
Kedaulatan NKRI
Presentation
•
Moral Science
•
9th Grade
•
Easy
Yuli arti
Used 1+ times
FREE Resource
11 Slides • 4 Questions
1
Kedaulatan NKRI
by Yuliarti, S.Pd
2
A. Hakikat dan Teori Kedaulatan
Kata kedaulatan berasal dari bahasa arab, yaitu ”daulah” yang artinya kekuasaan tertinggi. Pengertian kedaulatan itu sendiri adalah kekuasaan yang tertinggi untuk membuat undang-undang dan melaksanakannya dengan semua cara yang tersedia. Oleh karena itu, kedaulatan rakyat membawa konsekuensi, bahwa rakyat adalah pemegang kekuasaan tertinggi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
3
Menurut pendapat Jean Bodin, seorang ahli tata negara dari Prancis yang hidup di tahun 1500-an, kedaulatan adalah kekuasaan tertinggi untuk menentukan hukum dalam suatu negara. Kedaulatan memiliki empat sifat pokok, yaitu:
asli, artinya kekuasaan tidak berasal dari kekuasaan lain yang lebih tinggi;
permanen, artinya kekuasaan itu tetap ada sepanjang negara tetap berdiri walaupun pemerintah sudah berganti;
tunggal, artinya kekuasaan itu merupakan satu-satunya dalam negara dan tidak dibagikan kepada badan-badan lain; serta
terbatas, artinya kekuasaan itu tidak dibatasi oleh kekuasaan lain.
4
2. Teori Kedaulatan
Teori Kedaulatan Tuhan
Teori ini mengajarkan bahwa negara dan pemerintah mendapat kekuasaan tertinggi dari Tuhan sebagai asal segala sesuatu (causa prima).
Pelopor teori kedaulatan Tuhan, antara lain, Augustinus (354-430), Thomas Aquino (1215-1274), F. Hegel (1770-1831), dan F.J. Stahl (1802-1861).
Contoh negara yang menganut teori ini adalah Jepang pada masa lalu dengan kaisar Tenno Heika sebagai titisan Dewa Matahari. Karena berasal dari Tuhan, maka kedaulatan negara bersifat mutlak dan suci.
5
Teori Kedaulatan Raja
Pada abad pertengahan, teori kedaulatan Tuhan berkembang menjadi teori kedaulatan raja, yang menganggap bahwa raja bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri. Kekuasaan raja berada di atas konstitusi. Seorang raja bahkan tidak perlu menaati hukum moral agama. Justru karena statusnya sebagai representasi atau wakil Tuhan di dunia, maka pada saat itu kekuasaan raja berupa tirani bagi rakyatnya.
Peletak dasar utama teori ini adalah Niccolo Machiavelli (1467-1527) melalui karyanya, II Principle.
6
Teori Kedaulatan Negara
Menurut teori kedaulatan negara, kekuasaan tertinggi terletak pada negara. Sumber kedaulatan adalah negara yang merupakan lembaga tertinggi kehidupan suatu bangsa. Kedaulatan timbul bersamaan dengan berdirinya suatu negara.
Peletak dasar teori ini antara lain, Jean Bodin (1530-1596), F. Hegel (1770-1831), G. Jellinek (1851-1911), dan Paul Laband (1879-1958). Pengembangan teori Hegel menyebar di negara-negara komunis.
7
Beberapa pandangan pelopor teori kedaulatan rakyat, di antaranya sebagai berikut.
JJ. Rousseau, menyatakan bahwa kedaulatan itu merupakan perwujudan kehendak umum dari suatu bangsa merdeka yang mengadakan perjanjian masyarakat (social contract).
Johannes Althusius, menyatakan bahwa setiap susunan pergaulan hidup manusia, terjadi dari perjanjian masyarakat yang tunduk kepada kekuasaan, dan pemegang kekuasaan itu dipilih oleh rakyat.
8
John Locke, menyatakan bahwa kekuasaan negara berasal dari rakyat, bukan dari raja. Menurutnya, perjanjian masyarakat menghasilkan penyerahan hak-hak rakyat kepada pemerintah dan pemerintah mengembalikan hak dan kewajiban asasi kepada rakyat melalui peraturan perundang-undangan. John Locke menyimpulkan bahwa terbentuknya negara melalui:
pactum unionis, yaitu perjanjian antara individu untuk membentuk suatu negara; dan
pactum subjectionis, yaitu perjanjian antara individu dan wadah atau negara untuk memberi kewenangan atau mandat kepada negara berdasarkan konstistusi atau UUD.
9
Mostesquieu, seorang ahli dari Prancis, berpendapat bahwa agar kekuasaan dalam suatu negara tidak terpusat pada seseorang, kekuasaan dalam suatu negara dibagi ke dalam tiga kekuasaan yang terpisah (separated of power). Pemegang kekuasaan yang satu, tidak memengaruhi dan tidak ikut campur tangan terhadap kekuasan lainnya. Pembagian kekuasaan dalam negara, dibagi atas tiga kekuasaan, yaitu:
Kekuasaan legilatif, yaitu kekuasaan untuk membuat peraturan perundang-undangan dalam suatu negara,
Kekuasaan eksekutif, yaitu kekuasaan untuk melaksanakan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kekuasaan eksekutif sering disebut sebagai kekuasaan menjalankan pemerintahan, dan
Kekuasaan yudikatif, yaitu kekuasaan untuk menegakkan peraturan perundang-undangan yang berlaku apabila terjadi pelanggaran. Kekuasaan yudikatif sering disebut sebagai kekuasaan kehakiman.
10
Teori Kedaulatan Hukum
Berdasarkan pemikiran teori kedaulatan hukum, kekuasaan pemerintah berasal dari hukum yang berlaku. Hukumlah (baik tertulis maupun tidak tertulis) yang membimbing kekuasaan pemerintah. Kekuasaan hukum merupakan kekuasaan tertinggi dalam negara. Pelopor teori kedaulatan hukum, diantaranya: Hugo de Groot, Krabbe, Immanuel Kant, dan Leon Duguit.
11
Teori Kedaulatan Rakyat
Teori kedaulatan rakyat beranggapan bahwa rakyat merupakan kesatuan yang dibentuk oleh suatu perjanjian masyarakat. Kemudian, sebagai pemegang kekuasaan tertinggi, rakyat memberikan sebagian kekuasaannya kepada penguasa yang dipilih oleh rakyat dan penguasa tersebut harus melindungi hak-hak rakyat. Tokoh yang mengemukakan teori ini adalah Montesquieu (1688-1755) dan J.J. Rousseau (1712-1778).
12
Multiple Choice
Kata kedaulatan berasal dari bahasa Arab, yaitu...
Daulat
Daulah
Sovranita
Sovereignity
13
Multiple Choice
Kekuasaan itu tetap ada sepanjang negara tetap berdiri walaupun pemerintahan sudah berganti berarti kedaulatan itu bersifat...
Asli
Tunggal
Permanen
Tidak terbatas
14
Multiple Choice
Yang bukan merupakan unsur konstitutif dari sebuah negara yang merdeka secara de facto, yaitu....
Pengakuan dari negara lain
Rakyat
Wilayah
Pemerintahan yang berdaulat
15
Multiple Choice
Yang bukan merupakan pembagian kekuasaan menurut Montesquieu, yaitu....
Eksaminatif
Legislatif
Yudikatif
Eksekutif
Kedaulatan NKRI
by Yuliarti, S.Pd
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 15
SLIDE
Similar Resources on Wayground
14 questions
Pengertian Norma dan Aturan
Presentation
•
KG
10 questions
Quiz Kelas Agenda 3
Presentation
•
9th Grade
11 questions
BAB 2.2
Presentation
•
9th Grade
12 questions
REVIEW MATERI KELAS 7 8 9
Presentation
•
9th Grade
9 questions
BAB 1 - PENERAPAN PANCASILA DARI MASA KE MASA
Presentation
•
9th Grade
13 questions
Penerapan Pancasila dari Masa ke Masa
Presentation
•
9th Grade
10 questions
Keimunan
Presentation
•
9th Grade
12 questions
MATERI KELAS 9 PROSES MEMBUAT SABLON UNTUK TSHIRT
Presentation
•
9th Grade
Popular Resources on Wayground
20 questions
"What is the question asking??" Grades 3-5
Quiz
•
1st - 5th Grade
20 questions
“What is the question asking??” Grades 6-8
Quiz
•
6th - 8th Grade
10 questions
Fire Safety Quiz
Quiz
•
12th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
34 questions
STAAR Review 6th - 8th grade Reading Part 1
Quiz
•
6th - 8th Grade
20 questions
“What is the question asking??” English I-II
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
47 questions
8th Grade Reading STAAR Ultimate Review!
Quiz
•
8th Grade
Discover more resources for Moral Science
20 questions
“What is the question asking??” English I-II
Quiz
•
9th - 12th Grade
10 questions
Fire Prevention
Quiz
•
9th - 12th Grade
24 questions
BIOLOGY STAAR REVIEW
Quiz
•
9th Grade
20 questions
Graphing Inequalities on a Number Line
Quiz
•
6th - 9th Grade
30 questions
English 1 STAAR Review
Quiz
•
9th Grade
46 questions
Linear and Exponential Function Key Features
Quiz
•
9th Grade
20 questions
Grammar
Quiz
•
9th - 12th Grade
30 questions
Biology STAAR Review #3
Quiz
•
9th Grade