Search Header Logo
hoaks vs fakta

hoaks vs fakta

Assessment

Presentation

Other

7th - 9th Grade

Easy

Created by

Asteria S.Pd

Used 17+ times

FREE Resource

6 Slides • 5 Questions

1

hoaks vs fakta

by Asteria S.Pd

2

Poll

Question image

Beredar sebuah situs pembagian hadiah berkah energi Pertamina yang dibagikan berupa tautan “bit.ly/my-pertamina147". Tautan tersebut menampilkan halaman klaim hadiah pemenang utama berupa paket umroh, mobil, dan sepeda motor. Dalam halaman tersebut juga terdapat daftar nama pemenang hadiah disertai dengan kode identitas PIN pemenang.

3

KATEGORI: HOAKS

Faktanya, dilansir dari liputan6.com,  Pjs. Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations PT Pertamina (Persero) Fajriyah Usman mengatakan, informasi hadiah maupun undian yang mengatasnamakan Pertamina baik yang disampaikan melalui pesan berantai WhatsApp, SMS, maupun email adalah tidak benar. Menurut Fajriyah, seluruh program promosi Pertamina disampaikan melalui saluran komunikasi resmi perusahaan yakni website www.pertamina.com, akun media sosial resmi Pertamina, aplikasi resmi MyPertamina serta Pertamina Call Center 135.

media

4

Poll

Question image

Fenomena Embun Es di Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah

5

KATEGORI FAKTA

Suhu minus 1

derajat Kepala UPTD Pengelola Obyek Wisata Banjarnegara, Sri Utami, membenarkan terjadinya fenomena embun es itu. Uut, begitu ia akrab disapa, mengatakan bahwa embun es atau yang biasa disebut embun upas oleh warga lokal terjadi di area Candi Arjuna. Dia mengatakan, fenomena itu terjadi pada Rabu (6/7/2021) pagi.  "Suhu terpantau minus 1 derajat celsius," kata Sri Utami saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (7/7/2021) malam.

media

6

Poll

Question image

Pasutri Naik Motor hingga Menara Eiffel

7

​KATEGORI FAKTA

​Dilakukan pada 2017 Perjalanan pertama mereka lakukan pada 2017, dari Malaysia Inggris, untuk menyambut hari kemerdekaan Malaysia ke-60 di Kota London. "Bermula dari Malaysia 8 April 2017 dan berakhir 15 September 2017," kata Alfi ketika dihubungi Kompas.com melalui Instagram pribadinya @alfiduge, Rabu (1/12/2021). Setahun berikutnya, Alfi dan Diana melakukan perjalanan kedua. Kali ini dengan tujuan Rusia, demi menyaksikan perhelatan Piala Dunia 2018. Mereka berangkat dari Malaysia pada 27 Mei 2018 dan tiba di Rusia pada 15 September 2018. Menurut Alfi, perjalanan mereka dari Malaysia ke Paris, Perancis menggunakan sepeda motor memakan waktu sekitar empat bulan. "Mengambil masa lebih kurang 4 bulan untuk sampai, sebab saya singgah di banyak negara," ujar Alfi, yang juga mengabadikan perjalanannya di kanal YouTube kapcaipackers adventure.

media

8

Poll

Question image

Mereka memakai 'kereta gantung' menantang bahaya berjuang untuk bisa sekolah. Dalam video berdurasi 29 detik itu, ada tiga anak SD tengah memainkan semacam jaring terbuat dari bambu. Jaring itu telah diikat ke tali dan digantung di besi yang terpasang merentangi sungai. Ketiga orang anak itu menyimpan tas mereka pada jaring bambu. Mereka berpegang erat pada jaring itu, lalu berlari dan melompat menyeberangi sungai dengan bergelantung."

9

​kategori hoaks

media

Penelusuran Kompas.com Melansir pemberitaan Kompas.com, Kamis (10/6/2021), Babinsa Koramil 05/Kampar Kiri, Kodim 0313/KPR, Serma Kariawanto mengungkapkan, video viral itu berlokasi di Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau. Kariawanto mengatakan, anak-anak yang terlihat di video tersebut sedang bermain di tempat penyeberangan buah kelapa sawit. "Itu anak-anak penjaga kebun sawit di sana. Di seberang situ memang ada empat rumah warga yang menjaga kebun sawit milik orang lain," kata Kariawanto. Pihaknya mengaku telah mendatangi lokasi dan menemui pemilik kebun sawit. Si pemilik kebun sawit, imbuhnya mengaku sudah membuat jembatan di dekat lokasi seperti yang terlihat di video penyeberangan siswa SD itu.

10

Poll

Question image

Beredar video cairan merah yang menyerupai lahar panas. Cairan tersebut mengalir layaknya air terjun. Penyebar video menyebut kejadian mengalirnya lahar panas diambil dari drone di atas Gunung Semeru.

11

​Kategori hoaks

KESIMPULAN

Dari hasil pemeriksaan fakta di atas, Tempo menyimpulkan, video yang diklaim keluarnya lava dari Gunung Semeru, adalah keliru. Video tersebut terjadi di Gunung Kilauea, Hawaii, antara akhir Januari hingga Februari 2017. 

media

hoaks vs fakta

by Asteria S.Pd

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 11

SLIDE