
PROSES PENGEMASA
Presentation
•
Professional Development
•
1st Grade
•
Practice Problem
•
Hard
SARI YANTI WULANDARI
Used 1+ times
FREE Resource
63 Slides • 0 Questions
1
2
• UNIT KOMPETENSI:
MENGOPERSIKAN PROSES
PENGEMASAN
KODE UNIT : THP.PK02.046.01
3
• Elemen Kompetensi :
• 1.Menyiapkan perlengkapan dan proses untuk
operasi
• 2. Mengoperasikan dan memantau proses
• 3. menghentikan pengemasan
4
• APA ITU PENGEMASAN ?
5
PENGEMASAN
•
Pengemasan
adalah
ilmu
yang
mempelajari
usaha
-
usaha
dalam
mengawetkan
produk
dengan
menggunakan
bahan
pengemas
dan
alat
tetapi
yang
sesuai
dengan
sifat
masing
-
masing
produk
,
sehingga
terhindar
dari
kerusakan
yang
diakibatkan
pengaruh
luar
6
• Pengemasan adalah
perlindungan terhadap produk
dari segala macam kerusakan
dengan menggunakan wadah
7
Dua macam wadah dalam
pengemasan yaitu :
• Wadah utama
Misal : kaleng,botol,plastik, kertas
• Wadah kedua
Misal : kotak kayu, karton
8
• MENGAPA PENGEMASAN PENTING ?
9
Fungsi
Kemasan
Diantaranya
:
• Wadah untuk menempatkan produk dan
memberi bentuk sehingga memudahkan
dalam penyimpanan. Pengangkutan dan
distribusi.
• Memberi perlindungan terhadap mutu
produk dari kontaminasi luar dan
kerusakan
10
• Iklan dan promosi untuk menarik konsumen
supaya mau membeli
• Dapat mempertahankan produk agar tetap bersih
• Sebagai sarana informasi identitas bagi
konsumen
11
Komponen Penting Dalam Membuat
Kemasan
• Nama/Brand Produk
Menurut undang-undang no.7
tahun 1996, salah satu
komponen yang harus
tercantum dalam desain
kemasan adalah Nama Produk
(Brand).
12
Informasi Fungsi/Manfaat Produk
Konsumen akan mencari tahu fungsi/manfaat sebuah
produk terutama untuk produk seperti kesehatan atau
kebersihan sesuai kebutuhannya. Maka dari itu
tuliskan fungsi/manfaat produk dengan singkat dan
jelas, misalnya Shampoo “Anti ketombe dan merawat
rambut rontok”.
13
Komposisi Produk/Daftar Bahan
Daftar
bahan/komposisi
sangat
penting
untuk
produk yang berhubungan dengan makanan atau
minuman. Nutrition Fact juga bisa dijadikan acuan
bagi
konsumen
untuk
memilih
produk
sesuai
kebutuhannya.
14
Tanggal Kedaluwarsa
Mencantumkan Tanggal Kedaluwarsa adalah
wajib bagi produk olahan yang memiliki batas
waktu penggunaan untuk kenyamanan dan
kemanan
para
konsumen
menggunakan
produk anda. Salah satu contoh penulisan
tanggal kedaluwarsa adalah “Baik digunakan
sebelum: 12 Jan 2018”.
15
Keterangan Halal
Indonesia memiliki penduduk yang mayoritas beragama Islam,
tentunya
mereka
menginginkan
sebuah
kepastian
untuk
kehalalan produk pangan. Oleh karena itu, jika produk anda
ingin memiliki pasar yang luas terutama produk pangan maka
sertifikat halal mutlak diperlukan.
Berat Bersih
Konsumen
semakin
kritis,
mereka
akan
mulai
menghitung
untung-rugi dengan membandingkan harga dan berat bersih
pada
produk
anda.
Sebab
selain
memperhatikan
kualitas,
sebagian konsumen juga mempertimbangkan kuantitas.
16
Kode Produksi
Kode produksi merupakan waktu proses produksi, meliputi
tanggal, bulan dan tahun pembuatan
Izin Edar
Sebuah produk hanya bisa dipasarkan ketika memiliki izin edar
dari BPOM RI atau izin sementara yang dikeluarkan oleh Dinas
Kesehatan.
Informasi Produsen/Disributor
Produsen wajib mencantumkan informasi lengkap pada kemasan
produk,
hal
ini
digunakan
untuk
panduan
panduan
para
customer “siapa yang harus dihubungi berkaitan dengan produk
tersebut?“.
17
Syarat
-
Syarat
Kemasan
Diantaranya
:
• Tidak toksin
• Cocok dengan bahan yang dikemas
• Menjamin sanitasi dan syarat-syarat kesehatan
• Kemudahan membuka dan menutup
• Ukuran,bentuk dan berat harus sesuai
• Penampilan dan pencetakan yang menarik
• Biaya rendah
18
Syarat
-
Syarat
bahan
/
produk
yang
dikemas
diantaranya
:
• Bersih dan steril
• Hasil sortasi dan grading
• Tidak mengandung gelembung
udara untuk produk semi padat
dan cair
19
Syarat-syarat alat-alat pengemasan:
a.Terbuat dari bahan yang tidak
membahayakan.
b.Mudah dibersihkan.
c.Tahan terhadap panas.
20
Bentuk
dan
Jenis
Kemasan
:
• Kemasan tegar/kaku
kemasan yang keras dan tidak
lentur diantaranya :
a. Kayu
yaitu peti berpaku, Peti berikat
kawat, Krat, Keranjang, Barel
b.Logam
yaitu drum yang terbuat dari
baja, Pail, Kaleng logam
21
•
PETI BERPAKU
22
•
PETI BERIKAT
KAWAT
23
KRAT
24
KERANJANG
25
KERANJANG
26
HAMPER
27
Bahan
Logam
:
-
Drum
28
PAIL
29
KALENG LOGAM
30
c.Gelas/kaca
-Botol adalah botol yang bentuknya
mempunyai leher bulat dan ukurannya
lebih kecil daripada bagian badannya.
-Jar adalah botol dengan bentuk leher
dan mulut yang lebar
-Timbler adalah botol yang bentuknya
hampir sama dengan jar, tetapi tidak
mempunyai leher.
31
Botol
32
Jar
33
TIMBLER
34
-Jug adalah botol yang
mempunyai ukuran sangat
besar,leher pendek dan sempit
-Carboy adalah kemasan dari
gelas berbentuk seperti botol
dengan leher pendek
35
• JUG
36
CARBOY
37
Keunggulan
kemasan
gelas
/
kaca
• Bersifat inert
• Bersifat kedap dan tidak berpori-pori
• Bersih dan tidak berbau
• Transparan
• Mudah dibuka dan ditutup
• Wadah bekas dapat digunakan kembali
• Umur simpan lebih lama dibanding kaleng
Kelemahannya :
• Mudah pecah
• Berat dan kaku
38
• Kemasan Semi Kaku
Kemasan semi kaku adalah
kemasan yang bentuknya tidak
dipengaruhi oleh bentuk produk
yang dikemasnya, tetapi dapat
penyok bila mendapat tekanan
berlebihan.
39
Bentuk-bentuk kemasan semi
kaku diantaranya:
a. Wadah Aluminium
b. Folding Karton
c. Set-Up Box
40
• Wadah Alumunium
41
• Folding Karton
42
• Set Up Box
43
•
Kemasan
fleksibel
Kemasan fleksibel adalah
kemasan yang bentuknya
dapat berubah-ubah
sesuai dengan bentuk
produk yang dikemasnya
44
Kemasan
fleksibel
diantaranya
:
• Kantong kertas terdiri dari: flat,
square, satchel dan automatic
self opening square
• Kantong plastik
• Karung plastik
Kemasan plastik adalah kemasan
yang dibuat dari bahan baku
plastik
45
Kemasan fleksibel diantaranya :
• Kantong kertas terdiri dari: flat,
square, satchel dan automatic self
opening square
46
• Karung plastik
• Kantong plastik
Kemasan plastik adalah kemasan
yang dibuat dari bahan baku plastik
47
seperti :
-LDPE (low-density poly-ethylene)
-HDPE (high-densitypolyethylene)
-Polipropilen
-Poly styrene(PS)
-Polycarbonat (PC)
-Polyethelene terepthalate (PET)
• Kantong aluminium foil
48
Keunggulan kemasan plastik :
• tidak mudah pecah
• ringan
• transparan.
Kelemahan Kemasan plastik :
• Ketahanan panas rendah
• Sensitif terhadap gas,uap
air,aroma, dan bau.
• Pemakaian hanya satu kali
49
Cara mengoperasiakan alat/mesin press plastik
sebagaiberikut :
Colokkan terlebih dahulu kabel yang ada di
alat/mesin
Mengatur mode alat yang sudah disediakan di
sisi paling depan, disesuaikan ketebalan
kemasan yang digunakan.
Menunggu beberapa menit, agar mesin press
siap untuk mengemas produk.
50
Tempatkan plastik pada alat/mesin press
secara tepat agar hasil press pada produk
tersebut baik, tidak rusak atau tidak rekat.
Jangan terlalu lama dalam mengepres
plastik karena kalau ditekan terlalu lama
maka kemasan akan rusak, begitu juga
sebaliknya jika terlalu cepat maka hasilnya
tidak rekat.
51
Untuk itu sewaktu mengepres harus
memperhatikan tombol merah, apabila
tombol merah nyala berarti tandanya
harus mengakhiri pengepresan.
Angkat plastik yang sudah dipres dan
periksa hasilnya.
52
Pengemasan
Produk
ke
dalam
kemasan
gelas
/
kaca
bermulut
lebar
Contoh produk yang akan dikemas:
jam/selai
Bahan kemasan : gelas/kaca jar, label
Peralatan diantaranya :
• Alat steril kemasan (oven, alat
pengukus/perebus,retort/hyclave)
• Timbangan
• Sendok makan
• Lap tangan
• Baki plastik
• Kompor
• Pengaduk
53
Caranya
:
• Siapkan bahan kemasan, produk dan
peralatan yang akan digunakan dan sudah
steril.
• Lakukan pengisian produk dalam keadaan
panas dengan teratur dan seragam
sampai batas yang ditentukan, dengan
memperhatikan adanya head space
(ruang kosong antara permukaan produk
dan tutup)
• Lakukan pengecekan berat, sehingga
didapatkan berat yang sama
54
• Tutup kemasan dengan cara memutar
tutupnya ke bawah secara kuat-kuat,agar
terbentuk suatu penutupan yang hermetis
• Lakukan pemanasan/cara lain yang
bertujuan untuk menyeterilkan produk
yang telah dikemas,kemudian lakukan
pelabelan.
• Dinginkan produk dengan menggunakan
udara terbuka atau disemprot air bersih.
55
Pengemasan
Produk
ke
dalam
kemasan
gelas
/
kaca
bermulut
Sempit
Contoh produk yang akan dikemas: Sirup
Bahan kemasan : botol, label
Peralatan diantaranya :
Alat steril kemasan (oven, alat
pengukus/perebus,retort/hyclave), literan,
Timbangan, corong plastik, baki plastik,
Sendok makan, kompor, gayung, pengaduk,
Lap tangan dll.
56
Cara :
• Siapkan bahan kemasan, produk dan
peralatan yang akan digunakan dan sudah
steril.
• Lakukan pengisian produk dalam keadaan
panas dengan teratur dan seragam
sampai batas yang ditentukan, dengan
memperhatikan adanya head space
(ruang kosong antara permukaan produk
dan tutup)
• Lakukan pengecekan berat/ukuranproduk,
sehingga didapatkan berat yang sama
57
• Tutup kemasan dengan menggunakan alat
penutup botol sampai mendapatkan suatu
penutupan yang hermetis
• Lakukan pemanasan/cara lain yang
bertujuan untuk menyeterilkan produk
yang telah dikemas,kemudian lakukan
pelabelan.
• Dinginkan produk dengan menggunakan
udara terbuka atau disemprot air bersih.
58
Pengemasan
Produk
ke
dalam
kemasan
cup
plastik
Contoh produk yang akan dikemas: yoghurt
Bahan kemasan : cup, tutup plastik berlabel
Peralatan diantaranya :
• Corong plastik
• Literan
• Sendok makan
• Lap tangan
• Baki plastik
• Baskom plastik
• Pengaduk
• Welder cup
• Kulkas/freezer
59
Cara:
• Siapkan bahan kemasan, produk dan
peralatan yang akan digunakan dan sudah
steril.
• Lakukan pengisian produk dengan teratur
dan seragam sampai batas yang
ditentukan, dengan memperhatikan
adanya head space (ruang kosong antara
permukaan produk dan tutup)
• Lakukan pengecekan berat/ukuran
produk,dan gelembung udara
60
• Tutup kemasan dengan tutup plastik berlabel
dan menggunakan alat welder cup sampai
mendapatkan suatu penutupan yang hermetis
• Lakukan pemanasan/cara lain yang bertujuan
untuk menyeterilkan produk yang telah dikemas
• Dinginkan produk dengan menggunakan udara
terbuka, setelah dingin simpan dalam
kulkas/freezer.
61
Persyaratan
Perawatan
dan
Status
Peralatan
• Perawatan serta status semua peralatan harus
ditentukan terlebih dahulu sebelum digunakan.
• Perawatan peralatan sangat penting dalam
industry pangan. Menurut Hamsah, Perawatan
adalah suatu usaha yang dilakukan secara
sengaja dan sistematis terhadap peralatan
hingga mencapai hasil/kondisi yang dapat
diterima dan di inginkan
62
Tujuan perawatan antara lain :
1. Untuk memperpanjang usia pakai peralatan.
2. Untuk menjamin daya guna dan hasil guna.
3. Untuk menjamin kesiapan operasi atau siap
pakainya peralatan
63
Setelah melakukan proses pengemasan ada tahapan penghentian
proses menurut prosedur sebagai berikut :
Menghentikan kegiatan persiapan bahan yang digunakan
Menghentikan proses pengemasan
Menghentikan Peralatan/mesin yang digunakan
Membersihkan peralatan/mesin (mengacu 5 S/ 5R)
•Membersihkan tempat kerja (mengacu 5S/5R = Sisih/Ringkas,
Susun/rapi, Sasap/resik, Sosoh/rawat, Suluh /rajin)
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 63
SLIDE
Similar Resources on Wayground
56 questions
Perencanaan & Pelaksanaan PBL
Lesson
•
KG
60 questions
BHINEKA TUNGGAL IKA
Lesson
•
2nd Grade
58 questions
KONSEP DASAR 5R
Lesson
•
1st Grade
59 questions
Pinyin
Lesson
•
1st Grade
57 questions
Kenal huruf-huruf kecil
Lesson
•
1st - 2nd Grade
54 questions
Bab 2 : Kedudukan
Lesson
•
1st Grade
62 questions
KISI-KISI SAT KELAS 1
Lesson
•
1st Grade
59 questions
UDARA
Lesson
•
2nd Grade
Popular Resources on Wayground
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
14 questions
Boundaries & Healthy Relationships
Lesson
•
6th - 8th Grade
13 questions
SMS Cafeteria Expectations Quiz
Quiz
•
6th - 8th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
12 questions
SMS Restroom Expectations Quiz
Quiz
•
6th - 8th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
10 questions
Pi Day Trivia!
Quiz
•
6th - 9th Grade