Search Header Logo
Tehnik pengambilan keputusan

Tehnik pengambilan keputusan

Assessment

Presentation

Science

University

Practice Problem

Easy

Created by

Lilis Dahlan

Used 4+ times

FREE Resource

25 Slides • 14 Questions

1

Tehnik pengambilan keputusan

by Lilis Dahlan

2

ASSALAMUALIKUM SELAMAT PAGI SEMUANYA ​

SALAM SEHAT ...................​

3

Poll

bagaimana khabar anda hari ini ? 

4

Metode pengambilan keputusan​

5

​METODE

metode adalah cara apengambilan keputusan

model adalah rangkaian semua unsur mulai dari pendekatan, strategi, metode, teknik dan taktik pengambilan keputusan

6

Menurut Siagian dalam Asnawir (2006:203), pengambilan keputusan merupakan suatu pendekatan yang sistematis terhadap suatu masalah yang dihadapi.

Dikatakan lebih lanjut bahwa masalah tersebut menyangkut pengetahuan tentang hakikat dari masalah yang dihadapi, analisis masalah dengan mempergunakan fakta dan data, mencari alternatif yang paling rasional dan penilaian hasil yang dicapai sehingga akibat dari keputusan yang diambil akan dapat menjawab pertanyaan tentang apa yang harus diperbuat untuk mengatasi masalah tersebut dengan menjatuhkan pilihan (choice) pada salah satu alternatif tertentu.

7

Kamaluddin (2003:25) Pengambilan keputusan merupakan proses interaksi antara input-input sebagai bahan dasar pembentukan suatu model keputusan, yang terdiri atas tujuan organisasi, kendala-kendala intern, kriteria pelaksanaan dan berbagai alternatif pemecahan masalah. Interaksi tersebut diharapkan akan menghasilkan output yang baik yang berupa pelaksanaan keputusan, pengendalian, dan umpan balik.

8

Menurut Herbart A. Simon dalam Kartono (2017:146), mengemukakan tiga proses dalam pengambilan keputusan, yaitu:

1.Inteligence activity, yaitu proses penelitin situasi dan kondisi dengan wawasan yang inteligent.

2.Design activity, yaitu proses menemukan masalah, mengembangkan pemahaman dan menganalisis kemungkinan pemecahan masalah serta tindakkan lebih lanjut; jadi ada perencanaan pola kegiatan.

3.Choice activity, yaitu memilih salah satu tindakkan dari sekian banyak alternatif atau kemungkinan pemecahan.

9

​Menurut Stephen Robbins dan Mary Coulter dalam Fahmi (2016:5) proses pengambilan keputusan merupakan serangkaian tahap yang terdiri dari delapan langkah yang meliputi:

mengidentifikasi masalah,

mengidentifikasi kriteria keputusan,

memberi bobot pada kriteria,

mengembangkan alternatif,

menganalisis alternatif,

memilih suatu alternatif,

melaksanaka alternatif, dan

mengevaluasi efektivitas keputusan

10

Pembuatan Pemilihan (Choice Making)

Kamaluddin (2003:2) Pengambilan keputusan secara umum dapat diartikan sebagai pemilihan di antara banyak alternatif. Pengertian ini mencakup:

1.Pembuatan Pemilihan (Choice Making)

Sebelum membuat suatu keputusan, pengambilan keputusan terlebih dahulu harus menginventarisasi seluruh perangkat untuk membuat beberapa pilihan keputusan. Pilihan keputusan memerlukan banyak pertimbangan dan disiplin ilmu yang sesuai dengan persoalan yang dihadapi.

11

​2. Pemecahan masalah

Merupakan suatu tindakan pengambilan keputusan untuk merumuskan pemecahan masalah. Pada tahapan ini perlu ditentukan yang mengandung kelebihan dan kekurangan atas pemecahan masalah yang diusulkan, hal demikian agar daat dibuat sebagai pedoman untuk tindakan pemilihan keputusan terbaik.

12

​jenis-jenis keputusan

jenis jenis keputusan Menurut Irham Fahmi (2016:3)

1)Keputusan terprogram

Keputusan yang terprogram dianggap suatu keputusan yang dijalankan secara rutin, tanpa ada persoalan-persoalan yang bersifat krusial. Karena setiap pengambilan keputusan yang dilakukan hanya berusaha membuat pekerjaan yang terkerjakan berlangsung secara baik dan stabil. Dalam realita keputusan

13

keputusan tidak terprogram keputusan yang tidak dapat diambil berdasarkan aturan atau prosedur yang telah ditetapkan sebelumnya. Keputusan ini kompleks dan unik dalam alamnya, sehingga memerlukan analisis mendalam dan pertimbangan yang lebih kreatif. Keputusan tidak terprogram seringkali berkaitan dengan situasi atau masalah yang belum pernah dihadapi sebelumnya, dan tidak ada panduan atau panduan yang pasti untuk menanganinya.

14

IDENTIFIKASI NILAI DALAM SEBUAH KEPUTUSAN

15

Anderson, J.E.​

Terdapat lima kategori yang dapat dijadikan kriteria dalam menunjukkan faktor-faktor yang melatar belakangi aktor dalam membuat atau mengambil keputusan.

Pertama, Political Values,

yaitu nilai-nilai atau standar-standar politik. Pembuat keputusan dapat mengevaluasi alternatif kebijakan untuk kepentingan partai politiknya atau kelompoknya, maka hal ini menggambarkan bagaimana nilai- nilai politis dapat merangsek masuk dalam setiap pengambilan keputusan, dalam konteks ini keputusan diambil berdasarkan pada kalkulasi keuntungan politik di mana kebijakan dipandang sebagai alat yang menguntungkan atau alat untuk mencapai tujuan partai politik atau kelompok kepentingannya

16

Kedua, Organization Values

yaitu nilai-nilai atau standar-standar organisasional, hal yang paling menonjol adalah,misalnya, bagaimana organisasi yang berorientasi konservatif berhadapan dengan organisasi yang berpandangan revolusioner akan menghasilkan argumentasi-argumentasinya yang berbeda dalam penetapan keputusan.

17

Ketiga, personal values,

nilai-nilai personal (individu). Konteks ini maka personal values menjadi logika berpikir yang perlu juga diperhatikan dalam memahami penetapan atau pengambilan keputusan.

18

​Keempat, policy values adalah

Nilai-nilai atau standar-standar kebijakan yang berwarna kepentingan publik. Pembuat keputusan dapat bertindak dengan baik berdasarkan persepsi mereka mengenai kepentingan publik atau kepercayaan pada kebijakan publik yang secara moral benar atau pantas.

19

Kelima, ideological values,

yaitu nilai-nilai atau standar-standar ideologis. Ideologi adalah sekumpulan kepercayaan dan nilai yang berhubungan secara logis yang memberikan gambaran sederhana mengenai dunia dan cara bertindak sebagai petunjuk bagi seseorang untuk berperilaku.

20

Menggunakan informasi dalam pengambilan keputusan.

21

Sistem Informasi yang diterapkan di dalam organisasi adalah komponen yang menjadi bagian dari organisasi bersama dengan individu-individu di dalam organisasi untuk saling berinteraksi dan saling memanfaatkan untuk mendapatkan hasil kerja yang efektif dan efisien.

Sistem informasi manajemen merupakan salah satu bentuk sistem informasi yang berfungsi untuk membantu para penggunya dalam mengambil keputusan.

22

​Laudon dan Laudon terjemahan Sungkon (2008:

22) mengemukakan definisi sistem informasi manajemen sebagai berikut:

Sistem informasi manajemen merupakan sekumpulan komponen yang saling berhubungan, mengumpulkan (atau mendapatkan), memproses, menyimpan, dan mendistribusikan informasi untuk menunjang pengambilan keputusan dan pengawasan dalam organisasi.

 

23

​Pendapat tersebut dapat dipahami bahwa tujuan dari penerepan sistem informasi manajemen ditujukan untuk menyediakan informasi dalam menunjang pengambilan keputusan dan pengawasan dalam kegiatan organisasi. Keberhasilan sistem informasi pada organisasi bergantung pada bagaimana sistem itu dijalankan dan memberikan kemudahan bagi para pemakainya serta mampu memanfaatkan teknologi yang digunakan tersebut.

24

​Salah satu aset organisasi yang paling berharga saat ini adalah sistem informasi yang responsif dan berorientasi pada pengguna.

Dengan sistem yang baik diharapkan dapat meningkatkan produktifitas, menurunkan jumlah persediaan yang harus dikelola, mengurangi kegiatan yang tidak memberikan nilai tambah, meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dan mempermudah pengambilan keputusan bagi manajemen untuk mengkoordinasikan kegiatan dalam organisasi.

25

 Oleh karena itu, audit atas pengembangan dan pemeliharaan sistem informasi semakin dibutuhkan, sehingga sistem yang dimiliki efektif dalam menyelesaikan pekerjaan dan meningkatkan efisiensi kerja.

Efektivitas kerja dimaksud merupakan penyelesaian pekerjaan yang tepat waktu yang disertai dengan kualitas dan kuantitas serta mutu yang dihasilkan sesuai dengan target yang telah ditentukan

26

Poll

apakah anda sudah baca materi nya ? 

sudah 

belum 

27

​warning

​persiapkan diri anda untuk mengisi latihan

28

Multiple Choice

Menurut Herbart A. Simon dalam Kartono (2017:146), mengemukakan tiga proses dalam pengambilan keputusan, yaitu:

1

1.Inteligence activity, yaitu proses penelitin situasi dan kondisi dengan wawasan yang inteligent.

2

2.Design activity, yaitu proses menemukan masalah, mengembangkan pemahaman dan menganalisis kemungkinan pemecahan masalah serta tindakkan lebih lanjut; jadi ada perencanaan pola kegiatan.

3

3.Choice activity, yaitu memilih salah satu tindakkan dari sekian banyak alternatif atau kemungkinan pemecahan.

4

semua benar 

29

Multiple Choice

Pengambilan keputusan merupakan proses interaksi antara input-input sebagai bahan dasar pembentukan suatu model keputusan, yang terdiri atas tujuan organisasi, kendala-kendala intern, kriteria pelaksanaan dan berbagai alternatif pemecahan masalah. Interaksi tersebut diharapkan akan menghasilkan output yang baik yang berupa pelaksanaan keputusan, pengendalian, dan umpan balik.konsep tersebut pendapat dari 

1

miriam budiardjo 

2

siagian 

3

kamaludin 

4

harbani pasolong 

30

Multiple Choice

pengambilan keputusan merupakan suatu pendekatan yang sistematis terhadap suatu masalah yang dihadapi. adalah pengertian pengambilan keputusan menurut.....

1

siagian 

2

miriam budiardjo 

3

Harbani Pasolong 

4

ryan Nugraha

31

Multiple Choice

 cara   dalam pengambilan keputusan disebut ...

1

model 

2

metode 

3

tehnik 

4

pendekatan 

32

Multiple Choice

rangkaian semua unsur mulai dari pendekatan, strategi, metode, teknik dan taktik pengambilan keputusan adalah konsep dari.....

1

model keputusan

2

metode

3

tehnik

4

pendekatan

33

Multiple Choice

jenis jenis keputusan Menurut Irham Fahmi (2016:3)

1

keputusan terprogram 

2

keputusan tidak terprogram 

3

a dan b benar 

4

a dan b salah 

34

Multiple Choice

di bawah ini adalah kriteria dalam menunjukkan faktor-faktor yang melatar belakangi aktor dalam membuat atau mengambil keputusan menurut 

Anderson, J.E. kecuali 

1

Organization Values

2

political value 

3

grouf value

4

policy value

35

Multiple Choice

Nilai-nilai atau standar-standar kebijakan yang berwarna kepentingan publik. Pembuat keputusan dapat bertindak dengan baik berdasarkan persepsi mereka mengenai kepentingan publik atau kepercayaan pada kebijakan publik yang secara moral benar atau pantas. konsep di atas adalah konsep...

1

personal value 

2

orgnaisasi value 

3

politik value 

4

policy value 

36

Multiple Choice

Nilai-nilai atau standar-standar organisasional, hal yang paling menonjol adalah,misalnya, bagaimana organisasi yang berorientasi konservatif berhadapan dengan organisasi yang berpandangan revolusioner akan menghasilkan argumentasi-argumentasinya yang berbeda dalam penetapan keputusan.  konsep di atas adalah konsep...

1

personal value 

2

organization value 

3

politic value 

4

policy value 

37

Fill in the Blanks

Type answer...

38

Open Ended

menurut saudara apa manfaat informasi bagi pengambil keputusan 

39

Multiple Choice

Salah satu aset organisasi yang paling berharga saat ini adalah dibawah ini kecuali 

1

sistem informasi yang responsif

2

berorientasi pada pengguna

3

berorientasi pada tujuan 

4

a dan b salah 

Tehnik pengambilan keputusan

by Lilis Dahlan

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 39

SLIDE