
IPA 8_SISTEM EKSKRESI MANUSIA
Presentation
•
Science
•
8th Grade
•
Hard
I AKSAMAYASA
FREE Resource
36 Slides • 7 Questions
1
I GEDE AKSAMAYASA, S.Pd.,Gr.
ILMU PENGETAHUAN ALAM
(IPA)
KELAS VIII
SEMESTER GENAP
KURIKULUM 2013
2
PETA KONSEP
3
Kita pasti pernah berkeringat. Keringat
merupakan salah satu sisa aktivitas
metabolisme yang bila tidak dikeluarkan
akan meracuni tubuh. Zat-zat sisa
dikeluarkan melalui organ-organ
tertentu.
Sumber : pixabay.com/skeeze
SISTEM EKSKRESI MANUSIA
Apa saja organ-organ tersebut?
Bagaimana cara organ-organ tersebut
mengeluarkan zat-zat sisa? Bagaimana
jika terjadi kerusakan pada organ-
organ tersebut?
4
Proses metabolisme menghasilkan energi dan zat berguna bagi
tubuh. Selain itu, dihasilkan juga zat-zat sisa yang tidak
diperlukan oleh tubuh.
Zat sisa tersebut bersifat racun dan dapat membahayakan
tubuh, karenanya harus dikeluarkan dari tubuh.
Proses pengeluaran zat sisa tersebut disebut Ekskresi.
Organ-orang yang berperan dalam proses ekskresi meliputi,
kulit, ginjal, paru-paru, dan hati.
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
5
KULIT
Kulit adalah organ pelindung yang menutupi seluruh permukaan tubuh zat
sisa metabolism dikeluarkan dalam bentuk keringat.
Kulit terdiri atas 3 lapisan, yaitu:
Lapisan kulit ari (epidermis)
Lapisan kulit jangat (dermis)
Jaringan bawah kulit (subkutan)
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
6
Kulit ari terdiri atas tiga lapisan, yaitu:
a.Lapisan tanduk (stratum korneum)
b.Lapisan granula (stratum granulosum)
c.Stratum germinativum
Lapisan tanduk merupakan jaringan mati yang terdiri atas banyak lapi sel pipih.
Berfungsi untuk melindungi sel-sel di dalamnya dan mencegah masuknya kuman
penyakit
Lapisan granula terdiri dari sel bergranula yang kelamaan akan mati dan terdorong
keatas menjadi bagian dari lapisan tanduk. Berfungsi untuk melindungi kulit dari
sengatan sinar matahari
Stratum germinativum mengandung sel-sel baru yang akan terdorong ke atas enjadi
bagian lapisan granula
Kulit ari (epidermis)
KULIT
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
7
Kulit jangat (dermis)
Kulit jangat terletak di bawah lapisan kulit ari. Terdapat pembuluh darah, kelenjar
keringat (glandula sudorifera), kelenjar minyak (glandula sebassea) dan kantong
rambut dan ujung—ujung saraf indra peraba.
Ujung-ujung saraf indra meliputi,
a.Ujung saraf peraba dingin (Korpuskula Krausse)
b.Ujung saraf peraba panas (Korpuskula Ruffini)
c.Ujung saraf peraba tekanan (Korpuskula Paccini)
d.Ujung saraf peraba sentuhan (Korpuskula Maissner
e.Ujung saraf peraba nyeri
KULIT
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
8
Kelenjar minyak (glandula sebasea), berfungsi menghasilkan minyak (sebum)
untuk meminyaki rambut agar tidak kering.
Di bawah kantong rambut terdapat pembuluh kapiler yang mengangkut sari
makanan ke akar rambut, sehingga rambut terus tumbuh.
Di dekat akar rambut terdapat otot rambut yang berfungsi untuk kontraksi
rambut sebagai respons terhadap rangsang dari lingkungan.
Kulit jangat (dermis)
KULIT
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
9
Kelenjar keringat (glandula sudorifera) berbentuk pipa terpilin, memanjang
dari epidermis masuk ke bagian dermis.
Kelenjar keringat dikelilingi pembuluh darah dan saraf. Dari pembuluh dari
tersebut, kelenjar keringat menyerap cairan jaringan, meliputi air, larutan
garam, dan urea.
Cairan jaringan tersebut dikeluarkan sebagai keringat. Pengeluarannya
dipengaruhi oleh, cuaca, aktivitas, makanan, dan minuman.
Kulit jangat (dermis)
KULIT
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
10
Jaringan Bawah Kulit (SubKutan)
Pada jaringan bawah kulit,
terdapat jaringan lemak atau
adiposa. Jaringan ini berfungsi
untuk menyimpan lemak sebagai
cadangan makanan dan menjaga
suhu tubuh agar tetap hangat.
Sumber: Dokumen penerbit
Kulit jangat (dermis)
KULIT
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
11
Zat yang dikeluarkan oleh paru-paru
adalah karbon dioksida (CO2) dan
uap air (H2O) yang dihasilkan dari
proses pernapasan
Jadi, fungsi paru-paru adalah
mengeluarkan karbon dioksida dan
uap air yang sudah tidak digunakan
lagi oleh tubuh
Sumber: pixabay.com/ClkerFreeVectorImages
PARU-PARU
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
12
PARU-PARU
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
Air kapur yang semula jernih ketika
ditiup (dihembuskan udara) akan
berubah menjadi keruh, hal itu
dikarenakan karbondioksida yang
dihasilakn dari pernapasan bereaksi
dengan kalsium hidroksida di air kapur
dan menghasilkan endapan kalsium
karbonat , senyawa inilah yang
menyebabkan air kapur menjadi keruh.
PERCOBAAN
13
Bentuk ginjal dan posisinya
dalam tubuh manusia
Berbentuk seperti kacang merah.
Panjang sekitar 10 cm, beratnya kurang
lebih 170 g, letaknya di dalam rongga
perut, berjumlah dua, dan berwarna
merah keunguan.
Zat sisa metabolisme dikeluarkan
dalam bentuk air seni (urine).
Kandungan urin yaitu, air, urea, dan
garam mineral.
Sumber: dokumen penerbit
GINJAL
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
14
(a) Irisan melintang struktur dalam ginjal dan (b) struktur nefron
Ginjal tersusun atas kulit ginjal (korteks), sumsum ginjal (medula), dan rongga
ginjal (pelvis).
GINJAL
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
15
Ginjal
Medula
Pelvis
Korteks
Tubulus
Badan Malpighi
Glomerulus
Kapsula
Bowman
Tubulus Kontortus
Proksimal
Tubulus Kontortus
Distal
Tubulus Kontortus
Kolektivus
Nefron
Lengkung Henle
GINJAL
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
16
Ginjal berperan sebagai alat ekskresi dengan cara menyaring darah dan
zat-zat sisa yang terdapat dalam darah dapat dikeluarkan dalam bentuk air
seni (urine).
Penyaringan darah sehingga berbentuk urin meliputi tiga tahapan, yaitu:
Penyaringan (filtrasi)
Penyerapan kembali (reabsorpsi)
Pengumpulan (augmentasi)
GINJAL
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
17
Penyaringan (filtrasi)
Proses filtrasi dapat dilihat pada
bagan disamping.
Membran glomerulus dan kapsula
bowman bersifat permeabel terhadap
air dan zat terlarut berukuran kecil.
Oleh karena itu, molekul-molekul
besar dapat tersaring.
Urine primer masih mengandung air,
glukosa, asam amino, dan garam
mineral.
Hasil filtrasi: Urine primer
Plasma darah dan zat terlarut disaring
oleh glomerulus
Cairan tubuh keluar dari pembuluh arteri
ginjal lalu masuk ke bada Malpighi
Darah yang mengandung sisa
metabolism masuk ke arteri ginjal
GINJAL
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
18
Urine sekunder mengandung
air, garam, urea, dan pigmen
empedu yang memberi warna
dan bau pada urin.
Hasil Reabsorpsi: Urin Sekunder
Zat berguna seperti gula, vitamin, asam
amino, ion, air kembali ke pembuluh darah
Masuk dalam Tubulus Kontortus Proksimal,
untuk reabsorpsi zat-zat yang masih
berguna
Urine primer
Penyerapan kembali (reabsorpsi)
GINJAL
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
19
Urine kemudian disalurkan
melalui tubulus kolektivus ke
rongga ginjal.
Dari rongga ginjal, urine
menuju ke kandung kemih
melalui saluran ginjal (ureter).
Hasil Augmentasi: Urine
Masuk dalam Tubulus Konturtus
Distal,lalu ditambah zat sisa lain seperti
asam urat, ion hydrogen dan kreatin
Urine Sekunder
Pengumpulan (augmentasi)
GINJAL
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
20
Urine keluar melalui saluran kencing
(uretra)
Otot kandung kemih meregang dan timbul
rasa ingin buang air kecil
Jika kandung kemih penuh maka dinding
kandung kemih tertekan
Urin dikumpulkan dalam Tubulus
Kontortus Distal. Lalu masuk ke kandung
kemih melalui ureter
Pengeluaran urine berkaitan
dengan pengeluaran keringat yang
juga dipengaruhi cuaca.
Urin yang dikeluarkan ginjal,
sebagian besar (95%) terdiri atas
air dan zat terlarut seperti, urea,
asam urat, amonia, garam, warna
empedu, dan zat yang berlebihan
dalam darah (vitamin, obat, dan
hormon).
Proses Pengeluaran Urine
GINJAL
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
21
Proses Pengeluaran Urine
Jika urine mengandung protein, berarti terjadi gangguan atau kerusakan glomerulus.
Jika urine mengandung gula, dapat disebabkan oleh
Kerusakan pada tubulus ginjal
Kadar gula yang tinggi sehingga tubulus ginjal tidak dapat menyerap kembali
semua gula yang ada pada filtrat glomerulus → diabetes mellitus, diabetes
insipidus.
Fungsi ginjal: menyaring darah, mengeluarkan sisa metabolisme, membuang zat-zat
yang berbahaya bagi tubuh, dan mengatur keseimbangan air dan garam di dalam
darah.
GINJAL
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
22
Hati merupakan kelenjar tebesar dalam tubuh,
terletak dalam rongga perut sebelah kanan di
bawah diafragma.
Pada orang dewasa normal beratnya kurang
dari lebih 2kg dan berwarna merah.
Hati menghasilkan empedu, yang memiliki ciri
sebagai berikut.
a.
Cairan kehijauan
b.
Rasanya pahit
c.
pH netral
d.
Mengandung kolestrol
e.
Mengandung garam empedu
HATI
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
23
HATI
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
STRUKTUR HATI
24
HATI
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
STRUKTUR HATI
25
Empedu yang dihasilkan akan ditampung di
dalam kantong empedu dan berfungsi
mengemulsikan lemak pada proses
pencernaan.
Zat warna empedu disebut, bilirubin dan
biliverdin.
Zat warna tersebut diubah menjadi urobilin
oleh bakteri usus dan memberi warna pada
feses dan urine.
Letak hati manusia
dalam tubuh
Sumber: shutterstock.com
HATI
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
26
PROSES EKSKRESI HATI
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
“ Hati sebagai organ ekskresi
berperan dalam perombakan
sel darah merah (eritrosit)
yang sudah tua atau rusak
menjadi globin, zat besi, dan
heme. Globin dan zat besi
akan digunakan untuk
membentuk eritrosit baru.
Sedangkan heme diubah
menjadi bilirubin dan
biliverdin disimpan di
kantung empedu yang,
untuk digunakan sebagai
pigmen pewarna urine dan
feses “.
27
Fungsi hati adalah sebagai berikut.
Salah satu alat ekskresi (Mengekskresikan zat
warna empedu/billirubin)
Tempat penyimpanan gula dalam bentuk
glikogen
Tempat pembentukan dan pembongkaran
protein
Tempat pembongkaran sel darah merah
Pembentukan dan pengeluaran cairan empedu
(Mengemulsikan lemak)
Menetralkan obat dan racun (Enzim Arginase)
Tempat pembuatan Vit. A dari provitamin A
HATI
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
28
CONTOH SOAL
Jelaskan fungsi hati sebagai alat ekskresi.
Penyelesaian:
Hati mengeluarkan empedu yang berfungsi mengemulsikan lemak
dalam proses pencernaan makanan. Hati juga mengeluarkan urea
ke dalam ginjal yang merupakan sisa-sisa pencernaan protein.
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
29
Anuria
• Kegagalan ginjal
menghasilkan urin
yang dapat
disebabkan karena
kurangnya tekanan
untuk melakukan
filtrasi atau terjadi
radang glomerulus.
Glikosuria
• Ditemukan glukosa
dalam urin. Hal
tersebut karena
terjadi kerusakan
pada badan
malpighi.
Albuminuria
• Ditemukannya protein
albumin dalam urin
yang dapat
disebabkan karena
luka pada membran
glomerulus karena
penyakit, kenaikan
tekanan darah, dan
iritasi pada sel-sel
ginjal oleh zat seperti
racun, bakteri, atau
logam berat.
KELAINAN DAN PENYAKIT PADA SISTEM EKSKRESI
30
Hematuria
• Ditemukannya
keberadaan sel-sel
darah merah dalam
urine. Penyebabnya
karena radang
organ-organ sistem
urine karena
penyakit atau iritasi.
Bilirubinaria
• Kondisi saat
konsentrasi
bilirubin dalam
urine melebihi
batas normal.
Disebabkan
karena pengaruh
penguraian
hemoglobin yang
berlebihan dalam
darah.
Batu Ginjal
• Kelainan berupa adanya
benda keras yang
ditemukan dalam saluran
ginjal, pelvis, dan saluran
urin. Disebabkan karena
konsentrasi garam-garam
mineral yang berlebihan,
penurunan jumlah air,
kebasaan dan keasaman
urin yang abnormal, atau
aktivitas kelenjar tiroid
yang berlebihan.
KELAINAN DAN PENYAKIT PADA SISTEM EKSKRESI
31
Nefritis Glomerulus
• Radang ginjal yang
melibatkan glomerulus.
Disebabkan karena
reaksi alergi terhadap
racun dari bakteri
Streptococcus.
Pielonefritis
• Merupakan radang
pelvis, medula, dan
korteks karena
bakteri. Penyakit ini
menyebabkan
kerusakan nefron
dan korpuskulum
renalis.
Sistitis
• Penyakit radang
kandung kemih
yang melibatkan
lapisan mukosa dan
submukosa.
Disebabkan karena
infeksi bakteri, zar
kimia, atau luka
mekanis.
KELAINAN DAN PENYAKIT PADA SISTEM EKSKRESI
32
Nefrosis
• Kondisi bocornya
membran
glomerulus. Akibat
kebocoran tersebut
sebagian besar
protein berpindah
dari darah ke urin.
Karenanya air dan
natrium menumpuk
dalam tubuh
menyebabkan
pembengkakan.
Polisistik
• Disebabkan oleh
kerusakan saluran
ginjal yang merusak
nefron dan
menghasilkan kista
mirip dilatasi
sepanjang saluran.
Gagal Ginjal
• Disebabkan oleh
kondisi yang
menggangu fungsi
ginjal seperti,
nefritis, trauma
ginjal, tumor ginjal.
Gagal ginjal dapat
menyebabkan
kematian dalam
waktu 1 sampai 2
minggu.
KELAINAN DAN PENYAKIT PADA SISTEM EKSKRESI
33
Kulit
• Mandi dua kali sehari
menggunakan sabun
• Menggunakan handuk
bersih
• Menggunakan losion
• Mengonsumsi air putih
yang cukup
• Makan makanan bergizi
• berolahraga
• Istirahat yang cukup
Paru-paru
• Berolahraga
• Olah napas
• Menghindari
merokok, asap
rokok, asap pabrik,
asap kendaraan
bermotor
• Cukup istirahat
• Mengonsumsi
makanan bergizi
KELAINAN DAN PENYAKIT PADA SISTEM EKSKRESI
34
Ginjal
• Tidak menahan
kencing
• Tidak duduk terlalu
lama
• Tidak mengonsumsi
minuma beralkohol
dan pemicu stamina
• Minum air putih yang
cukup
• Makan makanan
bergizi.
Hati
• Bekerja dan
berolahrga tidak
berlebihan
KELAINAN DAN PENYAKIT PADA SISTEM EKSKRESI
35
Poll
APAKAH KALIAN SUDAH MEMAHAMI MATERI SISTEM EKSRESI?
SANGAT PAHAM
PAHAM
CUKUP PAHAM
KURANG PAHAM
36
LATIHAN SOAL
KETERANGAN :
1) JUMALH SOAL 5
2) WAKTU PENGERJAAN 5 MENIT
37
Poll
BERIKUT INI YANG BUKAN MERUPAKAN ORGAN EKSREKSI ADALAH .....
JANTUNG
PARU-PARU
GINJAL
HATI
38
Match
PASANGANKAN ORGAN EKSKRESI BERIKUT DENGAN ZAT SISA METABOLISME YANG DIKELUARKANNYA YANG TEPAT !!!
HATI
KULIT
PARU-PARU
GINJAL
CO2 & H2O
URINE
KERINGAT
CAIRAN EMPEDU
CO2 & H2O
URINE
KERINGAT
CAIRAN EMPEDU
39
Labelling
LENGKAPI BAGIAN STRUKTUR GINJAL BERIKUT DENGAN BENAR!
40
Fill in the Blank
SISA HASIL METABOLISME YANG DIKELUARKAN MELALUI KULIT ADALAH ....
41
Reorder
URUTKANLAH ALUR TERBENTUKNYA URINE PADA SISTEM EKSKRESI MANUSIA!
GINJAL
URETER
KANTUNG KEMIH
URETRA
42
Open Ended
PERHATIKAN VIDEO DISAMPING. BERDASARKAN PERCOBAAN TERSEBUT, JELASKAN MENGAPA AIR KAPUR MENJADI KERUH KETIKA DITIUP!
43
SEKIAN & TERIMA KASIH
TUGAS WORKSHOP QUIZIZZ
I GEDE AKSAMAYASA, S.Pd.,Gr.
ILMU PENGETAHUAN ALAM
(IPA)
KELAS VIII
SEMESTER GENAP
KURIKULUM 2013
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 43
SLIDE
Similar Resources on Wayground
39 questions
Sistem Peredaran Darah Manusia
Lesson
•
8th Grade
37 questions
IPA EKOSISTEM
Lesson
•
7th Grade
34 questions
Zat Aditif dan Adiktif
Lesson
•
8th Grade
33 questions
8.L.4.1 & 8.L.4.2 Review
Lesson
•
8th Grade
37 questions
Characteristics of Organisms
Lesson
•
8th Grade
37 questions
Q1 Review
Lesson
•
7th Grade
37 questions
Pemisahan Campuran
Lesson
•
8th Grade
37 questions
Kerajinan Bahan Lunak
Lesson
•
8th Grade
Popular Resources on Wayground
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
10 questions
Probability Practice
Quiz
•
4th Grade
15 questions
Probability on Number LIne
Quiz
•
4th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
22 questions
fractions
Quiz
•
3rd Grade
6 questions
Appropriate Chromebook Usage
Lesson
•
7th Grade
10 questions
Greek Bases tele and phon
Quiz
•
6th - 8th Grade
Discover more resources for Science
10 questions
Exploring the Rock Cycle
Interactive video
•
6th - 8th Grade
8 questions
Newton's Second Law
Lesson
•
6th - 8th Grade
8 questions
Amoeba Sister Asexual vs Sexual Reproduction
Interactive video
•
8th Grade
10 questions
Exploring the Rock Cycle: Types and Formation
Interactive video
•
6th - 8th Grade
20 questions
Plate Tectonics
Quiz
•
8th Grade
25 questions
Evolution and Natural Selection Review
Quiz
•
6th - 8th Grade
10 questions
Exploring Weathering, Erosion, and Deposition Processes
Interactive video
•
6th - 10th Grade
20 questions
Rock Cycle
Quiz
•
8th Grade