Search Header Logo
Kewirausahaan

Kewirausahaan

Assessment

Presentation

Education

11th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Qutrunnada Faristin

Used 3+ times

FREE Resource

28 Slides • 10 Questions

1

Kewirausahaan

by Qutrunnada Faristin

2

Teknik dan Prosedur Permodalan

Untuk permodalan sebuah usaha tidak harus dilakukan seluruhnya oleh wirausaha. Keterbatasan modal yang dimiliki mengharuskan wirausaha mencari peluang untuk tambahan modal dari luar. Pada dasarnya pihak-pihak pemberi modal atau dana yang utama dapat digolongkan dalam 3 golongan yaitu :

  1. Supplier

  2. Bank-bank​

  3. Dana Ekuitas

3

​Dalam dunia perbankan kita mengenal adanya pedoman “3 R” dan “5 C” dalam pemberian kredit di samping syarat-syarat kredit yang biasa, misalnya segi yuridisnya. Adapun pedoman “3 R” dalam penilaian penggunaan kredit oleh Bank adalah :

  1. ​Returns

  2. Repayment capacity

  3. Risk bearing ability

Adapun pedoman “5 C” yaitu :

  1. ​Character

  2. ​Capacity

  3. ​Capital

  4. ​Collateral

  5. ​Conditions

4

Adapun persyaratan pemohon untuk memperoleh kredit, diantaranya:

  • ​Pribumi

  • Pengusaha / Perusahaan Golongan Ekonomi Lemah

  • Mempunyai rencana usaha yang jelas

  • Ada izin usaha/sedang dalam penyelesaian dalam hal untuk usaha menurut ketentuan Pemerintah yang berlaku

  • Tidak sedang menikmati kredit dari Bank lain

  • Tidak termasuk Pegawai Negeri Sipil/TNI/POLRI atau istrinya yang dilarang menurut Peraturan Pemerintah No 6/1974

  • ​Tidak termasuk Daftar Hitam/Daftar Kredit Rangkap/Daftar kredit macet, menurut catatan Bank.

5

​Cara Memohon Kredit diantaranya:

  • Diajukan kepada Kantor Cabang Bank pelaksana

  • Mengisi daftar isian yang formulirnya sudah disediakan Kantor Cabang Bank pelaksana yang bersangkutan

  • Memberikan keterangan yang lengkap dan benar (jujur) mengenai keadaan keuangan dan usaha pemohon

6

Dokumen-dokumen Yang Perlu Dilampirkan Dalam Permohonan Kredit sebagai berikut :

  • Akta Pendirian Perusahaan dan KTP

  • Izin Usaha/SIUP, Izin Industri

  • NPWP

  • Neraca dan perincian Rugi-Laba dan laporan aktivitas usaha

  • Proposal usaha

7

Jenis-jenis pinjaman

  • ​Hutang dagang

Hutang dagang adalah pembelian barang yang dilakukan secara kredit.

  • ​Hutang jangka pendek

​Hutang jangka pendek adalah pinjaman yang dilakukan untuk pembelian barang tertentu dengan alasan tertentu.

  • ​Hutang jangka panjang

​Hutang jangka panjang merupakan pinjaman dengan jangka waktu lebih dari satu tahun dan biasanya dipakai untuk melakukan perluasan atau modernisasi usaha.

8

Kelebihan dana ekuitas

  • ​Tidak mensyaratkan pembayaran kembali atas uang yang diperoleh.

  • Meningkatkan reputasi perusahaan

Kelemahan dana ekuitas

  • Memperpanjang waktu pengambilan keputusan

  • Berkurangnya rahasia perusahaan karena secara berkala harus mengumunkan laporan keuangannya kepada pemegang saham

9

Rencana Anggaran Biaya (RAB)

RAB atau yang biasa disebut Rencana Anggaran Biaya, ialah perkiraan perhitungan atas banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan, alat dan upah serta biaya-biaya lainnya yang berhubungan dengan pelaksanaan suatu pekerjaan atau usaha.

Untuk mempermudah analisis biasanya biaya usaha dikelompokkan menjadi biaya tetap dan biaya variable. Biaya tetap adalah biaya yang besarnya tidak tergantung pada besar kecilnya produksi, bahkan biaya tersebut tetap dikeluarkan meskipun tidak memproduksi. Sedangkan biaya variable adalah biaya usaha yang besarnya tergantung pada besar-kecilnya produksi, dan jika tidak berproduksi maka biaya variable tidak dikeluarkan.

10

Hal-hal yang diperlukan untuk menyusun anggaran adalah :

  • Rincian harta tetap

  • Berapa dana yang kita butuhkan untuk modal kerja

  • Berapa total biaya yang kita butuhkan untuk dapat menjalankan usaha yang akan kita kelola.

  • Dari mana kita memperoleh dana yang kita butuhkan tersebut.

11

Biaya berdasarkan jenis

  • Biaya langsung

Biaya langsung adalah pengorbanan yang dapat diukur dengan satuan uang dimana pengorbanan tersebut langsung berhubungan dengan produk atau jasa yang dihasilkan.

Contoh dari biaya ini antara lain pembelian bahan baku/mentah untuk dijadikan barang jadi.

  • Biaya tidak langsung

Biaya tidak langsung adalah pengorbanan yang dapat diukur dengan satuan uang dimana pengorbanan tersebut tidak berhubungan langsung dengan produk atau jasa yang dihasilkan.

Contoh dari biaya tidak langsung adalah pembelian bahan bakar untuk keperluan industri.

12

  • Biaya administrasi dan umum

Biaya administrasi dan umum adalah pengorbanan yang dapat diukur dengan satuan uang dimana pengorbanan itu digunakan untuk kegiatan administrasi perusahaan serta untuk kepentingan seluruh perusahaan.

Contoh dari biaya ini antara lain, pembelian alat-alat tulis kantor dan gaji pimpinan perusahaan.

13

  • Biaya penjualan

Biaya penjualan adalah pengorbanan yang dapat diukur dengan satuan uang dimana pengorbanan itu digunakan dalam rangka melakukan kegiatan penjualan produk atau jasa yang dihasilkan. Contoh dari biaya ini antara lain biaya iklan, gaji karyawan yang melaksanakan penjualan.

Tujuan dari pembuatan RAB ialah untuk mengetahui harga bagian atau item pekerjaan sebagai pedoman untuk mengeluarkan biaya-biaya dalam masa pelaksanaan usaha. Sedangkan fungsi dari RAB adalah sebagai pedoman pelaksanaan pekerjaan dan sebagai alat pengontrol pelaksanaan pekerjaan.

14

Proyeksi Arus Kas

Analisis arus kas (cash flow) adalah laporan yang disusun guna menunjukkan perubahan bertambahnya atau berkurangnya uang kas selama satu periode. Proyeksi arus kas dilakukan untuk mengetahui kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya pada pihak lain dan tetap mendapatkan keuntungan (proyeksi arus kas masuk dan keluar).

Dalam pembuatan proyeksi arus kas minimal dapat dilakukan satu minggu kedepan kemudian meningkat menjadi proyeksi arus kas bulanan dan akhirnya tahunan.

15

Proyeksi  arus kas  terdiri  dari  tiga  kategori  yaitu, 

  • Aktivitas operasi  (transaksi-transaksi  yang  tergolong sebagai penentu besar ruginya laba bersih),

  • Aktivitas investasi  (membeli  atau  menjual  tanah, bangunan,   dan   peralatan),

  • Aktivitas   pembiayaan atau pendanaan (transaksi-transaksi yang berkaitan  dengan  utang  jangka  panjang  maupun ekuitas modal).

16

Titik Pulang Pokok (BEP)

Titik pulang pokok atau yang lebih dikenal dengan istilah Break Even Point (BEP) adalah suatu keadaan dimana pada tingkat penjualan tertentu belum memperoleh keuntungan tetapi tidak mengalami kerugian. Dengan kata lain jumlah hasil penjualan sama besarnya dengan jumlah biaya yang dikeluarkan.

Mengingat tujuannya adalah ingin memperoleh keuntungan, sehingga berarti pengusaha harus menghasilkan atau menjual lebih besar dari pada titik pulang pokok.

17

Tujuan sebuah perusahaan adalah memperoleh laba. Oleh karena itu semua kegiatan usaha diarahkan untuk mencapai tujuan tersebut. Memperoleh laba dapat dilakukan dari sisi pendapatan, sisi pengeluaran, maupun kombinasi keduanya. Dari sisi pengeluaran, laba dapat dihasilkan dengan meminimalkan biaya yang dikeluarkan. Dari sisi penerimaan, laba dapat dihasilkan dengan memaksimalkan penjualan. Yang paling optimal adalah mengkombinasikan keduanya, yaitu meminimalkan biaya dari satu sisi dan memaksimalkan penjualan dari sisi lain.

18

Kegunaan dari break even point

  • Sebagai pedoman untuk menetapkan jumlah minimal yang harus diproduksi agar usaha tidak mengalami kerugian

  • Sebagai pedoman untuk menetapkan jumlah penjualan yang harus dicapai untuk memperoleh laba

  • ​Sebagai pedoman untuk menetapkan seberapa jauh menurunnya penjualan yang dapat ditolerir agar usaha tidak mengalami kerugian

19

Komponen-komponen pendukung sebagai dasar perhitungan break even point

  • ​Fixed Cost (Biaya Tetap)

  • Variable Cost (Biaya Variabel)

  • Selling Price

20

​Perhitungan break even point

  1. BEP Unit

Data jumlah unit produk yang harus dicapai pada titik impas.

​Rumus:

BEP = FC / P – VC

Keterangan:

BEP        : Break Even Point (Titik Impas)

FC          : Fixed Cost (Biaya Tetap)

VC          : Variable Cost (Biaya Variable)

P             : Price per unit (harga per unit)

21

​2. BEP Rupiah

Data jumlah penjualan yang harus dicapai pada titik impas.

​Rumus:

Keterangan:

BEP        : Break Even Point (Titik Impas)

FC          : Fixed Cost (Biaya Tetap)

VC          : Variable Cost (Biaya Variable)

P             : Price per unit (harga per unit)

media

22

Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah salah satu laporan keuangan yang dapat mengetahui jumlah total pendapatan dan pengeluaran baik harga pokok penjualan maupun biaya operasional.

Laporan laba rugi yang biasa disebut dengan laporan penghasilan atau juga laporan pendapatan serta biaya merupakan laporan yang menunjukkan berkembangnya keuangan perusahaan dan juga merupakan penghubung dari dua neraca yang berurutan. Terdapat dua jenis dari laporan laba rugi, yaitu laporan laba rugi multiple step laporan laba rugi single step.

23

​Dasar penyusunan laba/rugi perusahaan

  • Bagian pertama menunjukkan penghasilan yang diperoleh perusahaan

  • Bagian kedua menunjukkan biaya-biaya usaha yang terdiri dari biaya penjualan, biaya administrasi, dan biaya umum.

  • Bagian ketiga adalah hasil lain-lain dan beban lainnya yang tidak berasal dari usaha pokok perusahaan. Misalnya biaya bunga, pendapatan sewa dan lain sebaginya.

  • Bagian keempat menunjukkan laba / rugi insidentil, sehingga akan diperoleh laba/rugi bersih sebelum pajak penghasilan. Misalnya laba penjualan aktiva tetap, surat berharga dan lain-lain.

24

Net Present Value (NPV)

Metode ‘Net Present Value’ atau sering disebut metode “Present Value” adalah metode yang paling umum digunakan oleh perusahaan. Pengertian net present value (NPV) merupakan metode yang mengukur profitibilitas rencana investasi mempergunakan faktor nilai waktu uang dengan cara membandingkan nilai sekarang dari aliran kas masuk bersih (proceeds) dengan nilai sekarang dari biaya pengeluaran suatu investasi (outlays).

25

​Dalam metode ini pertama-tama yang dihitung adalah nilai sekarang (present value). Kemudian jumlah “present value” (PV) dari keseluruhan proceeds selama usianya dikurangi dengan Present Value dari jumlah investasinya (initial invesment). Selisih antara PV dari keseluruhan proceeds dengan Present Value dari pengeluaran modal (“capital outlay” atau “initial invesment”) dinamakan “nilai sekarang neto” (Net Present Value / NPV). Apabila jumlahnya Present Value dari keseluruhan proceeds yang diharapkan lebih besar dari pada Present Value dari investasinya maka usul investasi dapat diterima. Sebaliknya kalau jumlah Present Value dari keseluruhan proceeds lebih kecil daripada Present Value dari investasinya yang ini berarti bahwa Net Present Value-nya negative maka usul investasi tersebut seharusnya ditolak.

26

Internal Rate of Return (IRR)

“Internal rate of return” itu sendiri dapat didefinisikan sebagai suatu metode yang digunakan untuk menghitung tingkat bunga yang menjadikan jumlah nilai sekarang dari semua aliran kas masuk sama dengan aliran kas keluar dari suatu investasi.

27

Pada dasarnya “internal rate of return” harus dicari dengan cara “trial and error” dengan serba coba-coba. Nilai IRR sendiri harus lebih tinggi daripada MARR (Minimum attractive rate of return) atau tingkat pengembalian minimum. Jika nilai IRR lebih kecil dari nilai MARR, maka dapat disimpulkan bahwa investasi tidak layak dilakukan oleh perusahaan. Jika tetap dilakukan, maka perusahaan akan mengalami kerugian dikarenakan jumlah uang yang dikeluarkan untuk investasi jumlahnya lebih besar dari jumlah uang yang akan diterima. Dengan diterapkannya metode IRR ini, perusahaan dapat memperhitungkan laba ataupun kerugian yang mungkin terjadi.

28

Multiple Choice

Yang tidak termasuk pihak-pihak yang memberikan modal adalah ...

1

Bank BNI

2

Distributor

3

Dana ekuitas

4

Supplier

5

Buyer

29

Multiple Choice

Pihak yang memberikan pinjaman dana berupa penjualan barang secara kredit disebut ...

1

Perusahaan

2

Koperasi

3

Supplier

4

Bank BRI

5

Buyer

30

Multiple Choice

Kemampuan yang dimiliki calon nasabah dalam menjalankan usahanya untuk memperoleh keuntungan yang diharapkan merupakan salah satu pengertian dari pedoman 5C pemberian kredit yaitu ...

1

Capasity

2

Condition

3

Character

4

Capital

5

Collateral

31

Multiple Choice

Question image

Yang merupakan dokumen dokumen yang perlu dilampirkan dalam permohonan kredit adalah ...

1

1 dan 5

2

3 dan 4

3

2 dan 3

4

1 dan 2

5

4 dan 5

32

Multiple Choice

Pengorbanan yang dapat diukur dengan satuan yang dimana pengorbanan itu digunakan untuk kepentingan perusahaan disebut dengan ...

1

Biaya langsung

2

Biaya tidak langsung

3

Biaya variabel

4

Biaya administrasi dan umum

5

Biaya penjualan

33

Multiple Choice

Yang termasuk faktor-faktor pengaruh besarnya kas minimal yaitu ...

1

Adanya hubungan yang tidak baik dengan bank  

2

Adanya keuntungan dalam melakukan investasi

3

Adanya ketimpangan antara aliran kas masuk dan aliran kas keluar

4

Adanya hubungan yang baik dengan supplier

5

Perimbangan antara aliran kas masuk dan aliran kas keluar

34

Multiple Choice

Perhitungan Titik Pulang Pokok dengan cara trial dan error yaitu ...

1

Menghitung keuntungan netto dari suatu volume produksi barang tertentu

2

Menghitung dengan menggunakan rumus aljabar

3

Menghitung keuntungan kotor/bruto dari barang tertentu

4

Menghitung dengan mengalikan biaya tetap dengan biaya variabel

5

Menghitung berdasarkan undian

35

Multiple Choice

Question image

Laba yang diperoleh perusahaan adalah …

1

Rp 6.000.000,-

2

Rp 6.200.000,-

3

Rp 2.600.000,-

4

Rp 4.800.000,-

5

Rp 6.400.000,-

36

Multiple Choice

Question image

Dari data diatas, jumlah laba bersih yang diperoleh UD Alfiansyah adalah …

1

Rp 540.000,-

2

Rp 15.100.000,-

3

Rp 450.000,-

4

Rp 29.900.000,-

5

Rp 45.000.000,-

37

Multiple Choice

Keuntungan dari metode Net present value (NPV) salah satunya adalah ...

1

Sulitnya menentukan rate minimum yang diinginkan

2

Memperhitungkan tingkat bunga yang sebenarnya

3

Menghindari pemilihan rate of return minimum yang diinginkan

4

Tidak memiliki beban untuk menginvestasikan kembali

5

Adanya asumsi bahwa semua aliran kas masuk bersih segera dapat diinvestasikan kembali

38

TERIMA KASIH

Kewirausahaan

by Qutrunnada Faristin

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 38

SLIDE