
TEKS CERITA INSPIRASI (1)
Presentation
•
World Languages
•
9th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
Deki Permana
Used 3+ times
FREE Resource
11 Slides • 10 Questions
1
TEKS CERITA INSPIRASI
2
Dari gambar di atas, apa inspirasi yang dapat kita petik?
3
sesuatu yang menggerakkan hati.
INSPIRASI
karangan yang menuturkan perbuatan, pengalaman, atau penderitaan orang; kejadian dan sebagainya (baik yang sungguh-sungguh terjadi maupun yang hanya rekaan belaka).
CERITA
TEKS CERITA INSPIRASI
4
cerita yang berisi pengalaman atau kejadian yang benar-benar terjadi ataupun berupa cerita fiksi yang mampu menginspirasi, menggugah, dan memberikan semangat atau motivasi kepada orang yang membacanya.
TEKS CERITA INSPIRASI
5
JENIS TEKS CERITA INSPIRASI
Berdasarkan sifat peristiwa
Fiksi | Nonfiksi |
|---|---|
berdasarkan khayalan dan rekaan | berdasarkan kejadian nyata |
tokoh dan latar sama-sama rekaan | contoh : Rudy Habibie |
tokoh rekaan; latar nyata | |
tokoh nyata, latar rekaan | |
contoh : Garam dan telaga | |
6
Tokoh orang terkenal | Tokoh sufi (ahli agama) | Tokoh binatang |
|---|---|---|
Contoh : Iman Usman (cofounder & COO Ruangguru) | Contoh : Sunan Kalijaga (penyebar agama Islam) | Disajikan melalui fabel |
| | Contoh : Si Kancil (Kancil memang memiliki karakter licik, tetapi kancil cerdik untuk mencari solusi dalam setiap masalah) |
JENIS TEKS CERITA INSPIRASI
Berdasarkan tokoh peristiwa
7
Fill in the Blank
Jenis cerita inspirasi dibagi berdasarkan apa?
8
Fill in the Blank
Perhatikan ilustrasi berikut!
Kanaya ditugaskan oleh gurunya untuk membuat teks cerita inspirasi. Ia pun berpikir
untuk menulis pengalaman hidupnya sendiri saat mengalami kecelakaan dan berhasil
bangkit kembali. Namun, ia berpikir ulang. Ia takut dalam proses penulisannya, ia
menjadi kembali sedih dan trauma. Oleh karena itu, ia mencoba membuat teks cerita
inspirasi dari tokoh yang waktu itu membuatnya termotivasi untuk tetap semangat, yaitu
Dian Sastrowardoyo.
Berdasarkan ilustrasi tersebut, jenis teks cerita inspirasi apakah yang ditulis oleh
Kanaya?
9
Fill in the Blank
Perhatikan teks berikut!
Syaiikh Ibn Atha'illah As-Sakandari hidup di Mesir pada masa kekuasaan Dinasti
Mameluk. Di kota inilah ia menghabiskan hidupnya dengan mengajar fikih mazhab
Imam Maliki di berbagai lembaga intelektual, antara lain Masjid Al-Azhar. Di waktu
yang sama, dia juga dikenal luas di bidang tasawuf sebagai seorang syaikh besar
ketiga di lingkungan tarekat sufi Syadziliyah.
N.N. (17 Juni 2011). Khazanah Tokoh Sufi: Syekh Ibnu Atha'illah, Penulis Kitab Al-Hikam. Diakses dari
Berdasarkan tokohnya, jenis teks cerita inspirasi apakah kutipan teks tersebut?
10
Fill in the Blank
Perhatikan teks berikut!
I Have a Dream
Aku masih punya mimpi. Sebab dengan mimpilah aku bisa tetap bertahan mengikuti ke mana angin kehidupan membawaku. Aku sudah terlahir dalam keadaan tidak bisa melihat dan lumpuh. Kursi roda adalah satu-satunya alat yang membantuku untuk melangkah setapak demi setapak untuk meraih mimpiku. Aku ingin berjuang sebagaimana orang-orang normal juga berjuang. Aku tidak mau mengasihani diriku sendiri karena keadaanku ini.
Di umurku yang baru dua belas tahun, aku telah menentukan mimpiku untuk menjadi profesor. Segala keterbatasan yang kumiliki tidak kuanggap sebagai penghalang untuk berpikir maju. Bahkan, kedua orang tuaku tidak pernah memperlakukanku sebagai orang yang cacat. Aku diperlakukan layaknya adik-adikku
yang normal dan aku bersyukur karena itu. Kedua orang tuaku terus memotivasi dan berupaya menjadikanku sebagai sosok yang kuat.
Aku begitu bahagia saat orang tuaku memasukkanku di sekolah umum tempat anak-anak normal bersekolah. Aku disekolahkan di sekolah yang sama dengan adikku. Memang, aku harus belajar dua kali lipat lebih giat untuk mengikuti semua pelajaran di sekolah. Tapi aku yakin, karena aku mempunyai semangat dan kepercayaan diri yang tinggi. Ini pula yang menjadikanku juara 1 di sekolah.
Olimpiade matematika tingkat SMP telah di depan mata. Seorang guru sangat yakin bahwa aku mampu mengikutinya. Awalnya panitia tidak mengizinkanku mengikuti olimpiade karena keterbatasan fisikku. Namun, guruku tetap memperjuangkan agar aku bisa tetap mengikuti olimpiade. Akhirnya aku pun diizinkan untuk mengikuti olimpiade.
Berbekal rasa optimis dan kepercayaan yang tinggi akupun berhasil lolos olimpiade matematika tingkat nasional dan berhasil menjadi juara kedua. Aku bersyukur karena kerja kerasku selama ini tidak sia-sia. Masih terngiang sampai di telingaku semua perkataan ibu yang telah membuatku termotivasi hingga saat ini.
“Jika temanmu belajar satu jam, maka kamu harus belajar lima jam. Ini berarti, kamu harus bekerja lima kali lebih keras dari teman-temanmu. Jika temanmu baru belajar huruf A, kamu harus sudah belajar huruf Z. Jika temanmu sudah belajar 1-10, kamu harus sudah sampai 1.000.” Begitulah cara Ibu mengajarkan ketekunan dan
semangat pantang menyerah kepadaku.
Dan aku percaya suatu hari nanti aku pasti bisa menjadi seorang profesor atau ilmuwan. Kelak, aku berjanji akan mengabdikan diri mengajar di perguruan tinggi dan membuat orang-orang menjadi pintar. Tidak sekadar pintar karena ilmu yang didapatkannya, tapi juga pintar karena memiliki kepercayaan diri dan rasa optimis
yang tinggi. Sampai saat ini dan seterusnya, aku semakin yakin bahwa dengan ketekunan dan kerja keras, aku pasti bisa meraih mimpiku.
Saroso, Agustina Ardhani. (2012). Secuil Roti Manis: I Have a Dream. Yogyakarta: Diva Press
Menurutmu, ini jenis teks cerita inspirasi apa?
11
Bagian pengantar atau awal cerita yang berisi pengenalan tokoh dan latar. Biasanya
bagian orientasi menjelaskan tema cerita secara umum.
Orientasi
Gambaran tentang isi teks secara keseluruhan. Abstraksi bersifat opsional.
Abstraksi
STRUKTUR TEKS CERITA INSPIRASI
12
Bagian ini berisi tahap penyelesaian masalah yang sudah dimunculkan di bagian komplikasi. Resolusi juga bisa berupa peristiwa yang menyadarkan tokoh tentang kebaikan.
Resolusi
Disebut juga perumitan masalah atau peristiwa. Tahap komplikasi adalah munculnya kesulitan ataupun perjuangan yang dilalui tokoh. Setiap cerita dijalin untuk menuju ke puncak cerita. Perlu diingat, bagian ini biasanya terdapat inspirasi cerita.
Komplikasi
STRUKTUR TEKS CERITA INSPIRASI
13
Penutup cerita berisi simpulan atau pesan moral berupa nilai-nilai yang bisa menjadi teladan bagi pembaca.
Koda
STRUKTUR TEKS CERITA INSPIRASI
14
Abstraksi (opsional)
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Koda
STRUKTUR TEKS CERITA INSPIRASI
15
Fill in the Blank
Perhatikan teks berikut!
I Have a Dream
Aku masih punya mimpi. Sebab dengan mimpilah aku bisa tetap bertahan mengikuti ke mana angin kehidupan membawaku. Aku sudah terlahir dalam keadaan tidak bisa melihat dan lumpuh. Kursi roda adalah satu-satunya alat yang membantuku untuk melangkah setapak demi setapak untuk meraih mimpiku. Aku ingin berjuang sebagaimana orang-orang normal juga berjuang. Aku tidak mau mengasihani diriku sendiri karena keadaanku ini.
Di umurku yang baru dua belas tahun, aku telah menentukan mimpiku untuk menjadi profesor. Segala keterbatasan yang kumiliki tidak kuanggap sebagai penghalang untuk berpikir maju. Bahkan, kedua orang tuaku tidak pernah memperlakukanku sebagai orang yang cacat. Aku diperlakukan layaknya adik-adikku
yang normal dan aku bersyukur karena itu. Kedua orang tuaku terus memotivasi dan berupaya menjadikanku sebagai sosok yang kuat.
Aku begitu bahagia saat orang tuaku memasukkanku di sekolah umum tempat anak-anak normal bersekolah. Aku disekolahkan di sekolah yang sama dengan adikku. Memang, aku harus belajar dua kali lipat lebih giat untuk mengikuti semua pelajaran di sekolah. Tapi aku yakin, karena aku mempunyai semangat dan kepercayaan diri yang tinggi. Ini pula yang menjadikanku juara 1 di sekolah.
Olimpiade matematika tingkat SMP telah di depan mata. Seorang guru sangat yakin bahwa aku mampu mengikutinya. Awalnya panitia tidak mengizinkanku mengikuti olimpiade karena keterbatasan fisikku. Namun, guruku tetap memperjuangkan agar aku bisa tetap mengikuti olimpiade. Akhirnya aku pun diizinkan untuk mengikuti olimpiade.
Berbekal rasa optimis dan kepercayaan yang tinggi akupun berhasil lolos olimpiade matematika tingkat nasional dan berhasil menjadi juara kedua. Aku bersyukur karena kerja kerasku selama ini tidak sia-sia. Masih terngiang sampai di telingaku semua perkataan ibu yang telah membuatku termotivasi hingga saat ini.
“Jika temanmu belajar satu jam, maka kamu harus belajar lima jam. Ini berarti, kamu harus bekerja lima kali lebih keras dari teman-temanmu. Jika temanmu baru belajar huruf A, kamu harus sudah belajar huruf Z. Jika temanmu sudah belajar 1-10, kamu harus sudah sampai 1.000.” Begitulah cara Ibu mengajarkan ketekunan dan
semangat pantang menyerah kepadaku.
Dan aku percaya suatu hari nanti aku pasti bisa menjadi seorang profesor atau ilmuwan. Kelak, aku berjanji akan mengabdikan diri mengajar di perguruan tinggi dan membuat orang-orang menjadi pintar. Tidak sekadar pintar karena ilmu yang didapatkannya, tapi juga pintar karena memiliki kepercayaan diri dan rasa optimis
yang tinggi. Sampai saat ini dan seterusnya, aku semakin yakin bahwa dengan ketekunan dan kerja keras, aku pasti bisa meraih mimpiku.
Saroso, Agustina Ardhani. (2012). Secuil Roti Manis: I Have a Dream. Yogyakarta: Diva Press
Menurutmu, paragraf berapakah yang termasuk struktur orientasi?
16
Fill in the Blank
Perhatikan teks berikut!
I Have a Dream
Aku masih punya mimpi. Sebab dengan mimpilah aku bisa tetap bertahan mengikuti ke mana angin kehidupan membawaku. Aku sudah terlahir dalam keadaan tidak bisa melihat dan lumpuh. Kursi roda adalah satu-satunya alat yang membantuku untuk melangkah setapak demi setapak untuk meraih mimpiku. Aku ingin berjuang sebagaimana orang-orang normal juga berjuang. Aku tidak mau mengasihani diriku sendiri karena keadaanku ini.
Di umurku yang baru dua belas tahun, aku telah menentukan mimpiku untuk menjadi profesor. Segala keterbatasan yang kumiliki tidak kuanggap sebagai penghalang untuk berpikir maju. Bahkan, kedua orang tuaku tidak pernah memperlakukanku sebagai orang yang cacat. Aku diperlakukan layaknya adik-adikku
yang normal dan aku bersyukur karena itu. Kedua orang tuaku terus memotivasi dan berupaya menjadikanku sebagai sosok yang kuat.
Aku begitu bahagia saat orang tuaku memasukkanku di sekolah umum tempat anak-anak normal bersekolah. Aku disekolahkan di sekolah yang sama dengan adikku. Memang, aku harus belajar dua kali lipat lebih giat untuk mengikuti semua pelajaran di sekolah. Tapi aku yakin, karena aku mempunyai semangat dan kepercayaan diri yang tinggi. Ini pula yang menjadikanku juara 1 di sekolah.
Olimpiade matematika tingkat SMP telah di depan mata. Seorang guru sangat yakin bahwa aku mampu mengikutinya. Awalnya panitia tidak mengizinkanku mengikuti olimpiade karena keterbatasan fisikku. Namun, guruku tetap memperjuangkan agar aku bisa tetap mengikuti olimpiade. Akhirnya aku pun diizinkan untuk mengikuti olimpiade.
Berbekal rasa optimis dan kepercayaan yang tinggi akupun berhasil lolos olimpiade matematika tingkat nasional dan berhasil menjadi juara kedua. Aku bersyukur karena kerja kerasku selama ini tidak sia-sia. Masih terngiang sampai di telingaku semua perkataan ibu yang telah membuatku termotivasi hingga saat ini.
“Jika temanmu belajar satu jam, maka kamu harus belajar lima jam. Ini berarti, kamu harus bekerja lima kali lebih keras dari teman-temanmu. Jika temanmu baru belajar huruf A, kamu harus sudah belajar huruf Z. Jika temanmu sudah belajar 1-10, kamu harus sudah sampai 1.000.” Begitulah cara Ibu mengajarkan ketekunan dan
semangat pantang menyerah kepadaku.
Dan aku percaya suatu hari nanti aku pasti bisa menjadi seorang profesor atau ilmuwan. Kelak, aku berjanji akan mengabdikan diri mengajar di perguruan tinggi dan membuat orang-orang menjadi pintar. Tidak sekadar pintar karena ilmu yang didapatkannya, tapi juga pintar karena memiliki kepercayaan diri dan rasa optimis
yang tinggi. Sampai saat ini dan seterusnya, aku semakin yakin bahwa dengan ketekunan dan kerja keras, aku pasti bisa meraih mimpiku.
Saroso, Agustina Ardhani. (2012). Secuil Roti Manis: I Have a Dream. Yogyakarta: Diva Press
Menurutmu, paragraf berapakah yang termasuk struktur komplikasi?
17
Fill in the Blank
Perhatikan teks berikut!
I Have a Dream
Aku masih punya mimpi. Sebab dengan mimpilah aku bisa tetap bertahan mengikuti ke mana angin kehidupan membawaku. Aku sudah terlahir dalam keadaan tidak bisa melihat dan lumpuh. Kursi roda adalah satu-satunya alat yang membantuku untuk melangkah setapak demi setapak untuk meraih mimpiku. Aku ingin berjuang sebagaimana orang-orang normal juga berjuang. Aku tidak mau mengasihani diriku sendiri karena keadaanku ini.
Di umurku yang baru dua belas tahun, aku telah menentukan mimpiku untuk menjadi profesor. Segala keterbatasan yang kumiliki tidak kuanggap sebagai penghalang untuk berpikir maju. Bahkan, kedua orang tuaku tidak pernah memperlakukanku sebagai orang yang cacat. Aku diperlakukan layaknya adik-adikku
yang normal dan aku bersyukur karena itu. Kedua orang tuaku terus memotivasi dan berupaya menjadikanku sebagai sosok yang kuat.
Aku begitu bahagia saat orang tuaku memasukkanku di sekolah umum tempat anak-anak normal bersekolah. Aku disekolahkan di sekolah yang sama dengan adikku. Memang, aku harus belajar dua kali lipat lebih giat untuk mengikuti semua pelajaran di sekolah. Tapi aku yakin, karena aku mempunyai semangat dan kepercayaan diri yang tinggi. Ini pula yang menjadikanku juara 1 di sekolah.
Olimpiade matematika tingkat SMP telah di depan mata. Seorang guru sangat yakin bahwa aku mampu mengikutinya. Awalnya panitia tidak mengizinkanku mengikuti olimpiade karena keterbatasan fisikku. Namun, guruku tetap memperjuangkan agar aku bisa tetap mengikuti olimpiade. Akhirnya aku pun diizinkan untuk mengikuti olimpiade.
Berbekal rasa optimis dan kepercayaan yang tinggi akupun berhasil lolos olimpiade matematika tingkat nasional dan berhasil menjadi juara kedua. Aku bersyukur karena kerja kerasku selama ini tidak sia-sia. Masih terngiang sampai di telingaku semua perkataan ibu yang telah membuatku termotivasi hingga saat ini.
“Jika temanmu belajar satu jam, maka kamu harus belajar lima jam. Ini berarti, kamu harus bekerja lima kali lebih keras dari teman-temanmu. Jika temanmu baru belajar huruf A, kamu harus sudah belajar huruf Z. Jika temanmu sudah belajar 1-10, kamu harus sudah sampai 1.000.” Begitulah cara Ibu mengajarkan ketekunan dan
semangat pantang menyerah kepadaku.
Dan aku percaya suatu hari nanti aku pasti bisa menjadi seorang profesor atau ilmuwan. Kelak, aku berjanji akan mengabdikan diri mengajar di perguruan tinggi dan membuat orang-orang menjadi pintar. Tidak sekadar pintar karena ilmu yang didapatkannya, tapi juga pintar karena memiliki kepercayaan diri dan rasa optimis
yang tinggi. Sampai saat ini dan seterusnya, aku semakin yakin bahwa dengan ketekunan dan kerja keras, aku pasti bisa meraih mimpiku.
Saroso, Agustina Ardhani. (2012). Secuil Roti Manis: I Have a Dream. Yogyakarta: Diva Press
Menurutmu, paragraf berapakah yang termasuk struktur resolusi?
18
Fill in the Blank
Perhatikan teks berikut!
I Have a Dream
Aku masih punya mimpi. Sebab dengan mimpilah aku bisa tetap bertahan mengikuti ke mana angin kehidupan membawaku. Aku sudah terlahir dalam keadaan tidak bisa melihat dan lumpuh. Kursi roda adalah satu-satunya alat yang membantuku untuk melangkah setapak demi setapak untuk meraih mimpiku. Aku ingin berjuang sebagaimana orang-orang normal juga berjuang. Aku tidak mau mengasihani diriku sendiri karena keadaanku ini.
Di umurku yang baru dua belas tahun, aku telah menentukan mimpiku untuk menjadi profesor. Segala keterbatasan yang kumiliki tidak kuanggap sebagai penghalang untuk berpikir maju. Bahkan, kedua orang tuaku tidak pernah memperlakukanku sebagai orang yang cacat. Aku diperlakukan layaknya adik-adikku
yang normal dan aku bersyukur karena itu. Kedua orang tuaku terus memotivasi dan berupaya menjadikanku sebagai sosok yang kuat.
Aku begitu bahagia saat orang tuaku memasukkanku di sekolah umum tempat anak-anak normal bersekolah. Aku disekolahkan di sekolah yang sama dengan adikku. Memang, aku harus belajar dua kali lipat lebih giat untuk mengikuti semua pelajaran di sekolah. Tapi aku yakin, karena aku mempunyai semangat dan kepercayaan diri yang tinggi. Ini pula yang menjadikanku juara 1 di sekolah.
Olimpiade matematika tingkat SMP telah di depan mata. Seorang guru sangat yakin bahwa aku mampu mengikutinya. Awalnya panitia tidak mengizinkanku mengikuti olimpiade karena keterbatasan fisikku. Namun, guruku tetap memperjuangkan agar aku bisa tetap mengikuti olimpiade. Akhirnya aku pun diizinkan untuk mengikuti olimpiade.
Berbekal rasa optimis dan kepercayaan yang tinggi akupun berhasil lolos olimpiade matematika tingkat nasional dan berhasil menjadi juara kedua. Aku bersyukur karena kerja kerasku selama ini tidak sia-sia. Masih terngiang sampai di telingaku semua perkataan ibu yang telah membuatku termotivasi hingga saat ini.
“Jika temanmu belajar satu jam, maka kamu harus belajar lima jam. Ini berarti, kamu harus bekerja lima kali lebih keras dari teman-temanmu. Jika temanmu baru belajar huruf A, kamu harus sudah belajar huruf Z. Jika temanmu sudah belajar 1-10, kamu harus sudah sampai 1.000.” Begitulah cara Ibu mengajarkan ketekunan dan
semangat pantang menyerah kepadaku.
Dan aku percaya suatu hari nanti aku pasti bisa menjadi seorang profesor atau ilmuwan. Kelak, aku berjanji akan mengabdikan diri mengajar di perguruan tinggi dan membuat orang-orang menjadi pintar. Tidak sekadar pintar karena ilmu yang didapatkannya, tapi juga pintar karena memiliki kepercayaan diri dan rasa optimis
yang tinggi. Sampai saat ini dan seterusnya, aku semakin yakin bahwa dengan ketekunan dan kerja keras, aku pasti bisa meraih mimpiku.
Saroso, Agustina Ardhani. (2012). Secuil Roti Manis: I Have a Dream. Yogyakarta: Diva Press
Menurutmu, paragraf berapakah yang termasuk struktur koda?
19
Multiple Choice
Perhatikan kutipan berikut!
Dalam perjalananku memulai hari yang sibuk di pagi hari itu, aku singgah di sebuah kantor pos, berharap bisa datang dan langsung pergi. Alih-alih aku harus antre panjang mengular hingga ke selasar. Belum pernah kulihat sebegitu banyak orang di sana padahal hari itu bukan hari libur. Pastilah ada pengumuman untuk mengundang
pelanggan membawa paket sebanyak yang dapat mereka bawa, yang telah luput dari penglihatanku bersamaan dengan aku harus mengirimkan paketku ini. Antrean itu bergerak sangat lambat. Suasana hatiku mulai resah, lalu kacau. Makin lama, aku makin kesal.
Pernyataan yang sesuai dengan kutipan tersebut mengenai struktur teks cerita inspirasi adalah ...
A. Teks tersebut hanya memuat struktur orientasi.
B. Teks tersebut memuat struktur abstraksi dan orientasi.
C. Teks tersebut memuat struktur orientasi dan komplikasi.
D. Teks tersebut memuat struktur koda.
20
Dalam perjalananku memulai hari yang sibuk di pagi hari itu, aku singgah di sebuah kantor pos, berharap bisa datang dan langsung pergi. Alih-alih aku harus antre panjang mengular hingga ke selasar. Belum pernah kulihat sebegitu banyak orang di sana padahal hari itu bukan hari libur. Pastilah ada pengumuman untuk mengundang pelanggan membawa paket sebanyak yang dapat mereka bawa, yang telah luput dari penglihatanku bersamaan dengan aku harus mengirimkan paketku ini. Antrean itu bergerak sangat lambat. Suasana hatiku mulai resah, lalu kacau. Makin lama, aku makin kesal.
21
Multiple Choice
Perhatikan kutipan berikut!
Sewaktu aku sampai di konter-akhirnya!-kutuntaskan urusanku sesegera mungkin dan dengan wajah asam melangkah melewati antrean yang kini sudah sampai ke pintu depan.
"Maaf numpang lewat," kataku, mencoba menahan diri agar tidak terdengar terlalu mendesak. Beberapa orang harus bergeser sedikit agar aku bisa keluar.
Aku bergegas keluar dengan menggerutu tentang betapa tidak efisiennya pelayanan di situ dan betapa aku akan telat memenuhi janji temuku dengan dokter gigi. Aku cemberut sewaktu menuju ke tempat parkir.
Seorang perempuan berjalan dari sisi lain menuju ke arahku. Dia berjalan dengan langkah tegap, setiap langkahnya mengentak bumi dan mengeluarkan bunyi seperti mesin giling jalan mini. Kuperhatikan bahwa dahinya berkerut-kerut dan dahinya terlihat seakan-akan bisa mengembuskan napas api. Itu membuatku jadi
menghentikan langkahku. Aku jadi sadar akan bayangan diriku itu dan itu terlihat tidak bagus. Apakah aku pun terlihat seperti itu? Bahasa tubuhnya mengatakan bahwa dia hari itu sedang sial.
Kutipan tersebut merupakan struktur komplikasi karena ….
A. karena berisi permasalahan-permasalahan, mulai dari tokoh aku yang harus
antre panjang di kantor pos sampai ia mulai sebal dan bertemu perempuan
yang jalan mengentak
B. karena berisi permasalahan-permasalahan, mulai dari tokoh aku yang harus
antre panjang di kantor pos sampai ia mulai sebal dan bertemu perempuan
yang berjalan dengan mengentak, kemudian tokoh aku menyadari bahwa jika
suasana hati sedang buruk, ternyata tidak terlihat menyenangkan
C. karena berisi hal yang menginspirasi, yaitu tokoh aku sadar bahwa kalau
dirinya sedang merasa sebal atau marah ternyata wajah dan gerak-geriknya
menjadi tidak bagus untuk dilihat
D. karena berisi permasalahan-permasalahan, ketika tokoh aku berpapasan
dengan perempuan yang jalan mengentak, kemudian hal tersebut
menyadarkan tokoh aku bahwa ketika sedang sebal atau marah, ternyata
wajahnya tidak terlihat menyenangkan
TEKS CERITA INSPIRASI
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 21
SLIDE
Similar Resources on Wayground
15 questions
BAHASA ARAB KELAS 9
Lesson
•
9th Grade
18 questions
Bahasa Melayu Tahun 3 al-Jazari 6 Julai 2021
Lesson
•
9th Grade
18 questions
Teks Tanggapan Kelas IX
Lesson
•
9th Grade
17 questions
Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Diskusi
Lesson
•
9th Grade
17 questions
Cerita Pendek
Lesson
•
9th Grade
17 questions
Gli interrogativi
Lesson
•
9th Grade
15 questions
Kelas 9 - Cerita Inspiratif
Lesson
•
9th Grade
17 questions
tempi indicativo passato e trapassato (prossimo e remoto)
Lesson
•
9th Grade
Popular Resources on Wayground
10 questions
5.P.1.3 Distance/Time Graphs
Quiz
•
5th Grade
10 questions
Fire Drill
Quiz
•
2nd - 5th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
15 questions
Hargrett House Quiz: Community & Service
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade
15 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
4th Grade
Discover more resources for World Languages
20 questions
El Verbo IR Practice
Quiz
•
9th Grade
40 questions
Spanish Present Tense Verbs
Quiz
•
9th Grade
20 questions
Preterite-Regular verbs
Quiz
•
9th Grade
20 questions
Present tense stem-changing verbs
Quiz
•
9th Grade
10 questions
Spanish Pronouns
Lesson
•
6th - 12th Grade
17 questions
Spanish Present Progressive Verbs Quiz
Quiz
•
9th Grade
20 questions
Por o para
Quiz
•
9th Grade - University
20 questions
Spanish Indirect Object Pronouns Quiz
Quiz
•
9th Grade