
PT_9.7 Budaya Kehidupan VS Budaya Kematian
Presentation
•
Religious Studies
•
9th Grade
•
Medium
Sigit Antonius
Used 13+ times
FREE Resource
11 Slides • 23 Questions
1
PT_9.7 Budaya Kehidupan VS Budaya Kematian
by Sigit Antonius
2
Multiple Choice
Kita dilarang membunuh karena hidup manusia itu ....
kudus
keramat
berdosa
dilarang sama Tuhan
3
Sejak awalnya, kehidupan manusia melibatkan tindakan penciptaan Allah; karena itu selamanya tetap dalam hubungan yang khusus dengan Sang Pencipta, sebagai satu-satunya awal dan tujuan akhirnya.
4
Fill in the Blanks
5
Multiple Choice
Dalam agama Katolik Roh Allah masuk ke dalam butuh bayi pada waktu berumur ....
terjadi pembuahan
120 hari
40 hari
80 hari
6
7
Karena itu, sengaja membunuh manusia yang tak bersalah itu:
sungguh menentang martabat manusia,
menentang “golden rule” (ketentuan emas) dan
menentang kekudusan Allah Pencipta.
Larangan ini berlaku secara universal, dan mengikat semua orang, selalu dan di manapun
8
Fill in the Blanks
9
Fill in the Blanks
10
Fill in the Blanks
11
Selain itu, dalam khotbah di bukit Tuhan Yesus berkata: Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum.
Tetapi Aku berkata kepadamu:
Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum;
siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan
siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala. (Mat 5: 21-22)
12
Fill in the Blanks
13
Multiple Choice
"Kafir" merupakan kata makian yang mungkin berarti "tolol". Menyebut seseorang "jahil" yang artinya bodoh mungkin menunjukkan suatu sikap hati yang bisa membuat dirinya "diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala".
Benar
Salah
14
Termasuk dalam larangan “jangan membunuh”.
Kemarahan
Kebencian
Balas dendam
15
Fill in the Blanks
16
Multiple Choice
Namun, sebaliknya Yesus bersabda, “Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang ... kamu” (Mat 5:44).
menampar
menyakiti
memukul
menganiaya
17
Fill in the Blanks
18
Multiple Choice
Barangsiapa yang mengambil jubahmu, biarkan juga ia mengambil ....
jubahmu
bajumu
sepatumu
jam tangan
19
Multiple Choice
Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh ... mil
2
3
4
5
20
Fill in the Blanks
21
Multiple Choice
Hal ini dilakukan-Nya sendiri terhadap orang-orang yang menganiaya dan menyalibkan Yesus. Seperti yang Ia doakan, "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka ... apa yang mereka perbuat.
tahu
tidak tahu
22
Multiple Select
Manusia hidup karena diciptakan dan dikasihi Allah, maka hidup itu
suci dan nyawa manusia tidak boleh ....
disepelekan
diremehkan
direndahkan
diresapi
23
Multiple Choice
Bagi manusia,
hidup adalah “masa hidup” dan tak ada sesuatu “yang dapat diberikan sebagai ganti nyawanya “.
Benar
Salah
24
Multiple Select
Dan banyak terjadi tindakan-tindakan yang
berlawanan dengan penghargaan terhadap nilai-nilai kehidupan yaitu ...
bunuh diri
perang
aborsi
membunuh
25
Multiple Choice
Kehidupan sejak saat pembuahan harus dilindungi dengan sangat cermat.
Pengguguran dan pembunuhan anak merupakan tindakan
kejahatan yang durhaka.
Benar
Salah
26
Multiple Choice
Orang yang terlibat aktif dalam suatu aborsi adalah suatu pelanggaran berat, seperti dokter, ibu sang bayi, dan orang yang menyuruhnya. Mereka telah melakukan dosa berat.
Benar
Salah
27
Multiple Select
Membunuh bayi dalam kandungan sama dengan membunuh ....
bayi yang sudah lahir
balita
anak
orang dewasa
28
Multiple Choice
Tidak diperbolehkan mempercepat kematian seseorang secara
aktif dan terencana, juga apabila secara medis ia tidak dapat
lagi disembuhkan dan juga kalau dilakukan atas
permintaan pasien sendiri disebut ....
beresiko
abstraksi
erupsi
euthanasia
29
EUTANASIA
Eutanasia berasal dari bahasa Yunani, yakni dari kata “EU” yang berarti secara baik dan “THANATOS” yang berarti mati.
Eutanasia berarti kematian yang baik atau mati secara baik. Dalam kamus Oxford English Dictionary, eutanasia berarti kematian yang lembut dan nyaman.
30
SEJARAH
Gagasan dan praktek eutanasia sudah ada dalam budaya Yunani kono. Pada zaman Yunani-Romawi, penekanan eutanasia terletak pada kehendak kematian seseorang yang mau melepaskan diri dari penderitaan, terutama mereka yang mengalami penyakit yang parah. Hal ini dilakukan agar tidak membebani orang lain. Praktek seperti ini tidak semua disetujui. Pythagoras melawan tindakan ini. Ia melihat bahwa kehidupan manusia itu memiliki nilai keabadian. Eutanasi adalah tindakan yang tidak menghargai arti kehidupan manusia. Seorang filsuf, Aristoteles. Ia menolak tindakan eutanasia. Alasannya ialah hidup manusia memiliki nilai luhur.
31
​
Selain dunia filsafat, dunia medis pun sungguh membela kehidupan. Hippokrates berjuang dan berusaha untuk memberikan pelayanan medis untuk kesehatan manusia. Bahkan, ia mengakat sumpah untuk mengupayakan kesehatan manusia. Sekarang ini, sumpah itu menjadi sumpah jabatan bagi para dokter. Beberapa gagasan ini menunjukan bahwa sejak zaman klasik ada upaya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik dan memperjuangkan hidup manusia.
Namun dewasa ini, negara yang menyetujuinya adalah Belanda dsb.
32
Pendapat Gereja
Eutanasia langsung berarti bahwa orang dengan alasan apa pun dan dengan cara apa pun hendak mengakhiri kehidupan orang cacat, sakit, atau yang menghadapi ajalnya.
Ini tidak dapat diterima secara moral. Satu tindakan atau satu kelalaian, yang dengan sendirinya atau menurut maksudnya mendatangkan kematian, mengaklun penderitaan, adalah pembunuhan, satu pelanggaran berat terhadap martabat manusia yang orang harus berikan kepada Allah yang hidup, Pencipta. Keputusan yang salah, yang selalu harus dilarang dan dihindarkan
33
Menghentikan tindakan medis yang luarbiasa atau yang mahal dan berbahaya yang tidak setimpal dengan hasil yang diharapkan, dapat dibenarkan.
Dengan itu orang tidak ingin menyebabkan kematian, tetapi hanya menerimanya karena tidak dapat menghindarinya.
Keputusan harus dilakukan oleh pasien sendiri, kalau ia dapat dan mampu untuk itu, atau kalau tidak, oleh orang yang diberi kuasa secara hukum, di mana selalu dihormati keinginan wajar dan kepentingan benar dari pasien
34
Multiple Choice
Hukuman mati yang dilaksanakan di Indonesia adalah dengan cara disuntik mati.
Benar
Salah
PT_9.7 Budaya Kehidupan VS Budaya Kematian
by Sigit Antonius
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 34
SLIDE
Similar Resources on Wayground
30 questions
berilmu dan kerja keras
Presentation
•
9th Grade
25 questions
Daulah Turki Ustmani
Presentation
•
9th Grade
30 questions
Teks Laporan Percobaan
Presentation
•
9th Grade
23 questions
procedure text
Presentation
•
9th Grade
26 questions
Lebih Dekat Dengan Alloh Melalui Sujud
Presentation
•
8th Grade
25 questions
Past tense
Presentation
•
9th Grade
29 questions
GERAK LURUS
Presentation
•
8th Grade
28 questions
Teknologi Ramah Lingkungan
Presentation
•
9th Grade
Popular Resources on Wayground
15 questions
Grade 3 Simulation Assessment 1
Quiz
•
3rd Grade
22 questions
HCS Grade 4 Simulation Assessment_1 2526sy
Quiz
•
4th Grade
16 questions
Grade 3 Simulation Assessment 2
Quiz
•
3rd Grade
19 questions
HCS Grade 5 Simulation Assessment_1 2526sy
Quiz
•
5th Grade
17 questions
HCS Grade 4 Simulation Assessment_2 2526sy
Quiz
•
4th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
24 questions
HCS Grade 5 Simulation Assessment_2 2526sy
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Math Review
Quiz
•
3rd Grade
Discover more resources for Religious Studies
20 questions
Algebra 1 EOC Review 1
Quiz
•
9th Grade
20 questions
Graphing Inequalities on a Number Line
Quiz
•
6th - 9th Grade
20 questions
Earth Day Trivia
Quiz
•
9th - 12th Grade
10 questions
Earth Day Awareness and Impact
Interactive video
•
6th - 12th Grade
10 questions
Earth Day and Plastic Alternatives
Interactive video
•
5th - 10th Grade
5 questions
A.F/ST Quizizz Day 1
Quiz
•
9th - 12th Grade
100 questions
Biology EOC Review
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
Earth Day
Quiz
•
3rd - 12th Grade