

Kaidah Kebahasaan CERPEN
Presentation
•
Fun, World Languages
•
9th Grade
•
Hard
Nadya Bela
Used 2+ times
FREE Resource
28 Slides • 0 Questions
1
KAIDAH
KEBAHASAAN
CERPEN
Nadya Bela
SMP Khairunnas Madiun
2
Kalimat Tunggal dan
Kalimat Majemuk
• Kalimat Tunggal
→Kalimat yang struktur kalimatnya hanya terdiri dari
masing-masing satu unsur.
Cth: Dion memotong kuku.
• Kalimat Majemuk
→Kalimat yang struktur kalimatnya terdiri dari dua
atau lebih klausa yang dihubungkan dengan kata
hubung/konjungsi.
Cth: Bu Nina pergi ke pasar dan Rina sekolah.
klausa → gabungan dua kata atau lebih
yang terdiri dari subjek dan predikat.
Cth: Ibu minum.
3
Macam-Macam
Kalimat Majemuk
• Majemuk Setara → terdiri dari klausa-klausa yang
memiliki hubungan setara. Konjungsi yang biasa
digunakan pada kalimat ini adalah konjungsi
koordinatif, seperti dan, atau, tetapi, sedangkan,
lalu, dan kemudian.
a. Majemuk Setara Sejalan
→ Terdiri dari dua klausa atau lebih yang
memiliki kedudukan sejalan dan dihubungkan oleh
konjungsi, seperti dan, lalu, ketika, sementara.
Cth: Ani sedang menggambar dan Budi
mandi.
Feri main di depan rumah, lalu makan
masakan ibunya.
4
Lanjutan
b. Majemuk Setara Berlawanan
→ Terdiri daru dua klausa atau lebih yang saling berlawanan. Dihubungkan oleh konjungsi tetapi, melainkan, sedangkan.
Cth: Meri tidak pernah lupa menabung, sedangkan Feri selalu menghabiskan uangnya.
Jono baru saja sampai rumah, tetapi adiknya tidak ada di rumah.
c. Majemuk Setara Hubungan Sebab-Akibat
→ terdiri dari dua klausa yang menunjukkan hubungan sebab akibat. Dihubungkan oleh konjungsi sebab, karena, sehingga,
maka.
Cth: Roni memakan makanan pedas, sehingga ia jadi diare.
Sinta bangun kesianga, sebab ia tidur terlalu malam kemarin.
5
Lanjutan
d. Majemuk Setara Penguat
→Kalimat ini memiliki klausa yang berfungsi sebagai
penguat klausa lainnya.
Cth: Pak Rudi memang terkenal pelit, terlebih pada
orang yang ia benci.
Andi sudah sering ditegur, bahkan ia mendapat
peringatan dari atasannya.
e. Majemuk Setara Pemilihan
→Kalimat ini memiliki dua klausa atau lebih yang
merupakan pilihan.
Cth: Ratih menjadi bingung harus pergi Bersama
Galih atau Sari.
Saya harus membersihkan rumah terlebih dahulu
atau tidak diijinkan untuk menonton konser nanti
malam.
6
Lanjutan
f. Majemuk Setara Berurutan
→Kalimat majemuk yang memiliki kelompok kata yang saling berurutan.
Cth: Ali akan belanja sayur dahulu sebelum pulang ke rumah.
Ani akan berkunjung ke rumah pamannya dulu setelah itu ia akan pergi ke rumah temannya.
7
Kalimat Majemuk
Rapatan
→Kalimat majemuk yang memiliki beberapa kalimat tunggal
untuk dijadikan sebagai satu kalimat untuh. Biasanya, kalimat
ini akan dipisah atau digabung dengan menggunakan tanda
baca koma (,). Konjungsi yang biasa digunakan pada kalimat
ini, antara lain dan, juga, serta, dan lain-lain.
Cth: Dian membeli sayur. Dian membeli gula. Dian membeli
beras
→Dian membeli sayur, gula, dan beras.
Ani sedang duduk di teras. Ani sampai melamun.
→ Ani sedang duduk di teras bahkan sampai melamun.
8
Kalimat
Majemuk
Bertingkat
→ Kalimat yang memiliki anak
kalimat (kalimat yang bergantung
pada kalimat lainnya) dan induk
kalimat (kalimat yang tidak
bergantung pada kalimat manapun)
atau biasa disebut kalimat kompleks.
Konjungsi yang digunakan pada
kalimat ini adalah konjungsi yang
tidak setara, seperti meskipun,
walaupun, supaya, agar, karena,
sehingga, sebab, maka, Ketika,
apabila, bahwa, dan sebagainya.
9
Kal. Majemuk Bertingkat Hubungan Waktu
→Antara anak kalimat dan induk kalimat dihubungkan oleh konjungsi
yang menandakan waktu, seperti sejak, sebelum, ketika, sesudah,
sampai, saat, dan lain-lain.
Cth: Nisa pergi ke warung, ketika Alya berkungjung ke rumahnya.
Ani datang ke rumah Alya sampai ibu Alya pulang dari kantor.
10
Majemuk Bertingkat Hubungan Syarat
• Antara anak kalimat dan induk kalimat dihubungkan oleh konjungsi
syarat yang menjelaskan suatu kondisi harus dipenuhi oleh kondiri
lain. Konjungsi yang dimaksud, antara lain apabila, jika, seandainya,
asalkan.
Cth: Aku pasti juara satu seandainya kemarin aku rajin belajar.
Apabila ayah membeli makan siang, aku akan mentraktirnya makan
malam.
Aku pasti main ke rumahmu jika aku punya waktu luang.
11
Majemuk Bertingkat Hubungan Tujuan
→Anak kalimat dan induk kalimat dihubungkan menggunakan
konjungsi yang menyatakan tujuan/maksud ke depannya, seperti
agar, supaya, biar, dan lain-lain.
Cth: Doni bekerja dengan keras agar bisa menutupi kebutuhan
keluarganya.
Fani pergi ke sekolah biar mendapat pujian dari bibinya.
Supaya menjadi juara satu, Doni selalu belajar dan mengerjakan PR.
12
Majemuk Bertingkat Hubungan Perbandingan
→Kalimat ini dihubungkan oleh konjungsi yang menyatakan
perbandingan, seperti ibarat, daripada, seperti, laksana, dan lainnya.
Cth: Gani lebih memilih fisika, daripada kimia.
Seperti pinang dibelah dua, mukanya sangat mirip dengan kakaknya.
13
Majemuk Bertingkat Hubungan Perlawanan
→Kalimat ini memiliki konjungsi yang menyatakan hubungan
perlawanan, seperti walaupun, kapanpun, biarpun, dan lain-lain.
Cth: usahanya memang gagalm meskipun dia sudah bekerja keras.
Ayah selalu soap kapanpun ibu membutuhkan bantuan.
Meskipun dirinya sekarang menjomblo, dia tidak merasa kesepian.
14
Majemuk Bertingkat Hubungan Sangkalan
→Kalimat yang konjungsinya menyatakan sangkalan, seperti seakan-
akan, seolah-olaj, dll.
Cth: Fani bertengkar dengan Tias, seolah-olah semua emosinya
diluapkan.
Joko memakan semua makanan di meja, seakan-akan ia belum makan
selama satu tahun.
15
Majemuk Bertingkat Hubungan Penyebab
→Menjelaskan mengenai hubungan sebab dari induk kalimat.
Konjungsi yang digunakan adalah konjungsi sebab, seperti karena,
oleh karena, dll.
Cth: Dia sedang merasa senang karena ibunya yang sudah lama pergi
kini pulang ke rumah.
Oleh karena terlalu sering berolahraga, kaki ayah jadi kram dan pegal-
pegal.
16
Majemuk Bertingkat Hubungan Akibat
→Biasanya menggunakan konjungsi yang menyatakan akibat, seperti
sampai-sampai, maka, sehingga, dll.
Cth: Andi memarahi ibunya, sampai-sampai Fani menangis tersedu.
Ansori memukul Andri, sehingga ibu Andri marah padanya.
17
Majemuk Bertingkat hubungan cara
→Menjelaskan keterangan cara dari anak kalimat ke induk kalimat.
Biasanya menggunakan konjungsi “dengan”.
Cth: Intan belajat Bahasa Inggris dengan menggunakan kamus bahasa.
Ani belajar menggunakan laptop dengan dibantu oleh kakanya.
18
Majemuk Bertingkat Hubungan Alat
→Terdapat penjelasan mengenai cara atau alat yang digunakan dalam
kejadian, biasanya ditandai dengan konjungsi, seperti dengan atau
tanpa.
Cth: Menteri Keuangan mengontrol perekonomian dengan menaikkan
pajak bagi rakyat.
Kompor listrik bisa menghangatkan makanan tanpa api.
19
Majemuk Bertingat Hubungan Hasil
→Kalimat ini memiliki konjungsi yang menunjukkan hasil, berupa kata
makanya.
Cth: Fani anak yang nakal, makanya ibunya tidak suka memberi saran
tegas untuk Fani.
Juju selalu belajar, makanya ia jadi juara satu di kelasnya.
20
Majemuk Bertingkat Hubungan Penjelasan
→Kalimat ini menjelaskan makna atau penjelasan yang didapat dari
induk kalimat. Biasanya kalimat ini menggunakan konjungsi “BAHWA”
Cth: Pembawa acara berita tersebut sangat semangat menjelaskan
kronologi kecelakaan bahwa ada mobil menabrak rumah warga di
pinggir jalan.
Ani berbicara dengan Ria bahwa seseorang telah menculik adiknya saat
pulang sekolah.
21
Majemuk Bertingkat Hubungan Kenyataan
→Kalimat yang berkonjungsi, seperti padahal dan sedangkan.
Cth:
Ani bermain ponsel padahal adiknya menangis-nangis mencarinya.
Kerajinan tangan ini harganya sangat murah padahal pembuatannya
rumit.
22
Majemuk Bertingkat Hubungan Atribut
→Kalimat yang berkonjungsi “YANG”
Cth:
Dia yang makan pisang itu adalah adik saya.
Ibu yang memakai baju biru itu adalah ibu saya.
Masalah yang menimpa Rere sangat pelik.
23
Kalimat
Majemuk
Campuran
→Gabungan kalimat majemuk setara
dan bertingkat. ciri utamanya
adalah terdiri dari tiga klausa dalam
satu kalimat.
Cth:
Keinginan itu selalu tertunda karena
Dedi lebih berkonsentrasi ke Lembaga
Pendidikan di luar negeri, sedangkan
orang tuanya memilih Pendidikan di
dalam negeri.
24
Kalimat Deskriptif
→Kalimat yang menggambarkan perilaku tokoh, suasana, ataupun latar dalam cerita.
→kalimat yang melukiskan sesuatu, menyatakan apa yang dicerap oleh indra,
melukiskan perasaan, dan perilaku jiwa dalam wujud kalimat. Jadi, saat membaca teks
deskripsi, seolah-olah merasakan langsung apa yang sedang dibahas dalam teks.
Cth: Gadis berbaju polkadot dengan bawahan rok yang sedang duduk di dekat pohon terus
melambai-lambaikan tangannya.
Sandi memiliki kulit sawo matang dengan rambut hitam keriting.
25
Konjungsi/Kata
Hubung
Antarklausa
Antarkalimat
Antarparagraf
26
Antarklausa
Koordinatif/setara (dan, atau, tetapi, melainkan, padahal, sedangkan, serta)
→konjungsi yang menghubungkan dua unsur atau lebih yang sama pentingnya.
→tidak dapat diletakkan di awal kalimat.
Subordinatif/bertingkat (andaikan, agar, jika, sebagaimana, sebab, meskipun, sehingga,
bahwa, sesudah, dll.)
→ Konjungsi yang menghubungkan induk dan anak kalimat.
Korelatif/berpasangan (Baik … maupun …. Tidak hanya …, tetapi juga …. Bukan hanya …,
melainkan juga …. Demikian … sehingga …. Sedemikian rupa sehingga …. Apa(kah) … atau
…. Entah … entah …. Jangankan …, … pun ….)
→ Konjungsi yang berpasangan untuk menghubungkan dua kalimat yang
sederajat.
27
Antarkalimat
→Konjungsi ini adalah penghubung antarkalimat. Oleh karena itu, konjungsi ini digunakan pada awal kalimat baru
dan diikuti tanda koma.
Cth:
1. Keadaan Pertentangan: Biarpun demikian, sekalipun demikian, dan walaupun begitu.
2. Keadaan Lanjutan: Kemudian, sesudah itu, dan selanjutnya.
3. Keadaan Lain: Tambahan pula, lagi pula, dan selain itu.
4. Keadaan Kebalikan: Sebaliknya.
5. Keadaan Sebenarnya: Sesungguhnya dan sebenarnya.
6. Keadaan Penegasan: Bahkan dan malah(han).
7. Keadaan Pertentangan: Akan tetapi dan namun.
8. Keadaan Eksklusif dan Inklusif: Kecuali itu dan di samping itu.
9. Keadaan Akibat: Oleh karena itu dan oleh sebab itu.
10.Keadaan Sebelumnya: Sebelum itu.
28
Antarparagraf
• Konjungsi yang menghubungkan paragraph satu dengan yang lainnya.
Contoh:
Terlebih lagi,
Di samping …,
Tak hanya sebagai …,
Oleh karena itu …,
Berdasarkan …
KAIDAH
KEBAHASAAN
CERPEN
Nadya Bela
SMP Khairunnas Madiun
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 28
SLIDE
Similar Resources on Wayground
22 questions
PENCAK SILAT
Lesson
•
10th - 12th Grade
22 questions
Algoritma dan Pemrograman Kelas 7 Kurmer
Lesson
•
1st Grade
20 questions
PTS SENI BUDAYA GENAP 2022-2023
Lesson
•
10th Grade
21 questions
Makna Kata
Lesson
•
5th - 6th Grade
21 questions
Jaringan Komputer dan Internet Part 2
Lesson
•
7th Grade
21 questions
Passive Voice
Lesson
•
11th Grade
22 questions
Teks Laporan Percobaan
Lesson
•
9th Grade
20 questions
Kelas 7 - Unsur-Unsur Teks Berita
Lesson
•
7th Grade
Popular Resources on Wayground
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
29 questions
Alg. 1 Section 5.1 Coordinate Plane
Quiz
•
9th Grade
22 questions
fractions
Quiz
•
3rd Grade
11 questions
FOREST Effective communication
Lesson
•
KG
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade