Search Header Logo
MENGHAYATI KEOTENTIKAN  AL-QUR’AN

MENGHAYATI KEOTENTIKAN AL-QUR’AN

Assessment

Presentation

Religious Studies

12th Grade

Medium

Created by

Haris Fadillah

Used 49+ times

FREE Resource

27 Slides • 8 Questions

1

MENGHAYATI KEOTENTIKAN AL-QUR’AN

by Haris Fadillah

2

Poll

Bagaimana kabar kalian hari ini?

3

Fill in the Blanks

4

Fill in the Blanks

media image

5

​TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Menjelaskan bukti-bukti keotentikan al-Qur’an.

2. Membuktikan keotentikan al-Qur’an ditinjau dari segi keunikan redaksinya.

3. Menunjukkan contoh keotentikan al-Qur’an.

6

media

7

​KEOTENTIKAN AL-QUR'AN (PENJAGAAN ILAHI)

media

8

Multiple Choice

Bukti keotentikan al-Qur'an terdapat dalam surah?

1

QS. Al-Alaq ayat 5

2

QS. Al-Mukmin ayat 9

3

QS. Al-Hijr ayat 9

4

QS. Yusuf ayat 36

9

​​KEOTENTIKAN AL-QUR'AN

​Dalam hal kandungan isinya, al-Qur’an mengajukan tantangan kepada orang-orang kafir dan siapapun yang meragukan kebenarannya. Sejak dahulu, orang-orang kafir menuduh bahwa al-Qur’an hanyalah sejenis mantera-mantera tukang tenung dan kumpulan syair-syair. Mereka mengira bahwa al-Qur’an adalah karangan Nabi Muhammad saw.

10

​TANTANGAN AL-QUR'AN

Al-Qur’an menantang siapapun yang meragukan kebenaran al-Qur’an untuk :

  • ​Mendatangkan semisalnya secara keseluruhan. (QS at-Tur [52]: 33-34,

  • ​Mendatangkan 10 surah semisalnya. QS Hud [11] : 13

  • ​Mendatangkan satu surah saja semisal al-Qur’an. QS al-Baqarah [2] ayat 23

media

11

media

Semangat Mengkaji

Al-Qur’an dan Hadis

Untuk MA kelas X

MEDIA MENGAJAR

12

media

Bukti Keautentikan Al-Qur’an
BAB 3

Setelah mempelajari materi berikut, peserta didik diharapkan mampu:

1.Menelaah bukti-bukti keautentikan Al-Qur’an dengan benar.

2.Menemukan contoh bukti-bukti keautentikan Al-Qur’an dengan banar.

3.Mengimplementasikan sikap memelihara keautentikan Al-Qur’an dengan benar

dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran:

13

media

Apa yang akan kita pelajari?

A. Jaminan Allah Swt. terhadap Keutuhan Al-Qur’an

B. Perintah Berhati-hati dalam Menerima Wahyu

C. Tantangan Al-Qur’an kepada yang Meragukan Keautentikannya

D. Sistem Pemeliharaan Al-Qur’an

14

media

A. Jaminan Allah Swt. terhadap Keutuhan Al-Qur’an

BAB 3

Dalam melewati perjalanan sejarahnya, Al-
Qur’an

yang

tertulis

dalam

mushaf

telah

mengalami perkembangan untuk kepentingan
memudahkan

membaca

bagi

umat

Islam,

terutama bagi mereka yang masih awam tulisan
huruf Al-Qur’an.

Sumber: www.unsplash.com

15

media

Allah Swt. telah menjamin Al-Qur’an
akan

dijaga

dari

segala

bentuk

kekurangan

dan

kesalahan,

baik

berupa perubahan, pemutar balikan,
penambahan maupun pengurangan
terhadap

isidan

kandungannya.

Dengan demikian, keautentikan Al-
Qur’an tetap terjamin sebagaimana
keadaan Al-Qur’an ketika diturunkan
kepada Nabi Muhammad Saw.

A. Jaminan Allah Swt. terhadap Keutuhan Al-Qur’an

BAB 3

Artinya:
“Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan
Al-Qur’an

dan

pasti

Kami

(pula)

yang

memeliharanya.” (Q.S. Al-Ḥijr/15:9)

Jaminan keutuhannya dijelaskan dalam Al-

Qur’an

16

media

B. Perintah Berhati-hati dalam Menerima Wahyu

BAB 3

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa ketika malaikat Jibril A.S. datang
membacakan wahyu Al-Qur’an, Rasulullah Saw. langsung menggerak-gerakan
bibirnya

mengikuti

bacaannya,padahal

malaikat

Jibril

A.S.

belum

selesai

membacakan ayat seluruhnya. Hal ini karena Rasulullah Saw. khawatir lupa dan tidak
dapat mengulangnya kembali.

Oleh karena itu, Allah Swt. melarang cara tersebut
karena justru dapat mengacaukan hafalannya.

17

media

B. Perintah Berhati-hati dalam Menerima Wahyu

BAB 3

Allah

Swt.

mengingatkan

agar

Rasulullah

Saw.

konsentrasi

mendengarkan wahyu yang dibacakan
malaikat Jibril A.S. sampai selesai,
kemudian

barulah

Rasulullah

Saw.

membacanya kembali.

Dalil

Artinya: “Maha Tinggi Allah, Raja yang sebenar-
benarnya. Janganlah engkau (Nabi Muhammad)
tergesa-gesa

(membaca)

Al-Qur’an

sebelum

selesai

pewahyuannya

kepadamu)

dan

katakanlah, “Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu
kepadaku.” (Q.S. Ṭāhā/20: 114)

18

media

C. Tantangan Al-Qur’an kepada yang Meragukan Keautentikannya

BAB 3

Al-Qur’an adalah bukti kebenaran wahyu Allah Swt. yang disampaikan kepada Nabi Muhammad
Saw. Kebenaran tersebut dibuktikan dengan adanya tantangan kepada siapa pun yang
meragukannya. Bahkan, mereka merasa mampu untuk menyusunnya.

Dalilnya adalah sebagai berikut.
1.

Surah Al-Isrā’ ayat 88.

2.

Surah Hūd ayat 13.

3.

Surah Yūnus ayat 38.

4.

Surah Al-Baqarah ayat 23-24.

19

media

1. Surah Al-Isrā’ ayat 88

C. Tantangan Al-Qur’an kepada yang Meragukan Keautentikannya

BAB 3

Allah Swt. menantang siapa pun yang mergaukan Al-Qur’an untuk menyusun kitab yang bisa
menandingi Al-Qur’an.

Artinya:
“Katakanlah, “Sungguh, jika manusia dan jin berkumpul untuk mendatangkan yang serupa dengan
Al-Qur’an ini, mereka tidak akan dapat mendatangkan yang serupa dengannya, sekalipun mereka
membantu satu sama lainnya.” (Q.S. Al-Isrā’/17: 88)

20

media

2. Surah Hūd ayat 13

C. Tantangan Al-Qur’an kepada yang Meragukan Keuatentikannya

BAB 3

Allah Swt. menantang siapa pun yang mergaukan Al-Qur’an untuk membuat kitab yang berisi 10
surah saja semisal dengan Al-Qur’an.

Artinya:
“Bahkan, apakah mereka mengatakan, “Dia (Nabi Muhammad) telah membuat-buat (Al-Qur’an) itu.”
Katakanlah, “(Kalau demikian,) datangkanlah sepuluh surah semisal dengannya (Al-Qur’an) yang
dibuat-buat dan ajaklah siapa saja yang kamu sanggup (mengundangnya) selain Allah, jika kamu
orang-orang yang benar.” (Q.S. Hūd/ 11: 13)

21

media

3. Surah Yūnus ayat 38

C. Tantangan Al-Qur’an kepada yang Meragukan Keautentikannya

BAB 3

Allah Swt. menantang siapa pun yang meragukan Al-Qur’an untuk menyusun satu surah saja
semisal dengan Al-Qur’an.

Artinya:
“Bahkan, apakah (pantas) mereka mengatakan, “Dia (Nabi Muhammad) telah membuat-buat (Al-
Qur’an) itu.”? Katakanlah (Nabi Muhammad), “(Kalau demikian,) buatlah satu surah yang semisal
dengannya dan ajaklah siapa yang dapat kamu (ajak) selain Allah (untuk menolongmu), jika kamu
orang-orang yang benar.” (Q.S. Yūnus/10: 38)

22

media

4. Surah Al-Baqarah ayat 23-24

C. Tantangan Al-Qur’an kepada yang Meragukan Keautentikannya

BAB 3

Allah Swt. menantang siapa pun yang meragukan Al-Qur’an untuk menyusun satu surah saja yang
semisal dengan Al-Qur’an.

Artinya:
“Jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang apa (Al-Qur’an) yang Kami turunkan kepada hamba Kami
(Nabi Muhammad), buatlah satu surah yang semisal dengannya dan ajaklah penolong-penolongmu
selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar. Jika kamu tidak (mampu) membuat(-nya) dan (pasti)
kamu tidak akan (mampu) membuat(-nya), takutlah pada api neraka yang bahan bakarnya adalah
manusia dan batu yang disediakan bagi orang-orang kafir.” (Q.S. Al-Baqarah/2:23-24)

23

media

Pada masa Nabi Muhammad Saw. pemeliharaan Al-Qur’an dilakukan dengan tiga cara,
yaitu:

D. Sistem Pemeliharaan Al-Qur’an

BAB 3

1. Melalui hafalan dari para ḥāfiẓ dan ḥāfiẓah.
2. Melalui ayat-ayat yang ditulis khusus untuk Nabi Muhammad Saw.
3. Melalui ayat-ayat yang ditulis oleh umat Islam untuk mereka masing-

masing.

24

media

Beberapa pemeliharaan Al-Qur’an di berbagai negara.

Di

Jerman

ada

seorang

seniman nonmuslim yang rajin
berpikir

dan

menulis

kandungan Al-Qur’an.

Di Jepang dan Italia terdapat
orang yang mencetak Al-Qur’an
dalam bentuk artistik.

Dinegara-negara

Arab,

siswa

sekolah

tingkat

dasar harus menghafal Al-
Qur’an.

Sumber: www.unsplash.com

D. Sistem Pemeliharaan Al-Qur’an

BAB 3

25

media

Pemeliharaan Al-Qur’an juga dilakukan di Indonesia dengan dua cara, yaitu sebagai

berikut.

Para penghafal Al-Qur’an (ḥuffaẓ)
Lembaga

“Lajnah Pentashih Mushaf Al-Qur’an”

D. Sistem Pemeliharaan Al-Qur’an

BAB 3

Sumber: www.pexels.com

26

media

E. Menghayati dan Mencermati Keautentikan Al-Qur’an

BAB 3

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga dan menghayati keautentikan
Al-Qur’an, yaitu dengan cara:

Membaca dan menghafal
Al-Qur’an dengan benar

Mengkajl Al-Qur’an

dengan benar

27

media

1. Membaca dan Menghafal Al-Qur’an dengan Benar

E. Menghayati dan Mencermati Keautentikan Al-Qur’an

BAB 3

Dengan cara tartil dalam membaca Al-Qur’an.

Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan tentang ilmu tajwid.

Manusia senantiasa harus menjaga keautentikan bacaan Al-Qur’an.

Dengan terbiasa membaca dan menghafal Al-Qur’an dengan tartil, maka akan terpancar
sinar dari hati pembacanya sekaligus menambah kecintaan dan rasa memiliki terhadap Al-
Qur’an.

28

media

E. Menghayati dan Mencermati Keautentikan Al-Qur’an

BAB 3

Allah Swt. memerintahkan kita untuk membaca Al-Qur’an dengan tartil agar makna dan isinya
dapat dihayati. Sebagaimana dalam sebuah hadis disebutkan sebagai berikut.

Artinya:
Ibnu Abbas R.A. berkata, bahwa Rasulullah Saw. bersabda "Sesungguhnya orang yang tidak
mempunyai sedikit pun hafalan Al-Qur'an seperti rumah yang tidak berpenghuni."
(H.R. Tirmidzi)

1. Membaca dan Menghafal Al-Qur’an dengan Benar

29

media

2. Mengkaji Al-Qur’an dengan Benar

Menghayati keautentikan Al-Qur’an menyangakut banyak aspek, tidak terbatas mencermati
kesalahan dan penyimpangan yang dilakukan seseorang terhadap ayat Al-Qur’an. Namun,
mereka juga harus mencermati penyimpangan pemahaman dan perilaku hidup manusia.

Menghayati keautentikan Al-Qur’an tidak hanya sebatas mencermati naskah mushafnya
saja, tetapi juga menghayati dan memahami pokok-pokok ajaran yang terkandung di
dalamnya dengan mengkaji dengan benar.

Karena perilaku penyimpangan terhadap nilai-nilai kebanaran Al-Qur’an termasuk penodaan
terjadap keautentikan Al-Qur’an.

E. Menghayati dan Mencermati Keautentikan Al-Qur’an

BAB 3

30

media

1.Allah Swt. telah menjamin keautentikan Al-Qur'an sebagaimana disebutkan dalam surah Al-
Ḥijr ayat 9.

2.Al-Qur'an adalah bukti kebenaran wahyu Allah Swt. yang disampaikan kepada Nabi
Muhammad Saw. Kebenaran tersebut dibuktikan dengan adanya tantangan dalam Al-Qur'an
kepada siapa pun yang meragukannya dan merasa mampu untuk menyusun sebuah karya
yang bisa menandingi Al-Qur'an.

3.Pada masa Nabi Muhammad Saw., pemeliharaan Al-Qur'an dilakukan dengan tiga cara,
yaitu melalui hafalan dari para ḥāfiẓ dan ḥāfiẓah, melalui ayat-ayat yang ditulis khusus untuk
Nabi Muhammad Saw., dan melalui ayat-ayat yang ditulis oleh umat Islam untuk mereka
masing-masing.

4.Menjaga dan menghayati keautentikan Al-Qur'an dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu
dengan rajin membaca dan menghafalnya, serta mengkaji dan memahami isi kandungannya.

Rangkuman

31

Multiple Choice

Al-Qur’an menantang siapapun yang meragukan kebenaran Al-Qur’an untuk mendatangkan satu surah saja semisal Al-Qur’an. Tantangan tersebut termaktub dalam surat...

1

At-Tur ayat 33-34

2

Al-Hijr ayat 19

3

Hud ayat 13

4

Al-Baqarah ayat 23

32

Multiple Choice

Al-Qur’an menantang siapapun yang meragukan kebenaran Al-Qur’an untuk mendatangkan semisalnya secara keseluruhan. Tantangan tersebut merupakan termaktub dalam surat...

1

At-Tur ayat 33-34

2

Al-Hijr ayat 19

3

Hud ayat 13

4

Al-Baqarah ayat 23

33

Multiple Choice

Al-Qur’an menantang siapapun yang meragukan kebenaran Al-Qur’an untuk mendatangkan 10 surah semisalnya. Tantangan tersebut termaktub dalam surat...

1

At-Tur ayat 33-34

2

Al-Hijr ayat 19

3

Hud ayat 13

4

Al-Baqarah ayat 23

34

​​KEOTENTIKAN AL-QUR'AN (MUTAWATIR)

​​Ketiga tantangan menunjukkan bahwa al-Qur’an adalah mukjizat. Terbukti hingga sekarang, belum ada satu pun manusia dan bahkan jin yang mampu membuat kalimat seindah al-Qur’an. Apalagi mampu memiliki kandungan makna dan berita yang lebih hebat dari al-Qur’an. Hal ini membuktikan bahwa al-Qur’an memang bukan buatan manusia, al-Qur’an adalah wahyu Allah swt..

​Seluruh cetakan dan apa pun bentuk media yang menyimpan al-Qur’an saatini, semuanya bersumber pada satu titik, yakni mushaf al-Qur’an yang selesai dikodifikasi pada zaman Khalifah Usman bin Affan. Turun temurun terus dijaga secara mutawatir lintas zaman dalam berbagai media yang terus berkembang dan di hafalan-hafalan para penghafal al-Qur’an.

35

Open Ended

Question image

Jelaskan, mengapa Al-Qur'an disebut kitab yang autentik!

MENGHAYATI KEOTENTIKAN AL-QUR’AN

by Haris Fadillah

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 35

SLIDE