
Perbandingan senilai dan berbalik nilai
Presentation
•
Education
•
7th Grade
•
Hard
Yekti Mastikarini
Used 8+ times
FREE Resource
10 Slides • 0 Questions
1
2
Pada pembelajaran matematika ini, tujuan pembelajaran yang harus Kalian capai
setelah mempelajari modul ini adalah Menentukan solusi dari masalah tentang
perbandingan senilai dan perbandingan berbalik nilai.
Terdapat ada dua jenis perbandingan, yaitu perbandingan senilai dan perbandingan
berbalik nilai. Kalian akan mempelajari mengenai perbandingan senilai. Pada kehidupan
sehari-hari, Kalian sering menemukan masalah matematis terkait dengan perbandingan
senilai. Tahukah Kalian, apa yang dimaksud dengan perbandingan senilai? Perbandingan
senilai dapat disebut juga dengan perbandingan seharga. Perbandingan senilai atau
seharga adalah perbandingan antara dua besaran yang apabila salah satu besaran
memiliki nilai semakin besar, maka nilai besaran yang lain akan semakin besar dan juga
sebaliknya. Perbandingan senilai disebut juga dengan proporsi. Perbandingan senilai
sama dengan pecahan senilai. Perhatikan permasalahan berikut!
Masalah 1
Seorang pekerja pemungut biji sawit memiliki pekerjaan memungut biji sawit pada
blok sawit tertentu sesuai jadwal setiap harinya. Para pekerja diberikan upah sebesar
Rp36.000,00 setiap dua karung biji sawit yang dikumpulkannya.
A. Indikator Pembelajaran
B. Aktivitas Pembelajaran
3
1.Berapa upah yang diterima pekerja sawit jika ia dapat mengumpulkan 6 karung biji
sawit?
2.Dapatkah Kalian memprediksi upah jika biji sawit yang terkumpul sebanyak 10
karung?
Jawab:
Alternatif Jawaban 1 (Menggunakan Tabel)
Tabel 5.3 Perbandingan Banyak Kelapa Sawit dan Upah Pekerja
Baris ke-
Banyak Kelapa Sawit
Upah Pekerja
1.
2 karung
Rp36.000,00
2.
4 karung
Rp72.000,00
3.
6 karung
Rp108.000,00
4.
8 karung
Rp144.000,00
5.
10 karung
Rp180.000,00
Jika diperhatikan dengan teliti, semakin besar nilai yang terdapat pada kolom
banyak kelapa sawit dalam karung, maka banyaknya upah pekerja semakin besar.
Kalian dapat melihat data perbandingan pada baris ke-1 dan ke-2. Jika banyak kelapa
sawit ditambah 2 karung, maka banyaknya upah pekerja semakin bertambah, yaitu
Rp72.000.00.
Perhatikan perbandingan pada baris ke-2 dan ke-3. Jika banyak kelapa sawit
ditambah lagi 2 karung, maka banyaknya upah pekerja semakin bertambah, yaitu
Rp108.000,00. Pada tabel 5.3, Kalian dapat melihat sebuah contoh mengenai
konsep perbandingan senilai. Jika salah satu besaran nilainya bertambah, maka
besaran lainnya yang dibandingkan nilainya menjadi semakin bertambah.
Berdasarkan tabel 5.3, maka dapat diselesaikan kedua pertanyaan masalah
tersebut, yaitu:
1.Jadi, upah yang diterima pekerja sawit jika dapat mengumpulkan 6 karung biji sawit
adalah Rp108.000,00. (Lihat baris nomor 3 tabel 5.3)
2.Jadi, upah yang diterima pekerja sawit jika dapat mengumpulkan 10 karung biji
sawit adalah Rp180.000,00. (Lihat baris nomor 5 tabel 5.3)
4
Alternatif Jawaban 2 (Menggunakan Perbandingan)
1.Diketahui upah yang diterima untuk pengumpulan 2 karung adalah Rp 36.000,00.
Upah yang diterima untuk pengumpulan 1 karung =
𝑅𝑝 36.000,00
2 𝑘𝑎𝑟𝑢𝑛𝑔
Misalkan upah yang diterima untuk pengumpulan 6 karung adalah p, maka Kalian
akan memperoleh
𝑝 = 6 𝑘𝑎𝑟𝑢𝑛𝑔 𝑥 𝑅𝑝 36.000,00
2 𝑘𝑎𝑟𝑢𝑛𝑔
= 6 𝑘𝑎𝑟𝑢𝑛𝑔
2 𝑘𝑎𝑟𝑢𝑛𝑔 𝑥 𝑅𝑝 36.000,00
⟺
𝑝
𝑅𝑝 36.000,00 = 6 𝑘𝑎𝑟𝑢𝑛𝑔
2 𝑘𝑎𝑟𝑢𝑛𝑔
= 3
1 𝑥 𝑅𝑝 36.000,00
= 𝑅𝑝 108.000,00
Kalian bisa menghitung besarnya upah yang diterima pekerja jika ia dapat
mengumpulkan 10 karung langsung dengan perbandingan senilai seperti pada
jawaban 1) :
2 karung
Rp36.000,00
10 karung x
Hubungan antara besaran-besaran pada perbandingan senilai adalah
2 𝑘𝑎𝑟𝑢𝑛𝑔
10 𝑘𝑎𝑟𝑢𝑛𝑔 = 𝑅𝑝 36.000,00
𝑥
2
10 = 36.000
𝑥
2𝑥 = 10 𝑥 36.000,00
𝑥 = 360.000,00
2
𝑥 = 180.000
Jadi, untuk pengumpulan 10 karung biji sawit, pekerja mendapatkan upah sebesar
Rp180.000,00.
5
Catatan:
Yang perlu Kalian ingat dalam menyelesaikan perbandingan senilai adalah menentukan
bentuk perbandingan yang berbanding lurus, artinya jika suatu besaran berubah naik,
maka besaran lain akan berubah naik, demikian pula sebaliknya. Persoalan dapat
diselesaikan dengan perbandingan langsung ataupun menggunakan nilai satuan.
Konsep Perbandingan Berbalik Nilai
Tahukah Kalian, apa yang dimaksud dengan perbandingan berbalik nilai?
Perbandingan berbalik nilai adalah suatu bentuk perbandingan yang apabila salah satu
besaran yang diperbandingkan nilainya bertambah, maka besaran lainnya memiliki nilai
yang semakin kecil. Berbeda dengan perbandingan senilai, yaitu pada perbandingan
senilai, nilai suatu barang akan bertambah/berkurang sejalan dengan nilai barang yang
dibandingkan.
Suatu perbandingan dikatakan perbandingan berbalik nilai jika dua perbandingan
tersebut selalu tetap (konstan) walaupun perbandingannya dibalik. Salah satu hal yang
perlu diperhatikan diantaranya adalah satuan dari besaran tersebut. Perhatikan contoh
masalah berikut!
Masalah 2
Pada suatu hari seorang peternak memiliki 30 ekor domba dan mempunyai persediaan
makanan selama 15 hari. Jika peternak itu menjual 5 ekor domba, maka berapa hari
persediaan makanan akan habis?
6
Alternatif jawaban
Banyak Domba
Banyak Hari
30
15
25
y
Tabel 5.4 Perbandingan Banyak Domba dan Banyak Hari
Sehingga 25 𝑑𝑜𝑚𝑏𝑎 ⇒
30 𝑑𝑜𝑚𝑏𝑎 𝑥 15 ℎ𝑎𝑟𝑖
25 𝑑𝑜𝑚𝑏𝑎
= 𝑦
30 𝑑𝑜𝑚𝑏𝑎
25 𝑑𝑜𝑚𝑏𝑎 =
𝑦
15 ℎ𝑎𝑟𝑖
25 𝑦 = 30 𝑥 15
𝑦 = 30 𝑥 15
25
Jadi, persediaan makanan akan habis selama 18 hari untuk 25 ekor domba .
Berdasarkan pada masalah 1, semakin sedikit jumlah domba, maka semakin lama
persediaan makanan akan habis. Perbandingan antara banyak domba dengan lama hari
persediaan makanan habis merupakan salah satu contoh perbandingan berbalik nilai.
Masalah 3
Pada suatu daerah perkebunan sawit, seorang mandor dapat membangun bangunan
dengan waktu 30 hari dengan 12 pekerja. Jika pekerjaan itu akan diselesaikan dalam
waktu 20 hari, maka berapakah banyak pekerja yang diperlukan
7
Untuk memahami soal tersebut, cobalah membuat tabel perbandingan terlebih dahulu.
Tabel 5.5. Perbandingan Banyak Hari dan Banyak Pekerja
Waktu (Hari)
Banyak Pekerja (Orang)
30
12
20
x
Dengan melihat tabel 5.5, dapat diketahui bahwa banyaknya pekerja yang dibutuhkan
untuk bisa menyelesaikan dalam 20 hari, Kalian membutuhkan pekerja lebih dari 12 orang. Ini
artinya bahwa masalah itu merupakan masalah perbandingan berbalik nilai. Dengan
menggunakan cara membandingkan seperti pada masalah 2, Kalian dapat memperoleh
perbandingan :
30
20 = 𝑥
12
𝑥 = 30 𝑥 12
20
𝑥 = 18
Jadi, apabila pekerjaan itu akan diselesaikan dalam tempo 20 hari, maka memerlukan
pekerja sebanyak 18 orang.
Berdasarkan contoh di atas, semakin sedikit jumlah tenaga kerjanya, semakin lama
pembangunan akan selesai. Sebaliknya semakin banyak jumlah tenaga kerjanya, maka makin
cepat pembangunan akan selesai. Perbandingan antara banyak pekerja dengan waktu
pembangunan selesai adalah salah satu contoh perbandingan berbalik nilai.
8
Lanjutkan dengan cara yang sama dengan memperhatikan tabel 5.6. berikut.
Tabel 5.6 Perbandingan Waktu dan Banyak Pekerja
Waktu (Hari)
Banyak Pekerja (Orang)
2
…
5
…
10
…
30
12
20
18
Perhatikan dengan teliti Gambar 5.6. Berbentuk apakah grafik perbandingan
berbalik nilai di atas? Berbentuk garis lurus ataukah garis lengkung? Pada grafik
tersebut jelas terlihat bahwa perbandingan berbalik nilai berupa garis lengkung yang
berada pada kuadran I (daerah antara sumbu tegak positif, dan sumbu mendatar
positif). Perbandingan berbalik nilai berlaku sebagai berikut.
Jika nilai suatu barang semakin naik maka nilai barang yang dibandingkan akan
semakin turun. Sebaliknya, jika nilai suatu barang semakin turun, nilai barang yang
dibandingkan akan semakin naik. Nah, dengan melakukan pengamatan terhadap grafik
tersebut Kalian, dapat melihat grafik perbandingan berbalik nilai.
9
Setelah mempelajari materi ini, Kalian akan dapat mengidentifikasi masalah-
masalah apa saja yang merupakan perbandingan berbalik nilai. Contoh masalah-
masalah yang dapat digolongkan perbandingan berbalik nilai di antaranya sebagai
berikut.
1.Jarak tempuh dan waktu tempuh, jika menempuh jarak yang sama.
2.Banyak ternak dan waktu untuk menghabiskan pakan ternak, jika disediakan
pakan ternak dengan jumlah sama.
3.Banyak karyawan dan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan
4.Banyak siswa dengan banyak permen yang diperoleh dari hasil pembagian
Selamat, kalian telah selesai mempelajari tentang
perbandingan senilai dan berbalik nilai serta menyelesaikan
tentang masalah perbandingan senilai dan berbalik nilai. Setelah
mempelajari materi ini, coba kalian evaluasi diri dengan
menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut.
1.Apa kalia senang mempelajari materi ini?
2.Kesulitan apa saja yang kalian temui saat mempelajari materi ini?
3.Apa manfaat yang dapat kalian petik setelah mempelajari materi ini?
REFLEKSI
10
1.Terdapat dua macam perbandingan, yaitu ….
2.Perbandingan senilai disebut juga dengan perbandingan….
3.Perbandingan senilai atau seharga adalah ….
4.Cara menyelesaikan perbandingan senilai, yaitu …. Dan ….
5.Pada berbandingan berbalik nilai berlaku, jika suatu barang naik maka barang yang
dibandingkan akan ….
6.Sebaliknya jika nilai suatu barang turun, nilai barang yang dibandingkan akan ….
RANGKUMAN
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 10
SLIDE
Similar Resources on Wayground
7 questions
merdeka belajar US kelas 6
Presentation
•
6th Grade
8 questions
pelajaran
Presentation
•
6th Grade
5 questions
Mengenal dan Memahami Puisi Rakyat
Presentation
•
7th Grade
4 questions
PPT Tentang CP
Presentation
•
KG
7 questions
Kegiatan Ekonomi
Presentation
•
7th Grade
7 questions
PERBANDINGAN
Presentation
•
7th Grade
9 questions
macam-macam majas
Presentation
•
7th Grade
10 questions
MENAMPILKAN LEVEL DAN POLA LANTAI PADA GERAK TARI
Presentation
•
7th Grade
Popular Resources on Wayground
10 questions
5.P.1.3 Distance/Time Graphs
Quiz
•
5th Grade
10 questions
Fire Drill
Quiz
•
2nd - 5th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
22 questions
School Wide Vocab Group 1 Master
Quiz
•
6th - 8th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade
12 questions
What makes Nebraska's government unique?
Quiz
•
4th - 5th Grade