
PARTIKEL PENYUSUN ATOM
Presentation
•
Chemistry
•
10th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
Martyanne Sitorus
Used 14+ times
FREE Resource
12 Slides • 0 Questions
1
​
2
Elektron, Proton, Nukleus dan Neutron
3
Berdasarkan perkembangan teori atom yang sudah kalian pelajari sebelumnya,dapat disimpulkan bahwa di dalam atom terdapat inti atom dan partikel-partikel yang menyusunnya. Partikel – partikel tersebut antara lain;
elektron (muatan negatif),
proton (muatan positif) dan
neutron.
4
Hasil percobaan J.J. Thomson menunjukkan bahwa sinar katode dapat dibelokkan ke arah kutub positif medan listrik. Hal ini membuktikan terdapat partikel bermuatan negatif dalam suatu atom.Besarnya muatan dalam elektron ditemukan oleh Robert Andrew Milikan (1908) melalui percobaan tetes minyak Milikan. Minyak disemprotkan ke dalam tabung yang bermuatan listrik. Akibat gaya tarik gravitasi akan mengendapkan tetesan minyak yang turun. Apabila tetesan minyak diberi muatan negatif maka akan tertarik ke kutub positif medan listrik. Dari hasil percobaan Milikan danThomson diperoleh muatan elektron –1 dan massa elektron 0.
5
Jika massa elektron 0 berarti suatu partikel tidak mempunyai massa. Namun pada kenyataannya partikel materi mempunyai massa yang dapat diukur dan atom bersifat atom itu netral. Bagaimana mungkin atom itu bersifat netral dan mempunyai massa, jika hanya ada elektron saja dalam atom?
Eugene Goldstein (1886) melakukan eksperimen dari tabung gas yang memiliki katode, yang diberi lubang - lubang dan diberi muatan listrik. Hasil eksprerimen tersebut membuktikan bahwa pada saat terbentuk elektron yang menuju anode, terbentuk pula sinar positif yang menuju arah berlawanan melewati lubang pada katode. Setelah berbagai gas dicoba dalam tabung ini, ternyata gas hidrogenlah yang menghasilkan sinar muatan positif yang paling kecil baik massa maupun muatannya, sehingga partikel inidisebut dengan proton. Massa proton = 1 sma (satuan massa atom) dan muatan proton = +1.
6
Setelah penemuan proton dan elektron, Ernest Rutherford melakukan penelitian penembakan lempeng tipis emas. Jika atom terdiri dari partikel yang bermuatan positif dan negatif maka sinar alfa yang ditembakkan seharusnya tidak ada yang diteruskan/menembus lempeng sehingga muncullah istilah inti atom. Ernest Rutherford dibantu oleh Hans Geiger dan Ernest Marsden (1911) menemukan konsep inti atom didukung oleh penemuan sinar X oleh WC. Rontgen (1895) dan penemuan zat radioaktif (1896). Hasil percobaan ini membuat Rutherford menyatakan hipotesisnya bahwa atom tersusun dari inti atom yang bermuatan positif dan dikelilingi elektron yang bermuatan negatif, sehingga atom bersifat netral. Massa inti atom tidak seimbang dengan massa proton yang ada dalam inti atom, sehingga dapat diprediksi bahwa ada partikel lain dalam inti atom.
7
Prediksi dari Rutherford memacu W. Bothe dan H. Becker (1930) melakukan eksperimen penembakan partikel alfa pada inti atom berilium (Be) dan dihasilkan radiasi partikel berdaya tembus tinggi. Eksperimen ini dilanjutkan oleh James Chadwick (1932). Chadwick mengamati bahwa berilium yang ditembak dengan partikel α memancarkan suatu partikel yang mempunyai daya tembus yang sangat tinggi dan tidak dipengaruhi oleh medan magnet maupun medan listrik. Partikel ini bersifat netral atau tidak bermuatan. Partikel ini kemudian diberi nama neutron. Sifat-sifat neutron adalah :
• Tidak bermuatan karena sinar neutron dalam medan listrik ataupun medan magnet tidak dibelokkan ke kutub positif dan negatif.
• Mempunyai massa yang hampir sama dengan massa atom, yaitu 1,675 x 10-24 g atau 1,0087 sma.
8
Nomor Atom dan Nomor Massa
9
Notasi atom adalah cara penulisan sub atom dalam atom
10
Nomor atom menunjukkan jumlah muatan positif dalam inti (jumlah proton). Untuk jumlah muatan positif (nomor atom) diberi lambang Z diberi lambang Z. Jika atom bersifat netral maka jumlah muatan positif (proton)sama dengan jumlah muatan negatif (elektron).
Jadi nomor atom = jumlah proton = jumlah elektron.
Z = np = ne , dimana n = Jumlah.
Jika atom membentuk ion maka Z tidak sama dengan ne.
Ion adalah atom yang bermuatan karena kekurangan elekton (ion positif) atau kelebihan elektron (ion negatif).
11
Massa atom = (massa p + massa n )+massa . Massa elektron jauh lebih kecil dari proton dan neutron maka diabaikan dengan demikian
massa atom = massa p + massa n.
Massa atom dinyatakan sebagai nomor massa dan dilambangkan A.
12
​
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 12
SLIDE
Similar Resources on Wayground
8 questions
Sifat-Sifat Keperiodikan Unsur
Presentation
•
10th Grade
7 questions
Chemical Formulas
Presentation
•
10th Grade
10 questions
konfigurasi elektron
Presentation
•
10th Grade
10 questions
Structure of Atom
Presentation
•
10th Grade
10 questions
Latihan Soal Hukum Lavoisier
Presentation
•
10th Grade
7 questions
Untitled Presentation
Presentation
•
10th Grade
7 questions
Alat Praktikum Kimia di laboratorium Sekolah
Presentation
•
10th Grade
11 questions
Konfigurasi Elektron
Presentation
•
10th Grade
Popular Resources on Wayground
10 questions
How much do you know about our Portrait of an Eagle?
Quiz
•
10th Grade
10 questions
Fast Food Slogans
Quiz
•
6th - 8th Grade
21 questions
Continents and Oceans
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Parts of Speech
Quiz
•
5th Grade
16 questions
Subject & Predicate
Quiz
•
5th Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
12 questions
Map Skills
Quiz
•
3rd Grade
22 questions
Continents and Oceans
Quiz
•
5th Grade
Discover more resources for Chemistry
20 questions
electron configurations and orbital notation
Quiz
•
9th - 12th Grade
26 questions
Atomic Structure, Isotopes and Ions
Quiz
•
10th Grade
20 questions
Periodic Trends
Quiz
•
10th Grade
5 questions
Atomic Theory Intro Video
Interactive video
•
10th Grade
20 questions
COUNTING ATOMS
Quiz
•
10th Grade
20 questions
Practice: E-Con, Orbital Notation, Noble Gas Notation
Quiz
•
10th Grade
20 questions
Ions
Quiz
•
10th Grade
22 questions
KMT & Gas Variables
Quiz
•
10th - 12th Grade