Search Header Logo
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA

MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA

Assessment

Presentation

Education

University

Practice Problem

Hard

Created by

IMAS MASRIAH

Used 8+ times

FREE Resource

21 Slides • 0 Questions

1

MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA

by IMAS MASRIAH

2

​TUJUAN PEMBELAJARAN

​1. Memperjelas pengertian

manajemen sarana dan prasarana

2. Membandingkan jenis sarana dan

prasarana

3. Mengerjakan proses manajemen

sarana dan prasarana

media

3

PENGERTIAN MSDP

media
  1. ​a. Mulyasa (Minarti, 2012:252)  sarana pendidikan    adalah    peralatan    dan    perlengkapan    yg    secara    langsung dipergunakan   dan   menunjang   proses   pendidikan,   khususnya   PBM,  seperti  gedung,  ruang  kelas,  meja,  kursi,  serta  alat-alat  dan  media pengajaran. 

  2. b. Prasarana  pendidikan  adalah fasilitas  yg  secara  tidak  langsung  menunjang  jalannya  proses  pendidikan, seperti  halaman,  kebun,  taman,  dan  sekolah,  tetapi  jika  dimanfaatkan  secara langsung untuk proses belajar mengajar, seperti taman sekolah untuk pengajaran biologi, halaman sekolah sebagai lapangan olahraga, komponen tersebut sebagai sarana pendidikan.

  3. ​c. Mulyono (2009:184) : Seluruh proses kegiatan yang  direncanakan  dan  diusahakan  secara  sengaja  dan  bersungguh-sungguh serta   pembinaan   secara   kontinu   terhadap   benda-benda   pendidikan,   agar senantiasa  siap  pakai  dalam  PBM.

4

Tujuan Sarana dan Prasarana

  1. Menciptakan  sekolah yang  bersih,  rapi,  indah,  sehingga menyenangkan bagi warga sekolah atau madrasah.

  2. Tersedianya sarana dan prasarana yang memadai baik secara kuantitatis maupun kualitas dan relevan dengan kepentingan pendidikan.

 Bafadal tujuan  manajemen  sarana  dan prasarana pendidikan:

a.   Untuk   mengupayakan   pengadaan   sarana   dan   prasarana   pendidikan

melalui sistem perencanaan dan pengadaan secara hati-hati dan seksama, sehingga sekolah memiliki sarana dan prasarana yang baik sesuai dengan kebutuhan dana yang efisien.

b.   Untuk mengupayakan pemakaian sarana dan prasarana sekolah itu harus

tepat dan efisien.

c.   Untuk  mengupayakan  pemeliharaan  sarana  dan  prasarana  pendidikan secara   teliti   dan   tepat,   sehingga   keberadaan   sarana   dan   prasarana tersebut akan selalu dalam keadaan siap pakai ketika akan digunakan atau diperlukan

media

5

Prinsip-prinsip manajemen sarana dan prasarana pendidikan

  1. Prinsip  pencapaian  tujuan

  2. Prinsip efisiensi

​ 3. Prinsip administratif

​ 4. Prinsip   kejelasan   tanggung  

jawab

​ 5. Prinsip kekohesifan,

media

6

​2. Jenis Sarana dan Prasarana

media

a. Ditinjau dari habis tidaknya dipakai

​1. Sarana pendidikan yang habis dipakai

2. Sarana pendidikan yang tahan lama

​b. Ditinjau dari bergerak tidaknya pada saat digunakan

1. Sarana pendidikan yang bergerak

​2. Sarana pendidikan yang tidak bergerak

c. Ditinjau dari hubungannya dengan proses belajar mengajar

1. sarana pendidikan yang secara langsung digunakan

2. sarana  pendidikan  yang  secara  tidak  langsung digunakan

7

3.   Proses Manajemen Sarana dan Prasarana

  • ​Perencanaan

  • ​Pengadaan

  • ​Penginventarisasian

  • ​Pemeliharaan

  • ​Pengahapusan

media

8

Tujuannya sebagai berikut:

1)   Untuk   mengupayakan   pengadaan   sarana   dan   prasarana   pendidikan melalui sistem perencanaan dan pengadaan yang hati-hati dan seksama. Sarana dan prasarana pendidikan yang didapatkan diharapkan berkualitas tinggi, sesuai dengan kebutuhan dengan dana yang efisien.

2)   Untuk mengupayakan pemakaian sarana dan prasarana secara tepat dan efisien.

3)   Untuk   mengupayakan   pemeliharaan   sarana   dan   prasarana   sehingga keberadaannya selalu dalam kondisi siap pakai dalam setiap saat.

Manfaat perencanaan sarana dan prasarana pendidikan persekolahan adalah :

1)   Dapat membantu dalam menentukan tujuan             

2)   Meletakkan   dasar-dasar   dan   menentukan   langkah-langkah   yang   akan dilakukan

3)   Menghilangkan ketidakpastian

4)   Dapat  dijadikan  sebagai  suatu  pedoman  atau  dasar  untuk  melakukan pengawasan,  pengendalian,  dan  penilaian  agar  nantinya  kegiatan  dapat berjalan secara efektif dan efisien

a. Perencanaan

9

Dalam  perencanaan  sarana  dan  prasarana  pendidikan  persekolahan,  ada beberapa persyaratan yang harus diperhatikan :

1)   Perencanaan pengadaan sarana dan prasarana pendidikan persekolahan

harus dipandang  sebagai bagian integral dari usaha peningkatan kualitas proses belajar mengajar

2)   Perencanaan  harus  jelas.  Untuk  mencapai  hal  tersebut,  kejelasan  suatu rencana dapat dilihat pada

3)   Berdasarkan  atas  kesepakatan  dan  keputusan  bersama  dengan  pihak-

pihak yang terlibat dalam perencanaan

4)   Mengikuti pedoman (standar) jenis, kuantitas, dan kualitas sesuai dengan skala prioritas

5)   Perencanaan pengadaan sesuai dengan plafon anggaran yang disediakan

6)   Mengikuti prosedur yang berlaku

7)   Mengikutsertakan unsur orang tua peserta didik

8)   Fleksibel  dan  dapat  menyesuaikan  dengan  keadaan,  perubahan  situasi, dan kondisi yang tidak disangka-sangka.

9)   Dapat  didasarkan  pada  jang  pendek  (1  tahun),  jangka  menengah  (4-5 tahun), dan jangka panjang (10-15 tahun)

10

​b. Pengadaan

Pengadaan adalah kegiatan yang dilakukan untuk menyediakan semua jenis sarana dan prasarana pendidikan persekolahan yang sesuai dengan kebutuhan dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Ary H. Gunawan: pengadaan sebagai segala kegiatan untuk menyediakan semua keperluan barang/benda/jasa bagi keperluan pelaksanaan tugas.

​Pengadaan : segala kegiatan yang dilakukan dengan cara menyediakan semua keperluan barag atau jasa berdasarkan hasil perencanaan dengan maksud untuk menunjang kegiatan pembelajaran agar berjalan secara efektif dan efisien sesuai dengan tujuan yang diinginkan.

hakikatnya merupakan serangkaian kegiatan untuk menyediakan sarana dan prasarana pendidikan persekolahan sesuai dengan kebutuhan, baik berkaitan dengan jenis dan spesifikasi, jumlah, waktu maupun tempat, dengan harga, maupun sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

11

​Tahapan pengadaan

​1)    Mengadakan analisis terhadap materi pelajaran

2)    Apabila kebutuhan yang diajukan ternyata melampaui kemampuan daya beli atau daya

pembuatan, harus diadakan seleksi menurut skala prioritas

3)    Mengadakan inventarisasi terhadap alat atau media yang telah ada.

4)    Mengadakan seleksi terhadap alat pelajaran atau media uang masih dapat dimanfaatkan,

5)    Mencari dana (bila belum ada).

6)    Menunjuk seseorang (bagian perbekalan) untuk melaksanakan pengadaan alat.

12

​Cara Pengadaan

1)  Pembelian

2)  Pembuatan sendiri

​3)  Penerimaan hibah atau bantuan

4)  Penyewaan

5)  Pinjaman

6)  Pendaurulangan

​7) Penukaran

​8) Perbaikan atau rekondisi

media

13

c.  Penginventarisasian

​Inventarisasi adalah pencatatan atau pendaftaran barang-barang milik sekolah ke dalam suatu daftar inventaris barang secara tertib dan teratur menurut ketentuan dn tata cara yang berlaku.

​1)    Untuk menjaga dan menciptakan tertib administrasi sarana dan prasarana yang dimiliki oleh suatu sekolah

2)    Untuk menghemat keuangan sekolah, baik dalam pengadaan maupun untuk pemeliharaan dan penghapusan sarana dan prasarana sekolah

3)    Sebagai bahan atau pedoman untuk menghitung kekayaan suatu sekolah dalam bentuk materiil yang dapat dinilai dengan uang

4)    Untuk    memudahkan    pengawasan    dan    pengendalian     sarana    dan prasarana yang dimiliki oleh suatu sekolah.

media

14

Manfaat inventarisasi :

1)    Menyediakan data dan informasi dalam rangka menentukan kebutuhan  dan menyusun rencana kebutuhan barang

2)    Memberikan data dan informasi untuk dijadikan bahan/pedoman dalam pengarahan pengadaan barang

3)    Memberikan data dan informasi untuk dijadikan bahan/pedoman dala penyaluran barang

4)    Memberikan data dan informasi dalam menentukan keadaan barang (tua, rusak, lebih) sebagai dasar untuk menetapkan penghapusannya

5)    Memberikan data dan informasi dalam rangka memudahkan pengawasan dan pengendalian barang.

Kegiatan inventarisasi meliputi dua hal, yaitu :

1) pencatatan perlengkapan; dan

2) pembuatan kode barang.

15

d. Pemeliharaan

Pemeliharaan adalah kegiatan untuk melaksanakan pengurusan dan pengaturan agar semua sarana dan prasarana selalu dalam keadaan baik dan siap untuk digunakan secara berdaya guna dan berhasil guna dalam mencapai tujuan Pend.

​Tujuan pemeliharaan adalah :

1)    mengoptimalkan usia pakai peralatan.

2)    menjamin kesiapan operasional peralatan

3)    menjamin ketersediaan peralatan yang diperlukan

4)    Untuk menjamin keselamatan orang atau siswa

16

​Manfaat pemeliharaan :

1)    Jika peralatan terpelihara baik, umurnya akan awet yang berarti tidak perlu mengadakan penggantian dalam waktu yang singkat.

2)    Pemeliharaan yang baik mengakibatkan jarang terjadi kerusakan yang berarti biaya perbaikan dapat ditekan seminim mungkin.

3)    Dengan adanya pemeliharaan yang baik, enak dilihat dan dipandang.

4)    Pemeliharaan yang baik memberikan hasil pekerjaan yang baik.

17

​Prinsip yang harus diperhatikan menata ruang :

1)    tata ruang yang memungkinkan semua personel tata usaha dapat menempuh jarak yang sependek-pendeknya dalam setiap menyelesaikan pekerjaan ketatausahaannya.

2)    Bagian-bagian yang memiliki tugas atau fungsi yang sama dan saling berkaitan berdekatan.

3)    Tata ruang uang menempatkan personel dan alat-alatnya berdasarkan alur proses kerjaannya.

4)    Kantor yang mempunyai ventilasi.

5)   Tata ruang yang memanfaatkan ruangan semaksimal mungkin. .

6)    Tata ruang uang dapat dengan mudah disusun kembali bila diperlukan.

18

e.  Penghapusan

Penghapusan adalah kegiatan meniadakan barang-barang milik lembaga dari daftar inventaris berdasarkan peraturan perundang-undangan dan pedoman yang berlaku.

bertujuan untuk:

1)    Mencegah atau mengurangi kerugian atau pemborosan biaya

1)    Meringankan beban kerja pelaksanaan inventaris

2)    Membebaskan ruangan dari penumpukan barang yang tidak digunakan,

3)    Membebaskan barang dari tanggung jawab pembebasan kerja

19

Syarat penghapusan :

1)    Dalam keadaan sudah tua atau rusak berat sehingga tidak dapat diperbaiki atau dipergunakan lagi

2)    Perbaikan    akan    menelan    biaya    yang    besar    sehingga    merupakan pemborosan

3)    Secara teknis dan ekonomis, kegunaannya tidak seimbang dengan besarnya biaya pemeliharaan

4)    Tidak sesuai lagi dengan kebutuhan masa kini

5)    Penyusutan di luar kekuasaan pengurus barang (misalnya, barang kimia)

6)    Barang yang berlebih jika disimpan lebih lama akan bertambah rusak dan tak terpakai lagi

7)    Dicuri, terbakar, dan musnah sebagai akibat bencana alam

20

Suharsimi Arikunto;  syarat-syarat penghapusan :

1)    Dalan keadaan rusak berat dan tidak dapat diperbaiki lagi

2)    Perbaikan akan menelan biaya besar

3)    Secara teknis dan ekonomis kegunaannya tidak seimbang dengan biaya pemeliharaan

4)    Tidak sesuai dengan kebutuhan sekarang

5)    Barang kelebihan jika disimpan dalam jangka waktu yang lama akan rusak

6)    Ada penurunan efektifitas kerja

7)    Dicuri, terbakar, dan musnah sebagai akibat bencana alam

21

​BURUNG PELIKAN BURUNG CENDRAWASIH

SEKIAN DAN TERIMAKASIH

MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA

by IMAS MASRIAH

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 21

SLIDE