Search Header Logo
PSIKO AKUSTIK TELINGA : PISAV KELAS XI TAV SMK

PSIKO AKUSTIK TELINGA : PISAV KELAS XI TAV SMK

Assessment

Presentation

Other

11th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Ferial Jhon

Used 4+ times

FREE Resource

12 Slides • 10 Questions

1

media

MAPEL : KOMPETENSI KEAHLIAN

TEKNIK AUDIO VIDEO

ELEMEN : PERENCANAAN INSTALASI

SISTEM AUDIO VIDEO

Team Teaching

Teknik PISAV TAV SMKN 2 Solok

Oleh :

2

media

Peserta didik memahami psikoakustik anatomi telinga manusia dan
relevansinya dengan perencanaan akustik:
1)

Mengidentifikasi struktur anatomi telinga manusia yang terkait
dengan persepsi suara.

2)

Memahami bagaimana telinga manusia mengubah getaran
suara menjadi sinyal yang dapat diterima oleh otak.

3)

Menjelaskan konsep psikoakustik, yaitu bagaimana manusia
mempersepsikan dan menginterpretasikan suara.

4)

Memahami

relevansi

pemahaman

psikoakustik

dalam

perencanaan

akustik,

seperti

desain

ruang

yang

mengoptimalkan kualitas suara

Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)

3

media

APA PENTINGNYA Perencanaan
Akustik dan Psikoakustik Anatomi
TELINGA :??

Psikoakustik adalah cabang ilmu yang mempelajari
persepsi suara atau bagaimana manusia
mempersepsikan dan menginterpretasikan suara.

Dalam konteks anatomi telinga manusia, psikoakustik
berhubungan dengan pemahaman tentang
bagaimana struktur anatomi telinga berperan dalam
proses persepsi suara. Berikut ini deskripsi lebih rinci
mengenai psikoakustik dan hubungannya dengan
anatomi telinga

4

media

Telinga manusia, seperti antena parabola,
memiliki peran penting dalam menangkap
gelombang suara dan mentransmisikannya
ke organ pendengaran atau perangkat
penerima yang memproses sinyal tersebut.

Antena parabola adalah perangkat yang dirancang
untuk menangkap sinyal gelombang
elektromagnetik, seperti audio, radio, dan sinyal
video.

5

media

6

media

Bagaimana peran penting Anatomi
telinga dalam proses psikoakustik: ??

1)

Telinga manusia adalah organ pendengaran yang kompleks
yang terletak di kepala manusia.

2) Telinga manusia memiliki beberapa bagian, termasuk telinga

luar, tengah, dan dalam, yang bekerja sama untuk menerima
dan memproses gelombang suara.

3) Telinga luar, seperti daun telinga (aurikula) dan saluran

telinga eksternal (meatus akustikus eksternus), berfungsi
untuk menangkap dan mengarahkan gelombang suara ke
dalam telinga.

4)

Di telinga tengah, gendang telinga (tympanic membrane)
dan tulang-tulang pendengaran (martil, landasan, dan
sanggurdi) membantu memperkuat dan mentransmisikan
gelombang suara ke telinga dalam.

5)

Telinga dalam, terutama koklea, bertanggung jawab dalam
mentransduksi gelombang suara menjadi sinyal listrik yang
kemudian dikirim ke otak melalui saraf pendengaran.

7

media

1. Ambang Dengar: tingkat kecil bunyi terendah yang dapat

didengar oleh telinga manusia. Ambang Dengar bervariasi untuk
setiap individu, tetapi secara umum, dianggap sekitar 0 desibel
(dB) pada frekuensi tertentu.. Ambang dengar ini penting dalam
menentukan sejauh mana seseorang dapat mendengar dan
merespons bunyi di lingkungan sekitar mereka.

2. Batas Sakit: tingkat intensitas bunyi di mana seseorang mulai

merasakan ketidaknyamanan atau bahkan rasa sakit di telinga
mereka. Batas sakit ini bervariasi untuk setiap individu, tetapi
secara umum, dianggap sekitar 120-130 desibel (dB). Ketika
intensitas bunyi melebihi batas sakit, itu dapat menyebabkan
kerusakan pada pendengaran,.

8

media

kemampuan menangkap frekuensi dari 16Hz hingga

20.KHz
kepekaan terbesar frekuensi dari 1.KHz sampai 4.KHz
Ambang dengar 1.KHz ~ 2.10-4 μbar
Batas sakit ~ 200 μbar

= level suara absolut
= 0dB SPL

9

media

tekanan suara yang bisa didengar antara ambang dengar

dan batas sakit memiliki 1:106

Dalam prakteknya,perbandingan ini logatimis satuan Bell

dan perhitungan digunakan desi Bell (dB) atau seper
sepuluh

Batas sakit pada 1 KHz tekanan suara p=200 μbar ~ 120dB

diatas ambang dengar

10

media

Kuat suara merupakan logaritma dari
faktor perbandingan terhadap tekanan
suara pada ambang dengar. Satuan
dari kuat suara adalah Phon (
merupakan huruf besar yunani untuk
lamda)

11

media

Pengaturan kuat suara
sesuai pendengaran

Penurunan perasaan mendengar
untuk frekuensi tinggi dengan
bertambahnya usia.

12

media

Melokalisir sebuah sumber bunyi tanpa melalui
penglihatan dapat dibagi atas tiga daerah
utama :
▪ Jarak (dekat - jauh ) lokalisir kerendahan
▪ Arah dalam bidang tegak lurus (atas-bawah)

lokalisisr ketinggian

Arah dalam bidang kesetimbangan (kanan-

kiri) lokalisisir sisi.

13

Fill in the Blanks

Type answer...

14

Fill in the Blanks

15

Fill in the Blanks

Type answer...

16

Fill in the Blanks

17

Fill in the Blanks

18

Fill in the Blanks

19

Fill in the Blanks

Type answer...

20

Fill in the Blanks

21

Fill in the Blanks

Type answer...

22

Fill in the Blanks

media

MAPEL : KOMPETENSI KEAHLIAN

TEKNIK AUDIO VIDEO

ELEMEN : PERENCANAAN INSTALASI

SISTEM AUDIO VIDEO

Team Teaching

Teknik PISAV TAV SMKN 2 Solok

Oleh :

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 22

SLIDE