Search Header Logo
Kalimat

Kalimat

Assessment

Presentation

Other

7th Grade

Hard

Created by

Juni Gultom

Used 23+ times

FREE Resource

22 Slides • 0 Questions

1

Kalimat Majemuk

By Juni Gultom

2

 Kalimat majemuk adalah kalimat yang terdiri dari dua klausa utama yang digabungkan sehingga masing-masing klausa tersebut bisa menjadi kalimat sendiri-sendiri jika dipecah.

- Saya membeli sayur dan ibu membeli roti.

Klausa utama 1: Saya membeli sayur.

Klausa utama 2: Ibu membeli roti.

By Juni Gultom

3

 Klausa merupakan satuan gramatikal yang berupa kelompok kata, sekurang- kurangnya terdiri atas subjek dan predikat dan berpotensi menjadi kalimat.

By Juni Gultom

Kami sedang bekerja (Kami = subjek, sedang bekerja = predikat)

  • Ibu memasak (Ibu = subjek, memasak = predikat)

  • Andi sekolah hari ini (Andi = subjek, sekolah = predikat, hari ini = keterangan)

4

By Juni Gultom

​1. Kalimat Majemuk Setara

Kalimat majemuk setara adalah kalimat majemuk yang klausanya berkedudukan sederajat. Kedua klausa itu tidak saling bergantung, tetapi dapat dihubungkan dengan penghubung intrakalimat.

Kata yang menjadi penghubung dalam kalimat majemuk setara adalah konjungtor koordinatif, seperti dan, atau, tetapi, sedangkan, lalu, dan kemudian.

5

By Juni Gultom

Contoh kalimat majemuk setara:

- Guru berbicara di depan kelas dan seorang murid bertanya dengan lantang.

- Saya bersedia memaafkannya, tetapi dia tidak mengakui kesalahannya.

- Ceramah yang kedua menarik, sedangkan ceramah yang pertama tidak begitu menarik.

6

By Juni Gultom

2. Kalimat Majemuk Bertingkat

Kalimat majemuk bertingkat adalah jenis kalimat yang memiliki anak kalimat (kalimat yang bergantung pada kalimat lainnya) dan induk kalimat (kalimat yang tidak bergantung pada kalimat manapun). Kalimat majemuk bertingkat sering juga disebut kalimat kompleks.

menggunakan kata penghubung tidak setara, seperti meskipun, walaupun, supaya, agar, karena, sebab, sehingga, maka, ketika, setelah jika, apabila, bahwa, dan sebagainya.

7

By Juni Gultom

3. Kalimat Majemuk Campuran

Kalimat majemuk campuran adalah jenis kalimat yang merupakan gabungan dari kalimat setara dan kalimat bertingkat.

Salah satu dari jenis-jenis kalimat majemuk ini memiliki tiga klausa karena kalimat majemuk memiliki dua klausa yang tak setara.

8

By Juni Gultom

Contoh kalimat majemuk campuran:

- Keinginan itu selalu tertunda karena Dedi lebih berkonsentrasi ke lembaga pendidikan di luar negeri, sedangkan orang tuanya memilih pendidikan di dalam negeri.

- Ketika malam mulai mencekam, kutarik selimut itu dan kupejamkan mata ini, tetapi rasa takut itu tidak juga pergi dari hati dan pikiranku.

9

By Juni Gultom

4. Kalimat Majemuk Rapatan

Kalimat majemuk rapatan merupakan kalimat majemuk yang terdiri dari beberapa kalimat tunggal yang digabungkan menjadi satu, tanpa menyebutkan kata-kata yang sama.

​Dalam kalimat majemuk rapatan, klausa yang digabung dipisahkan dengan tanda baca koma (,). Konjungsi yang biasa digunakan meliputi dan, juga, serta, dan lain-lain.

10

By Juni Gultom

Contoh kalimat majemuk rapatan:

- Diah membeli buah. Diah membeli sayur. Diah membeli sembako.

Digabung menjadi kalimat majemuk rapatan: Diah membeli buah, sayur, dan sembako.

- Ani sedang duduk di teras. Ani sampai melamun.

Digabung menjadi: Ani sedang duduk di teras bahkan sampai melamun.

11

By Juni Gultom

Kalimat tunggal disebut juga kalimat sederhana. Tidak ada kata penghubung atau konjungsi dalam kalimat tunggal.

Kalimat tunggal memuat satu subjek, satu predikat, dan satu objek atau keterangan.

​Contohnya :

Kita pergi tamasya ke Bali.

Mereka makan sate lilit.

Wali kota terpapar Covid-19.

Musik gamelan diputar oleh pegawai rumah makan.

12

By Juni Gultom

Konjungsi kausalitas adalah konjungsi atau kata hubung yang menyatakan sebab-akibat. Kata yang termasuk konjungsi kausalitas adalah “sebab”, “karena”, dan “oleh sebab itu”.

“oleh karena itu”, “jika”, “akibatnya” dan “sehingga”.​

13

By Juni Gultom

Pengertian pronomina adalah kata ganti yang menggantikan nomina atau frasa nomina. Contohnya adalah saya, -nya, ini. Berdasarkan kutipan teks, kalimat pertama berbunyi Setiap orang tua tentu akan menyayangi anaknya. Kemudian, pada kalimat selanjutnya kata orang tua tidak disebutkan lagi dan diubah menggunakan kata ganti dirinya sendiri, yaitu saya. Penulisan saya digunakan sebagai kata ganti orang tua.

14

By Juni Gultom

​Pronomina disebut juga sebagai kata ganti. Maksudnya, segala kata yang dipakai untuk menggantikan kata benda atau kata yang dibendakan.

Pronomina Persona

Pronomina kata ganti orang pertama kata yang menggantikan orang yang berbicara. Kata ganti orang pertama terbagi menjadi 2 macam yaitu:

15

By Juni Gultom

  1. Kata ganti orang I tunggal. Seperti : saya, aku, hamba, daku, beta

Contohnya:

  • Saya selalu pergi ke sekolah menggunakan sepeda

  • Aku tidak pernah lupa mengerjakan tugas sekolah

  • Maafkan hamba atas bencana kebakaran ini

  • Ajaklah daku jika kamu ingin pergi

16

By Juni Gultom

​​

2. Kata ganti orang I jamak. Seperti : kami, kita 

Contohnya:

  • Kami akan selalu mendengarkan segala nasihatmu

  • Kita harus rajin belajar untuk menggapai cita – cita

17

By Juni Gultom

​​

Kata Ganti Kepunyaan

Kata ganti kepunyaan atau pronomina posesiva merupakan segala kata yang menggantikan kata ganti orang dalam arti sebagai kepemilikan atau kepunyaan.

Kata ganti yang dimaksud seperti -ku (pengganti aku), -mu (pengganti kamu/engkau) dan -nya (pengganti ia, dia, mereka).

18

By Juni Gultom

​​

Contohnya:

  • Alya mengambil tasku saat aku sedang ke kantin

  • Gambarmu seperti tulisan seorang pelukis

  • Kerja kerasnya dipandang remeh oleh semua warga desa

  • Bukunya ketinggalan di rumahku

  • Mainanmu terbawa oleh Banu

19

By Juni Gultom

​​Kata Ganti Petunjuk (Pronomina Demonstrativa)

Kata ganti petunjuk digunakan untuk menunjuk suatu benda, lokasi atau tempat, entah itu berjarak jauh maupun dekat. Kata ganti petunjuk dapat dibagi lagi menjadi empat berdasarkan fungsinya. Seperti : ini, itu, sana, sini, begini, begitu.

  1. Penunjuk umum (menunjuk sesuatu di tempat pembicara/lawan bicara). Seperti: ini, itu

20

By Juni Gultom

Contohnya:

  • Banyak orang mengatakan, pohon itu angker.

  • Sejak diperbaiki, jalanan di sini menjadi lebih lebar dan nyaman dilalui.

  • Buah ini katanya menyehatkan

  • Toko itu disewakan

  • Tas ini beli di pasar

  • Sepeda itu milikku

  • Letakkan saja buku itu di meja belajar

  • Seragam ini milik Luthfi

  • Kereta itu melintas dengan cepat​​

21

By Juni Gultom

  1. Penunjuk tempat (menjelaskan sesuatu yang letaknya dekat maupun jauh)

Seperti: disini, kesini, kemari, disitu, kesitu, disana, kesana

Contohnya: 

  • Kalau kamu cerdas, kamu bisa sekolah di sana

  • Dimas pergi kesanaUdara disini sangat sejuk dari biasanya

  • Pergilah kesana sementara aku akan tetap di sini​​

22

By Juni Gultom

  1. Penunjuk hal/ikhwal

Pronomina ini seperti: begini, begitu

Contohnya: 

Keadaan begini membuat ayah tertekan

Kalau adik terus begitu bisa terlambat ke sekolah

Jika kamu rajin belajar begini, kamu akan mendapatkan nilai bagus​​

Kalimat Majemuk

By Juni Gultom

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 22

SLIDE