Search Header Logo
Matery and quiz GNB

Matery and quiz GNB

Assessment

Presentation

History

12th Grade

Medium

Created by

Alfi Syahri

Used 2+ times

FREE Resource

8 Slides • 11 Questions

1

media

Gerakan Non-Blok adalah suatu organisasi internasional yang terdiri lebih dari 100 negara-negara yang menganggap dirinya tidak beraliansi dengan kekuatan besar apapun. Dalam hal ini, Indonesia merupakan salah satu negara yang menginisiasi berdirinya organisasi ini bersama beberapa negara-negara lain.

Apa itu Gerakan Non-Blok (GNB)?

2

Awalnya, organisasi Gerakan Non-Blok ini lahir pasca Perang Dunia ke-2 yang menghancurkan berbagai ekosistem dan sektor-sektor penting. Dalam konteks politik, Perang Dunia ke-2 ini membentuk fragmentasi dari negara-negara yang terasosiasi dalam dua blok.

Blok tersebut dikenal dengan Blok Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat dengan paham liberalisme-demokrasi dan Blok Timur yang dipimpin oleh Uni Soviet dengan ideologi sosialisme-komunisme. Ada 8 negara yang ikut dalam Blok Barat, yaitu Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Belanda, Belgia, Luxemburg, Norwegia, dan Kanada.

​Latar Belakang GNB :

3

Dalam upaya melakukan hegemoni pengaruh yang masif kepada negara-negara lain di dunia, maka Blok Barat membentuk NATO (North Atlantic Treaty Organization) dan Blok Timur membentuk Pakta Warsawa. Tidak hanya sampai disitu, kedua blok ini masih tetap mencari sekutu untuk menambah pertahanannya di Asia, Afrika dan Amerika.

Di lain sisi, Blok Timur juga memiliki beberapa negara masuk ke dalam sistem, yakni (Uni Soviet, Cekoslovakia, Rumania, dan Jerman Timur. Kemudian, mengapa dua negara ini yang memimpin? Karena Amerika Serikat dan Uni Soviet merupakan negara pemenang di Perang Dunia ke-2 dan berambisi melebarkan pengaruhnya ke negara-negara lain di dunia.

4

Atas dasar ini, ada beberapa negara yang tidak ingin berpihak kepada Blok Barat dan Blok Timur atau netral. Akhirnya, negara-negara ini mendirikan Gerakan Non-Blok (GNB) yang memiliki sikap geopolitik yang putih, netral, dan tidak memihak kepada kedua blok tersebut.Hingga Gerakan Non-Blok resmi ditetapkan pada saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) I di Beograd, Yugoslavia pada 1-6 September 1961.

5

media

1.Presiden Sukarno (Indonesia)

2.Presiden Gamal Abdul Nasser (Republik Persatuan Arab-Mesir)

3.PM Pandit Jawaharlal Nehru (India)

Presiden Joseph Broz Tito (Yugoslavia)

4.Presiden Kwame Nkrumah (Ghana)

Pendiri Gerakan Non-Blok

Ada lima negara pendiri atau pemrakarsa Gerakan Non-Blok yang diwakili oleh para pemimpin negara, yaitu:

6

Negara yang menjadi inisiator ini juga menerapkan prinsip fundamental dalam organisasi Gerakan Non-Blok, yaitu:

1.Saling menghormati integritas teritorial dan kedaulatan

2.Perjanjian non-agresi

3.Tidak mengintervensi urusan dalam negeri negara lain

4.Kesetaraan dan keuntungan bersama

Menjaga perdamaian

7

Peran Indonesia dalam Gerakan Non-Blok :

1.Sebagai salah satu negara inisiator Konferensi Asia Afrika (KAA) yang merupakan cikal bakal digagasnya Gerakan Non-Blok

2Sebagai salah satu negara pengundang dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Gerakan Non-Blok yang pertama. Hal ini terjadi, karena Indonesia merupakan salah satu pendiri dan berperan besar dalam mengundang mengajak negara lain untuk bergabung

3.Menjadi ketua dan penyelenggara Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non-Blok yang ke X yang berlangsung pada 1-7 September 1992 di Jakarta dan Bogor.

4.Indonesia berperan dalam dibukanya kembali dialog utara-selatan, yaitu dialog yang memperkuat hubungan antara negara berkembang (selatan) terhadap negara maju (utara).

8

6.Penolakan terhadap penggunaan atau ancaman kekuatan dalam hubungan internasional; Pembangunan ekonomi-sosial dan restrukturisasi sistem perekonomian internasional;

7.Kerja sama internasional berdasarkan persamaan hak.

1.Penentangan terhadap aparteid;

2.Tidak memihak pada pakta militer multilateral;

3.Perjuangan menentang segala bentuk dan manifestasi imperialisme;

4.Perjuangan menentang kolonialisme, neo-kolonialisme, rasisme, pendudukan, dan dominasi asing; perlucutan senjata;

5.Tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain dan hidup berdampingan secara damai;

Tujuan Gerakan Non-Blok :

9

Multiple Choice

Perang Dingin yang terjadi antara Amerika Serikat dan Uni Soviet sangat

berpengaruh kepada negara di dunia dan juga Indonesia. Salah satu upaya yang

dilakukan Indonesia dalam menghadapi Perang Dingin dalam bidang politik

adalah....

1

mengikuti jejak Amerika Serikat

2

mengikui jejak Unisoviet

3

menjadi salah satu pemrakarsa munculnya Gerakan Non Blok

4

keluar dari anggota Perserikatan bangsa bangsa

5

ikut mengirimkan Pasukan Garuda

10

Multiple Choice

Indonesia menunjukkan sikap netral pada masa Perang Dingin dengan menjadi

salah satu inisiator pembentukan Gerakan Non Blok (GNB). Indonesia terlibat

dalam gerakan non blok disebabkan karena ...

1

Blok Barat dan Blok Timur tidak memberikan keuntungan kepada Indonesia

2

Uni Soviet memandang Indonesia tidak memiliki kekuatan tempur yang kuat

3

Amerika Serikat membantu Belanda dalam perebutan Irian Barat

4

Indonesia menganut paham politik luar negeri bebas dan aktif

5

Indonesia menerapkan prinsip berdiri di atas kaki sendiri

11

Multiple Choice

Peran indonesia dalam GNB adalah..

1

Menjadi tuan rumah ASEAN

2

Membantu perang

3

Memberikan bantuan ekonomi kepada mesir

4

Sebagai pelopor dalam Gerakan Non-Blok

5

Meredakan ketegangan dikawasan bekas Yugoslavia

12

Multiple Choice

Siapa perwakilan dari Yugoslavia..

1

Josip Broz T

2

Jawaharlal Nehru

3

Adam malik

4

Thanat Khaman

5

Ridwan

13

Multiple Choice

Hubungan timur dan barat dipengaruhi oleh..

1

Ekonomi

2

Budaya

3

Politik

4

Sosial

5

Masyarakat

14

Multiple Choice

Persaingan antara blok barat dan Blok timur setelah perang dunia II telah

melahirkan Perang Dingin. Dalam suasana perang dingin muncul gagasan bagi

negara-negara berkembang untuk....

1

membentuk kerja sama regional

2

membentuk Gerakan Non-Blok

3

memperkuat pertahanan militer

4

menandingi kekuatan Uni Soviet dan Amerika Serikat

5

melawan dominasi blok Barat dan blok Timur

15

Multiple Choice

Konferensi Asia-Afrika (KAA) dan Gerakan Non-Blok (GNB) memiliki keterkaitan erat, yaitu..

1

GNB merupakan organisasi tandingan untuk menyaingi eksistensi KAA.

2

KAA dan GNB bekerjasama membendung pengaruh negatif dari blok Timur

3

Landasan pemikiran Dasasila Bandung dalam KAA menjadi tonggak pembentukan GNB

4

Negara-negara yang tergabung dalam KAA memelopori terbentuknya GNB

5

Penyelenggaraan KAA mendorong terselenggaranya KTT negara-negara Non-Blok

16

Multiple Choice

Tujuan berdirinya organisasi Non Blok adalah...

1

mengurangi pengaruh Blok Barat dan Blok Timur

2

menghindari persaingan antarblok

3

membantu negara yang baru merdeka agar memihak salah satu blok

4

berusaha membendung pengaruh buruk, baik dari Blok Barat dan Blok Timur

5

Agar menimbulkan persaingan anatr blok

17

Multiple Choice

Indonesia telah menunjukkan peran aktifnya pada masa perang origin melalui kegiatan konferensi Asia Afrika dan Gerakan Non Blok.Keterkaitan antara Konferensi Asia Afrika (KAA) dan Gerakan Non Blok (GNB) Adalah....

1

seluruh program kerja dalam gnb di-implementasikan dalam KAA

2

GNB merupakan organisasi tandingan untuk menyaingi eksistensi kegiatan KAA

3

negara yang tidak mengikuti KAA kemudian membentuk GNB untuk mengakomodasi tujuannya

4

landasan pemikiran Dasasila Bandung dalam KAA menjadi tonggak pembentukan GNB

5

salah satu hasil GNB adalah pembentukan KAA yang bertujuan meredakan konfil besar dunia

18

Multiple Choice

Di tengah suasana Perang Dingin,

pada tanggal 8 Agustus 1967 Indonesia

bersama-sama dengan Malaysia, Singapura,

Thailand, dan Filipina mendirikan ASEAN

(Association of South East Asia Nations.

Negara-negara tersebut mendirikan

ASEAN dilatarbelakangi oleh ...

1

kesamaan letak geografis yang

strategis dalam perpolitikan

internasional

2

menginginkan negara-negara di

kawasan Asia Tenggara menjadi negara

super power

3

menginginkan penyelesaian

pertikaian antara Blok Barat dan Blok

Timur secara damai

4

kesamaan nasib sebagai bekas

negara bagian Amerika Serikat dan Uni

Soviet

5

menghindari negara-negara Asia

Tenggara dikuasai oleh salah satu kubu

dalam

19

Multiple Choice

Persaingan antara blok barat dan Blok timur setelah perang dunia II telah

melahirkan Perang Dingin. Dalam suasana perang dingin muncul gagasan bagi

negara-negara berkembang untuk....

1

membentuk kerja sama regional

2

membentuk Gerakan Non-Blok

3

memperkuat pertahanan militer

4

menandingi kekuatan Uni Soviet dan Amerika Serikat

media

Gerakan Non-Blok adalah suatu organisasi internasional yang terdiri lebih dari 100 negara-negara yang menganggap dirinya tidak beraliansi dengan kekuatan besar apapun. Dalam hal ini, Indonesia merupakan salah satu negara yang menginisiasi berdirinya organisasi ini bersama beberapa negara-negara lain.

Apa itu Gerakan Non-Blok (GNB)?

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 19

SLIDE