Search Header Logo
STRATEGI PERGERAKAN NASIONAL

STRATEGI PERGERAKAN NASIONAL

Assessment

Presentation

History

11th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

pembelajaran sejarah

Used 3+ times

FREE Resource

7 Slides • 14 Questions

1

PERBEDAAN DAN PERSAMAAN STRATEGI PERJUANGAN PERGERAKAN NASIONAL

2

BENTUK STRATEGI PERGERAKAN

a. Strategi Pergerakan Nasional Radikal Non Kooperatif

Strategi pergerakan radikal non kooperatif merupakan perjuangan dengan menggunakan cara yang keras dalam menentang kebijakan pemerintah kolonial Belanda. Non kooperatif berarti tidak mau bekerjasama dengan pemerintah kolonial Belanda. Taktik non kooperatif menekankan bahwa kemerdekaan harus diusakan sendiri oleh banga Indonesia, tanpa campur tangan atau bantuan pihak lain. Periode radikal ditandai dengan ciri khas organisasi dan tujuan perjuangannya berupaya menggapai hal-hal ekstrim dengan cara yang dianggap agresif di mata pemerintah kolonial, seperti melawan langsung pemerintah Belanda, menggagas hal yang dianggap mengganggu status quo, atau setidaknya melontarkan kritik tajam kepada pemerintah kolonial Belanda. Kurun waktu periode ini adalah antara tahun 1925, saat pertama berdirinya sebuah organisasi yang bernama Partai Komunis Indonesia (PKI) hingga tahun 1936

3

Organisasi-organisasi yang bersifat radikal terhadap pemerintah kolonial Belanda melakukan kegiatan perjuangan berupa: (1) Menggembleng semangat kebangsaan dan persatuan di masyarakat melalui rapat umum, surat kabar, (2) Menuntut pemerintah kolonial agar memberikan kebebasan bergerak kepada partai partai, (3) Mengecam pemerintah kolonial yang melakukan tindakan sewenangwenang, dan (4) Melakukan aksi pemogokan. Organisasi pergerakan yang bersifat radikal non kooperatif adalah Indische Partij ( 1911 – 1913 ) , Partai Komunis Indonesia (PKI; 1924), Perhimpunan Indonesia (PI; 1925), Partai Nasional Indonesia (PNI; 1927), Partai Indonesia (PARTINDO; 1931), dan Pendidikan Nasional Indonesia – Baru (PNI–Baru; 1931).

4

​b. Strategi Pergerakan Nasional Moderat Kooperatif

Organisasi yang bersifat moderat biasanya bersikap lunak kepada pemerintah kolonial Belanda. Strategi bersifat moderat dengan taktik kooperatif adalah perjuangan yang dilakukan dengan cara bekerjasama dengan pemerintah kolonial Belanda untuk menghindari tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pemerintah kolonial Belanda. Organisasi pergerakan nasional Indonesia yang bersifat moderat berdasarkan taktik kooperatif, berpendirian bahwa kemerdekaan ekonomi harus dicapai terlebih dahulu. Pilihan untuk bersikap moderat dan bertindak kooperatif bukan tanpa alasan. Sikap hati-hati dalam melawan pemerintah kolonial Belanda tetap diperlukan, terutama setelah pemerintah kolonial bersikap tegas terhadap tokoh dan organisasi pergerakan setelah pemberontakan PKI 1928. Pemberontakan ini telah membuka mata pemerintah kolonial Belanda untuk mengawasi sepak terjang organisasi pergerakan secara ketat.

5

​Upaya yang dilakukan dengan taktik kooperatif antara lain mengirimkan wakilnya ke Volksraad (Dewan Rakyat) tujuannya adalah dapat memperjuangkan kepentingan rakyat, antara lain (1) mengusahakan perubahan perubahan ketatanegaraan, (2) mengusahakan penghapusan perbedaan politik, ekonomi dan intelektual dengan cara yang tidak melanggar hukum. Organisasi-organisasi pergerakan yang menempuh strategi moderat kooperatif antara lain, Budi Utomo, Parindra, Gerindo dan GAPI

6

Multiple Choice

Strategi pergerakan radikal adalah menempuh cara …

1

kerjasama dengan pihak Belanda untuk mencapai tujuan

2

menentang dengan keras pemerintah kolonial Belanda

3

masuk dalam lembaga-lembaga pemerintah kolonial

4

. menghindari bentrok dengan pemerintah Belanda

5

menganggap Belanda adalah musuh

7

Multiple Choice

Sikap moderat kooperatif yang ditempuh beberapa organisasi pergerakan antara lain dalam bentuk …

1

perjuangan dengan menjadikan Belanda sebagai musuh

2

berjuang dengan tidak bekerjasama dengan Belanda

3

bersikap keras dan menentang pemerintahan Belanda

4

menempuh cara lunak dan kerjasama dengan Belanda

5

menjadi kaki tangan Belanda di lembaga pemerintah

8

Multiple Choice

Perhatikan Organisasi berikut : 1) Perhimpunan Indonesia 2) Partai Nasional Indonesia 3) Parindra 4) Partindo 5) GAPI Organisasi pergerakan yang menempus strategi pergerakan radikal non kooperatif adalah … .

1

1),2) dan 3)

2

1),2) dan 4)

3

2),3) dan 4)

4

2),3) dan 5)

5

3),4) dan 3)

9

Multiple Choice

Organisasi berikut ini yang menempuh strategi moderat adalah … .

1

PNI, Parindra dan GAPI

2

Parindra, Partindo dan GAPI

3

Parindra, PNI-Baru dan GAPI

4

Parindra, Gerindo dan GAPI

5

Partindo, PKI, dan GAPI

10

Multiple Select

Perbedaan Partindo dan Parindra adalah …

1

Partindo menempuh strategi moderat, sedangkan Parindra radikal

2

Partindo menjalin kerjasama dengan Belanda, sedangkan Parindra tidak kerjasama

3

Partindo menempuh strategi radikal, sedangkan Parindra moderat

4

Partindo berjuang secara nasional, sedangkan Parindra berjuang secara modern

5

Partindo kooperatif sedangkan Parindra non kooperatif

11

Multiple Select

Persamaan cara perjuangan organisasi-organisasi yang menempuh strategi moderat adalah …

1

berjuang dengan menolak kerjasama dengan pihak Belanda

2

sama-sama menentang kehadiran kolonial Belanda di Indonesia

3

perjuanagan dengan bersikap keras menuntut Indonesia merdeka

4

berjuang melalui Volksraad (Dewan Rakyat) yang dibentuk Belanda

5

menolak kehadiran volksraad karena hanya menguntungkan Belanda

12

Multiple Choice

Kehidupan masyarakat dengan adanya pergerakan nasional ditandai dengan munculnya golongan-golongan baru, yaitu ...

1

Golongan priyayi

2

Golongan ulama

3

Golongan terpelajar dan profesional

4

Golongan pribumi

13

Multiple Choice

Corak pergerakan nasional yang menolak kerja sama dengan pemerintah kolonial biasa disebut kelompok...

1

kooperatif

2

radikal

3

nonkooperatif

4

moderat

5

sosialis kanan

14

Multiple Choice

Di bawah ini merupakan organisasi pergerakan di bidang politik dengan menggunakan strategi perjuangan radikal non kooperatif, KECUALI…

1

Partai Indonesia Raya

2

Budi Utomo

3

Indische Partij

4

Perhimpunan Indonesia

5

PNI

15

Perbedaan strategi pergerakan radikal non kooperatif dengan strategi moderat kooperatif

adalah : a. cara perjuangan yang dilakukan kalau radikal cenderung menempuh sikap keras dan melawan pemerintah kolonial, sedangkan cara perjuangan yang moderat adalah menempuh cara lunak dan tanpa melawan secara langsung pemerintah kolonial.b. strategi radikal menempuh sikap non kooperatif, artinya tdak bekerjasama dengan pemerintah kolonial, sedangkan strategi moderat adalah kooperatif yang artinya bekerja sama (memanfaatkan kerjasama) dengan pemerintah kolonial untuk kemajuan dan kesejateraan rakyat Indonesia. c. Organisasi bersifat radikal menginginkan langsung kemerdekaan politik, sedangkan moderat menginginkan kemerdekaan ekonomi terlebih dahulu baru kemudian kemerdekaan politik. d. Bentuk perjuangan organisasi radikal antara lain berupa aksi-aksi massa, tutntutan keras kepada pemerintah Belanda, kecaman dan kritikan keras terhadap pemerintah kolonial. Sebaliknya, organisasi moderat berjuang melalui Volksraad (Dewan Rakyat bentukan Belanda), mengusahakan perubahan ketatanegaraan, dan penghapusan perbedaan politik, ekonomi dan intelektual tanpa melanggar aturan dan ketetapan pemerintah Belanda.

16

Persamaan Strategi Pergerakan Nasional

a. bertujuan memperjuangkan hak dan kepentingan bangsa Indonesia, Dengan kedua strategi tersebut, para tokoh pergerakan nasional mengobarkan semangat satu bangsa untuk mewujudkan kemerdekaan yang telah lama dicita-citakan. b. keduanya menggunakan organisasi sebagai alat perjuanga c. berjuang secara nasional, tidak lagi bersifat kedaerahan. d Selain itu, semua organisasi pergerakan, baik yang menggunakan taktik radikal maupun yang menggunakan strategi moderat, menyadari bahwa kekuatan utama dalam berjuang bukan hanya pada senjata melainkan memajukan rakyat baik di bidang politik (menumbuhkan kesadaran akan pentingnya persatuan), ekonomi (peningkatan kesejahteraan rakyat) dan sosial budaya (Pendidikan, seni, budaya, Kesehatan dll). e Perjuangan semua organisasi pergerakan nasional, juga tidak lagi bertumpu pada kekuasaan raja atau sultan, tapi beralih pada pimpinan tokoh, yakni tokoh agama, kaum terpelajar, tokoh-tokoh pemuda, dan tokoh-tokoh masyarakat.

17

Multiple Choice

Salah satu hal yang menyebabkan sebagian tokoh-tokoh pergerakan berubah haluan dari strategi radikal ke moderat adalah … .

1

adanya kebebasan berserikat oleh pemerintah kolonial Belanda

2

tokoh-tokoh pergerakan merasa tidak mungkin mencapai tujuan

3

organisasi pergerakan dibubarkan paksa oleh Belanda

4

strategi radikal tidak cocok diterapkan di Indonesia

5

banyak tokoh-tokoh pergerakan yang ditangkap oleh Belanda

18

Multiple Choice

Persamaan strategi pergerakan antara radikal dengan moderat adalah … .

1

keduanya berjuang secara nasional untuk Indonesia merdeka

2

sama-sama memanfaatkan Belanda dalam perjuangan

3

keduanya sama-sama menolak kerjasama dengan Belanda

4

keduanya sama-sama memanfaatkan kerjasama dengan Belanda

5

radikal dan moderat memiliki tokoh-tokoh pemimpin yang sama

19

Multiple Choice

Question image
1

A

2

B

3

C

4

D

5

E

20

Multiple Choice

Persamaan cara perjuangan organisasi-organisasi yang menempuh strategi moderat adalah …

1

berjuang dengan menolak kerjasama dengan pihak Belanda

2

sama-sama menentang kehadiran kolonial Belanda di Indonesia

3

perjuanagan dengan bersikap keras menuntut Indonesia merdeka

4

berjuang melalui Volksraad (Dewan Rakyat) yang dibentuk Belanda

5

menolak kehadiran volksraad karena hanya menguntungkan Belanda

21

Fill in the Blanks

Type answer...

PERBEDAAN DAN PERSAMAAN STRATEGI PERJUANGAN PERGERAKAN NASIONAL

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 21

SLIDE