Search Header Logo
Respon Indonesia

Respon Indonesia

Assessment

Presentation

Education

Professional Development

Practice Problem

Easy

Created by

Suratno Suratno

Used 1+ times

FREE Resource

16 Slides • 4 Questions

1

media

Respon Internasional
Terhadap Proklamasi

Kemerdekaan Indonesia

XII IPS / Semester Gasal

SEJARAH (PEMINATAN)

2

media

Perkenalan dulu ya !!

• Nama : Suratno, S Pd
• Guru mapel : Sejarah
• Alamat : Kwagean RT 01 RW 01 Karangturi Gantiwarno

Klaten

• No HP/WA : 085868482296
• Fb : suratnoratnomiharjo
• Ig : @ratnomiharjo
• Blog : suratno1074.blogspot.com
• Pengalaman mengajar :

Tahun 1999 s.d. 2014 di SMA N 1 Gantiwarno
Tahun 2007 s.d. 2015 Di MAN 2 Klaten
Tahun 2015 s.d. sekarang di SMAN 3 Klaten

3

Open Ended

Silahkan perkenalkan diri kalian di sini ya !

4

Fill in the Blanks

5

media

PETA KONSEP

6

media

A.Pengakuan Kemerdekaan RI dari Berbagai Negara

Syarat Sah Berdirinya Negara:

a) memiliki wilayah yang berdaulat
b) terdapat rakyat yang mendiami wilayah
c) memiliki pemerintah dan pemerintahan
d) memiliki undang-undang

e) pengakuan kedaulatan atau kemerdekaan oleh negara

lain baik secara de facto maupun de jure.

7

Open Ended

Sebutkan Negara-negara yang pertama mengakui kemerdekaan Indonesia !

8

media

1. MESIR

• Mesir merupakan negara pertama yang mengakui kemerdekaan

Indonesia secara de facto pada tanggal 22 Maret 1946.

• Pengakuan Mesir terhadap kemerdekaan Indonesia juga tidak terlepas

dari keberadaan organisasi Ikhwanul Muslimin yang dipimpin oleh

Hasan

Al

-

Banna dengan menjunjung Pan-Islamisme yang menentang

belenggu

kolonialisme

Barat

di

negara-negara

Islam.

Gerakan

Ikhwanul

Muslimin

berupaya

menarik

atensi

pemerintah

dan

masyarakat Mesir untuk mendukung kemerdekaan Indonesia yang
terealisasi melalui Liga Arab.

• Melalui forum Liga Arab, Mesir berhasil meyakinkan Suriah, Qatar,

Irak, dan Arab Saudi untuk mendukung kemerdekaan Indonesia dalam
sidang majelis yang digelar pada tanggal 18 November 1946, yang
menyebabkan

Liga

Arab

memberikan

pengakuan

secara

resmi

terhadap kemerdekaan Indonesia.

9

media

Dukungan pemerintah Mesir terhadap kemerdekaan Indonesia
kembali

diwujudkan

dengan

mengutus

diplomatnya

yang

bernama Mohammad Abdul Mun’im berkunjung ke Indonesia
pada 13-16 Maret 1947 untuk menyerahkan surat resmi yang
berisi dukungan negara-negara Liga Arab terhadap kemerdekaan
Indonesia kepada Presiden Soekarno.

Pada 10 April 1947 Presiden Soekarno mengutus beberapa
diplomat seperti H. Agus Salim, A.R. Baswedan, Nadzir D.
Pamoentjak, dan Rasjidi untuk mengemban misi kunjungan
balasan ke Mesir.

Kunjungan diplomatik Indonesia ke Mesir tersebut mendapat
pertentangan dari Belanda. Akan tetapi, hubungan diplomatik
antara Indonesia dan Mesir justru semakin terus terjalin melalui
misi diplomatik lanjutan pada 26 April 1947. Diplomasi yang
diwakili

oleh

Sutan

Sjahrir

dan

H.

Agus

Salim

tersebut

berlangsung cukup intens dengan sejumlah pejabat tinggi Mesir.
Salah satu keputusan penting dalam pertemuan tersebut adalah
rencana pemerintah Mesir dan Liga Arab untuk memberikan
pengakuan secara de jure terhadap kemerdekaan Indonesia.

10

media

Keterangan Gambar: (X) Hasan Al-Banna (Mesir) sedang
berbincang dengan (Y) H. Agus Salim (Indonesia) membahas
tentang dukungan pengakuan kemerdekaan Republik Indonesia

Y

X

11

Open Ended

Tuliskan bentuk dukungan Mesir terhadap kemerdekaan Indonesia !

12

media

2. INDIA

Upaya Diplomasi Beras

Untuk membuka blokade Belanda, pemerintah Indonesia yang pada saat
itu di bawah pemerintahan Perdana Menteri

Sutan

Sjahrir berhasil

memanfaatkan momentum yang tepat. India sebagai negara jajahan
Inggris tengah terancam bencana kelaparan. Sementara, Indonesia pada
tahun 1946 diperkirakan mengalami surplus beras sebanyak 200.000-
500.000

ton.

Sebagai

imbalannya,

pemerintah

Indonesia

meminta

bantuan beras tersebut ditukar dengan tekstil dan obat-obatan. Upaya
diplomasi yang dilakukan Sutan Sjahrir dengan India tersebut kemudian
dikenal dengan istilah Diplomasi Beras. Beras-beras pun kemudian
diangkut ke pelabuhan yang dikuasai Sekutu (Inggris).

Sir

Pandhit

Jawaharlal

Nehru

sebagai

tokoh

pejuang

kemerdekaan

India,

menyambut uluran tangan Sutan Sjahrir sehingga kapal-kapal India mulai
datang ke Jawa untuk mengangkut beras tersebut. Pemberian bantuan
beras ke India menjadi awal hubungan bilateral modern antara Indonesia
dan India.

13

media

Keterangan Gambar: Upaya Diplomasi Beras dari Syahrir kepada
India

14

media

Respon positif India atas kemerdekaan Indonesia kembali
ditunjukkan

ketika

Perdana

Menteri

Jawaharlal

Nehru

menggagas

penyelenggaraan

Konferensi

Asia

(Asia

Conference)

pada

20-23

Januari

1949.

Konferensi

yang

dilaksanakan di Kota New Delhi tersebut dihadiri oleh 21
negara Asia yang sebagian besar masih dijajah oleh bangsa
Barat.

Konferensi Asia menghasilkan 4 (empat) tuntutan yaitu:
a)

mengembalikan

pemerintahan

Republik

Indonesia

ke

Yogyakarta
b) membentuk pemeintahan ad interim di Indonesia agar
memiliki kekuatan politik di dalam atau luar negeri paling
lambat pada 15 Maret 1949
c) menarik seluruh militer Belanda dari wilayah Indonesia
d) Belanda harus menyerahkan kedaulatan kepada Republik
Indonesia paling lambat pada 1 Januari 1950.

15

media

Keterangan Gambar: Syahrir bersama dengan Jawaharlal Nehru dan
Patnaik (Tokoh Kmerdekaan India)

16

media

3. Australia

• Aksi dukungan Australia terhadap Indonesia menguat ketika

Waterside Workers Federation (WWF) bergabung dengan
Australian Seamen’s Union in Sydney melakukan aksi mogok
kerja dan memblokir pelabuhan tempat perusahaan Belanda
beroperasi pada 24 September 1945. Peristiwa tersebut dikenal
dengan sebutan Black Ban yang menyebabkan Belanda tidak
dapat

menirim

logistik

militernya

ke

Indonesia,

setelah

melancarkan aksi mogok kerja, Waterside Workers Federation
(WWF) dan Australian Seamen’s Union in Sydney mengadakan
rapat publik serta acara amal untuk membantu para pelaut
Indonesia.

17

media

Ketika terjadi Agresi Militer Belanda I, Australia menjadi salah
satu

negara

yang

mengancam

Agresi

Militer

Belanda

tersebut. Dengan cepat pemerintah Australia membawa kasus
Agresi Militer Belanda I pada sidang Dewan Keamanan PBB.
Australia mengajukan permintaan resmi kepaa PBB agar
pertikaian antara RI-Belanda dibahas dalam Sidang Dewan
Keamanan PBB.

PBB pun memutuskan membentuk Komisi Tiga Negara
(KTN) untuk mengawasi jalannya penghentian kontak senjata
tersebut. Indonesia memilih Australia sebagai anggota komisi
yang dibentuk oleh PBB tersebut yang diwakili oleh Richard
Justice Kirby dan Thomas Critchley dalam perundingan

Renville.

18

media

4. Lebanon

• Lebanon merupakan salah satu

negara

awal

yang

mengakui

eksistensi Republik Indonesia.
Hubungan

antara

Indonesia

dan

Lebanon

bermula

dari

diumumkannya

pengakuan

secara

de

jure

atas

kemerdekaan Indonesia pada
29

Juli

1947.

Pengakuan

tersebut disampaikan langsung
oleh

Presiden

Lebanon,

Bechara

El

-

Khoury.

Bechara El

-

Khoury

19

media

5. Syiria (Suriah)

• Pada tahun 1947 perwakilai Suriah di PBB yang

bernama

Faris

Al-Khouri

mendorong

Dewan

Keamanan

PBB

mendiskusikan

Agresi

Militer

Belanda I di Indonesia dan mengajak negara-
negara lain untuk bersimpati terhadap perjuangan
kemerdekaan bangsa Indonesia

20

media

6. Vatikan

Vatikan merupakan salah satu negara Eropa pertama yang
mengakui

kemerdekaan

Indonesia.

Vatikan

memberikan

pengakuan terhadap kemerdekaan Indonesia pada tanggal 6
Juli1947.

Pengakuan

Vatikan

atas

kedaulatan

Indonesia

ditandai

dengan

pembukuan

kedutaan

Vatikan

bernama

Apostolic

Delegate di Jakarta. Melalui kedutaan tersebut,

Vatikan

menugaskan

Geores

Marie

Joseph

sebagai

perwakilan resmi Takhta Suci Vatikan untuk Indonesia dengan
masa kerja 1947-1955.

Pengakuan

Vatikan

terhadap

kemerdekaan

Indonesia

dipandang cukup penting karena negara ini memiliki pengaruh
kuat di Benua Eropa dan Amerika. Vatikan merupakan entitas
suci yang menjadi rujukan seluruh umat Katolik di dunia.

media

Respon Internasional
Terhadap Proklamasi

Kemerdekaan Indonesia

XII IPS / Semester Gasal

SEJARAH (PEMINATAN)

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 20

SLIDE