
Ecoprint eps 1
Presentation
•
Other
•
10th Grade
•
Practice Problem
•
Medium
Ade Tioni
Used 13+ times
FREE Resource
29 Slides • 11 Questions
1
Ecoprinting: Teknik Ekplorasi Cetak pada kain menggunakan Bahan Dasar Tumbuhan.
2
Kain batik kembali menjadi trend busana yang sangat populer selama beberapa tahun belakangan. Tidak hanya sebatas pada batik tulis dan batik cap saja, namun akhir-akhir ini berkembang pula kain batik ECO print yang menambah khasanah batik etnik Indonesia.
3
Sebagian dari kita pasti jarang mendengar kata ecoprint. Namun, bagi para pekerja industri tekstil kata ini mungkin merupakan suatu hal yang tak asing lagi. Ecoprint dapat diartikan sebagai teknik mencetak pada kain dengan menggunakan pewarna alami dan membuat motif dari daun secara manual yaitu dengan cara ditempel sampai timbul motif pada kain.
Pengertian Ecoprint
4
Ecoprint adalah sebuah teknik cetak dengan pewarnaan kain alami yang cukup sederhana namun dapat menghasilkan motif yang unik dan otentik. Prinsip pembuatannya adalah, melalui kontak langsung antara daun, bunga, batang atau bagian tubuh lain yang mengandung pigmen warna dengan media kain tertentu.
5
Teknik ini merupakan hasil perkembangan dari teknik ecodyeing, yaitu pewarnaan kain dari alam. Indiana Flint pada tahun 2006 mengembangkannya menjadi teknik ecoprint. Ketika itu, Flint menempelkan tanaman yang mempunyai pigmen warna dan menempelkannya pada kain yang berserat alami.
6
Batik ECO print dapat dikategorikan ke dalam jenis batik yang dibuat dengan cara mereplika tumbuhan ke dalam kain untuk menciptakan warna serta pola motif yang menarik. Bagian tumbuhan yang digunakan untuk mewarnai kain batik ini pun sangat beragam bisa berupa dedaunan, bunga, batang bahkan ranting.
7
Sedikit berbeda dengan kain batik tulis dan kain batik cap yang pada tahap tertentu banyak melibatkan bahan kimia, kain batik ECO print justru dibuat menggunakan unsur-unsur alami tanpa bahan sintetis atau kimia. Karena itulah batik ini sangat ramah lingkungan dan tidak menimbulkan pencemaran air, tanah atau udara.
8
Keistimewaan ecoprint??
9
Tampilan motif batik yang dibuat dengan teknik ECO print secara umum akan terkesan unik karena pola yang dihasilkan jadi tidak menentu.
Motif kain kain baik ECO print justru bersifat lebih eksklusif dan berbeda dari kebanyakan batik lainnya karena tidak ada yang menyamai.
Dengan corak dan nilai motif yang alami, produk batik ECO print juga bernilai ekonomis cukup tinggi bahkan harganya hampir sama dengan batik tulis.
10
Teknik dalam ecoprint
Teknik Pounding
Teknik pounding ini ibarat mencetak motif daun pada kain. Palu dipukulkan pada daun yang telah diletakkan di atas kain untuk mengekstrak pigmen warna dan melekat ke kain
Teknik Iron Blanket
Teknik iron blanket merupakan teknik menumpuk atau menutupi dengan kain yang telah diwarnai alami. Keunikan dari teknik tersebut yaitu kita tidak bisa membuat produk yang sama
11
Teknik Iron Blanket atau dikenal dengan sebutan steam/direbus
Teknik pounding atau dikenal dengan sebutan dipukul
12
Kain yang digunakan
Dalam proses pembuatan ecoprint, tidak semua jenis kain bisa dipakai. Hanya kain dari serat alam lah yang bisa digunakan. Kenapa hanya kain dari serat alam? Karena hal itu bertujuan untuk memudahkan penyerapan warna dari daun ke serat-serat benang.
Beberapa serat alami yang bisa digunakan antara lain adalah serat kapas (serat yang berasal dari biji tanaman ordo Malvales), serat linen (serat yang berasal dari tumbuhan rami), dan serat sutra (serat yang bersumber dari larva ulat sutra murbei (Bombyx mori))
Serat adalah salah satu bahan utama dari proses pembuatan kain. Dari serat alami di atas, kira-kira kain apa saja yang bisa digunakan untuk pembuatan ecoprint? Kain-kain yang bisa digunakan antara lain adalah kain katun yang bersumber dari serat kapas, kain doby yang bersumber dari serat kapas atau sutra, dan kain katun silk sutra yang bersumber dari perpaduan serat kapas dan serat sutra.
13
Untuk menentukan apakah sebuah tanaman bisa dijadikan pewarna alami dalam ecoprinting atau tidak, kita dapat mengujinya berdasarkan warna, kandungan air dan aroma tanaman. Kandungan air sangat mempengaruhi keberhasilan proses ecoprinting sendiri.
Tanaman beraroma tajam dapat menjadi salah satu indikasi bahwa tanama tersebut dapat digunakan sebagai pewarna alami.
Jika tanaman digosokan kesebuah kain dan meninggalkan noda maka daun tersebut potensial untuk dijadikan pewarna alami.
Apabila daun direndam pada air panas selama 10 menit dan merubah warna pada air tersebut maka tanaman ini juga berpotensi menjadi pewarna alami.
14
Ciri-ciri tersebut terdapat pada daun jati, eucalyptus, stroberi, jambu, pare, pohon Nangka, tanaman bougenfile, daun papaya, daun kelor, daun pakis dan sebagainnya.
Daun untuk ecoprint
15
Alat dan bahan untuk ecoprint
16
Alat untuk membuat ecoprint:
Plastik, sebagai alas untuk membatik. Karena jika tidak dialasi dengan plastik, maka lantai atau alas membatik akan menjadi kotor.
Palu, untuk memukul-mukul bahan kain dan mengeluarkan zat warna alami dari bahan-bahan alam.
Tawas, untuk mordanting dan fiksasi kain batik.
Cuka, untuk mordanting kain dan daun.
17
Sedangkan bahannya terdiri atas:
Kain, tentu saja sebagai bahan batiknya. Kain yang dapat kamu pergunakan adalah kain polos berwarna putih. Dengan menggunakannya, maka lebih mudah untuk memunculkan motif dari replika tumbuhan. Kain yang paling umum untuk membatik adalah mori, karena memiliki ketebalan, kehalusan dan kerapatan yang sesuai untuk batik. Namun selain mori, kamu juga bisa mempergunakan kain grey, tenun doby, kain nanas, kain paris, kain rayon, dan sutera.
Pewarna yang kamu pergunakan untuk mewarnai kain. Pewarna ini berasal dari bahan alami seperti: bunga, daun, ranting, atau bagian tumbuhan lain yang masih segar. Beberapa tanaman yang biasa untuk ecoprint, yaitu daun jati, kenikir, truja, dan daun lanang.
18
Kelebihan Ecoprint
Lebih ramah lingkungan, karena menggunakan bahan-bahan alami.
Motif batik yang dihasilkan unik, bahkan tidak ada yang sama satu dengan yang lain. Sehingga cukup menarik minat konsumen, terutama yang senang dengan keunikan.
Harga jualnya cukup mahal, bahkan bisa setara dengan batik tulis. Hal tersebut dikarenakan pembuatannya yang hand made, ramah lingkungan, dan keunikannya.
Pasarnya masih sangat luas, karena belum ada yang memproduksi secara masal.
19
Kekurangan Ecoprint
Susah untuk memprediksi hasil akhir dari batik ecoprint.
Proses pembuatan desainnya lebih rumit dari batik tulis dan cap.
Belum terstandar, sehingga sulit menentukan ecoprint yang baik atau tidak.
Tetumbuhan untuk ecoprint belum diteliti, sehingga belum bisa memastikan berbahaya atau tidak untuk yang menggunakannya.
20
Tahapan dalam ecoprint
Scouring. yaitu untuk menghilangkan zat yang ada pada kain, dicuci seperti biasa dengan deterjen yang minim busa, lalu dijemur sampai kering.
Mordanting. memberikan zat agar daun-daun yang digunakan nanti warnanya muncul di kain, biasanya kita menggunakan tawas atau kapur tapi menggunakannya hanya sedikit jadi tetap tidak merusak lingkungan, setelah itu kainnya dicelupkan lalu dikeringkan kembali.
Mencetak kain dan mengukus kain
Fiksasi. yaitu untuk memperkuat atau mengunci warna pada kain ecoprint. Kamu bisa menggunakan larutan tawas, kapur atau tunjung.
21
Cara pembuatan ecoprint
22
Batik ini bisa kalian buat sendiri dengan menyiapkan peralatannya sebagai berikut :
- Kain dengan serat alami seperti katun, sutera, atau kanvas
- Panci untuk mengukus daun-daunan/bunga
- Campuran air tawas
- Air cuka
- Palu
- Tali pipa peralon
1. Teknik Iron Blanket / Steam
23
Pertama, rendam kain dengan air tawas selama kurang lebih 10 menit. Gunanya agar pewarna lebih tahan lama. Jangan lupa rendam juga daun yang akan dijadikan motif ke dalam larutan cuka. Tujuannya agar tannin (zat warna daun) bisa keluar dengan maksimal pada kain.
Selanjutnya bentangkan kain yang sudah direndam di atas meja dan tempelkan daun-daunan sesuai dengan selera (posisi tulang daun di bawah). Langkah berikutnya gulung kain yang sudah dibentang dan diletakkan daun tadi dengan pipa paralon Jangan lupa untuk mengikatnya menggunakan tali Lalu kukuslah selama 2 jam.
Jika sudah, angkat dan bentangkan kembali di meja, ambil daun-daunan secara perlahan. Terakhir, silakan jemur kain ecoprint tadi
24
Batik ini bisa kalian buat sendiri dengan menyiapkan peralatannya sebagai berikut :
- Kain dengan serat alami seperti katun, sutera, atau kanvas
- plastik lembaran
- Campuran air tawas
- Air cuka
- Palu
2. Teknik Pounding
25
Pertama-tama silakan bentangkan kain di atas meja Berikutnya tempelkan daun-daunan yang diinginkan Pukul dengan menggunakan palu hingga warna daun menempel di kain. Kekuatan pukulan silakan dirasakan saja sesuai kebutuhan
Proses berikutnya ialah mengangkat kain tersebut secara perlahan Lantas jemur kain hingga kering Langkah belum selesai, berikutnya rendam kain dalam air campuran tawas
Berikutnya ulangi langkah sebelumnya, yaitu menjemur kembali hingga kering Barulah setelah selesai kain batik ecoprint kalian siap digunakan.
26
soal penyegaran
27
bersedia...
28
siap....
29
Multiple Choice
Salah satu kelebihan abtik ecoprint adalah ....
Menggunakan zat warna kimia yang warnanya cerah
Tidak mencemari lingkungan
Menggunakan lilin batik
Tidak perlu dikukus atau direbus
Harga jual sangat mahal
30
Multiple Choice
Selain kelebihan ,Batik ecoprint mempunyai kekurangan. Di bawah ini merupakan kekurangan batik ecoprint, kecuali….
Ramah lingkungan
Menggunakan alat canting
Hasilnya kadang tidak bisa diprediksi sama sekali
Biaya produksi sangat mahal
Harga jual sangat rendah
31
Multiple Choice
Dandang adalah alat yang dapat digunakan dalam proses pembuatan batik ecoprint dengan tekhnik….
Mordanting
Steam
Pounding
Frying
Drying
32
Multiple Choice
Tidak semua jenis kain yang dapat digunakan dalam pembuatan batik ecoprint. Syarat utama kain yang dapat digunakan dalam pembuatan batik ecoprint adalah….
menyerap air
Terbuat dari bahan sintetis
Menyerap keringat
Tekstur kain lembut
Terbuat dari serat alam
33
Multiple Choice
Gambar ini adalah daun jati yang sering digunakan dalam pembuatan ecoprint. Bentuk tulang daun jati adalah….
Menjari
Menyirip
Sejajar
Melengkung
bergerigi
34
Multiple Choice
Daun pepaya jepang merupakan salah satu daun yang sangat indah untuk pembuatan batik ecoprint dengan tekhnik pounding. Bentuk tulang daun papaya adalah….
Menjari
Menyirip
Sejajar
Melengkung
bergerigi
35
Multiple Choice
Mordanting adalah salah satu tahapan dalam pembuatan batik ecoprint, yaitu….
proses untuk meningkatkan daya tarik zat warna alam terhadap bahan tekstil serta berguna untuk menghasilkan kerataan ketajaman warna yang baik
proses perendaman kain untuk menghilangkan zat-zat yang ada dalam proses pembuatan kain
Proses mengukus batik ecoprint
Proses memukulkan daun atau bunga ke atas kain menggunakan palu
Proses pencetakan motif pada kain batik
36
Multiple Choice
Tahap akhir dari proses pembuatan batik ecoprint adalah tahap fiksasi yaitu….
Penguatan warna
Perendaman
Pengukusan
Penjemuran
Pengemasan
37
Multiple Choice
Produksi batik ecoprint Kebanyakan dilakukan individu atau pelaku usaha kecil menengah. Misalnya saja, distro indie yang menarget pasar khusus. Jarang sekali perusahaan konveksi atau tekstil besar yang menerapkan Teknik ini. Hal ini disebabkan karena….
Biaya produksi sangat tinggi
Proses terlalu sederhana
Harga jual sangat rendah
Proses dianggap tidak praktis dan terkadang sulit diprediksi
Membutuhkan alat dan mesin
38
Multiple Choice
Dalam pembuatan batik ecoprint, agar warna daun dapat keluar secara maksimal daun harus direndam ke dalam air yang sudah di campur dengan ...
garam
tawas
cuka
Nafthalena
39
Multiple Choice
Setelah daun, bunga, dan ranting dicuci bersih menggunakan air, proses selanjutnya adalah ...
Meredam ke dalam larutan tawas
Mencelupkan ke dalam larutan tunjung
Mengeringkan daun, bunga dan ranting
Meredam ke larutan cuka
40
"Kalau mau menunggu sampai siap, kita akan menghabiskan sisa hidup kita hanya untuk menunggu."
Ecoprinting: Teknik Ekplorasi Cetak pada kain menggunakan Bahan Dasar Tumbuhan.
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 40
SLIDE
Similar Resources on Wayground
34 questions
Ulangan Harian Ke Dua
Lesson
•
10th Grade
36 questions
BAKTERI
Lesson
•
10th Grade
36 questions
Instalasi Sistem Operasi Windows 11
Lesson
•
10th Grade
36 questions
Eksponen Dan Logaritma
Lesson
•
10th Grade
36 questions
Materi 4. Gerak Lurus
Lesson
•
10th Grade
34 questions
Fiqh Puasa
Lesson
•
10th Grade
38 questions
Subtema 2 t7
Lesson
•
KG
38 questions
IPA TEMA 6 SUBTEMA 1 DAN 2
Lesson
•
9th - 10th Grade
Popular Resources on Wayground
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
29 questions
Alg. 1 Section 5.1 Coordinate Plane
Quiz
•
9th Grade
22 questions
fractions
Quiz
•
3rd Grade
11 questions
FOREST Effective communication
Lesson
•
KG
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
Discover more resources for Other
20 questions
-AR -ER -IR present tense
Quiz
•
10th - 12th Grade
10 questions
Cell Organelles and Their Functions
Interactive video
•
6th - 10th Grade
22 questions
El Imperfecto
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
SSS/SAS
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
verbos reflexivos en español
Quiz
•
9th - 12th Grade
14 questions
Making Inferences From Samples
Quiz
•
7th - 12th Grade
23 questions
CCG - CH8 Polygon angles and area Review
Quiz
•
9th - 12th Grade
8 questions
Momentum and Collisions
Lesson
•
9th - 12th Grade