Search Header Logo
Implementasi Kumer

Implementasi Kumer

Assessment

Presentation

Education

Professional Development

Practice Problem

Hard

Created by

Agung R

FREE Resource

25 Slides • 0 Questions

1

media

2

media

Permendikbud

Ristek No.5 Tahun

2022 tentang

Standar

Kompetensi

Lulusan.

KEBIJAKAN IKM

1

2

Permendikbud

Ristek No.7 Tahun

2022 tentang

Standar isi

3

Permendikbud

Ristek No.16
Tahun 2022

tentang Standar

Proses

4

Kepmendikbud

Ristek No:

56/M/2022 tentang

Pedoman
Penerapan

Kurikulum dalam
Rangka Pemulihan

Pembelajaran

5

Kepmendikbud

Ristek Nomor

371/M/2021tentang
Program Sekolah

Penggerak

3

media

4

media

KURMER juga mengacu pada SNP dan Tujuan Pendidikan Nasional

Visi Pendidikan Nasional

Mewujudkan Indonesia maju
yang berdaulat, mandiri, dan

berkepribadian melalui

terciptanya pelajar Pancasila

5

media

6

media

Keunggulan Kurikulum Merdeka

1. Lebih Sederhana dan
Mendalam

Fokus pada materi yang esensial dan
pengembangan kompetensi peserta didik
pada fasenya. Belajar menjadi lebih
mendalam, bermakna, tidak terburu-buru
dan menyenangkan.

7

media

Keunggulan Kurikulum Merdeka

2. Lebih Merdeka

Peserta didik: Tidak ada program peminatan
di SMA, peserta didik memilih mata
pelajaran sesuai minat, bakat, dan
aspirasinya.

Guru: Guru mengajar sesuai tahap
capaian dan perkembangan
peserta didik.

Satuan pendidikan: memiliki wewenang
untuk mengembangkan dan mengelola
kurikulum dan pembelajaran sesuai dengan
karakteristik satuan pendidikan dan peserta
didik.

8

media

Keunggulan Kurikulum Merdeka

3. Lebih Relevan dan
Interaktif
Pembelajaran melalui kegiatan projek
memberikan kesempatan lebih luas
kepada peserta didik untuk secara aktif
mengeksplorasi isu-isu aktual misalnya
isu lingkungan, kesehatan, dan lainnya
untuk mendukung pengembangan
karakter dan kompetensi Profil Pelajar
Pancasila.

9

media

10

media

11

media

1. Struktur Kurikulum

2. Projek penguatan profil pelajar

Pancasila.

Kegiatan khusus yang ditujukan untuk

memperkuat upaya pencapaian profil

pelajar Pancasila yang mengacu pada

Standar Kompetensi Lulusan.

1. Pembelajaran intrakurikuler.

Kegiatan pembelajaran

intrakurikuler

untuk setiap mata

pelajaran mengacu pada capaian

pembelajaran.

12

media

2. Guru Diberi Fleksibilitas untuk
Melakukan Pembelajaran
Terdiferensiasi

Guru diberikan keleluasaan untuk melakukan pembelajaran

terdiferensiasi, sehingga bisa mengakomodir kebutuhan belajar

peserta didiknya. Mengingat, karakter setiap peserta didik

tidaklah sama dan perlakuan yang diberikan juga pasti tidak

sama.

Peserta didik tidak dituntut untuk mendapatkan nilai yang

memuaskan.

Namun mereka dituntut untuk berproses dan memahami

makna belajar yang sesuai dengan minat serta bakatnya.

Untuk itu, guru harus bisa menghargai setiap pencapaian

dan proses belajar peserta didiknya tanpa berorientasi

pada hasil akhir berupa nilai. Meskipun secara idealnya

proses dan hasil adalah dua hal yang saling berkaitan.

13

media

Fase Capaian Pembelajaran di Kurikulum
Merdeka

14

media

STRUKTUR KURIKULUM SMP

Struktur kurikulum SMP/MTs terdiri atas 1 (satu) fase yaitu Fase D. Fase D yaitu untuk Kelas VII,
Kelas VIII, dan Kelas IX.

Struktur kurikulum SMP/MTs terbagi menjadi 2 (dua), yaitu:

a. pembelajaran intrakurikuler; dan

b. projek penguatan profil pelajar Pancasila dialokasikan sekitar 25%

(dua puluh lima persen) total JP per-tahun.

Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila dilakukan secara fleksibel, baik secara
muatan maupun secara waktu pelaksanaan. Secara muatan, projek profil harus mengacu pada
capaian profil pelajar Pancasila

sesuai dengan fase peserta didik, dan tidak harus dikaitkan

dengan capaian

pembelajaran pada mata pelajaran. Secara pengelolaan waktu pelaksanaan,

projek dapat dilaksanakan dengan menjumlah alokasi jam pelajaran projek

dari semua mata

pelajaran dan jumlah total waktu pelaksanaan masing - masing projek tidak harus sama.

15

media

16

media

17

media

18

media

19

media

Dukungan apa yang diberikan

Pemerintah untuk satuan

pendidikan yang menerapkan

Kurikulum Merdeka?

20

media

Penerapan Kurikulum Merdeka didukung melalui
penyediaan beragam perangkat ajar serta pelatihan dan
penyediaan sumber belajar guru, kepala sekolah, dan
dinas pendidikan.

1. Penyediaan Perangkat ajar: Buku teks dan Bahan Ajar pendukung

● Perangkat ajar (buku teks, contoh-contoh alur tujuan

pembelajaran, kurikulum operasional sekolah, serta modul ajar

dan projek penguatan profil Pelajar Pancasila disediakan melalui

platform digital bagi guru. Satuan pendidikan dapat melakukan

pengadaan buku teks secara mandiri dengan BOS/BOP reguler

atas dukungan Pemda dan yayasan

● Buku cetak dapat dibeli menggunakan dana BOS/BOP melalui

SIPLah atau cetak mandiri

21

media

Penerapan Kurikulum Merdeka didukung melalui
penyediaan beragam perangkat ajar serta pelatihan dan
penyediaan sumber belajar guru, kepala sekolah, dan
dinas pendidikan.

2. Pelatihan dan penyediaan sumber belajar guru, kepala sekolah dan disdik

Pelatihan mandiri bagi guru dan kepala sekolah melalui micro
learning di aplikasi digital Merdeka Mengajar (dapat diunduh pada
Playstore dan website https://guru.kemdikbud.go.id/).

● Menyediakan berbagai narasumber dalam pelatihan Kurikulum Merdeka.
Misalnya,
melalui pengimbasan dari Sekolah Penggerak.

Berbagai sumber belajar untuk guru dalam bentuk e-book, video, podcast
dll., yang dapat diakses daring dan didistribusikan melalui media
penyimpanan (flashdisk) bagi wilayah 3T.

● Guru membentuk komunitas belajar untuk saling berbagi praktik baik
dalam adopsi Kurikulum Merdeka, baik di satuan pendidikan maupun di
komunitasnya

22

media

Penerapan Kurikulum Merdeka didukung melalui
penyediaan beragam perangkat ajar serta pelatihan dan
penyediaan sumber belajar guru, kepala sekolah, dan
dinas pendidikan.

3. Jaminan Jam Mengajar dan Tunjangan Profesi Guru

Perubahan struktur mata pelajaran tidak merugikan guru

● Semua guru yang berhak mendapatkan tunjangan profesi

ketika menggunakan Kurikulum 2013 akan tetap

mendapatkan hak tersebut

23

media

Perangkat ajar merupakan berbagai bahan ajar (tidak hanya buku teks) yang
digunakan untuk mencapai profil pelajar Pancasila dan Capaian
Pembelajaran

Buku teks mata pelajaran IPA

Kelas VII Fase D

Modul ajar Bahasa Indonesia

untuk Fase D (SMP)

Modul projek penguatan profil

pelajar Pancasila dengan
tema Bhineka Tunggal Ika

untuk Fase A

24

media

Contoh dukungan yang dapat disediakan oleh Pemerintah Daerah :

25

media
media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 25

SLIDE