Search Header Logo
P5 IX MATERI M32

P5 IX MATERI M32

Assessment

Presentation

Other

9th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Luluk Ismawati

Used 1+ times

FREE Resource

10 Slides • 0 Questions

1

M32

PERKAWINAN ANAK DAN RISIKONYA

2

TUJUAN

Mengidentifikasi perkawinan anak dan risikonya

3

Pertemuan sebelumnya

“Kesehatan Reproduksi (Bagian 4)”.

  • Yang paling utama dalam menghindari perilaku seks pranikah adalah pengendalian diri.

  • Remaja perempuan atau laki-laki harus berani dan tegas mengatakan TIDAK bila teman atau orang dekat mengajak melakukan seks pranikah.

  • Remaja perempuan atau laki-laki HARUS saling menghormati satu sama lain.

4

Perkawinan Anak

  • Perkawinan atau penyatuan seorang anak (anak perempuan atau anak lelaki) yang berusia di bawah 18 tahun.

  • Ini adalah kenyataan yang terjadi bagi bagi anak perempuan dan laki-laki, meskipun pada kenyataannya anak perempuan yang paling terkena dampak dari situasi ini.

5

Fakta

  • Indonesia menempati urutan ketujuh secara global dalam jumlah total pengantin anak.

  • Setidaknya 1 dari 9 anak perempuan di Indonesia menikah sebelum berusia 18 tahun.

  • Di beberapa kantong geografis (daerah-daerah dengan jumlah perkawinan anak tinggi), angkanya diperkirakan 1 dalam 5 anak perempuan telah dikawinkan.

  • Tingkat Perkawinan anak juga lebih tinggi di daerah pedesaan dibandingkan dengan daerah perkotaan, baik untuk anak perempuan yang dikawinkan di bawah 18 tahun dan untuk anak perempuan yang dikawinkan di bawah 15 tahun.

  • Anak perempuan di daerah pedesaan memiliki kemungkinan 3 kali lebih besar untuk dikawinkan sebelum usia 18 tahun dibandingkan dengan anak perempuan di daerah perkotaan.

6

Faktor-Faktor yang Menyuburkan Perkawinan Anak di Indonesia

  1. kurangnya pendidikan,

  2. norma sosial,

  3. keyakinan,

  4. kemiskinan dan

  5. kehamilan remaja.

7

Dampak Perkawinan Anak

  1. kehamilan pada usia anak dan isolasi sosial,

  2. mengganggu pendidikan dan

  3. membatasi kesempatan anak untuk kemajuan karir di masa depan

8

Aktivitas

Diskusikan bersama anggota kelompokmu pendapatmu terkait perkawianan anak dan risikonya.
Dan sampaikan hasil diskusimu di depan kelas.

9

INGAT!

  1. Pernikahan anak yang didefinisikan oleh undang-undang perlindungan anak sebagai pernikahan di bawah usia 18 tahun memiliki berbagai konsekuensi rumit yang berpotensi meningkatkan risiko kesehatan, ekonomi, maupun sosial bagi pelakunya

  2. Seseorang sebaiknya berada dalam kondisi tubuh yang optimal ketika menikah dan hamil, hal ini termasuk berada dalam kondisi gizi yang baik.

  3. Remaja perempuan dan laki-laki memiliki hak untuk menolak semua bentuk perkawinan yang dipaksakan.

  4. Perkawinan anak merugikan dan berbahaya terutama untuk Kesehatan anak perempuan.

10

PERTEMUAN SELANJUTNYA

media

Kesehatan Seksual (Bagian 1)

M32

PERKAWINAN ANAK DAN RISIKONYA

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 10

SLIDE