Search Header Logo
Perhitungan Permanganometri

Perhitungan Permanganometri

Assessment

Presentation

Chemistry

University

Medium

Created by

reny salim

Used 21+ times

FREE Resource

16 Slides • 10 Questions

1

Perhitungan Permanganometri

Reny Salim, S.Pd., M.Si

media

2

Permanganometri

Permanganometri merupakan salah satu metode oksidimetri.

3

Metode oksidimetri

Oksidimetri merupakan titrimetri yang didasarkan pada reaksi reduksi dan oksidasi sehingga dalam perhitungannya melibatkan biloks.

4

Biloks dalam oksidimetri

Biloks yang dimiliki oleh setiap atom dari senyawa yang bereaksi akan mengalami perubahan. Besarnya perubahan ini dikenal dengan istilah valensi.

5

Valensi pada Oksidimetri

Valensi dalam oksidimetri berasal dari perubahan biloks yang terjadi pada senyawa yang bereaksi.

6

Kegunaan valensi

Valensi dalam hal ini digunakan untuk menghitung bobot ekivalen zat yang akan ditentukan kadarnya.

7

Penerapan valensi dalam perhitungan.

Valensi yang berasal dari perubahan biloks atom dari senyawa yang bereaksi dipakai untuk menghitung grek.

8

Konsep Perhitungan Oksidimetri

Konsep ini dimulai dengan

mgrek reduktor = mgrek oksidator

9

Oksidator pada Permanganometri

Zat yang bertindak sebagai oksidator pada permanganometri adalah kalium permanganat.

10

Reduktor pada Permanganometri

Zat yang bertindak sebagai reduktor pada permanganometri adalah larutan sampel

11

Contoh zat yang ditentukan kadarnya secara permanganometri

Zat yang dapat ditentukan kadarnya secara permanganometri adalah natrium oksalat, asam oksalat, besi (II) sulfat), hidrogen peroksida, arsen (III) oksida.

12

Persamaan Reaksi Pembakuan KMnO4

Larutan kalium permanganat merupakan larutan standar sekunder bersifat oksidator kuat. Kemampuan bereaksi secara redoksnya cukup baik didalam suasana asam. Jumlah elektron yang terlibat dalam reaksi adalah 5.

media

13

Persamaan Reaksi Penentuan Kadar Oksalat

Senyawa oksalat yang dimaksudkan adalah asam oksalat atau natrium oksalat. Perubahan biloks oksalat yang terjadi adalah 2 elektron.

media

14

Persamaan Reaksi Penentuan Kadar FeSO4

Senyawa besi(II) sulfat merupakan larutan sampel bertindak sebagai reduktor menghasilkan besi (III) sulfat. Perubahan biloks besi yang terjadi adalah 1 elektron.

media

15

Persamaan Reaksi Penentuan Kadar Hidrogen Peroksida

Senyawa hidrogen peroksida merupakan larutan sampel bertindak sebagai reduktor menghasilkan oksigen. Perubahan biloks oksigen yang terjadi adalah 2 elektron.

media

16

Cara Menghitung Kadar pada permanganometri

https://youtu.be/uKXd-Q5DXws

17

Multiple Choice

Hitung konsentrasi 25 mL peroksida yang direaksikan dengan 18,56 mL KMnO4 0,02 M!

1

0,015 N

2

0,03 N

3

0,07 N

4

0,13 N

18

Multiple Choice

Hitung konsentrasi 15 mL besi (II) sulfat yang direaksikan dengan 10,52 mL KMnO4 0,99 N!

1

0,69 N

2

0,72 N

3

1,41 N

4

3,47 N

19

Multiple Choice

Sebanyak 10 mL larutan asam oksalat 0,1 N dititrasi dengan 18,89 mL KMnO4. Hitung konsentrasi KMnO4!

1

0,05 M

2

0,05 N

3

0,1 M

4

0,1 N

20

Multiple Choice

Question image

Penentuan kadar natrium oksalat dalam 250 mL larutannya dilakukan secara permanganometri memberikan data pada tabel. Jika setiap kali titrasi volume natrium oksalat yang dipakai 10 mL. Hitung persen kadar natrium oksalat dalam larutannya! Mr = 134 gram/mol.

1

1,32 %

2

1,53 %

3

1,79 %

4

2,54 %

21

Multiple Choice

Dalam suasana asam, besi (II) dititrasi dengan larutan KMnO4 0,0582 N. Larutan KMnO4 yang diperlukan dalam titrasi 38,82 mL. Hitung mgram besi dalam larutan tersebut! Ar Fe = 56.

1

126,52 mgram

2

105,16 mgram

3

86,34 mgram

4

50,34 mgram

22

Multiple Choice

Sebanyak 15 mL hidrogen peroksida dititrasi dengan KMnO4 0,099 N. Pencapaian titik akhir tercapai pada 20,52 mL. Hitung konsentrasi hidrogen peroksida tersebut!

1

0,07 N

2

0,36 N

3

0,68 N

4

0,135 N

23

Multiple Choice

Question image

Penentuan kadar hidrogen peroksida dalam 100 mL larutannya menggunakan KMnO4 0,0896 N memberikan data sebagai berikut. Jika volume setiap titrasi 10 mL. Hitung volume rata-rata pada titik akhir!

1

8,65 mL

2

8,72 mL

3

8,75 mL

4

8,86 mL

24

Multiple Choice

Question image

Penentuan kadar hidrogen peroksida dalam 100 mL larutannya menggunakan KMnO4 0,0896 N memberikan data sebagai berikut. Jika volume setiap titrasi 10 mL. Hitung massa hidrogen peroksida dalam larutannya! Mr = 34

1

0,133 gram

2

0,266 gram

3

0,386 gram

4

0,648 gram

25

Multiple Choice

Question image

Penentuan kadar hidrogen peroksida dalam 100 mL larutannya menggunakan KMnO4 0,0896 N memberikan data sebagai berikut. Jika volume setiap titrasi 10 mL. Hitung persen kadar hidrogen peroksida dalam larutannya! Mr = 34

1

0,13%

2

0,27%

3

0,39%

4

0,65%

26

Multiple Choice

Sebanyak 15 mL natrium oksalat dititrasi dengan KMnO4 0,087 N. Jika volume yang dibutuhkan untuk mencapai titik akhir 27,56 mL. Hitung kadar natrium oksalat dalam 100 mL larutannya! Mr =134

1

1,1 gram

2

2,1 gram

3

2,6 gram

4

3,8 gram

Perhitungan Permanganometri

Reny Salim, S.Pd., M.Si

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 26

SLIDE