Search Header Logo
Bab 4 Kebinnekaan

Bab 4 Kebinnekaan

Assessment

Presentation

Education

11th Grade

Practice Problem

Easy

Created by

Agung Yeni

Used 3+ times

FREE Resource

20 Slides • 4 Questions

1

media

KEBINEKAAN
INDONESIA

VII

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

BAB IV

Agung Ayu Linda Yeni,S.Pd

2

media

01

04

02

03

05

A. Keragaman Gender

D. Keragaman Agama

B. Keragaman Suku

C. Keragaman Budaya

E. Keragaman Ras dan Antargolongan

F. Menjaga Nilai Penting Kebinekaan
06

3

media

A. Keragaman Gender

Salah satu keragaman yang perlu diperhatikan adalah gender, atau ke
ragaman

berdasar

jenis

kelamin

yakni

perempuan

dan

laki-laki.

Keragaman ini tentu bersifat universal atau berlaku bagi seluruh umat
manusia

di

dunia. Untuk

mewujudkan keadilan di masyarakat

dan

membangun kemajuan bersama, keragaman berdasar gender ini perlu
diperhatikan.

Gender adalahjenis kelamin.

Keragaman gender adalah keragaman
jenis kelamin, yakni perempuan dan
laki-laki.

1. Pengertian Gender

4

Open Ended

Sebutkan pengertian dari gender...

5

media

2. Kesetaraan Gender

Setiap manusia memiliki hak yang sama di
hadapan Tuhan maupun di hadapan hukum.
Walaupun ada perbedaan nyata secara fisiologis,
hak perempuan dan laki-laki sebagai anggota
masyarakat maupun warga negara sama. Tidak
boleh dibeda-bedakan satu dengan lainnya. Hal
tersebut berlaku di rumah tangga, di lingkungan
sosial

bertetangga,

maupun

di

masyarakat

secara luas.

Perempuan dan laki-laki punya hak yang sama
di dalam bekerja dalam kegiatan perekonomian,
untuk menjalankan tugas-tugas sosial, berpolitik,
serta

kegiatan

keagamaan

sesuai

dengan

ketentuan agama masing-masing.

Itulah yang dimaksudkan sebagai kesetaraan
gender.

6

media

3. Membangun Kesadaran Gender

Di Indonesia, pemerintah juga terus berusaha membangun kesadaran gender di
masyarakat.

Di antaranya dengan membentuk Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan
Perlindungan Anak sejak tahun 1983.

Selain itu juga dibentuk Komisi Nasional Perempuan. Sedangkan untuk kegiatan
politik, 30 persen dari wakil partai di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) harus
perempuan.

7

media

B. Keragaman Suku

Berdasarkan survei
tahun 2010, Badan
Pusat Statistik (BPS)
menyebut bahwa di
Indonesia terdapat
sebanyak 1.340 suku.

Jika dipandang dari
bahasa serta budayanya,
setidaknya terdapat
sekurang-kurangnya
300 suku bangsa di
Indonesia.

Suku

adalah

masyarakat

yang

memiliki

budaya sendiri, berbeda dengan masyarakat
lainnya. Budaya yang membedakan satu
suku dengan suku lainnya adalah bahasa,
adat istiadat, hingga kebiasaannya.

Indonesia merupakan salah satu bangsa
yang

paling

banyak

sukunya

di

dunia.

Namun

suku-suku

yang

berbineka

atau

beragam ini menjadi satu kesatuan antara
lain dengan
berbahasa yang sama, Bahasa Indonesia.

8

media

1. Papua dan Maluku

Wilayah Papua dan Maluku memiliki jumlah suku bangsa
paling

banyak.

Terutama

di

kawasan

Papua

yang

bergunung-gunung

dengan

medan

yang

sulit,

hingga

masyarakatnya terpisah satu sama lainnya. Ada ratusan
suku di daerah ini. Suku terbesarnya adalah Asmat, Dani,
Mee

hingga

Arfak.

Suku-suku

pantai

Papua

memiliki

banyak

hubungan

dengan

suku-suku

Maluku

seperti

Ambon, Kei, Ternate dan suku-suku di pulau Halmahera.

Ada tiga kelompok utama suku di kawasan ini. Di
daerah paling barat adalah suku Bali yang tinggal di
Pulau Bali dan Pulau Lombok. Lalu suku Sasak yang
menjadi

suku

utama

di

Pulau

Lombok. Di

Pulau

Sumbawa ada suku Bima dan Sumbawa. Sedangkan
di wilayah timur di Nusa Tenggara terdapat puluhan
suku. Suku-suku utama di daerah ini adalah Timor, Alor,

Sumba, serta suku-suku di Flores seperti Ende,

Bajawa, hingga Manggarai. Terdapat pula suku yang
berumah di atas laut, yakni Suku Bajo di daerah
Komodo.

2. Bali dan Nusa Tenggara

9

media

3. Sulawesi

Suku laut Bajo juga ada di daerah Sulawesi, di wilayah
Selatan,

Tenggara,

Tengah,

hingga

Utara.

Namun

suku-suku utama di daerah ini adalah Bugis, Makasar,
serta Minahasa.

Terdapat pula puluhan suku lain di Sulawesi seperti
Tolaki, Buton, Mandar, Toraja, Kaili, Gorontalo hingga
Sangir.

Kalimantan

memiliki

rumpun

suku

Dayak yang jumlahnya bisa mencapai
ratusan. Seperti di Papua, banyaknya
suku

Dayak

di

Kalimantan

terjadi

karena wilayahnya terpisah-pisah oleh
hutan

yang

sangat

lebat.

Selain

suku-suku

Dayak,

Kalimantan

juga

memiliki suku Banjar, Bugis, Melayu
dan peranakan Tionghoa yang sudah
berabad-abad

bermukim

di

Kalimantan.

4. Kalimantan

10

media

5. Jawa

Empat suku utama di Jawa adalah
suku-suku

yang

paling

banyak

warganya di Indonesia. Keempat suku
itu adalah Jawa, Sunda, Madura, serta
Banten.

Selain

itu,

di

Jawa

juga

terdapat tiga suku kecil yakni Tengger
dan Osing di Jawa Timur serta suku
Badui di Banten. Di Jawa Tengah
terdapat warga

Jawa

Banyumasan

sedang di Jawa Barat terdapat warga
Cirebonan.

Di wilayah timur pulau Sumatra serta kepulauannya
merupakan wilayah utama suku Melayu. Dari suku
inilah Bahasa Melayu menyebar dipakai sebagai
bahasa penghubung antarsuku di Indonesia sejak
berabad-abad silam, sehingga dijadikan Bahasa
Indonesia. Suku utama di pantai barat terdapat
Minang, sedangkan di paling utara adalah Aceh.
Selain itu terdapat suku Tapanuli, Batak Toba, Karo,
Pasemah, Rejang, Lebong, Mentawai, Nias, Alas,
Gayo, Anak Dalam, dan lainnya.

6. Sumatra

11

media

C. Keragaman Budaya

Keragaman budaya berhubungan dengan keragaman suku.
Semakin banyak suku di suatu negara, semakin banyak budaya
yang dimilikinya. Itulah yang terjadi di Indonesia yang memiliki
ratusan suku yang berbeda. Maka budayanya pun sangat
banyak atau beragam.

Keragaman budaya yang mudah dikenali antara lain adalah
kesenian, arsitektur, hingga tradisi dan upacara.

Setiap

daerah memiliki

lagu daerahnya masing-masing. Di

Indonesia terdapat ratusan lagu daerah :
Bungong Jeumpa dari Aceh
Sinanggar Tulo dari Tapanuli
Kampung Nan Jauh di Mato dari Minang
Lancang Kuning dari Melayu
Kicir-Kicir dari Betawi
Bubuy Bulan dari Sunda
Lir Ilir dari Jawa
Tanduk Majeng dari Madura
Ampar-Ampar Pisang dari Kalimantan
Janger dari Bali
Beriringan

dengan

lagu

daerah,

terdapat

alat-alat

musik

tradisional.

1. Lagu Daerah

12

media

2. Tarian Daerah

Kesenian daerah yang juga banyak ragamnya adalah
tarian. Salah satu tarian daerah di Indonesia yang
paling terkenal di dunia adalah tari Saman dari Aceh.
Inilah tari yang dipilih untuk acara pembukaan pesta
olahraga Asian Games 2018. Tari itu dilakukan oleh
1.600 siswa SMA di Jakarta, dan disiarkan secara
langsung ke seluruh negara Asia.

Masih

terdapat

ratusan

tari

daerah

lainnya

di

Indonesia. Yang terkenal antara lain adalah Tor-tor
dari Batak, Serampang Dua Belas dari Melayu, Tari
Piring dari Minang, Jaipong dari Sunda, Serimpi dari
Jawa,

Pendet

dari

Bali,

Ajat

Temui

Datai

dari

Kalimantan, Pakarena dari Sulawesi, Cakalele dari
Maluku, hingga Tari Cendrawasih dari Papua.

Selain itu, Papua juga menyumbang lagu dan tari
Sajojo. Ini salah satu tarian yang sangat sering dipakai
untuk

senam

pagi

bersama-sama

di

seluruh

Indonesia. Tari daerah lain yang juga terkenal untuk
dipakai senam pagi adalah lagu dan tari Maumere
dari Nusa Tenggara.

13

media

3. Tradisi dan Upacara

Sangat banyak tradisi dan
upacara di Indonesia, mulai
dari Papua hingga Aceh.

Upacara bakar batu (Papua)
Upacara pembakaran mayat Ngaben (Bali)
Upacara Rambu Solo untuk mengantarkan
jenazah (Toraja)

Karapan sapi (Madura)
Balap perahu di sungai dalam (Sumatra)
Lompat batu (Nias)

14

media

4. Rumah dan Kampung Adat

Rumah adat di tiga pulau besar yakni Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi umumnya
merupakan rumah panggung. Lantainya tidak di tanah, melainkan berupa panggung
dari kayu untuk berjaga-jaga dari ancaman banjir dan kemungkinan serangan
binatang buas.

Di Sumatra rumah adat
Krong Bade, Rumah Bolon,
Rumah Gadang, dan
Rumah Limas

Rumah

adat

berlantai

di

tanah

terdapat

di

Jawa,

Bali,

Nusa

Tenggara,

Maluku

dan

Papua.

Di

antaranya

adalah

rumah

Joglo di Jawa, rumah Bali,
Bale

Tani

di

Lombok

hingga rumah Sasadu di
Maluku.
Rumah adat berlantai di tanah di Papua berwujud
rumah Honai serta Ebeai di kawasan pegunungan.

15

media

D. Keragaman Agama

Keragaman dalam beragama di Indonesia ditandai dengan adanya enam agama
resmi yang diakui negara. Setiap pemeluk agama menjalankan keyakinan dengan
melakukan

ibadah

sesuai

ajaran

agama

masing-masing.

Meskipun

berbeda

agamanya, masyarakat tetap saling menghargai dan menghormati satu sama lain.

16

media

17

Multiple Choice

Ada berapa Agama yang diakui di Indonesia ?

1

5 Agama

2

4 Agama

3

3 Agama

4

6 Agama

18

media

E. Keragaman Ras dan Antargolongan

Keragaman lain di Indonesia adalah keragaman ras dan antargolongan. Ras disebut
sebagai akar dari populasi atau kumpulan manusia berdasarkan genetika tubuh serta
tampilan fisiknya atau fenotipe-nya.

Selain ras, keragaman juga terdapat pada antargolongan masyarakat. Kalian tentu
tahu bahwa di masyarakat ada golongan-golongan. Baik golongan berdasarkan
pilihan politik, kemampuan ekonomi, maupun dari kegiatannya sehari-hari. Semua itu
membentuk kebinekaan Indonesia

1. Keragaman Ras

Masyarakat Indonesia terdiri atas dua ras besar,
yakni Ras Mongoloid Melayu di wilayah barat
serta

Melanesoid

Papua

di

timur.

Ras

Mongoloid
Melayu merupakan ras utama suku-suku besar
di Sumatra, Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi.

Ras Melanesoid Papua menyebar dari Papua
hingga Maluku, terutama di Kepulauan Kei dan
Aru.

Ras

ini

berkulit

coklat

kehitaman,

berambut keriting, dengan tubuh agak gempal.

19

media
media

2. Keragaman Antargolongan

Dalam hal ekonomi, golongan masyarakat juga berbeda-
beda. Ada orang yang sangat mampu secara ekonomi,
ada yang biasa-biasa saja, dan ada juga yang kurang
mampu. Anak-anak dari keluarga mampu umumnya
punya

fasilitas

lebih

baik,

sedangkan

yang

kurang

mampu umumnya lebih mandiri dalam berbagai hal.
Semuanya perlu saling menghargai serta mendukung
satu sama lain.

Organisasi serta pilihan politik setiap keluarga juga bisa
berbeda-beda.

Yang

satu

lebih

suka

mendukung

organisasi tertentu dan memilih suatu partai. Yang satu
lagi aktif di organisasi lainnya serta menjadi anggota
partai

berbeda.

Maka

golongan

masyarakat

menyangkut organisasi dan pilihan politik pun bisa
berbeda-beda.

Profesi atau jenis pekerjaan
Petani : Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI)
Nelayan : Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (NHSI)
Wartawan : Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)

20

media

F. Menjaga Nilai Penting Kebinekaan

Setiap orang maupun kelompok masyarakat selalu
memiliki kelebihan masing-masing. Tidak ada orang
atau

kelompok

masyarakat

yang

tidak

memiliki

kelebihan dibanding yang lain. Ada yang kelebihannya
bersifat isik, ada yang kelebihannya bersifat pikiran,
ada yang kelebihannya bersifat keterampilan, maupun
kelebihan dalam perilaku lain.

Karena setiap orang atau kelompok memiliki kelebihan
masing-masing, maka tidak ada orang atau kelompok
yang

boleh

merasa

lebih

hebat

dari

orang

atau

kelompok lainnya. Sebaliknya, juga tidak boleh ada
orang atau kelompok yang merasa lebih rendah dari
yang lain karena semuanya sama di hadapan hukum.

Dengan

demikian,

tidak

boleh

ada

yang

saling

merendahkan

antarorang

atau

antarkelompok

masyarakat.

1. Nilai Penting Kebinekaan

21

media

2. Menjaga Kebinekaan

Menghargai,

membangun

hubungan, serta bekerja sama
dengan

orang

atau

kelompok

yang berbeda itulah yang harus
dilakukan

dalam

menjaga

kebinekaan.

Baik

pada

kelompok

gender,

suku

dan

budaya,

pemeluk

agama, juga kelompok ras serta
golongan.

Kebinekaan

melatih

untuk

menghargai

dan

siap

bekerja

sama

dengan

siapapun

yang

berlatar

budaya

berbeda.

Kebinekaan

membuat

maju,

karena itu perlu dijaga.

22

Open Ended

Sebutkan macam-macam keberagaman yang ada di Indonesia ..

23

Open Ended

Sebutkan pengertian dari Suku...

24

media

Terima
Kasih

media

KEBINEKAAN
INDONESIA

VII

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

BAB IV

Agung Ayu Linda Yeni,S.Pd

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 24

SLIDE