Grade
20 questions
Figurative Language Review
Quiz
•
6th Grade