Search Header Logo
Resume Materi PMD_Nur Ita Istiqomah

Resume Materi PMD_Nur Ita Istiqomah

Assessment

Presentation

Education

University

Hard

Created by

Nur Ita Istiqomah

Used 7+ times

FREE Resource

10 Slides • 0 Questions

1

Resume Materi PMD

By Nur Ita Istiqomah

Pengembangan Kurikulum di Masa Peralihan

2

Kurikulum prototipe diberikan sebagai opsi tambahan sebagai satuan pendidikan untuk melakukan pemulihan pembelajaran selama 2022-2024. Kebijakan kurikulum nasional akan dikaji ulang pada 2024 berdasarkan evalusi selama masa pemulihan pembelajaran.

​Pra pandemi

(Kurikulum 2013)

Pandemi 2020-2021

Kurikulum 2013 dan kurikulum darurat (kur-2013 yang disederhanakan)

​Pandemi 2021-2022

Kurikulum 2013, kurikulum darurat dan kurikulum prototipe di SIP dan SMK PK

Pemulihan pembelajaran​ 2022 - 2024

Kurikulum 2013, Kurikulum Darurat, dan Kurikulum ​Prototipe sebagai opsi bagi semua satuan pendidikan.

​2024

Penentuan kebijakan kurikulum nasional berdasarkan​ evaluasi terhadap kurikulum pada masa pemulihan pembelajaran.

3

​Benang Merah Pengembangan Kurikulum

Kurikulum prototipe melanjutkan arah pengembangan kurikulum sebelumnya :

​1. Orientasi holistik: kurikulum dirancang untuk mengembangkan murid secara holistik, mencakup kecakapan akademis dan non-akademis, kompetensi kognitif, sosial, emosional, dan spiritual.

2. Berbasis kompetensi, bukan konten: kurikulum dirancang berdasarkan kompetensi yang ingin dikembangkan, bukan

berdasarkan konten atau materi tertentu.

3. Kontekstualisasi dan personalisasi: kurikulum dirancang sesuai konteks (budaya, misi sekolah, lingkungan lokal) dan kebutuhan murid.

4

Kurikulum prototipe mendorong pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan siswa, serta memberi ruang lebih luas pada pengembangan karakter dan kompetensi dasar.

Kurikulum prototipe memiliki beberapa karakteristik utama yang mendukung pemulihan pembelajaran :

1. Pembelajaran berbasis projek untuk pengembangan soft skills dan karakter (iman, taqwa, dan akhlak mulia; gotong royong; kebinekaan global; kemandirian; nalar kritis; kreativitas).

2. Fokus pada materi esensial sehingga ada waktu cukup untuk pembelajaran yang mendalam bagi kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi.

3. Fleksibilitas bagi guru untuk melakukan pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan murid (teach at the right level) dan melakukan penyesuaian dengan konteks dan muatan lokal

5

​Fokus pada Materi Esensial

Pembelajaran yang mendalam (diskusi, kerja kelompok, pembelajaran berbasis problem dan projek, dll) perlu waktu. Materi yang terlalu padat akan mendorong guru untuk menggunakan cera mah satu arah atau meto de lain yang efisien dalam mengejar ketuntasan penyampaian materi. Kurikulum prototipe berfokus pada materi esensial di tiap mata pelajaran, untuk memberi ruang/waktu bagi pengembangan kompetensi terutama kompetensi mendasar seperti literasi dan numerasi secara lebih mendalam​.

Prinsip pengembangan kurikulum operasional di satuan pendidikan​ :

1. Berpusat pada peserta didik, yaitu pembelajaran harus memenuhi keragaman potensi, kebutuhan perkembangan dan tahapan belajar, serta kepentingan peserta didik. Profil Pelajar Pancasila selalu menjadi rujukan pada semua tahapan dalam penyusunan kurikulum. operasional sekolah

6

2. Kontekstual, menunjukkan kekhasan dan sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan, konteks sosial budaya dan lingkungan, serta dunia kerja dan industri (khusus SMK), dan menunjukkan karakteristik atau kekhususan peserta didik berkebutuhan khusus (khusus SLB)

3. Esensial, yaitu memuat semua unsur informasi penting/utama yang dibutuhkan dan digunakan di satuan pendidikan. Bahasa yang digunakan lugas, ringkas, dan mudah dipahami

4. Akuntabel, dapat dipertanggungjawabkan karena berbasis data dan aktual

5. Melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Pengembangan kurikulum satuan pendidikan melibatkan komite satuan pendidikan dan berbagai pemangku kepentingan antara lain orang tua, organisasi, berbagai sentra, serta industri dan dunia kerja untuk SMK, di bawah koordinasi dan supervisi dinas Pendidikan atau kantor kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama cocual dengan kowenangannya​

7

Penguatan Profil Pelajar Pancasila

8

Pembelajaran berbasis projek penting untuk pengembangan karakter karena :

a) memberi kesempatan untuk belajar melalui pengalaman (experiential learning)

b) Mengintegrasikan kompetensi esensial yang dipelajari peserta didik dari berbagai disiplin ilmu

c) struktur belajar yang fleksibel

Pengembangan Karakter

9

Tema-tema Utama Pembelajaran Berbasis Projek SD wajib min 2 tema/tahun.

​Kemendikbudristek menyediakan 7 tema utama yang perlu dikembangkan menjadi modul dengan topik dan tujuan yang lebih spesifik :

1. Bangunlah Jiwa dan Raganya (SMP-SMA/SMK)

2. Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI (SD-SMA/SMK)

3. Bhinneka Tunggal Ika (SD-SMA/SMK)

4. Gaya Hidup Berkelanjutan (SD-SMA/SMK)

5. Kearifan Lokal (SD-SMA/SMK)

6.Kewirausahaan(SD-SMA/SMK) (SMP-SMA/SMK)

7. Suara Demokrasi

10

media

Pemanfaatan Media Dalam Pembelajaran Paradigma Baru

​Martono (2011)

Mendefinsikan augmented reality (AR) yaitu menggabungkan antara dunia nyata dengan dunia maya. Dari pendapat-pendapat ini disimpulkan bahwa augmented reality (AR) adalah teknologi dengan. bentuk gabungan antara keadaan di dunia maya dengan di dunia nyata atau dimana yang di dunia maya seakan-akan menjadi nyata di dunia nyata.

Resume Materi PMD

By Nur Ita Istiqomah

Pengembangan Kurikulum di Masa Peralihan

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 10

SLIDE