Search Header Logo
DRAMA

DRAMA

Assessment

Presentation

Other

University

Medium

Created by

Syarif R.

Used 3+ times

FREE Resource

10 Slides • 16 Questions

1

DRAMA

Teori Sastra​

2

Pengertian Drama Laku dalam Simulasi Realitas

​Drama adalah laku yang meniru laku dalam kehidupan nyata untuk memberikan pengukuhan dan alternatif bagi kehidupan itu sendiri. Laku drama kita melihat kesatuan antara kata-kata, perbuatan, dan situasi. Sifat kemenyatuan ini sangat sesuai atau mirip dengan keadaan yang berlangsung dalam kehidupan komunikasi manusia yang nyata. Oleh karena itu, drama dapat berfungsi sebagai media simulasi realitas, yaitu media untuk menghaluskan dan mengembangkan diri manusia dan kebudayaannya melalui penanaman nilai kultural/keagamaan, penyampaian pemikiran baru, dan penyampaian kritik sosial.

Teori Sastra

3

Struktur Drama

Sebagai naskah yang utuh, drama dibangun oleh beberapa unsur yang saling berkaitan, yaitu dialog, petunjuk pemanggungan, plot, dan karakter. Dialog merupakan ucapan tokoh tertentu yang kemudian disusul oleh ucapan tokoh yang lain. Melalui pergiliran ucapan tokoh-tokoh itulah segala informasi diutarakan perlahan-lahan dari awal sampai akhir drama. Karena itulah kedudukan dialog sangat penting dan utama di dalam drama. Selain itu, informasi juga diberikan melalui petunjuk pemanggungan.

Teori Sastra

4

Struktur Drama

Petunjuk pemanggungan adalah teks sampingan yang berfungsi untuk memberikan petunjuk tentang berbagai aspek pemang-gungan, yakni aspek karakter, penuturan, dan desain. Teks ini mungkin terdapat di dalam dialog (intradialog) dan mungkin pula terdapat di luar dialog (ekstradialog). Unsur drama berikutnya adalah plot, yaitu pola pengaturan kejadian dalam drama yang membuat kejadian-kejadian tersebut saling berhubungan secara logis, utuh, dan bermakna. Kejadian-kejadian dalam drama tentu saja muncul karena adanya tindakan tokoh/karakter dramatik dengan segala aspek psikis, moral, sosial, dan ciri fisiknya.

Teori Sastra

5

Jenis Drama

Pada umumnya, drama dikelompokkan dalam dua jenis, yaitu tragedi dan komedi.

Teori Sastra

6

Jenis Drama

Pandangan hidup yang khas dalam drama tragedi terletak pada penegasan bahwa manusia harus menerima suratan nasib yang tidak dapat dihindarkan. Namun, tragedi juga menggambarkan kenyataan bahwa meskipun kita harus menghadapi dan menerima suratan nasib, kita juga punya kebutuhan yang kuat untuk memberi makna pada nasib kita. Adapun komedi menggambarkan kenyataan bahwa seberapa kali pun kita jatuh atau gagal, kita akan dapat bangkit kembali dan meneruskan kehidupan. Komedi memperlihatkan kehendak hidup yang tak terpadamkan. Inilah semangat yang menggerakkan tokoh-tokohnya, yakni semangat untuk merayakan kegembiraan hidup. Kegembiraan hidup itu ditunjukkan dengan cara menyimpangkan keseriusan dan kesakitan (penderitaan) sedemikian rupa sehingga dapat menimbulkan kelucuan.

Teori Sastra

7

Pementasan Drama

Naskah drama dibuat bukan semata-mata untuk dibaca, tetapi lebih dimaksudkan untuk dipentaskan. Untuk mewujudkan naskah drama menjadi sebuah pementasan, diperlukan banyak pihak yang harus bekerja sama secara kompak. Pihak-pihak tersebut adalah produser, sutradara, aktor/aktris, dan desainer. Berbagai pihak ini kemudian mengubah atau mengonkretkan naskah menjadi konsep produksi, yakni suatu rumusan konseptual atau ide dasar yang menyatukan berbagai aspek pementasan yang berbeda sehingga dapat terbentuk suatu sudut pandang pemaknaan bersama terhadap produksi pementasan. Rumusan ini bersifat general, konkret, dan inspiratif. Dengan panduan konsep produksi itulah berbagai pihak tersebut saling memberikan kontribusi demi terciptanya pementasan yang berhasil.

Teori Sastra

8

Macam Unsur Pementasan Drama

  1. Naskah

Naskah dalam sebuah drama dapat diartikan sebagai sebuah karangan yang isinya terdapat cerita atau lakon yang akan dijalankan dalam drama tersebut. Naskah drama menjadi unsur terpenting sebab naskah drama tersebut dijadikan sebagai rujukan dalam sebuah pementasan drama.

  1. Pemain

Pemain bisa diartikan sebagai seseorang yang memeragakan peran di dalam cerita atau yang terdapat dalam naskah. Pemain drama biasa disebut juga aktor atau aktris.

  1. Sutradara

Sutradara dalam sebuh drama dapat diberi pengertian sebagai pemimpin yang ada dalam suatu pementasan drama. Sutradara bertanggung jawab penuh terhadap segala sesuatu yang menyakut dengan jalannya cerita dalam drama tersebut.

  1. Tata rias

Tata rias bias diartikan sebagai seseorang yang bertugas dalam smake up selurih pemain drama. Adapun untuk seseorang yang mengerjakan tata rias disebut dengan penata rias. Oleh karena itu meski tidak ikut andils ecara langsung akan tetapi tata risa memiliki fungsi yang signifikan dalam jalannya pementasan sebuah drama.

9

Macam Unsur Pementasan Drama

  1. Tata busana

Tata busana bisa diakatakn sebagai suatu bagian seseorang yang mengatur pakaian pemain, seperti bahan, model dan cara mengenakannya. Sehingga pemain yang akan memerankan drama dapat menghayati atau menggabarkan lakon yang telah ditujuknya.

  1. Tata panggung

Tata panggung dalam sebuah pementasan drama dapat diartikan sebagai seseorang yang bertugus menyiapkan segala tempat para pemain memeragakan lakon dramanya

  1. Tata lampu

Unsur pementasan drama yang berkaitan dengan latar belakang panggung yaitu tata lampu dalam pementasan sebuah drama, yang kerapkali dilakukan sebagai seseorang yang bertugas dalam pengaturan cahaya di panggung.

  1. Penonton

Penonton dalam pementasan drama bisa disebut sebagai pemain ketiga yang menimati pertunjukan sebuah drama. Tanpa adanya penonton drama yang diselenggarakan bisa dikatakan gagal, oleh karena itu meski menjadi bagian daripada sebuah unsur pemetasan drama penonton menjadi penilai daripada pertunjukan drama.

10

LATIHAN

Teori Sastra

11

Multiple Choice

Jenis drama yang menggabungkan cerita sedih dan lucu disebut ...

1

Tragedi

2

Komedi

3

Melodrama

4

Tragikomedi

5

Dagelan

12

Multiple Choice

Jenis drama yang menonjolkan gerakan tanpa kata-kata disebut ...

1

Monolog

2

Pantomim

3

Tablo

4

Opera

5

Dagelan

13

Multiple Choice

Berikut ini jenis drama yang termasuk ke dalam drama berdasarkan penyajian lakon adalah ...

1

Tablo, film, radio, opera

2

Pantomim, dagelan, tv, wayang

3

Monolog, komedi, sendratari, opera

4

Film, televisi, radio, panggung

5

Modern dan tradisional

14

Multiple Choice

Dilan, Habibie & Ainun, Laskar Pelangi, Cek Toko Sebelah, termasuk ke dalam jenis drama ...

1

Panggung

2

Wayang

3

Boneka

4

Film

5

Televisi

15

Multiple Choice

Jenis drama yang tidak menggunakan naskah disebut ...

1

Modern

2

Internasional

3

Nasional

4

Tradisional

5

Lokal

16

Multiple Choice

Brilian : Sekarang serahkan hp kalian, kami akan minta uang tebusan!!! (mendorong Dimi masuk)

Dimi : Ka …ka ... kami tidak bawa hp (gugup).

Brilian : Periksa kantongnya!!

Timmy : Siap, bos. (memeriksa kantong)

Markus: Ada gak? Ini tempat apa? (matanya melotot)

Timmy : Ruang menyimpan perkakas bekas (sambil meraba kantong si anak). Ini bos, hpnya (mengeluarkan hp N.95).

Markus : Tanyakan nomor hp orang tuanya! Hubungi untuk minta tebusan!

Timmy : Siap, bos!


Latar kutipan tersebut adalah ....

1

Gudang

2

Kamar

3

Garasi

4

Rumah

5

Ruang tamu

17

Multiple Choice

Ayu : Sudah malam lo Sis, kita harus segera pulang

Siska : Sudahlah Yu, tenang saja toh ini baru jam sembilan lebih sedikit. Jalanan masih ramai

Ayu : Ih, sudah malam begini kok tenang. Kan kita perempuan, masak pulang sampai larut malam. Tidak enak kan dengan tentangga. Nanti mereka mengira kita suka keluyuran malam.

Siska : (Dengan sikap tenang) Sudah, nanti saya antar kamu. Memang repot, kita ini perempuan tidak wajar kalau pulang terlalu malam. Kita pun tidak berani melanggar aturan tidak tertulis di masyarakat kita ini.

Penggalan drama di atas mengandung nilai...

1

sosial

2

moral

3

budaya

4

agama

5

pendidikan

18

Multiple Choice

Narasi di awal cerita, kata-kata pembuka, pengantar, ataupun latar belakang cerita yang biasanya disampaikan oleh narator atau dalang disebut ...

1

Dialog

2

Epilog

3

Orientasi

4

Resolusi

5

Prolog

19

Multiple Choice

Cermati kutipan drama berikut ini!

Saya : Maaf, buku ini harganya berapa, Bang?

Penjual : Buku yang mana?

Saya : Buku yang ini. (sambil memegang satu buku yang cukup tebal)

Penjual : Oh... ini Rp 89.000,00

Saya : Wah, mahal amat, Bang.

Penjual : ...


Drama tersebut tergolong dalam struktur bagian ...

1

Orientasi

2

Komplikasi

3

Resolusi

4

Klimaks

5

Penyelesaian

20

Multiple Choice

Berikut ini jenis drama yang termasuk ke dalam drama berdasarkan penyajian lakon adalah ...

1

Tablo, film, radio, opera

2

Pantomim, dagelan, tv, wayang

3

Monolog, komedi, sendratari, opera

4

Film, televisi, radio, panggung

5

Modern dan tradisional

21

Multiple Choice

Fenita : Kamu harus menentukan sikap. Pilih aku atau dia, sekarang juga!

Verri : Beri aku kesempatan sekali lagi....

Fenita : Tidak perlu basa-basi, kalau tidak aku yang memutuskan, titik!

Penggalan dialog di atas menunjukkan drama sampai pada bagian....

1

konflik

2

orientasi

3

resolusi

4

penyelesaian

5

peleraian

22

Multiple Choice

Rina : Apa-apaan sih? Kok posterku disobek? (menahan marah)

Aji : […]

Rina : Maaf..maaf enak saja!

Aji : (dengan amat menyesal) Iya deh, aku ganti postermu. Tapi kamu mau maafin aku kan?

Rina : Ya. Lain kali kamu jangan ceroboh.

Aji : (dengan tersenyum) Oke, Bos!


Dialog yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang kutipan drama tersebut adalah...

1

Maafin aku Rina. Aku tidak sengaja.

2

Maafin aku Aji. Aku tidak sengaja.

3

Begitu saja kok kamu marah, Rin.

4

Baiklah aku akan beli yang baru.

5

Tenang, jangan marah Rin.

23

Multiple Choice

Inu : “Tenang, Jati. Tidak ada apa-apa!

Jati : “Enak saja! Senang ya dapat membuat orang lain menangis.

Inu : “Jati, apakah setiap tangis itu duka?

Jati : “Tetapi, dia jelas tampak menderita!

Inu : “Tampak menderita tidak sama dengan nyata-nyata menderita, kan?


Suasana yang tergambar dalam cuplikan drama tersebut adalah…

1

Ketakutan

2

Kekhawatiran

3

Kemarahan

4

Kejengkelan

24

Multiple Choice

Romeo : Petunjuk cinta yang gaib telah mempersatukan aku ke hadapanmu. Dan untuk cinta yang kudapatkan akan kutaruhkan segalanya. Tapi......aku seorang Montague.....

Juliet : Dan aku seorang Capulet. Mengapa kita punya nama? Biarlah aku menjadi bukan Capulet dan kau bukan Montague, Romeo!


Tema yang tersirat dari penggalan drama di atas adalah....

1

percintaan

2

persahabatan

3

pertentangan keluarga

4

permusuhan

25

Multiple Choice

Bcalah penggalan teks drama berikut!

Jupri : Teman-teman bolehkah aku bergabung bersama kalian?

Lenih: Oh, tentu saja mari sini!

Jupri: Kalian sedang apa?

Wilda: Kami sedang mengumpulkan baju-baju bekas untuk disumbangkan ke komunitas anak jalanan.

Jupri: Waaah, kebetulan! Aku punya banyak sekali pakaian bekas. Boleh aku sumbangkan?

Leni: Tentu boleh.


Watak Wilda dalam penggalan teks di atas adalah ...

1

sombong

2

pemurah

3

pendendam

4

peduli

5

suka pamer

26

Multiple Choice

Sebelum kami berpisah siang itu, ia mengajakku berdoa untuk mengucapkan terima kasih kepada Tuhan atas pertemuan yang disebutkan sangat indah ini. Mataku yang terpejam dalam doa terasa hangat, tersentuh oleh seluruh kata-kata yang diucapkannya lewat doa.


Nilai ekstrinsik yang menonjol adalah ...

1

budaya

2

moral

3

agama

4

sosial

5

pendidikan

DRAMA

Teori Sastra​

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 26

SLIDE