Search Header Logo
Zat, Wujud dan Perubahannya

Zat, Wujud dan Perubahannya

Assessment

Presentation

Chemistry

7th Grade

Hard

Created by

Rosyani Afifah

Used 6+ times

FREE Resource

15 Slides • 0 Questions

1

Zat, Wujud Zat dan Perubahannya

by Rosyani Afifah

2

​PENGERTIAN MATERI DAN ZAT

  • Materi merupakan segala sesuatu yang menempati ruang (memiliki volume) dan mempunyai massa.

  • Materi di alam dapat berupa zat tunggal (murni) dan dapat juga berupa campuran

  • Zat murni atau yang sering disebut sebagai zat merupakan materi yang hanya tersusun dari satu jenis zat.

  • Campuran merupakan materi yang tersusun dari dua atau lebih zat

3

​Contoh:

  • Paku besi merupakan materi yang berupa zat tunggal.

  • Perhiasan emas, misalnya cincin emas juga merupakan materi.

  • Air laut, materi yang berupa campuran dari air, garam, dan zat-zat lainnya.

  • Udara merupakan materi campuran dari nitrogen, oksigen, hidrogen, dan karbon dioksida.

4

​SIFAT-SIFAT ZAT

  1. Sifat Ekstensif​: merupakan sifat zat yang bergantung pada jumlah atau ukuran zat.

  2. ​Sifat Intensif: merupakan sifat zat yang tidak bergantung pada jumlah ataupun ukuran zat

  3. Sifat fisis, meliputi: warna, bau, rasa, kerapatan, titik didih, titik lebur, daya hantar, kemagnetan, kelarutan, dan kekerasan.

  4. ​Sifat Kimia, meliputi: keterbakaran, kestabilan, kereaktifan, dan perkaratan.

5

​ADHESI

  • Adhesi merupakan gaya tarik-menarik antara partikel-partikel yang tidak sejenis.

  • Partikel-partikel zat padat dan partikel-partikel zat cair dapat mengadakan suatu ikatan, sehingga terjadi gaya tarik-menarik.

  • Misalnya cat dapat menempel pada kayu dan besi karena antara partikel-partikel cat dan partikel-partikel kayu atau besi terjadi gaya tarik-menarik.

6

​KOHESI

  • Kohesi merupakan gaya tarik-menarik antara partikel-partikel yang sejenis.

  • Partikel-partikel yang sejenis dalam zat padat membentuk suatu ikatan yang sangat kuat sehingga membentuk benda padat.

  • Didalam kayu atau besi terjadi gaya tarik-menarik antarpartikel sehingga membentuk ikatan yang kuat.

  • Demikian juga pada zat cair, dalam suatu zat cair terjadi ikatan antarmolekul zat cair yang membentuk ikatan.

7

​MENISKUS

  • Pada saat zat cair dituangkan ke dalam tabung, permukaannya akan berbentuk cekung atau cembung. Bentuk permukaan zat cair dalam tabung ini disebut meniskus.

  • Meniskus memiliki dua macam, yaitu meniskus cekung dan meniskus cembung.

8

​Meniskus Cekung

Permukaan air dalam tabung reaksi berbentuk cekung, hal ini disebabkan terjadi adhesi antara molekul-molekul air dalam tabung dengan molekul-molekul tabung reaksi. Hal ini menunjukkan bahwa adhesi antara molekul-molekul air dengan molekul-molekul dinding tabung lebih besar daripada kohesi molekul-molekul air sehingga sebagian molekul air tertarik oleh dinding tabung.

media

9

​Meniskus Cembung

  • Air yang berada di dalam tabung reaksi yang telah diolesi minyak goreng tidak membasahi dinding tabung. Permukaan air dalam tabung tersebut membentuk meniskus cembung. Hal ini terjadi karena kohesi antara molekul-molekul air lebih besar daripada adhesi antara molekul-molekul air dengan molekul-molekul minyak goreng, sehingga sebagian molekul air terlepas dari dinding tabung. Akibatnya permukaan air membentuk meniskus cembung

media

10

​PEMISAHAN CAMPURAN

  1. FILTRASI (Penyaringan)​: Zat hasil penyaringan disebut filtrat dan zat sisa dari penyaringan disebut residu.

Contoh :

Pemisahan kotoran yang ada pada larutan gula

Menyaring air sungai untuk keperluan air bersih

​2. DESTILASI (Penyulingan): merupakan pemisahan campuran zat cair yang didasarkan pada perbedaan titik didih zat-zat cair yang ada didalam campuran.

Zat hasil destilasi disebut destilat

Zat sisa yang tertinggal dalam labu destilat disebut residu

Penyuingan dilakukan daam alat bernama destilator

11

​CAMPURAN

  • Campuran merupakan penggabungan dua zat murni atau lebih yang masih mempunyai sifat-sifat asalnya dan tidak mempunyai komposisi tertentu.

  • ​Campuran terdiri atas tiga bentuk: larutan, koloid dan suspensi.

  • ​Larutan adalah campuran homogen (serba sama) yang terdiri atas dua atau lebih zat.

  • Koloid adalah campuran zat heterogen antara dua zat atau lebih dimana partikel-partikel zat koloid tersebar merata dalam zat lain.

  • suspensi juga dapat diartikan yaitu suatu campuran heterogen yang berasal dari zat cair dan zat padat yang dilarutkan sehingga berubah menjadi sebuah zat cair

12

​PEMISAHAN CAMPURAN

  1. 1. FILTRASI (Penyaringan)​: Zat hasil penyaringan disebut filtrat dan zat sisa dari penyaringan disebut residu.

Contoh :

Pemisahan kotoran yang ada pada larutan gula

Menyaring air sungai untuk keperluan air bersih

media

13

​2. Destilasi (Penyulingan)

Merupakan pemisahan campuran zat cair yang didasarkan pada perbedaan titik didih zat-zat cair yang ada didalam campuran.

Zat hasil destilasi disebut destilat

Zat sisa yang tertinggal dalam labu destilat disebut residu

Penyuingan dilakukan daam alat bernama destilator

media

14

3. Kromatografi

​Merupakan Pemisahan yang didasarkan pada perbedaan daya serap dari zat penyerap (adsorben) terhadap zat-zat yang akan dipisahkan.

media

15

​4. Kristalisasi

​Merupakan pemisahan campuran yang dilakukan untuk memisahkan campuran padat dan cair dengan cara menguapkan zat cairnya.

Contoh:

Membuat garam dari air laut

Membuat gula tebu dari cairan tebu

media

Zat, Wujud Zat dan Perubahannya

by Rosyani Afifah

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 15

SLIDE