

alat ukur mekanik
Presentation
•
Education
•
1st Grade
•
Practice Problem
•
Hard
Aldy Irfansyah
Used 1+ times
FREE Resource
14 Slides • 0 Questions
1
Pengertian Alat Ukur Mekanik Dan Jenisnya
Alat ukur mekaniik adalah alat yang di gunakan untuk membantu pengukuran dalam hal besaran, panjang,luas dan sebagainya. Alat ukur mekanik banyak sekali macamnya baik pengukuran langsung maupun tidak langsung. Dalam kehidupan manusia alat ukur sangatlah penting karna alat ukur banyak digunakan seperti kontruksi bangunan, merancang bangunan dan lain sebagainya. baca juga jenis-jenis alat ukur mekanik
2
Mistar Baja
Mistar baja adalah alat ukur yang di gunakan untuk mengukur jarak bebas (free play). Penggaris baja dibuat dari baja tipis,dari bahan baja pegas.Penggaris baja ini mempunyai skalaa dari 0.5 mm atau 1mm ; ukuran panjang yang tersedia dibengkel – bengkel otomotif dari ukuran 300 mm atau 500 mm. Alat ini sangat mudah digunakan ,karena langsung dapat dibaca benda kerja yang diukur, hanya saja saat penggunaan harus diperhatikan arah sinar penerangan.
3
Penggaris gulung
Penggaris baja gulung ini dibuat dari pita baja yang digulung.Berbagai macam kemampuan ukur yang tersedia di bengkel-bengkel otomotif, umumnya tanda kemampuan ukur sampai 2000 mm ( 2 Meter ). Jenis ukuran yang tersedia pada alat ukur ini ada 2 jenis ; yaitu ukuran metrik dan ukuran British
4
Feeler Gauge
Feeler Gauge adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur cela (kerenggangan). Feeler gauge terdiri dari mata pisau (blade) yang terbuat dari baja keras dengan ketebalan yang berbeda-beda. Feeler gauge ditahan bersama pada satu ujung dan bergerak di sekeliling titik putar ini. umumnya ukuran ketebalan bilah pada feller gauge berkisar antara 0,01 mm hingga 1 mm.
5
Cara menggunakan feeler gauge
Pertama-tama berikan pelumas pada bilah atau blade yang akan digunakan untuk mengukur celah agar memastikan bahwa bilah tidak akan tersangkut pada celah yang diukur.
Amati celah yang akan diukur kemudian menentukan ukuran bilah yang sesuai (tidak longgar dan sempit) kemudian geser bilah pada celah tersebut.
Hasil Pengukuran langsung dapat terbaca pada ukuran yang tertera pada bilah.
Bersihkan feeler gauge sebelum menyimpannya.
6
Jangka Sorong (Vernier Caliper)
Jangka sorong adalah alat ukur yang di gunakan untuk mengukur benda kerja bagian dalam/luar, benda bertingkat atau kedalaman benda kerja. Umumnya terdapat 2 jenis jangka sorong yaitu jangka sorong dengan ketelitian 0,02 dan 0,05.
7
Bagian-bagian jangka sorong
1. Inside caliper berfungsi untuk mengukur diameter dalam benda kerja.
2. Outside caliper berfungsi untuk mengukur diameter luar benda kerja.
3. Depth stick berfungsi untuk mengukur kedalaman benda kerja.
4. Varnier stopper screw berfungsi untuk mengunci hasil pengukuran.
5. Regular scale berfungsi untuk skala utama.
6. Varnier scale berfungsi untuk skala geser.
8
Cara menggunakan jangka sorong
1. Bersihkan vernier caliper dan permukaan benda yang akan diukur
2. Periksa permukaan alat untuk mengukur pada vernier caliper sebelum pengukuran.
3. Kendorkan varnier stopper screw.
4. Kalibrasi jangka sorong
5. Pergunakan bagian yang tipis dari “Jaws” untuk mengukur permukaan yang sempit seperti bagian alur pada screw atau bagian cekung. Untuk permukaan yang normal pergunakan bagian yang tengah pada jaws.
6. Geser rahang geser ke kanan-kiri untuk menjepit benda yang hendak diukur.
7. Kunci hasil pengukuran dengan mengencangkan vernier stopper screw.
8. Bacalah regular scale yang berimpit dengan angka nol pada skala geser.
9
Contoh mengukur dengan jangka sorong dengan ketelitian 0,05
Dari gambar di samping tersebut bisa disimpulkan bahwa kita mendapat angka di skala utama adalah 31 mm, dan sekala nonius 0.70 mm. Sehingga hasil pengukuran adalah 31.70 mm.
10
Micrometer
Micrometer adalah alat ukur yang berfungsi untuk mengukur benda kerja bagian luar / diameter luar dengan ketelitian 0-25mm, 25-50mm dan 50-75mm. Penggunaan micrometer secara teratur diperlukan untuk memperoleh pengukuran yang baik.
11
Bagian-bagian mikrometer
1. Anvil berfungsi sebagai penahan ketika benda diletakan.
2. Spindle berfungsi untuk menjepit benda kerja dengan berbagai ukuran (sesuai spesifikasi micrometer)
3. Inner sleeve adalah bagian dalam sleeve
4. Sleeve berfungsi untuk tempat diletakannya skala utama.
5. Tapered nut berfungsi untuk membebaskan putaran rachet saat spindle sudah menempel pada benda kerja yang diukur.
6. Thimble berfungsi untuk meletakan skala nonius.
7. Ratchet stop berfungsi untuk memajukan atau memundurkan spindel ketika benda yang akan diukur tepat berada didekat spindle dan anvil. Rachet dapat diputar searah jarum jam dan akan berbunyi klik. Bunyi ini digunakan untuk memastikan ujung poros penggerak sudah benar - benar menempel pada benda kerja.
8. Frame berfungsi untuk meletakan komponen micrometer, selain itu juga sebagai pegangan terhadap mikrometer.
9. Clamp lock berfungsi sebagai penahan spindle agar tidak bergerak ketika mengukur benda.
12
Cara menggunakan mikrometer
1. Bersihkan micrometer dan permukaan benda yang akan diukur.
2. Periksa permukaan anvil dan spindle sebelum pengukuran.
3. Geser clamp lock ke kanan.
4. Tarik spindle masuk dengan cara thimle diputar berlawanan arah jarum jam.
5. Anvil dan spindle ditempatkan diantara benda kerja dan tegak lurus terhadap benda kerja yang diukur.
6. Tempelkan anvil ke benda kerja
7. Majukan spindle sampai rachet stop berputar bebas dua atau tiga putaran,
8. Baca skala pengukur.
13
Dial indikator dengan magnetic base
Dial indicator dengan magnetic base digunakan untuk mengukur kebengkokan atau run out dari shaft, kesejajaran, kerataan/datar, dan end play gerakan shaft arah aksial.
Bagian-bagian dial indikator
a. Tightening portion berfungsi untuk mengatur posisi dial indicator.
b. Dial indicator berfungsi untuk menunjukan skala pengukuran.
c. Post berfungsi untuk tiang penyangga dial indicator.
d. Changeover level berfungsi untuk mengaktifkan dan mematikan fungsi magnetic base.
e. Magnetic base berfungsi untuk base (landasan) magnet yang diletakan di atas meja pengukuran besi sehingga dapat menempel sehingga saat melakukan pengukuran posisi alat tidak goyang atau rubah
14
Contoh menggunakan dial indikator
1. Letakan benda kerja di V-block
2. Pasang dial gauge di tengah-tengah benda tersebut dan tegak lurus terhadap benda.
3. Spindle dipasang agak ditekan. Sampai jarum panjang dan jarum pendek dial indicator berada pada titik nol (0)
4. Putar benda kerja
5. Baca hasil pengukuran. Pergerakan 1 strip jarum pendek adalah 1mm. dan pergerakan 1 strip jarum panjang adalah 0.01 mm.
Pengertian Alat Ukur Mekanik Dan Jenisnya
Alat ukur mekaniik adalah alat yang di gunakan untuk membantu pengukuran dalam hal besaran, panjang,luas dan sebagainya. Alat ukur mekanik banyak sekali macamnya baik pengukuran langsung maupun tidak langsung. Dalam kehidupan manusia alat ukur sangatlah penting karna alat ukur banyak digunakan seperti kontruksi bangunan, merancang bangunan dan lain sebagainya. baca juga jenis-jenis alat ukur mekanik
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 14
SLIDE
Similar Resources on Wayground
11 questions
Bimbingan dan Konseling
Presentation
•
KG
11 questions
Tema BInatang
Presentation
•
KG
11 questions
Mengobservasi Kekayaan Laut Indonesia
Presentation
•
1st Grade
11 questions
Ulang kaji
Presentation
•
1st Grade
10 questions
TEMA 6 SUBTEMA 2 PEMBELAJARAN 1
Presentation
•
1st Grade
11 questions
ETIKA PERGAULAN DENGAN TEMAN SEBAYA
Presentation
•
1st Grade
10 questions
Sentra Ibadah
Presentation
•
1st Grade
9 questions
Gerak Lokomotor dan Non Lokomotor
Presentation
•
1st Grade
Popular Resources on Wayground
10 questions
HCS SCI 03 Summer School Assessment 1
Quiz
•
3rd Grade
15 questions
HCS SCI 05 Summer School Assessment 1 Review
Quiz
•
5th Grade
22 questions
Day 9 Equations and Inequalities Review
Quiz
•
9th Grade
10 questions
Writing and Identifying Ratios Practice
Quiz
•
5th - 6th Grade
7 questions
PYRAMID PERSPECTIVES part 1
Presentation
•
9th - 12th Grade
12 questions
Understanding the Fourth of July
Quiz
•
9th Grade
15 questions
Soccer World Cup Quiz Questions
Quiz
•
7th Grade