Search Header Logo
respon dunia dan PBB

respon dunia dan PBB

Assessment

Presentation

History

12th Grade

Practice Problem

Easy

Created by

Ladec Dewi

Used 14+ times

FREE Resource

53 Slides • 2 Questions

1

respon dunia dan PBB

Slide image

2

Kompetensi Dasar

  • 3.1     Menganalisis secara kritis respon Internasional terhadap proklamasi kemerdekaan Indonesia

  • 4.1     Menyajikan secara kritis respon Internasional terhadap 

3

Indikator Pencapaian Kompetensi

  • 3.1.1 Menjelaskan Respon Dunia internasional terhadap Kemerdekaan Indonesia

  • Menganalisis Respon Belanda yang menolak Kemerdekaan Indonesia

  • Menuliskan rangkuman mengenai Respon Belanda yang menolak proklamasi 

4

Perhatikan gambar disamping !

Peristiwa diatas adalah

penandatanganan perjanjian persahabatan

Antara Menteri Luar Negeri Haji Agus Salim dengan delegasi Mesir Nokrashi pada

tanggal 10 Juni 1947.

Slide image

5

Open Ended

Peristiwa ini merupakan suatu tanda pengakuan yang telah diberikan negara Mesir terhadap kemerdekaan RI. Mengapa Mesir mau mengakui kedaulatan Indonesia? Bagaimanakah bentuk dukungan Mesir bagi Indonesia ?

6

Pada materi ini. Anda akan mempelajari lebih lanjut mengenai respon negara yang mengakui kemerdekaan Indonesia serta Peranan PBB dalam menyikapi konflik Antara Indonesia dengan Belanda.

7

RESPON NEGARA YANG MENGAKUI

KEMERDEKAAN INDONESIA

Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya, bangsa Indonesia belum bisa menikamati kemerdekaannya. Karena Kemerdekaan ini sifatnya masih de facto dan sepihak yang disahkan oleh bangsa Indonesia sendiri. Sehingga untuk menjadi sebuah negara yang sah, negara Indonesia perlu mendapatkan pengakuan dari bangsa-bangsa lain secara hukum atau secara de jure. Terlebih lagi Belanda Menolak kemerdekaan RI dan menggap bahwa Indonesia masih merupaka wilayah yang dikuasainya. Oleh karena itu, bangsa Indonesia memerlukan adanya dukungan dari negara lain untuk mengesahkan berdirinya negara Republik Indonesia.

8


Walaupun pada saat itu Indonesia medapatkan penolakan pengakuan dari Belanda, namun banyak negara yang memberikan respon positif terhadap kemerdekaan Indonesia dengan memberikan pengakuan bahkan meberikan peranan sangat aktif dalam mendukungan diplomasi di kancah Internasional.

Negara mana saja yang mendukung dan memberikan pengakuan kemerdekaan bagi Indonesia? Simaklah uraian materi berikut ini!

9

1. Mesir


Kesamaan unsur agama menjadi salah satu faktor kedekatan dan terjalinnya hubungan baik antara Indonesia dengan Mesir. Kuatnya dukungan rakyat Mesir atas kemerdekaan Indonesia akhrinya mendorong Raja Farouq serta pemerintah Mesir mengakui kedaulatan pemerintah Republik Indonesia pada tanggal 22 Maret 1946.

Slide image

10

Setelah informasi kemerdekaan Indonesia disebarkan ke seluruh dunia, pemerintah Mesir langsung mengirim Mohammad Abdul Mun’im selaku Konsul Jenderal Mesir di Bombay India menuju Yogyakarta, karena pada periode tersebut Ibukota Republik Indonesia telah dipindahkan ke Yogyakarta. Konsul utusan Mesir tersebut masuk ke Indonesia dengan menembus blokade Belanda untuk menyampaikan dokumen resmi pengakuan Mesir kepada negara Republik Indonesia.

11

Pengakuan kedaulatan ini berawal dari kuatnya dukungan rakyat Mesir kepada Indonesia. Selama berhari-hari, media massa Timur Tengah menampilkan pernyataan dari partai politik dan ormas setempat yang mengecam sikap Belanda.

Demonstrasi besar-besaran pun digelar oleh pemuda dan mahasiswa di Mesir sehingga Kedutaan Belanda di Kairo merasa terancam keamanannya. Pihak Kedutaan Belanda yang terkepung lalu menghubungi Kementerian Luar Negeri Mesir supaya menghentikan unjuk rasa mahasiswa Indonesia dan Mesir. aktifitas para pelajar dan mahasiswa tersebut ditujukan untuk mendapatkan pengakuan bagi kemerdekaan Indonesia

12

Berkat peranan pelajar dan mahasiswa tersebut, serta dengan adanya kebijaksanaan Solidaritas Islam yang dianut Pemerintah Mesir. Akhirnya Pemerintah Mesir memutuskan menganggap warga Indonesia di Mesir tidak ada hubungan lagi dengan Perwakilan Belanda. Semua urusan yang menyangkut warga negara Indonesia itu, Pemerintah Mesir akan menghubungi Panitia Pusat Pembela Kemerdekaan Indonesia.

Secara resmi Mesir mengakui Indonesia. Dalam beberapa hal, terdapat persamaan antara Indonesia dan Mesir, seperti persamaan sebagai negara jajahan, mayoritas rakyatnya beragama Islamdan persamaan dalam prinsip kebijaksanaan Luar Negeri, yaitu membenci kolonialisme dan imperialisme.

13

Liga Arab sebagai badan perwakilan dari negara-negara Arab, memiliki peranan yang sangat besar bagi terlaksananya pengakuan kedaulatan tersebut. Sekjen Liga Arab, Abdurrahman Azzam Pasha-lah yang memberikan usul pada Pemerintah Mesir untuk membantu dan mendukung perjuangan bangsa Indonesia yang sedang menghadapi penjajah. Usul tersebut didambut dengan positif, maka dari sinilah langkah awal keterlibatan Pemerintah Mesir dalam perjuangan bangsa Indonesia

14

Untuk Menambah wawasanmu mengenai dukungan Mesir terhadap Indonesia. simaklah video youtube berikut ini !


15

16

2. Negara Suriah

Negara-negara Arab memang mayoritas beragama Islam, sehingga kepedulian dan 

rasa persaudaraan dengan bangsa Indonesia begitu besar. Selain Mesir, muncullah Suriah yang juga memberikan dukungan dan pengakuan terhadap kemerdekaan Indonesia. Suriah juga merespons secara cepat terjadinya tindakan agresi militer Belanda yang mengatasnamakan tindakan polisionil yang sangat merugikan pihak Indonesia.

17

2. Suriah

Selain Mesir, muncullah Suriah yang juga memberikan dukungan dan pengakuan terhadap kemerdekaan Indonesia. Suriah juga merespons secara cepat terjadinya tindakan agresi militer Belanda yang mengatasnamakan tindakan polisionil yang sangat merugikan pihak Indonesia.

Slide image

18

Tepatnya pada tahun 1947, Suriah mendorong ditambahkannya agenda yang membahas tentang kondisi yang terjadi di Indoneisa melalui perwakilannya di PBB, Faris Al-Khouri. Agenda dengan tema ‘Pertanyaan Indonesia” akhirnya berhasil didiskusikan dalam Dewan Keamanan PBB. Hasil dari pembahasan tersebut akhrinya dapat memicu dan memunculkan dorongan internasional untuk menghentikan aksi polisionil (agresi militer) Belanda dan berakhir pada perundingan Konferensi Meja Bundar (KMB) pada tahun 1949.

19

3. Lebanon

  • Sebuah hubungan bilateral terhadap negara lain, cenderung didasari atas sejarah,

    kepentingan bersama, persamaan nasib, maupun rasa kepedulian yang tinggi. Seperti halnya negara Lebanon dengan Indonesia. Lebanon juga merupakan negara yang pernah mengalami penjajahan oleh negara lain, yaitu Perancis.

Slide image

20

Antara Lebanon dan Indonesia telah tercatat sejarah hubungan baik sejak lama. Lebanon termasuk negara yang mengakui kemerdekaan dan memberikan dukungan kemerdekaan bagi Indonesia di masa revolusi nasional. Presiden Lebanon, Bechara El-Khoury telah memberikan pengakuan kemerdekaan Indonesia pada 29 Juli 1947, sehingga menambah daftar negara yang ikut membantu Indonesia dalam mendapatkan pengakuan internasional menuju Konferensi Meja Bundar (KMB). 

21

Hubungan baik antara Indonesia dan Lebanon akhirnya resmi terjalin pada tahun 1950. Indonesia pertama kali mendirikan kantor perwakilan di Beirut, Lebanon. Namun pada pertengahan tahun 1976, kantor perwakilan Indonesia tersebut ditutup karena Perang Saudara Lebanon. Pada tahun 1995, Lebanon juga mendirikan kedutaannya di Jakarta. Indonesiapun akhirnya kembali mendirikan kedutaan Indonesia pada tahun 1996 di Beirut dan juga menempatkan konsulat jenderal di Tripoli pada tahun 1997.

22

Meskipun Lebanon kerap dilanda konflik, namun Indonesia dan Lebanon tetap mempertahankan hubungan baik hingga sekarang. Bahkan tercatat bahwa Indoneisa telah mengirimkan ribuan pasukan TNI yang tergabung dalam UNIFIL sebagai pasukan penjaga perdamaian untuk Lebanon.

23

4. Irak

Negara Irak juga tergabung dalam negara-negara Arab yang memberikan perhatian dan dukungan yang lebih intens bagi kemerdekaan sah Indonesia. Irak memberikan pengakuan secara de facto sekaligus ikut mendorong tercapainya pengakuan de jure dalam taraf internasional melalui Konferensi Meja Bundar (KMB).

Slide image

24

Setelah Indonesia benar-benar berdiri dan memiliki kedaulatan negara yang sah, hubungan bilateral antarkedua negara tersebut semakin ditingkatkan dan memperluas jangkauan kerjasama antarnegara. Hubungan diplomatik secara resmi didirikan pada tahun 1950. Negara Indonesia memiliki kedutaan besar di Baghdad, sedangkan negara Irak memiliki kedutaan besar di Jakarta. Indonesia dan Irak juga tergabung sebagai anggota Gerakan Non-Blok (GNB) dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

25

5. Negara Vatican

Vatican merupakan negara Eropa pertama yang mengakui kemerdekaan negara Republik Indonesia sejak awal berdirinya. Keputusan Vatican untuk mendukung kemerdekaan Indonesia membuat terkejut negara-negara di Eropa, sebab pada saat itu, Indonesia sedang dijajah oleh bangsa Eropa sendiri, yaitu Belanda. 

Slide image

26

Perhatian Vatican terhadap Indonesia telah meningkat sejak Indonesia masih dikuasai oleh Jepang. Jepang telah merampas gereja-gereja Katholik, pertapaan-pertapaan Ordo, rumah sakit, sekaligus mengambil aset milik umat Katholik di Indonesia.

Perhatian negara Vatican terhadap kemerdekaan Indonesia juga dikarenakan perjuangan seorang pribumi yang juga merupakan uskup Katholik Semarang bernama Mgr. Albertus Soegijapranata. Jiwa nasionalisme dan unsur kemanusiaan Soegijapranata telah melahirkan perjuangan untuk mendorong pemuda dan pemudi agar terlibat dalam berbagai pertempuran maupun diplomasi demi tercapainya kemerdekaan Indonesia.

27

Soegijapranata juga memberikan laporan kepada hierarki di atasnya terkait kondisi umat di Indonesia dan perjuangan bangsa dalam mencapai kemerdekaan. Dengan demikian lahirlah suatu rasa kedekatan dan persaudaraan antara Vatican dengan Indonesia. Persamaan lain antara Indonesia dan Vatican adalah falsafah kedua negara yang anti-atheisme, perdamaian dunia, kerukunan antarumat beragama dan kesejahteraan serta keadilan sosial bagi seluruh umat manusia. Satu bulan setelah Mesir mengakui pengakuan kemerdekaan Indonesia, Vatican juga memberikan pengakuan kemerdekaan bagi Indonesia. Pengakuan ini juga dibuktikan dengan membuka kedutaan secara resmi pada tanggal 6 Juli 1947 di Jakarta.

28

Perhatikan Gambar Tokoh disamping !


Slide image

29


Tokoh diatas merupakan salah satu pahlawan nasional. Berkat perjuangannya, bangsa Indonesia memperoleh kedaulatan dari negara Vatican. Beliau merupakan seorang Uskup pertama yang berasal dari Indonesia yang bernama Mrg. Albertus Soegijapranata. Soegija lahir dalam keluarga Karijosoedarmo dan Soepijah pada 25 November 1896. Keluarganya berlatarbelakang keluarga sederhana. Ayahnya bekerja sebagai Abdi Dalem Keraton. Sementara itu ibunya sebagai seorang pedagang. Dari kedua orangtuanya itu, Soegija diajarkan budaya jawa.

30

Ayahnya mengajarkan bagaimana menembang. Ibunya mengajarkan puasa dan pantang. Oleh sebab itu dari kecil soegija telah mengerti budaya Jawa. Dia bukan saja seorang imam yang memimpin umatnya tetapi juga berusaha memperjuangkan kemederdekaannya salah satu slogan yang ia gaungkan adalah “seratus persen katolik Seratus Persen Indonesia”. Pada masa itu agama katolik memang identic dengan bangsa barat, akan tetapi Soegijaoranata mematahkan hal tersebut. Sebagai seorang tokoh agama katolik Mgr.  Soegijapranata SJ

31


ikut membantu masyarakat sekitar dalam berbagai kegiatan mulai dari pelayanan pendidikan, ekonomi. membela dan mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara untuk melawan kekuatan komunis serta melawan pejajah, dan bahkan melawan korupsi, sehingga dengan ini menyatakan bahwa sebagai seorang imam katolik juga peduli dengan kehidupan bangsa dan perkembangan masyarakatnya (http://news.unika.ac.id/wp-content/uploads/Kronik-123.pdf).

32


Dari tokoh tersebut kita dapat belajar nilai-nilai nasionalisme. Rasa kebangsaan Indonesia merupakan suatu hal yang mutlak dan harus diperjuangkan. Darimanapun asal kita, agama, atau pun perbedaan budaya dan Bahasa kita. Sudah sepatutnya kita mencitai tanah kelahiran kita dan berusaha mempertahankannya.

33

6. Negara Palestina

6. Negara Palestina

Negara Palestina merupakan salah satu negara di Timur Tengah yang juga 

memberikan dukungan dan pengakuan secara langsung atas kemerdekaan Indonesia. Dukungan dari Palestina tersebut diwakili oleh Ulama dan Mufti Besar Palestina, yaitu Syekh Muhammad Amin Al-Husaini. 

Slide image

34

Rakyat Palestina melalui Mufti Besarnya yaitu Syekh Muhammad Amin Al-Husaini secara terbuka menyampaikan dukungan dan memberikan ucapan selamat atas kemerdekaan bagi Indonesia yang telah dijanjikan oleh Jepang melalu Radio Berlin berbahasa Arab pada tanggal 6 September 1944. Berita yang disiarkan oleh radio selama dua hari berturut-turut tersebut juga dimuat pada harian “Al-Ahram” Mesir. Setelah seruan dari Mufti Palestina tersebut, maka negara-negara Arab yang digawangi oleh Mesir memberikan pengakuan resmi atas kemerdekaan dan kedaulatan negara Republik Indonesia pada tahun 1949. Para pemimpin negara dan perwakilan negara Arab di PBB sangat gigih mendorong diangkatnya isu Indonesia dalam pembahasan di dalam sidang PBB.


35

Setelah mencapai kemerdekaannya, Syaikh Muhammad Amin Al-Husaini dalam kapasitasnya sebagai Mufti Palestina juga berkenan menyambut kedatangan delegasi “Panitia Pusat Kemerdekaan Indonesia

36

Pada masa kini Indonesia masih tetap menjalin hubungan dengan negara-negara tersebut selain. Terdapat beberapa negara yang pada saat ini sangat membantu Indonesia dalam pertumbuhan ekonomi yaitu contohnya Jepang.

Slide image

37

Pada masa pandemic covid 19 ini Jepang membantu Indonesia dalam mengatasi situasi Pandemi yang terjadi di Indonesia. Salah satu kerjasamanya yaitu dengan menandatangani Memorandum Kerja Sama Kesehatan antara Indonesia dan Jepang pada tanggal 19 Oktober 2020 lalu.

38

Bagi Indonesia, Jepang merupakan negara mitra dagang terbesar dalam hal ekspor-impor Indonesia. Ekspor Indonesia ke Jepang bernilai US$ 23.6 milyar (statistic Pemerintah RI), sedangkan impor Indonesia dari Jepang adalah US$ 6.5 milyar sehingga bagi Jepang mengalami surplus besar impor dari Indonesia (tahun 2007). Komoditi penting yang diimpor Jepang dari Indonesia adalah a.l. minyak, gas alam cair, batubara, hasil tambang, udang, pulp, tekstil dan produk tekstil, mesin, perlengkapan listrik, dll.

39

Di lain pihak, barang-barang yang diekspor Jepang ke Indonesia meliputi mesin-mesin dan suku-cadang, produk plastik dan kimia, baja, perlengkapan listrik, suku-cadang elektronik, mesin alat transportasi dan suku-cadang mobil. Investasi langsung swasta dari Jepang ke Indonesia yang menurun sehubungan dengan stagnasi yang dialami perekonomian Indonesia akibat krisis ekonomi yang melanda Asia pada tahun 1997, kini belumlah pulih sepenuhnya, namun Jepang tetap menempati kedudukan penting di antara negara-negara yang berinvestasi di Indonesia.Dalam jumlah investasi langsung asing di Indonesia dari tahun 1967 hingga 2007, Jepang menduduki tempat pertama dengan angka 11,5% dalam kesuluruhannya.

40

Terdapat kurang lebih 1000 perusahaan Jepang beroperasi di Indonesia (sumber: JETRO dalam www.id.emb-japan.go.jp/birel_id).Perusahaan-perusahaan tersebut memperkerjakan lebih dari 32 ribu pekerja Indonesia yang menjadikan Jepang sebagai negara penyedia lapangan kerja nomor 1 di Indonesia (sumber: BKPM dalam https://www.id.emb-japan.go.jp/birel_id.html).

Selain itu Indonesia juga menandatangani perjanjian Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) sebagai perjanjian bilateral di bidang ekonomi Indonesia-Jepang 

41

bertujuan meningkatkan impor, ekspor serta investasi di kedua negara. Tujuan dari kerjasama ini adalah untuk menciptakan keuntungan yang adil dan seimbang bagi kedua negara dengan metode liberalisasi pasar, fasilitasi, dan kerja sama pengembangan kapasitas yang ditetapkan sebagai bidang prioritas. Tujuan penerapan IJEPA adalah untuk memperkuat kerja sama ekonomi Indonesia-Jepang, terlebih dalam perdagangan dan investasi.

42

Respon PBB Terhadap Kemerdekaan Indonesia


Slide image

43


Kemerdekaan Indonesia yang telah dicapai telah memberikan berbagai respon, baik respon positif dan respon negatif. Secara jelas kita dapat melihat Belanda adalah negara yang merespon negatif kemerdekaan Indonesia, sehingga terjadilah konfrontasi yang Antara Indonesia dan Belanda. Penolakan Belanda terhadap kemerdekaan Indonesia disebabkan Belanda memiliki kepentingan untuk kembali menjajah dan mengeksploitasi Indonesia. Pada puncaknya Belanda melakukan Agresi Militer terhadap Indonesia. Tindakkan ini kemudian mendapatkan kecaman dari negara di dunia. 

44

Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai organisasi internasional juga memiliki andil besar dalam penyelesaian konflik Indonesia dengan Belanda. PBB melalui Dewan Keamanannya mengeluarkan resolusi untuk menghentikan konflik tersebut dengan jalan perundingan. 

45

Agresi Militer Belanda I pada tanggal 20 Juli 1947 menarik perhatian public, sehingga PBB mengulurkan bantuan untuk menyelesaikan permasalahan Indonesia dan Belanda. Dewan keamanna PBB mengusulkan suatu komisi yang dikenal dengan sebutan Komisi Tiga Negara (KTN). Indonesia diberikan kesempatan menentukan neagra yang berhaak meakili pihaknya dalam sebuah perundingan. Selanjutnya Kedua negara memilih satu negara yang netral untuk ikut sebagai anggota komisi. Indonesia memilih Autralia dan Belanda memilih Belgia. Pada Akhirnya Amerika Serikat ditunjuk menjadi anggot KTN yang ke tiga. Delegasi dari ketiga negara tersebut dalam KTN yaitu Richard Kirby (Australia), Paul Van Zeeland (Belgia) dan Frank Graham (Amerika Serikat).

46

Dengan Demikian maka PBB mengadakan perundinan Renville. Hasil dari perundingan tersebut yaitu :

  • gencatan senjata yang antara lain diterimanya garis demarkasi Van Mook. Persetujuan ini terdiri atas sepuluh pasal.

  • Dasar-Dasar politik Renville yang berisi kesediaan kedua pihak menyelesaikan pertikaian secara damai.

  • Enam pasal tambahan dari KTN yang berisi kedaulatan Indonesia yang berada di tangan Belanda selama masa peralihan sampai penyerahan kedaulatan

47


Dengan tercapainya perundingan Renville, pertikaian Indonesia dan Belanda diselesaikan melalui jalan damai. Pada perkembangannya, Belanda membatalkan hasil perundingan tersebut dan pada tanggal 19 Desember 1948 Belanda melancarkan Agresi Militer II.

48

Open Ended

Bagiamanakah tanggapan dunia mengenai aksi Agresi Militer II Belanda ? dan apa yang dlakukan PBB saat itu ?

49

Aksi Belanda sudah pasti menuai kecaman dunia Internasional. Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi menuntut agar para pemimpin republic Indonesia dipulangkan ke Yogyakarta dan jabatannya dipulihkan kembali. Menurut Profesor McMahon mengatakan Amerika terutama memainkan peran yang menentukan dalam tahap akhir perjuangan kemerdekaan RI, pada awal 1949, yang memaksa Belanda sampai pada keputusan untuk memulai Konferensi Meja Bundar dengan para pemimpin Republik dan akhirnya mengarah pada pengakuan formal kemerdekaan RI pada 27 Desember 1949 (www.voaindonesia.com)

50

Peran penting Amerika itu terbukti dari pembicaraan dalam pertemuan yang menentukan antara Menteri Luar Negeri AS Dean Acheson dengan Menteri Luar Negeri Belanda Dirk Stikker pada akhir bulan Maret 1949, di mana dalam pertemuan itu, Acheson menjelaskan bahwa jika Belanda tidak bergerak dengan sangat cepat untuk memulai perundingan serius dengan kaum

51

nasionalis Indonesia dengan tujuan memberikan kemerdekaan yang murni, maka Amerika Serikat harus mempertimbangkan penarikan bantuan keuangannya ke Belanda.

Selain itu, serikat-serikat pekerja dan kelompok-kelompok liberal di Amerika mengadakan reli dan semakin keras menyuarakan dukungan bagi kemerdekaan Indonesia sekaligus menekan pemerintahan Presiden Harry S. Truman agar berbuat sama. (www.voaindonesia.com).


52

Negara-negara Asia timur dan Autralia mengutuk serangan dan memboikot Belanda dengan cara menutup lapangan terbang mereka bagi Belanda. Pada 22 Desember 1948 Dewan keamanan PBB memerintahkan penghentian temabak-menembak kepada tentara Belanda dan Republic Indonesia. Pada 20 Desember 1948 atas usul India dan Birma Konfrensi Asia mengenai Indonesia diadakan di New Delhi. Amerika Serikat, kuba, dan Norwegia mendesak dewan Keamanan PBB untuk membuat resolusi yang mengahruskan dilanjutkannya perundingan.

53

Selanjutnya pada tanggal 22 juni 1949 diadakannya perjanjian Roem Royen Antara Indonesia dan Belanda. Perundingan ini diawasi oleh PBB dengan pimpinan Chritchley. Salah satu hasilnya adalah mengadakan konfrensi Meja Bundar. Hasil utama KMB adalah Belanda akan menyerahkan kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat pada akhir Desember 1949.

Slide image

54

DAFTAR PUSTAKA

Avivi, Yusron & Siagian, Siagian.2020. Kepentingan Indonesia Dalam kerja sama bilateral dengan jepang studi kasus: indonesia-japan economic partnership agreement (ijepa). Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Sebelas Maret

Rahata,Ringo.Perjuangan Diplomasi Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia.Maraga Borneo Tarigas

Sawitri,Indah dan Cahyo, Eko.2016.Buku Siswa Sejarah Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial Untuk Kelas XII.Surakarta : Mediatama


 

 

55


www.histori.id

www.tirto.id

www.voindonesia.com

www.wikipedia.org

https://www.id.emb-japan.go.jp/birel_id.html

https://www.suarasurabaya.net/kelanakota/2020/indonesia-jepang-sepakat-kerja-sama-bidang-ekonomi-dan-pengelolaan-pandemi/

respon dunia dan PBB

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 55

SLIDE