Search Header Logo
PRODUKSI MASSAL XII TBSM

PRODUKSI MASSAL XII TBSM

Assessment

Presentation

Education

9th - 12th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Nerfy Nerfiana

Used 5+ times

FREE Resource

26 Slides • 0 Questions

1

Produksi

Massal

media

2

Produksi Massal

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini siswa diharapkan mampu :

  1. Memahami konsep produksi massal

  2. Memahami perencanaan dan peramalan produksi massal

  3. Menjelaskan pengukuran keberhasilan produksi massal

  4. Mengetahui tahapan pada produksi massal

3

​Apa itu Produksi Massal.....?

4

media

5

media

Sebuah aktivitas memproduksi atau membuat produk yang jumlahnya sangat banyak

Produksi massal

Pembuatan produksi massal ini dilaksanakan setelah terjadi kesepakatan antara penjual dan pembeli setelah pihak pembeli melihat prototipe sepeda motor yang dipamerkan, kemudian pembeli tertarik dan memesan dalam jumlah banyak.

6

media

Produksi massal dalam dunia teknik dan bisnis sepeda motor tidak hanya unit sepeda motor tetapi juga bisa aksesori sepeda motor seperti onderdil, bodi, ban, dan aksesori sepeda motor lainnya.

Produksi massal

7

Mengamati

Amatilah mengenai wirausahawan produk onderdil/suku cadang dan bodi kendaraan sepeda motor yang ada di sekitar anda, lalu amati perencanaan serta cara pembuatan produksi massal pada usaha tersebut. untuk lebih mendukung pengamatan anda bisa dengan membaca sumber dari buku teks, internet dan literatur lain !

8

Berdasarkan catatan sejarah dunia otomotif istilah produksi massal pertama kali dipopulerkan pada tahun 1926 lewat artikel di Encyclopediae Britannica.

Artikel disebut ditulis oleh seseorang yang bekerja di perusahaan Ford Motor. Sebelumnya, Koran The New York Times menggunakan istilah "Produksi Massal (Mass Production) di dalam judul berita utamanya.

9

Awal Mula Pembuatan Sepeda Motor

sepeda motor adalah kendaraan beroda dua yang digerakkan oleh sebuah mesin.

Penggunaan sepeda motor di indonesia sangat populer karena harganya yang relatif murah, terjangkau untuk sebagian besar kalangan dan penggunaan bahan bakarnya serta biaya operasionalnya cukup hemat.

10

Sepeda motor merupakan pengembangan dari sepeda konvensional yang lebih dahulu ditemukan. pada tahun 1868, Michaux ex Cie, suatu perusahaan pertama di dunia yang memproduksi sepeda dalam skala besar, mulai mengembangkan mesin uap sebagai tenaga penggerak sepeda. Namun usaha tersebut masih belum berhasil dan kemudian dilanjutkan oleh Edward Butler, seorang penemu asal inggris. Butler membuat kendaraan roda tiga dengan suatu motor melalui pembakaran dalam. sejak penemuan tersebut, semakin banyak dilakukan percobaan untuk membuat motor dan mobil. salah satunya dilakukan oleh Gottlieb Daimler dan Wilhelm Maybach dari jerman

11

sepeda motor buatan gottlieb daimler menggunakan mesin temuan Nicolaus Otto yang dikenal dengan mesin 4 tak di tahun 1876. setelah Nicolaus Otto menyelesaikan mesin temuannya tersebut, Gottlieb Daimler yang pernah mejadi kariawan Otto mengembangkannya menjadi sebuah mesin baru tak lupa juga ia menciptakan karburator pertama di dunia

12

​Wilhelm Maybach kemudian menempelkan mesin itu serta karburatornya di sepeda Daimler dan jadilah sebuah sepeda motor. uniknya, sepeda motor petroleum Reitwagon buatan Daimler dan Maybach memiliki sepasang roda di tengah mirip seperti roda pengaman dan menjaga agar sepeda tetap tegak lurus selain dua roda di depan dan blakang

Pada 10 november 1885 sepeda motor tersebut diuji coba pertama kali oler putra Daimler, paul, dari kota Cannstatt menuju Untertukhem, jerman dengan jajak tempuh

13

8 mil atau sekitar 12,8 km. percobaan tersebut cukup sukses. Motor sampai ketujuan meski mesin panas yang membuat perjalanan paul kurang nyaman dan kurang sempurna. dari uji coba tersebut, Daimler dan Maybach memperbaiki dan menggembangkan mesinnya hingga motor dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan

14

Sepeninggal Daimler pada tahun 1900, Maybach meneruskan inovasinya dengan mengembangkan mesin yang kini berubah menjadi mobil Mercedes. Selain sepeda motor, Daimler dan Maybach mejadi perintis dalam tercipta mobil mewah yang kini dinikmati banyak orang.

15

  1. Produk yang dihasilkan dalam jumlah besar

  2. Biaya perunit rendah

  3. Bertujuan menguasai pasar

  4. Dijual di pasar bebas

  5. Hampir tidak ada variasi produk

  6. Harus ada stok untuk memenuhi kebutuhan saat massa tunggu.

Ciri-ciri Produksi Massal

16

  1. Kegiatan produksi sangat kaku

  2. Kurang beragamnya variasi produk

  3. Biaya mesin mahal

  4. Tidak ada jaminan produk akan laris dipasaran

Kekurangan :

  1. Hemat biaya

  2. Efisiensi waktu

  3. Tingkat keakuratan tinggi

  4. Tingkat produksi cepat

Kelebihan :

Kelebihan dan Kekurangan

17

media

Proses untuk memproduksi barang pada suatu periode sesuai yang telah dijadwalkan melalui pengolaan sumber daya seperti tenaga kerja, bahan baku dan peralatan.

Perencanaan Produksi Massal

18

Ruang Lingkup Perencanaan Produksi

Menurut Sukaria Simulingga (2013), perencanaan produksi meliputi kegiatan-kegiatan berikut :

  1. Mempersiapkan rencana produksi

  2. Membuat jadwal penyelesaian produk

  3. Merencanakan produksi dan pengadaan bahan dari luar

  4. Menjadwalkan proses operasi tiap unit

  5. Menyampaikan jadwal pada pemesan

19

Tujuan dan Fungsi Perencanaan Produksi

Meminimalkan biaya serta memaksimalkan keuntungan

Memaksimalkan kepuasan pelanggan

Meminimalkan perubahan nilai produksi

Meminimalkan perubahan tenaga kerja

Memaksimalkan perlengkapan dan inventaris pabrik

Tujuan Perencanaan Produksi

20

media
  1. Menjamin rencana produksi dan pemasaran produksi

  2. Mengukur kapasitas produksi yang konsisten terhadap rencana produksi

  3. Alat untuk memonitor hasil produksi

Fungsi dari perencanaan produksi adalah :

21

Unsur-unsur Perencanaan Produksi

  1. Tujuan Produksi

    Tujuan produksi harus dibuat sejelas mungkin dan mampu dipahami oleh manajemen perusahaan

  2. Pengukuran dan standar produksi

    Perencanaan produksi tidak hanya dilakukan atas tujuan saja, tetapi juga harus mengukur kemampuan konsumen dalam menyerap produk tersebut

  3. Perencanaan merupakan fakta obyektif

    Perencanaan produksi harus apa adanya dan memiliki pemikiran yang cukup rasional bukan hanya sebagai angan-angan saja

  4. Perencanaan harus bisa diukur

    Sekalipun hanya mengira-ngira namun perkiraan tersebut adalah benar dan tentunya tidak menimbulkan kerugian pada perusahaan

  5. Tahap awal pelaksanaan produksi

    Perencanaan harus menjadi langkah awal bagi perusahaan dalam menghasilkan barang yang dibutuhkan oleh konsumen

22

Jenis - jenis Perencanaan Produksi

  1. Perencanaan jangka panjang (Long Range Planning)

    Perencanaan produksi lebih dari satu tahun bahkan hingga lima tahun mendatang

  2. Perencanaan jangka menengah (Medium Range Planning)

    Perencanaan yang dibuat untuk kegiatan produksi selama 2 sampai 3 tahun mendatang

  3. Perencanaan jangka pendek (Short Range Planning)

    Penentuan kegiatan produksi yang akan dilakukan dalam jangka satu tahun mendatang atau bahkan kurang dari satu tahun

23

Faktor - faktor yang berpengaruh terhadap

perencanaan produksi

Faktor Internal, meliputi kapasitas mesin, produksivitas tenaga kerja, kemampuan pengadaan

Faktor eksternal, meliputi kebijakan pemerintah, inflasi, bencana alam

24

Langkah - langkah Perencanaan Produksi

  1. Penelitian dan pengembangan produk

  2. Mencari gagasan dan seleksi produk

  3. Menetapkan skala produksi

25

Metode peramalan dalam produksi massal

Peramalan adalah proses untuk memperkirakan berapa kebutuhan di masa datang meliputi kualitas, kuantitas, waktu dan lokasi yang dibutuhkan

26

Indikator keberhasilan tahapan produksi massal

Indikator ini merupakan bagian kegiatan manajemen produksi yang bertujuan untuk menciptakan kegunaan bentuk

Produksi

Massal

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 26

SLIDE