Search Header Logo
sosiologi

sosiologi

Assessment

Presentation

Other

2nd Grade

Hard

Created by

agus sudrajat

Used 1+ times

FREE Resource

15 Slides • 0 Questions

1

PERBEDAAN, KESETARAAN, DAN HARMONI SOSIAL

by agus sudrajat

2

​PERBEDAAN YANG BERSIFAT HORIZONTAL

​DIFERENSIASI SOSIAL

media

3

​PERBEDAAN YANG BERSIFAT VERTIKAL

​Stratifikasi Sosial

media

4

​DIFERENSIASI SOSIAL

pengertian diferensiasi sosial adalah perbedaan pada anggota masyarakat secara horizontal. ... Contohnya seperti perbedaan yang ada pada masyarakat yang didasarkan pada perbedaan ras, suku bangsa, agama, jenis kelamin, etnis maupun pekerjaannya

Bentuk dari Diferensiasi Sosial

Masyarakat pada dasarnya dapat dibedakan atau terdiferensiasi menurut beberapa kriteria seperti pada ketiga ciri diferensiasi sosial yang telah dijelaskan sebelumnya. Selain dibedakan atas cirinya, masyarakat juga dapat dibedakan berdasarkan bentuk dari diferensiasi sosial. Bentuk-bentuk diferensiasi sosial ini terbagi menjadi enam bagian, berikut penjelasan lengkapnya.

1. Jenis Kelamin

Bentuk pertama dari diferensiasi sosial adalah jenis kelamin. Jenis kelamin ini tergolong sebagai bentuk diferensiasi sosial karena tidak dapat menunjukan perbedaan tingkatan atau dapat dibedakan secara horizontal.

Pada dasarnya laki-laki dan perempuan memiliki derajat dan posisi yang sama. Secara hakiki, perbedaan antara laki-laki maupun perempuan bersifat horizontal karena hanya menyangkut bentuk serta sifat dasar yang berbeda dari jenis kelaminnya.

Walaupun begitu, terkadang ada pandangan yang menilai bahwa laki-laki lebih kuat dibandingkan perempuan dan dapat melakukan pekerjaan berat. Sejatinya, perempuan memang memiliki fisik yang cenderung lebih lemah dibandingkan laki-laki.

Namun, pandangan tersebut tidak dapat dijadikan sebagai patokan untuk menilai bahwa laki-laki memiliki derajat yang lebih tinggi dibandingkan perempuan. Kondisi tersebut terjadi karena semata-mata merupakan karena kecenderungan alamiah yang ada pada masing-masing diri laki-laki maupun perempuan.

sia

i yang ada di masyarakat berjasa bagi kehidupan, oleh karena itu profesi tersebut hadir karena dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat.

5

media

6

2. Klan 

Klan yang dimaksud pada bentuk diferensiasi sosial di sini adalah suatu satuan sosial dengan anggota yang memiliki hubungan kekerabatan. Anggota klan tersebut tergabung karena didasari pada hubungan darah maupun garis keturunan atau genealogis.

Kelompok kekerabatan berdasarkan garis keturunan dari pihak ibu dikenal sebagai matrilineal, sedangkan kelompok kekerabatan berdasarkan garis keturunan bapak disebut sebagai patrilineal.

Contohnya, seperti klan yang dapat ditemui pada masyarakat Batak. Masyarakat Batak hingga kini masih menerapkan sistem marga, umumnya marga anak merupakan turunan dari bapaknya. Contohnya seperti marga Harahap, Simanjuntak maupun marga Nasution.

3. Suku Bangsa

Suku bangsa merupakan bentuk ketiga dari diferensiasi sosial. Suku bangsa terbentuk karena kesadaran individu yang ditandai dengan adanya kesatuan pada karakteristik, pola perilaku, adat istiadat, asal usul serta kebudayaan.

Seperti halnya ciri kebudayaan, bentuk suku bangsa pada diferensiasi sosial di Indonesia memiliki jumlah yang banyak dan masing-masing memiliki kekhasan maupun keunikannya tersendiri. Sehingga, suku bangsa tidak dapat dijadikan sebagai patokan bahwa seorang individu memiliki derajat yang tinggi karena berasal dari suatu suku bangsa tertentu.

Tiap-tiap suku bangsa yang ada di Indonesia memiliki persamaan derajat, martabat maupun harkatnya serta semua suku bangsa dijamin oleh konstitusi hukum Indonesia sama rata.

4. Profesi 

Bentuk diferensiasi sosial yang terakhir ini terdapat pula pada ciri sosial diferensiasi sosial yang telah dijelaskan sebelumnya. Setiap profesi maupun pekerjaan yang ada di masyarakat memiliki fungsinya masing-masing.

Hal ini dikarenakan profesi merupakan suatu kegiatan yang membutuhkan keahlian khusus, oleh karena itu setiap profesi tidak dapat dibandingkan dan tidak dapat dijadikan sebagai faktor pembeda yang menentukan bahwa individu dengan profesi tertentu memiliki derajat atau tingkat yang lebih tinggi.

Setiap profes

7

media

8

media

9

5. Ras

Setiap individu lahir dari orang tua dengan latar belakang ras tertentu serta memiliki ciri fisik yang sifatnya khas. Karena, setiap individu adalah unik sehingga tidak dapat dikatakan bahwa ras tertentu memiliki nilai yang lebih baik dari ras lainnya. Membedakan seorang individu dan menilai derajat seseorang berdasarkan rasnya merupakan tindakan diskriminatif.

Terdapat beberapa macam ras yang perlu Grameds ketahui. Berikut penjelasannya:

1) Ras Australoid merupakan ras yang memiliki ciri khas fisik yaitu tubuh sedang dengan rambut keriting, mata yang hitam, bibir tebal serta kulit berwarna hitam. 2) Ras Mongoloid adalah ras yang memiliki ciri khas fisik rambut lurus, mata yang sipit, memiliki kulit berwarna kuning dan bibir tipis. 3) Ras Cucasaois 

erupakan ras yang memiliki ciri khas fisik yang umumnya dimiliki oleh penduduk asli di wilayah Eropa maupun Asia Utara. 4) Ras Negroid adalah ras yang memiliki ciri khas fisik yang umumnya dimiliki oleh penduduk asli dari wilayah Afrika serta sebagian wilayah Asia.

6. Agama

Umumnya, setiap individu memiliki agama. Agama ini memiliki fungsi sebagai sebuah pedoman untuk kehidupan manusia. Agama tidak memiliki tingkatan dan tidak dapat dijadikan sebagai faktor  penentu bahwa individu memiliki derajat yang lebih tinggi atau rendah karena agama yang dianutnya.

Setiap individu yang memilih untuk menganut agama tertentu, maka individu tersebut telah siap serta dengan yakin bahwa apa yang ia Yakini adalah hal yang benar, oleh karena itu agama tidak dapat dibandingkan.

Semua agama mengatur serta mengajarkan kebaikan, agama juga mengatur hubungan baik antar manusia serta hubungan manusia dengan Tuhan yang diyakininya. Ada beberapa agama yang diakui di Indonesia yaitu Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Budha, Konghucu serta beberapa sistem kepercayaa

10

media

11

media

12

​STRATIFIKASI SOSIAL

Stratifikasi sosial adalah sebuah konsep yang menunjukkan adanya pembedaan dan tatanan hierarki suatu kelompok sosial secara bertingkat. Pembedaan ini didasarkan pada adanya suatu simbol tertentu yang dianggap berharga,, baik berharga secara sosial, ekonomi, politik, hukum, agama dan budaya maupun dimensi lainnya dalam suatu kelompok sosial tertentu.

Dasar Stratifikasi Sosial

Ukuran Kekayaan

Artinya, orang yang memiliki kekayaan paling banyak, masuk dalam lapisan strata teratas. Sebab, seseorang akan di lihat menempati strata paling atas apabila orang tersebut memiliki sebuah kekayaan yang sangat melimpah di banding masyarakat pada umumnya.

Ukuran Kekuasaan

Artinya, seseorang yang memiliki kekuasaan atau memiliki otoritas tertinggi pada jabatannya, secara tidak langsung dia akan menempati posisi strata atas. Otoritas yang dimaksudkan disini berorientasi pada sebuah kedudukan seseorang dalam menepati sebuah jabatan paling tinggi di masyarakat.Semakin tinggi otoritas yang didapat maka semakin tinggi penghargaan yang di berikan oleh masyarakat.

13

media

14

media

15

Ukuran Kehormatan

Artinya, seseorang yang dihormati akan mendapat strata teratas, hal ini biasa dijumpai pada masyarakat tradisional. Biasanya, strata ini akan didapat oleh mereka yang memiliki usia tua, atau mereka yang pernah berjasa.

Strata ini dapat dinilai dari peran, sikap dan perilaku yang sangat bijaksana dan berwibawa di masyarakat.

Ukuran Ilmu Pengetahuan

Artinya, Ilmu pengetahuan juga merupakan tolak ukur dalam menentukan strata sosial masyarakat. Masyarakat akan sangat menghargai orang yang memiliki ilmu pengetahuan yang tinggi. Sebab, semakin tinggi ilmu pengetahuan yang dimiliki seseorang maka semakin tinggi pula strata sosial yang akan didapatnya.

PERBEDAAN, KESETARAAN, DAN HARMONI SOSIAL

by agus sudrajat

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 15

SLIDE