
STRUKTUR ATOM
Presentation
•
Chemistry
•
10th - 12th Grade
•
Hard
Sofia Lima
Used 1+ times
FREE Resource
15 Slides • 2 Questions
1
STRUKTUR ATOM
by Sofia Florensia de Lima, S.Pd
2
PARTIKEL DASAR PENYUSUN ATOM
ELEKTRON
PROTON
NEUTRON
3
Berdasarkan perkembangan teori atom yang sudah kalian pelajari sebelumnya,dapat disimpulkan bahwa di dalam atom terdapat inti atom dan partikel-partikel yang menyusunnya. Partikel – partikel tersebut antara lain;
elektron (muatan negatif),
proton (muatan positif) dan
neutron.
4
Penemuan Elektron
Hasil percobaan J.J. Thomson menunjukkan bahwa sinar katode dapat dibelokkan ke arah kutub positif medan listrik. Hal ini membuktikan terdapat partikel bermuatan negatif dalam suatu atom.Besarnya muatan dalam elektron ditemukan oleh Robert Andrew Milikan (1908) melalui percobaan tetes minyak Milikan. Minyak disemprotkan ke dalam tabung yang bermuatan listrik. Akibat gaya tarik gravitasi akan mengendapkan tetesan minyak yang turun. Apabila tetesan minyak diberi muatan negatif maka akan tertarik ke kutub positif medan listrik. Dari hasil percobaan Milikan danThomson diperoleh muatan elektron –1 dan massa elektron 0.
5
Penemuan Proton
Jika massa elektron 0 berarti suatu partikel tidak mempunyai massa. Namun pada kenyataannya partikel materi mempunyai massa yang dapat diukur dan atom bersifat atom itu netral. Bagaimana mungkin atom itu bersifat netral dan mempunyai massa, jika hanya ada elektron saja dalam atom?
Eugene Goldstein (1886) melakukan eksperimen dari tabung gas yang memiliki katode, yang diberi lubang - lubang dan diberi muatan listrik. Hasil eksprerimen tersebut membuktikan bahwa pada saat terbentuk elektron yang menuju anode, terbentuk pula sinar positif yang menuju arah berlawanan melewati lubang pada katode. Setelah berbagai gas dicoba dalam tabung ini, ternyata gas hidrogenlah yang menghasilkan sinar muatan positif yang paling kecil baik massa maupun muatannya, sehingga partikel inidisebut dengan proton. Massa proton = 1 sma (satuan massa atom) dan muatan proton = +1.
6
Penemuan Inti Atom
Setelah penemuan proton dan elektron, Ernest Rutherford melakukan penelitian penembakan lempeng tipis emas. Jika atom terdiri dari partikel yang bermuatan positif dan negatif maka sinar alfa yang ditembakkan seharusnya tidak ada yang diteruskan/menembus lempeng sehingga muncullah istilah inti atom. Ernest Rutherford dibantu oleh Hans Geiger dan Ernest Marsden (1911) menemukan konsep inti atom didukung oleh penemuan sinar X oleh WC. Rontgen (1895) dan penemuan zat radioaktif (1896). Hasil percobaan ini membuat Rutherford menyatakan hipotesisnya bahwa atom tersusun dari inti atom yang bermuatan positif dan dikelilingi elektron yang bermuatan negatif, sehingga atom bersifat netral. Massa inti atom tidak seimbang dengan massa proton yang ada dalam inti atom, sehingga dapat diprediksi bahwa ada partikel lain dalam inti atom.
7
Penemuan Neutron
Prediksi dari Rutherford memacu W. Bothe dan H. Becker (1930) melakukan eksperimen penembakan partikel alfa pada inti atom berilium (Be) dan dihasilkan radiasi partikel berdaya tembus tinggi. Eksperimen ini dilanjutkan oleh James Chadwick (1932). Chadwick mengamati bahwa berilium yang ditembak dengan partikel α memancarkan suatu partikel yang mempunyai daya tembus yang sangat tinggi dan tidak dipengaruhi oleh medan magnet maupun medan listrik. Partikel ini bersifat netral atau tidak bermuatan. Partikel ini kemudian diberi nama neutron. Sifat-sifat neutron adalah :
• Tidak bermuatan karena sinar neutron dalam medan listrik ataupun medan magnet tidak dibelokkan ke kutub positif dan negatif.
• Mempunyai massa yang hampir sama dengan massa atom, yaitu 1,675 x 10-24 g atau 1,0087 sma.
8
NOTASI ATOM
Nomor Atom dan Nomor Massa
9
Notasi Atom
Notasi atom adalah cara penulisan sub atom dalam atom
10
Nomor Atom
Nomor atom menunjukkan jumlah muatan positif dalam inti (jumlah proton). Untuk jumlah muatan positif (nomor atom) diberi lambang Z diberi lambang Z. Jika atom bersifat netral maka jumlah muatan positif (proton)sama dengan jumlah muatan negatif (elektron).
Jadi nomor atom = jumlah proton = jumlah elektron.
Z = np = ne , dimana n = Jumlah.
Jika atom membentuk ion maka Z tidak sama dengan ne.
Ion adalah atom yang bermuatan karena kekurangan elekton (ion positif) atau kelebihan elektron (ion negatif).
11
Contohnya :
12
ISTILAH DALAM STRUKTUR ATOM
ISOTOP
ISOTON
ISOBAR
13
14
Fill in the Blanks
Type answer...
15
Fill in the Blanks
Type answer...
16
Demikian tadi materi tentang Struktur Atom
Setelah ini, kerjakan evaluasi berupa kuis untuk mengetahui sejauh mana pemahaman kalian tentang materi
17

KIMIA SRUKTUR ATOM | Baamboozle
You can open this webpage in a new tab.
STRUKTUR ATOM
by Sofia Florensia de Lima, S.Pd
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 17
SLIDE
Similar Resources on Wayground
15 questions
AP Chem Molecular Polarity Quick Simulation
Presentation
•
9th - 12th Grade
13 questions
Alkuna
Presentation
•
11th Grade
19 questions
Review Periodic Table
Presentation
•
10th - 12th Grade
16 questions
Counting Atoms
Presentation
•
9th - 12th Grade
12 questions
hukum dasar kimia
Presentation
•
10th - 12th Grade
12 questions
Quantum Numbers and Electron Configuration
Presentation
•
11th - 12th Grade
10 questions
Intro Intermolecular Forces
Presentation
•
9th - 12th Grade
12 questions
Asam Basa
Presentation
•
11th Grade
Popular Resources on Wayground
20 questions
Math Review
Quiz
•
3rd Grade
15 questions
Fast food
Quiz
•
7th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade
19 questions
Classifying Quadrilaterals
Quiz
•
3rd Grade
20 questions
Figurative Language Review
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
10 questions
Identify Fractions, Mixed Numbers & Improper Fractions
Quiz
•
3rd - 4th Grade