Search Header Logo
MATERI PRAKARYA KERAJINAN BERBASIS MEDIA CAMPURAN KLS.9 GENAP

MATERI PRAKARYA KERAJINAN BERBASIS MEDIA CAMPURAN KLS.9 GENAP

Assessment

Presentation

Other

9th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Vita Arwidiahr

Used 5+ times

FREE Resource

23 Slides • 0 Questions

1

media

2

media

3

DAFTAR ISI

Kata Pengantar

......................... .................................................................................... iii

Daftar Isi

.............................................................................................................. iv


KERAJINAN
BAB I Kerajinan Berbasis Media Campuran .................................. ........................................ 4

A.Prinsip Kerajinan Berbasis Media Campuran ............................................................. 4

1.Menyederhanakan Bentuk dengan Mengurangi atau Menambah Bentuk Produk

Kerajinan Berbasis Media Campuran (Stilasi) ....................................................... 4

2.Merubah Bentuk Produk KErajinan Berbasis Media Campuran (Deformasi) ........ 4

B.Jenis dan Karakteristik Kerajinan Berbasis Media Campuran ..................................... 5
C.Produk dan Proses Kerajinan Berbasis Media Campuran ............................................ 6
D.Kemasan Kerajinan berbasis media campuran ............................................................10
E.Latihan soal .................................................................................................................11

BUDI DAYA
BAB 2 Budi Daya Ikan Hias .................................................................................................. 13

A.Komoditas Ikan Hias .................................................................................................. 13
B.Sarana dan Peralatan Budi Daya (Pembesaran Ikan Hias).......................................... 13
C.Persiapan Wadah Budi Daya Ikan Hias ..................................................................... 14
D.Pemeliharaan Ikan Hias .............................................................................................. 14
E.Latihan soal ................................................................................................................ 16


PENGOLAHAN
BAB 3 Pengolahan Bahan Pangan Setengah Jadi dan Produk Samping dari Bahan Perikanan

dan Peternakan Menjadi Makanan ................................................................................ 17

A.Makanan dari Bahan Pangan Setengah Jadi ............................................................... 17
B.Makanan dari Bahan Pangan Produk Samping .......................................................... 18

1.Pengertian .............................................................................................................. 19
2.Jenis dan Manfaat .................................................................................................. 19
3.Teknik Pengolahan Makanan dari Produk Samping Bahan Baku Perikanan dan

Peternakan ............................................................................................................. 19

4.Tahapan Pengolahan .............................................................................................. 20
5.Pengemasan ........................................................................................................... 22

C.Latihan soal ................................................................................................................ 23


Daftar Pustaka ........................................................................................................................ 24

3

media

4

A.Prinsip Kerajinan Berbasis Media Campuran

1.Menyederhanakan Bentuk dengan Mengurangi atau Menambah Bentuk Produk

Kerajinan Berbasis Media Campuran (Stilasi)

2.Merubah Bentuk Produk Kerajinan Berbasis Media Campuran (Deformasi)

Deformasi diartikan sebagai perubahan bentuk yang terjadi secara permanen.

Perubahan bentuk ini harus diimbangi dengan pengetahuan tetang obyek atau produk
asalnya, agar perubahan yang diharapkan dapat terlihat dengan maksimal.

BAB 1

KERAJINAN BERSASIS MEDIA CAMPURAN

4

media

5

B.Jenis dan Karakteristik Kerajinan Berbasis Media Campuran

Berikut ini beberapa bahan dasar dan bahan paduannya yang dapat dikatakan

cocok atau padu, untuk dijadikan bahan campuran dalam produk kerajinan.
1.BATU

Berikut hasil produk dari paduan bahan dasar batu.

2.LOGAM

3.PLASTIK

Berikut hasil produk dari paduan bahan dasar plastik.

5

media

6

4.KAYU

Berikut hasil produk dari paduan bahan dasar kayu.

5.KERAMIK

Berikut hasil produk dari paduan bahan dasar keramik.

C.Produk dan Proses Kerajinan Berbasis Media Campuran

1.Batu

1)Bahan dan alat kerajinan batu Bahan utama yang digunakan adalah batu, maka batu

harus mendominasi dari produk kerajinan ini. Pemilihan batu harus disesuaikan
dengan rencana pembuatan produk kerajinan. Bahan campuran lainnya adalah kayu,
logam dan sebagainya.

2)Alat kerajinan batu Alat yang digunakan tentunya juga alat yang sesuai dengan

kerajinan yang akan dibuat. Pembuatan kerajinan batu membutuhkan alat khusus
mulai alat pahat, gerinda, mesin pemotong batu dan sebagainya.

6

media

7

3)Produk kerajinan dari batu berbasis media campuran Contoh produk yang dapat

dihasilkan adalah sebagai berikut :

2.Logam

1)Bahan kerajinan logam

Bahan utama yang digunakan adalah logam, maka logam harus mendominasi dari
produk kerajinan ini. Pemilihan logam harus disesuaikan dengan rencana
pembuatan produk kerajinan. Bahan campuran lainnya adalah kain, rotan, batu,
kerang, dan sebagainya.

2)Produk kerajinan dari logam berbasis media campuran Contoh produk yang

dapat dihasilkan adalah sebagai berikut :

7

media

8

3.Plastik

1)Bahan kerajinan dari plastik

Bahan utama yang digunakan adalah plastik, maka plastik harus mendominasi dari
produk kerajinan ini. Pemilihan plastik harus disesuaikan dengan rencana
pembuatan produk kerajinan seperti botol, kantong, bekas perobotan rumah tangga
dan sebagainya. Bahan campuran lainnya adalah kayu, kain, logam dan
sebagainya.

2)Alat kerajinan dari plastik

Alat yang digunakan tentunya juga alat yang sesuai dengan rancangan kerajinan
yang akan dibuat. Pembuatan kerajinan plastik tidak membutuhkan alat khusus.
Biasanya yang digunakan adalah gunting, namun jika ingin digiling atau dipress
maka perlu alat khusus, dapat pula dipanaskan agar dapat dicetak.

3)Produk kerajinan dari plastik berbasis media campuran

Contoh produk yang dapat dihasilkan adalah sebagai berikut :

8

media

9

4.Kayu

1)Bahan kerajinan kayu

Bahan utama yang digunakan adalah kayu, maka kayu harus mendominasi
dari produk kerajinan ini. Pemilihan kayu harus disesuaikan dengan rencana
pembuatan produk kerajinan seperti kayu jati, mahoni, kayu akasia, kayu jati
landa dan sebagainya. Bahan campuran lainnya adalah kulit, kain, logam dan
sebagainya.

2)Alat kerajinan kayu

Alat yang digunakan tentunya juga alat yang sesuai dengan rancangan
kerajinan yang akan dibuat. Pembuatan kerajinan kayu tidak membutuhkan
alat khusus. Biasanya yang digunakan adalah pahat, amplas, gergaji kayu,
mesin bubut dan sebagainya.

3)Produk kerajinan dari kayu berbasis media campuran

5.Keramik

1)Bahan kerajinan keramik

9

media

10

Bahan utama yang digunakan adalah tanah liat, maka keramik harus mendominasi

dari p

2)Alat kerajinan keramik

Alat yang digunakan tentunya juga alat yang sesuai dengan rancangan kerajinan
yang akan dibuat. Pembuatan kerajinan keramik tidak membutuhkan alat khusus.
Biasanya yang digunakan adalah butsir, rol, spon, tali pemotong, alat putar tangan
(handwheell), alat putar kaki, (kickwheell), tungku pembakaran dan sebagainya.

3)Produk kerajinan dari keramik berbasis media campuran

Contoh produk yang dapat dihasilkan adalah sebagai berikut:

D.Kemasan Kerajinan berbasis media campuran

Kemasan merupakan sentuhan akhir dari sebuah proses. Kemasan merupakan

wadah sebuah produk kerajinan yang dapat melindungi produk, memudahkan
penggunaan produk, memperindah penampilan produk, dan meningkatkan nilai jual
sebuah produk.

10

media

11



E.LATIHAN SOAL

TUGAS 1 :
Perhatikan gambar!

Ungkapkan pendapatmu tentang kerajinan yang dibuat dengan berbagai media campuran di
lingkungan sekitar yang tertera pada gambar. Apakah kamu pernah melihat jenis karya
seperti ini?

TUGAS 2 : Amati gambar !

Produk-produk kerajinan berbasis media campuran yang terbuat dari bahan kayu, batu, dan
logam cukup bervariasi. Apa kesan yang kamu dapatkan? Ungkapkan pendapatmu!

TUGAS 3:

1.Carilah informasi dari sumber bacaan dan media online tentang karya kerajinan

berbasis media campuran yang disederhanakan atau diubah bentuknya.

2.Buatlah gambar atau ambil foto dari produk kerajinan berbasis media campuran yang

disederhanakan atau diubah bentuknya.

3.Catatlah semua penemuan yang didapatkan.

11

media

12

TUGAS 4 :
Amatilah gambar!

Perhatikan karya yang menjadi obyek pengamatanmu!

1.Bahan dan teknik apa yang terkandung pada karya?
2.Apakah karya ini tergolong karya kerajinan berbasis media campuran?
3.Dapatkah kamu memvisualisasikan bentuk asalnya ?

12

media

13


A.KOMODITAS IKAN HIAS

KOI, CUPANG, ARWANA, IKAN MAS KOKI, GUPPY, LOUHAN, DISCUS

B.SASARAN DAN PERALATAN BUDI DAYA (PEMBESARAN) IKAN HIAS

1.Bahan

a.Benih

Benih adalah anakan ikan dari mulai menetas sampai ukuran tertentu
ikan yang akan digunakan untuk kegiatan usaha budi daya berikutnya.
Benih yang digunakan berumur 7 hari, dipilih benih yang sehat, yang
memiliki kemampuan berenang dengan gesit dan lincah.

b.Air

Air mempunyai peranan penting dalam kegiatan budi daya. Air sebagai
media budi daya harus mempunyai persyaratan tertentu agar ikan dapat
tumbuh dengan baik.

c.Pakan

Pakan merupakan sumber energi dan nutrisi untuk pertumbuhan ikan.
Pakan yang dapat diberikan berupa pakan alami dan pakan buatan.

d.Obat-obatan

Pada proses pemeliharaan sangat memungkinkan munculnya penyakit
ikan. Hal itu dapat dihindari dengan mengendalikan kualitas air agar
tetap terjamin. Jenis obat-obatan yang sering digunakan yaitu methilen
blue (mencegah jamur), kalium permanganat (mencegah jamur),
Malasit green (mencegah parasit golongan protozoa).

BAB 2

BUDIDAYA IKAN HIAS

13

media

14

2.Alat


3.Wadah budi daya ikan hias : kolam, bak, akuarium

C.PERSIAPAN WADAH BUDI DAYA IKAN HIAS






Persiapan wadah budi daya
a.Pencucian wadah
b.Pengeringan wadah
c.Pengisian air
d.Instalasi aerasi (alat penghasil gelembung udara)



D.PEMELIHARAAN IKAN HIAS
1.Perencanaan
a)Menentukan jenis ikan hias yang akan dibudi dayakan
b)Menentukan dan persiapan wadah yang akan digunakan untuk budi daya
ikan hias
c)Menentukan jadwal kegiatan budi daya
d)Menyiapkan kebutuhan sarana alat dan bahan

Pembuatan Wadah Budi Daya (akuarium) Ikan Hias silahkan klik link berikut :
https://youtu.be/J35_PuJ6tRs atau https://www.merdeka.com/gaya/7-cara-
membuat-akuarium-untuk-pemula.html

14

media

15

2.Menyiapkan sarana produksi

3.Proses Budi daya Pembesaran Ikan Hias

a)Pemberian pakan

Benih ikan hias diberi pakan artemia bahkan cacing sutra/tubifex yang diberikan
selama 3 kali sehari, dengan jumlah pakan 3-5 % dari berat total ikan. Saat
pemberian pakan diberikan pada pukul 07.00, 13.00, dan 17.00.

b)Pemeliharaan

Proses pemeliharaan ikan hias air tawar dalam wadah budi daya akuarium,
dengan cara penyiponan/penyadotan minimalnya 2 kali setiap hari, pemberian
pakan ikan, dan pengecekan kualitas air.

c)Pengendalian hama penyakit

Penyakit yang biasa muncul pada proses pemeliharaan ikan hias adalah sebagai
berikut : Penyakit bintik putih, Penyakit Trichodiniasis, Penyakit Tetrahymena,
Penyakit cacing

4.Pemanenan

Benih ikan hias akan terbentuk warna pada saat usia sekitar 2 bulan. Setelah
memiliki warna ikan hias sudah dapat dipasarkan. Panen ikan dilakukan secara
total atau pun parsial/sebagian. Panen total adalah panen yang dilakukan dengan
cara menjual keseluruhan hasil budi daya tanpa sortasi, sedangkan panen
parsial/sebagian berdasarkan ukuran, umur dan kelamin.

15

media

16

E.LATIHAN SOAL

TUGAS 1 :

1.Amatilah gambar jenis ikan hias dan wadah budi daya di atas.
2.Pernahkah melihat budi daya ikan tersebut di lingkunganmu?
3.Apa yang kamu ketahui tentang ikan pada gambar di atas?

16

media

17

A.Makanan dari Bahan Pangan Setengah Jadi

1.Pengertian Bahan pangan setengah jadi adalah bahan pangan mentah yang telah

mengalami pengolahan dengan cara pengawetan.

2.Jenis dan Manfaat

a.Baso ikan

Baso ikan adalah olahan ikan yang terdiri dari beberapa pilihan bahan pokok
seperti ikan Tuna, surimi, udang, kakap dan marlin.

b.Dendeng cumi

Dendeng adalah makanan kering sebagai salah satu produk awetan yang
diolah secara tradisional hingga modern dan sangat populer di masyarakat
Indonesia.

c.Terasi udang

Terasi udang atau disebut juga belacan termasuk hasil olahan setengah jadi
dari bahan udang.

d.Tepung rumput laut

Salah satu cara pengolahan atau pengawetan rumput laut yaitu dengan
mengolahnya menjadi tepung, dengan pengolahan menjadi tepung karagenan
rumput laut, akan sangat bermanfaat disamping lebih praktis dalam
penggunaan dan penyajiannya juga memudahkan dalam hal pengemasan dan
pengangkutan.

e.Telur asin

Telur Asin adalah masakan yang berbahan dasar telur dengan cara diawetkan
melalui cara diasinkan (diberikan garam berlebih untuk menonaktifkan enzim
perombak).

f.Dendeng daging

Dendeng adalah daging yang dipotong tipis menjadi serpihan yang lemaknya
dipangkas, dibumbui dengan saus asam, asin atau manis dengan dikeringkan
dengan api kecil atau diasinkan dan dijemur.

g.Kornet

Kornet daging berbentuk gilingan daging halus yang berbumbu, produk ini
tersedia dalam kema san kaleng atau sachet.

h.Keju

Keju terbuat dari susu sapi, susu kerbau maupun susu kambing. Teksturnya
lembut dan rasanya creamy.

3.Teknik pengolahan Makanan dari Bahan Baku Setengah Jadi Hasil Perikanan Dan

Peternakan
a.Penggilingan
b.Pemanggangan
c.Menggoreng

BAB 3

PENGOLAHAN BAHAN PANGAN SETENGAH JADI DAN BAHAN HASIL

SAMPING DARI HASIL PERIKANAN DAN PETERNAKAN MENJADI

MAKANAN SIAP KONSUMSI

17

media

18

B.Makanan dari Bahan Pangan Hasil Samping

1.Pengertian

Bahan baku berupa daging hasil perikanan dan peternakan merupakan bahan
pangan utama manusia, sedangkan bagian tulang, kulit, jeroan, kaki, dan sisik,
bagian tubuh yang jarang dimakan, tetapi masih dapat dimanfaatkan sebagai
Bahan pangan hasil samping dari hasil perikanan dan peternakan masih memiliki
kandungan gizi sehingga dapat dimanfaatkan hasil samping pangan.


2.Jenis dan Manfaat

a.Kepala ikan

Kepala ikan adalah bagian kepala dari tubuh ikan, di mana terdapat insang,
mata ikan, dan mulut ikan. Bagian kepala ikan dapat diolah menjadi hidangan
yang lezat dan bergizi seperti: gulai kepala ikan atau sup kepala ikan

b.Kulit

Kulit ialah bagian paling luar daging. Kulit merupakan organ tunggal tubuh
paling berat, kulit juga merupakan hasil ternak yang paling tinggi nilai
ekonominya yaitu sekitar 59% dari nilai keseluruhan produk yang dihasilkan
oleh seekor ternak.

c.Ceker ayam

Ceker ayam adalah bagian dari tubuh ayam yaitu bagian kaki ayam.

d.Tulang ikan

Selain kepala ikan yang bisa mengurangi terjadinya osteoporosis ternyata
tulang ikan juga dapat membantu menguatkan dan memperkokoh tulang tubuh
manusia karena tulang ikan mengandung kalsium, fosfor, dan vitamin D yang
sangat dibutuhkan oleh tubuh dalam menjaga kokohnya tulang.

3.Teknik Pengolahan Makanan dari Produk Samping Bahan Baku Perikanan dan

Peternakan
a.Penggorengan

Menggoreng adalah cara memasak makanan dengan menggunakan minyak
atau lemak (margarin, shortening, mentega) sebagai medium penghantar
panas.

b.Pengeringan

Pengeringan merupakan metode tertua untuk mengawetkan bahan pangan
maupun non pangan. Pada pengeringan bahan pangan akan terjadi penurunan
kadar air sampai kadar air tertentu sesuai dengan yang dikehendaki.

c.Penggilingan

Pengilingan tulang ikan dikerjakan pada ikan yang memiliki ukuran sedang
serta besar. Ikan-ikan yang memiliki tulang ukuran kecil tak mesti digiling.
Sebaiknya tulang ikan yang akan digiling dilakukan proses pengeringan
terlebih dahulu agar kadar airnya berkurang.

d.Perebusan

Perebusan adalah proses pemasakan bahan baku dengan menggunakan media
air panas. Perebusan bertujuan untuk mematangkan bahan pangan sehingga
diperoleh sifat organoleptik (warna, rasa, aroma, dan tekstur) dari bahan yang
diinginkan. Perebusan dilakukan dengan mencelupkan bahan pangan ke dalam
air mendidih (100o C) dengan waktu yang bervariasi tergantung sifat, jenis,
dan ukuran bahan.

18

media

19

4.Tahapan Pengolahan

Contoh : membuat krupuk tulang ikan

19

media

20

20

media

21

5.Pengemasan

Pengemasan produk pangan harus memperhatikan segi kesehatan tubuh

konsumen. Dalam pengemasan berbagai produk pangan dapat digunakan plastik
atau mika. Pemilihan plastik dan mika untuk produk pangan haruslah sesuai jenis
olahan, selera bentuk dengan warna yang beranekaragam. Yang harus
diperhatikan dalam pengemasan pangan adalah proses perekatan kemasan, produk
ini harus direkat tanpa celah sedikitpun. Hal ini untuk mencegah masuknya
kotoran dan debu serta udara yang dapat mengakibatkan produk menjadi cepat
rusak.

21

media

22

C.LATIHAN SOAL


TUGAS 1 :

1.Terbuat dari bahan dasar apakah gambar di samping?
2.Apakah kamu pernah mencoba makanan tersebut?
3.Bagaimana menurut pendapatmu makanan tersebut?

TUGAS 2 : apa produk makanan tradisional maupun modern yang menggunakan bahan
setengah jadi hasil perikanan dan peternakan ?

TUGAS 3 : Banyak produk samping berupa makanan tradisional maupun modern
menggunakan bahan baku perikanan dan peternakan. Apa saja produk samping berupa
makanan tradisional dan modern yang ada di daerahmu?

22

media

23

DAFTAR PUSTAKA



KERAJINAN
Anonim. 1073. Childcraft The How and Why Library. US Amerika: Field Enterprises.
Anonim, 1990. Indonesian Ornamen Design. New York: A pepin Press Design Book.
Educational Co. Ave, Joop. 2008. Indonesia Arts and Crafts. Jakarta: Jayakarta Agung offset.
Bragdon, Allen Davenport, Family Creative Workshop, Plenary Publication International,

Incorporated, New York, 1975.

Dekranas. 2007. Kriya Indonesian Craft. Jakarta: PT. Dian Rakyat.
Indah Cahyawulan. 2012. Smesco UKM Indonesian Catalogue. Jakarta: Ministry of

Cooperatives and Small and Medium Enterprises RI.

Kriya Indonesia Craft Edisi No. 6. 2007. Jakarta: Dekranasda.
Kriya Indonesia Craft Edisi No. 8. 2007. Jakarta: Dekranasda.
Kriya Indonesia Craft Edisi No. 11. 2008. Jakarta: Dekranasda.
Kriya Indonesia Craft Edisi No. 14. 2008. Jakarta: Dekranasda.
Kurikulum 2013. Puskurbuk. Balitbang. Jakarta: Depdikbud.
Kusumastuti. 2010. Smesco UKM Indonesian Catalogue. Jakarta: Ministry of Cooperatives

and Small and Medium Enterprises RI.

Sulcan, Ali. 2011. Proses Desain Kerajinan. Jakarta: Aditya Media Publishing.


BUDI DAYA
Bachtiar Y. Ikan Hias Air Tawar Untuk Eksport. Gramedia.
Buku Budi Daya Ikan. 2008. Budi Daya Ikan. Untuk SMK. Direktorat Pembinaan Sekolah

Menengah Kejuruan Departemen Pendidikan Nasional.

Eko budi kuncoro dan F..E Ardi wiharto.2009. Ensikopedia Populer Ikan Air Laut. Penerbit

Andi Publisher.

http://www.dkp.go.id/content.php?c=2558. Sumber: Departemen Kelaut an dan Perikanan. 26

Oktober 2013, jam 20.00 wib.

Susanto Heru. Ikan Hias Air laut. Penebar Swadaya.


PENGOLAHAN
Direktorat Pengawasan Produk dan Bahan Berbahaya Badan Pengawas Obat dan Makanan

RI. Tanya Jawab tentang Kemasan Pangan. 2010.

Murniati dan Sunarman, 2000. Pendinginan Ikan. Pengolahan Pangan. Bandung.
Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor

HK.03.1.23.07.11.6664 Tahun 2011 Tentang Pengawasan Kemasan Pangan.

Usmiati S. 2010. Pengawetan Daging Segar dan Olahan. Artikel. Balai Besar Penelitian dan

Pengembangan Pascapanen Pertanian Kampus Penelitian Pertanian, Bogor

23

media

24

Maison
des Chefs

R E S T A U R A N T

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 23

SLIDE