Search Header Logo
REFLEKSI KURIKULUM MERDEKA

REFLEKSI KURIKULUM MERDEKA

Assessment

Presentation

Other

1st Grade

Hard

Created by

@_Raheel .

FREE Resource

44 Slides • 0 Questions

1

media

REFLEKSI

KURIKULUM
MERDEKA

Unit Modul

240 menit(4JP)

2

media
media

PEMBUKAAN

30 Menit

3

media

4

media

PERKENALAN

Narasumber meminta semua peserta untuk melihat sekeliling ruangan

peserta dan memilih satu barang/benda yang menarik perhatian dan
membuat mood/perasaan peserta menjadi lebih baik.

Benda tersebut bisa diambil dan ditunjukkan atau jika tidak

memungkinkan cukup disebutkan saja.

Cara berkenalannya adalah sebutkan nama, domisili tempat tinggal,

instansi dan ceritakan tentang barang/benda yang dipilih beserta
alasannya, jika sudah selesai orang yang baru saja berkenalan bisa
menunjuk orang lain untuk menjadi urutan selanjutnya dalam
berkenalan.

Siklus ini dilakukan sampai semua peserta mendapat giliran untuk

berkenalan.

5

media
media

Ice

Break

6

media
media

SELAMAT DATANG

TUJUAN

Di akhir sesi ini, peserta mampu:
1. Memahami perubahan/penyesuaian kurikulum

untuk meningkatkan kualitas pendidikan dalam
konteks satuan pendidikan.

2. Memahami alasan penting kurikulum perlu

diadaptasi di satuan pendidikan masing-masing..

3. Memahami struktur kurikulum merdeka dan

rencana mempelajarinya lebih detail.

Berikut adalah tujuan kita dari sesi ini:

7

media
media

AGENDA

Mulai dari diri (30 menit) :
Menjawab pertanyaan pemantik dan berbagi
pendapat.

Eksplorasi Konsep (40 menit):

Diskusi mengenai adaptasi kurikulum dan

struktur kurikulum merdeka.

Ruang Kolaborasi (45 menit):
Membuat karya visual bagaimana melakukan
adaptasi kurikulum.
Presentasi (30 Menit)

Refleksi Terbimbing (20 menit):
Menjawab pertanyaan refleksi.

Elaborasi Pemahaman(30 menit):
Menjawab dan mengelaborasi pertanyaan
pemantik.

(Rencana) Aksi Nyata(20 menit):
Menyusun rencana belajar individu mengenai
Kurikulum Merdeka.
Presentasi Aksi (30 menit)

8

media

Budaya Positif - Kesepakatan

Kelas

9

media
media

MULAI DARI DIRI

30 Menit

10

media

Brainstorming (Curah pendapat) mengenai aktivitas di asinkronus
(LMS) (15 menit)

Apa pengalaman nyata yang bapak ibu dapatkan

ketika membaca dan melakukan aktivitas

asinkronus di LMS?

TULIS di link jamboard : https://bit.ly/3Morht1

11

media
media
media

Menjauh dari jendela. Kamu

tidak ingin menjadi anak

yang tertinggal, kan?

Perhatikan gambar berikut:

Gambar: 1
Gambar: 2

Kedengaram
mya bagus
untuk aku !

12

media
media

EKPLORASI KONSEP

40 Menit

13

media
media

Mengutip pernyataan Ki Hajar Dewantara:

“Memberi ilmu demi

kecakapan hidup anak

dalam usaha

mempersiapkannya untuk

segala kepentingan hidup

manusia, baik dalam hidup

bermasyarakat maupun

hidup berbudaya dalam arti

seluas-luasnya.”

“Maksud pendidikan itu adalah menuntun segala

kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak, agar

mereka dapat mencapai keselamatan dan

kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai

manusia, maupun anggota masyarakat.”

Kodrat Alam & Kodrat Jaman

PERUBAHAN

14

media

Mengapa kurikulum perlu diadaptasi?

Di mana sekolah kita berada?

Apakah di tepi pantai?

Apakah di tengah-tengah perkebunan?

Apakah di tengah perkotaan yang padat penduduk dengan sosial yang beragam?

Selama setahun belakangan, perubahan apa saja yang terjadi di sekitar sekolah?

Apakah ada bangunan yang baru didirikan?

Apakah ada hal-hal yang mengubah kehidupan guru dan murid di sekolah?

Keadaan sekolah dan sekitar kita memang berbeda-beda. Murid kita berbeda-beda,
pembelajaran seperti apa yang paling berhasil untuk masing-masing murid kita, boleh jadi
memang tak sama.

Viideo Mengapa
Kurikulum perlu
diadaptasi

15

media

Mengapa kurikulum perlu diadaptasi?

Perbedaan lingkungan dan ekosistem sekolah, ditambah pula dengan

perubahan yang terus terjadi di sekitar kita. Hal-hal ini merupakan
sebagian alasan mengapa kurikulum yang kita terima dari pemerintah
pusat harus melalui proses adaptasi terlebih dahulu.

Bentuk adaptasi kurikulum sesuai dengan kebutuhan murid-murid kita di

sekolah dapat diterjemahkan dalam Kurikulum Operasional Satuan
Pendidikan (KOSP) yang akan dibahas pada modul selanjutnya.

KOSP adalah dokumen hidup, yang dapat sewaktu-waktu disesuaikan

dengan kebutuhan murid setelah proses refleksi yang dilakukan oleh
seluruh pemangku kepentingan.

16

media
media

Tiga karakteristik utama kurikulum
merdeka

1

2

3
Rumusan capaian pembelajaran dan
pengaturan jam pelajaran yang memberi
fleksibilitas untuk merancang kurikulum
operasional dan pembelajaran sesuai tingkat
kemampuan peserta didik.

Penyederhanaan konten, fokus pada
materi esensial.

Pembelajaran berbasis projek yang
kolaboratif, aplikatif, yang di muat
dalam P5 (Projek Penguatan Profil
Pelajar Pancasila)

17

media

Pembelajaran dengan kurikulum merdeka merupakan upaya menumbuhkan pembelajar sepanjang
hayat yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila.
Proses pembelajaran Kurikulum merdeka memuat:

Intrakurikuler

Pembelajaran berisi muatan mata pelajaran dan muatan tambahan lainnya jika ada (mulok),
penetapan konsentrasi, dan Praktik Kerja Lapangan untuk SMK atau magang untuk SLB.

Projek Penguatan profil
pelajar Pancasila

Kegiatan projek penguatan profil pelajar pancasila dirancang terpisah dari intrakurikuler untuk
menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar
Pancasila melalui tema dan pengelolaan projek berdasarkan dimensi dan fase. Secara umum
tema projek penguatan profil pelajar pancasila adalah 1) Gaya Hidup Berkelanjutan; 2)
Kearifan Lokal; 3) Bhinneka Tunggal Ika; 4) Bangunlah Jiwa dan Raganya; 5) Suara
Demokrasi; 6) Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKR; 7) Kewirausahaan dan
untuk SMK ditambah kebekerjaan.

Tema jenjang PAUD 1) Aku Sayang Bumi, 2) Aku Cinta Indonesia, 3) Bermain dan
Bekerjasama 4) Imajinasiku.

Ekstrakurikuler

Kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah untuk mengembangkan potensi, bakat, minat,
kemampuan, kepribadian, kerjasama, dan kemandirian peserta didik secara optimal.

18

media

Struktur Kurikulum Merdeka

1.

PAUD

Struktur Kurikulum untuk pendidikan anak usia dini terdiri dari

Kegiatan pembelajaran intrakurikuler; dan

projek penguatan profil pelajar Pancasila.

Kegiatan pembelajaran intrakurikuler di PAUD dirancang agar
anak dapat mencapai kemampuan yang tertuang di dalam
Capaian Pembelajaran (CP) fase fondasi. Intisari kegiatan
pembelajaran intrakurikuler adalah bermain bermakna sebagai
perwujudan “Merdeka Belajar, Merdeka Bermain”. Kegiatan yang
dipilih harus memberikan pengalaman yang menyenangkan dan
bermakna bagi anak. Kegiatan perlu didukung oleh penggunaan
sumber-sumber belajar yang nyata dan ada di lingkungan sekitar
anak. Sumber belajar yang tidak tersedia secara nyata dapat
dihadirkan dengan dukungan teknologi dan buku bacaan anak.

Projek penguatan profil pelajar Pancasila ditujukan
untuk memperkuat upaya pencapaian profil pelajar
Pancasila yang mengacu pada Standar Kompetensi
Lulusan (Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan
Anak untuk PAUD). Penguatan profil pelajar Pancasila
di PAUD dilakukan dalam konteks perayaan tradisi
lokal,

hari

besar

nasional,

dan

internasional.

Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila
menggunakan alokasi waktu kegiatan di PAUD. Projek
Penguatan profil Pelajar Pancasila dilakukan 1- 2 kali
dalam satu tahun ajaran dengan tema berbeda.

Alokasi waktu di PAUD usia 4 - 6 tahun sebaiknya tidak
kurang dari 900 (sembilan ratus) menit per minggu.
Alokasi waktu di PAUD usia 3 - 4 tahun sebaiknya tidak
kurang dari 360 (tiga ratus enam puluh) menit per
minggu.

19

media

Struktur Kurikulum Merdeka

2. SD

Pada jenjang SD, mata pelajaran IPA dan IPS dilebur menjadi IPAS. Hal ini didasarkan pada
pertimbangan bahwa anak usia SD masih dalam tahap berpikir konkrit/sederhana, holistik, komprehensif
dan tidak detail. Meskipun IPAS belum diajarkan secara spesifik di fase A, tapi bukan berarti mereka tidak
belajar IPA dan IPS. Pada fase A, muatan pelajaran IPAS terintegrasi pada mata pelajaran lain.

Strutur kurikulum SD dibagi menjadi 3 (tiga) Fase :

a. Fase A untuk Kelas I dan Kelas II;

b. Fase B untuk Kelas III dan Kelas IV; dan

c. Fase C untuk Kelas V dan Kelas VI.

Projek penguatan profil Pelajar Pancasila dilakukan 2-3 kali dalam satu tahun ajaran dengan
tema yang berbeda. Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila dilakukan secara
fleksibel, baik muatan maupun waktu pelaksanaan. Secara muatan, projek harus mengacu pada
capaian profil pelajar Pancasila sesuai dengan fase peserta didik.

20

media

Struktur Kurikulum Merdeka

3. SMP

Struktur kurikulum SMP/MTs terdiri atas 1 (satu) fase yaitu Fase D. Fase D yaitu untuk Kelas VII, Kelas VIII, dan
Kelas IX.

Struktur kurikulum SMP/MTs terbagi menjadi 2 (dua), yaitu:

a.Pembelajaran intrakurikuler; dan

b.Projek penguatan profil pelajar Pancasila dialokasikan sekitar 25% (dua puluh lima persen) total JP per-tahun.

Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila dilakukan secara fleksibel, baik secara muatan maupun
secara waktu pelaksanaan. Secara muatan, projek profil harus mengacu pada capaian profil pelajar Pancasila
sesuai dengan fase peserta didik. Secara pengelolaan waktu pelaksanaan, projek dapat dilaksanakan dengan
menjumlah alokasi jam pelajaran projek dari semua mata pelajaran dan jumlah total waktu pelaksanaan
masing-masing projek tidak harus sama. Projek penguatan profil Pelajar Pancasila dilakukan 3-4 kali dalam satu
tahun ajaran dengan tema yang berbeda

Penyesuaian dengan perkembangan teknologi digital, di SMP mata pelajaran Informatika menjadi mata pelajaran

wajib.

21

media

Struktur Kurikulum Merdeka

4. SMA

Pada jenjang SMA murid lebih dipersiapkan kepada minat yang menunjang pilihan pendidikan pada jenjang
berikutnya. Sehingga, pembelajaran dibagi menjadi mata pelajaran umum dan program peminatan. Program
peminatan dimulai di kelas 11. Pada kelompok mata pelajaran pilihan, murid diperbolehkan mengambil 4-5 mata
pelajaran sesuai minat, bakat, dan aspirasinya, tidak terikat dengan pengelompokan rumpun mata pelajaran
(MIPA, IPS, Bahasa dan Budaya, dll.). Artinya, murid diperbolehkan mengambil mata pelajaran lintas rumpun
tanpa ada batasan apapun.

Dalam program peminatan, apabila sumber daya memungkinkan, sekolah juga dapat membuka kelas
vokasi/mata pelajaran baru, misalnya kelas bahasa jerman, kelas tata boga, kelas budidaya kopi, dll.

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam satu tahun ajaran untuk SMA kelas X adalah 3-4 dengan tema
yang berbeda, sedangkan untuk kelas XI dan XII adalah 2-3 dengan tema yang berbeda.

Struktur kurikulum SMA terdiri atas dua fase yaitu:
a.Fase E untuk Kelas X; dan
b.Fase F untuk Kelas XI dan Kelas XII.
Struktur kurikulum untuk SMA/MA terbagi menjadi dua, yaitu:
a.Pembelajaran intrakurikuler; dan
b.Projek penguatan profil pelajar Pancasila dialokasikan sekitar 30% (tiga puluh persen) total JP per-tahun.

22

media

Struktur Kurikulum Merdeka

5. SMK

Dunia kerja dapat terlibat dalam pengembangan pembelajaran.

Struktur lebih sederhana dengan dua kelompok mata pelajaran, yaitu Umum dan Kejuruan. Persentase
kelompok kejuruan meningkat dari 60% ke 70%.

Praktek Kerja Lapangan (PKL) menjadi mata pelajaran wajib minimal 6 bulan (1 semester).

Pelajar dapat memilih mata pelajaran di luar program keahliannya.

Struktur kurikulum SMK/MAK terbagi menjadi 2 (dua), yaitu:
a.Pembelajaran intrakurikuler; dan
b.Projek penguatan profil pelajar Pancasila yang dialokasikan sekitar 30% (tiga puluh persen) total JP per tahun.

Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila dilakukan secara fleksibel, baik secara muatan maupun secara
waktu pelaksanaan. Secara muatan, projek profil harus mengacu pada capaian profil pelajar Pancasila sesuai dengan
fase peserta didik. Secara pengelolaan waktu pelaksanaan, projek dapat dilaksanakan dengan menjumlah alokasi jam
pelajaran projek dari semua mata pelajaran dan jumlah total waktu pelaksanaan masing-masing projek tidak harus
sama. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam satu tahun ajaran untuk SMK kelas X adalah 3 projek
profil dengan 2 tema pilihan dan 1 tema kebekerjaan, sedangkan untuk SMK kelas XI adalah 2 projek profil
dengan 1 tema pilihan dan 1 tema Kebekerjaan. Untuk kelas XII adalah 1 Projek Penguatan Profil Pelajar
pancasila dengan tema kebekerjaan.

23

media

Struktur Kurikulum Merdeka

6. SLB

Penggunaan Capaian Pembelajaran akan berbeda-beda karena bergantung pada hasil
analisis usia mental murid. Karena meskipun usia kronologisnya sama, tetapi bisa saja usia
mentalnya berbeda. Capaian pembelajaran pendidikan khusus dibuat hanya untuk yang
memiliki hambatan intelektual.
Untuk pelajar di SLB yang tidak memiliki hambatan intelektual, capaian
pembelajarannya sama dengan sekolah reguler yang sederajat, dengan menerapkan
prinsip modifikasi kurikulum

Sama dengan pelajar di sekolah reguler, pelajar di SLB juga menerapkan pembelajaran
berbasis projek untuk menguatkan Pelajar Pancasiladengan mengusung tema yang sama
dengan sekolah reguler, dengan kedalaman materi dan aktivitas sesuai dengan
karakteristik dan kebutuhan pelajar di SLB

24

media
media

Struktur Kurikulum Merdeka

Struktur Kurikulum Merdeka didesain dengan prinsip
pendidikan yang berpusat pada murid, sehingga
dalam pelaksanaannya harap diperhatikan bahwa
masing-masing satuan pendidikan dapat
menyesuaikan kurikulum sesuai dengan
konteksnya.

25

media
media

RUANG
KOLABORASI

45 menit

26

media
media

Ruang Kolaborasi

Pada sesi ini, kita akan kembali melakukan

diskusi

dalam

kelompok

kecil

sesuai

kelompok

pada

sesi

sebelumnya

di

asinkronus

Setiap kelompok akan berdiskusi di dalam

ruangan terpisah dengan alokasi waktu 30
menit

Sebelum berdiskusi silakan Bapak/Ibu bisa

mengunduh LK Ruang Kolaborasi pada LMS

Setelah berdiskusi masing-masing kelompok

akan melakukan presentasi selama 4 menit
di ruang utama

27

media
media

Ruang Kolaborasi

Dalam setiap kelompok silakan diskusikan

pertanyaan berikut ini:

1.

Buatlah karya visual (poster/gambar/bagan/infografis)
dalam satu halaman yang menggambarkan
bagaimana Bapak/Ibu melakukan adaptasi kurikulum
merdeka!

2.

Apa saja potensi tantangan yang akan dihadapi ketika
melakukan adaptasi kurikulum merdeka?

3.

Apa saja solusi untuk menanggulangi potensi
tantangan tersebut?

28

media
media

Ruang Kolaborasi

Tautan BOR

Lembar Kerja Kolaborasi

Link Rubrik Penilaian Kolaborasi

29

media

PRESENTASI KELOMPOK

RUANG KOLABORASI

30

media

Kesimpulan Ruang Kolaborasi

Keanekaragaman latar belakang dan kemampuan
murid merupakan tolak ukur adaptasi Kurikulum
Operasional Satuan Pendidikan, guna memastikan
setiap saat murid akan berkembang sesuai dengan
zamannya.

31

media
media

REFLEKSI
TERBIMBING

20 Menit

32

media

Saya akan menampilkan pertanyaan pada
sesi kali ini, Bapak/Ibu silakan menjawab di
padlet, beberapa perwakilan peserta akan

saya persilakan untuk menyampaikan

jawabannya secara langsung.

33

media

Menurut pemikiran Bapak/Ibu:

1. Ketika ada perubahan kurikulum di tingkat nasional,

a. Sebagai individu apa yang dapat Bapak/Ibu lakukan

dalam merespon perubahan tersebut?

b. Sebagai anggota komunitas di sekolah apa yang

dapat Bapak/Ibu lakukan dalam merespon perubahan
tersebut?

2. Apa saja pertimbangan utama dalam adaptasi
kurikulum?

34

media
media

ELABORASI
PEMAHAMAN

30 Menit

35

media

Menonton Video

Setelah menonton video saya akan

menampilkan pertanyaan pada sesi kali ini,

Bapak/Ibu silakan bisa menyiapkan jawabannya

dan beberapa perwakilan peserta akan saya
persilakan untuk menyampaikan jawabannya

secara langsung.

Link Video Kurikulum dalam Pembelajaran

36

media

Apa sebenarnya peran kurikulum dalam

proses pembelajaran?

37

media

Apa sebenarnya peran kurikulum dalam proses
pembelajaran?

Sebagai panduan dan acuan untuk proses pembelajaran, antara
lain:
Apa tujuan belajar murid, kompetensi apa yang ingin dicapai

sebagai pemenuhan kebutuhan murid masa kini dan proyeksi
masa depannya

Bagaimana cara mencapai kompetensi tersebut
Apa saja prinsip-prinsip yang harus diterapkan dalam proses

pembelajaran (panduan pedagogik/pembelajaran)

Apa saja prinsip-prinsip asesmen yang perlu

diimplementasikan saat pembelajaran berlangsung

38

media
media

RENCANA AKSI

30 Menit

39

media
media

Rencana Aksi

Pada sesi ini, Bapak/Ibu secara individu akan
membuat rencana belajar mengenai Kurikulum
Merdeka ((Buku pembelajaran dan assessment, buku

KOSP, dan buku Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila)

Bapak/Ibu akan diberikan waktu selama 30
menit untuk menyusun rencana belajarnya

Silakan

Bapak/Ibu

bisa

mengunduh

LK

(Rencana) Aksi Nyata pada LMS

Beberapa perwakilan peserta diberi kesempatan
untuk menyampaikan hasil rencana belajarnya

40

media

http://kurikulum.kemdikbud.go.id/wp-con
tent/uploads/2022/06/Panduan-Penguat
an-Projek-Profil-Pancasila.pdf

http://kurikulum.kemdikbud.go.id/wp-c
ontent/uploads/2022/06/Panduan-Pe
mbelajarn-dan-Asesmen.pdf

http://kurikulum.kemdikbud.go.id/wp-co
ntent/uploads/2022/06/Panduan-Peng
embangan-Kurikulum-Operasional-di-S
atuan-Pendidikan.pdf

41

media

Rencana Aksi Nyata
Silakan menyusun rencana belajar dengan panduan pertanyaan sebagai berikut:

Dari pemahaman mengenai struktur kurikulum merdeka dan arah perubahanya,
buatlah rencana Bapak/Ibu dalam mempelajari kurikulum merdeka!

1. Apa saja yang perlu dipelajari?
2. Kapan waktunya?
3. Dari mana sumber belajarnya?
4. Siapa saja pihak yang bisa diajak berdiskusi?
5. Apa saja yang menjadi potensi tantangan Bapak/Ibu dalam mempelajari

kurikulum Merdeka?

6. Apa saja alternatif solusi untuk menanggulangi potensi tantangan yang terjadi

tersebut?

Link Lembar Kerja Rencana Aksi

42

media

PRESENTASI

(Rencana) Aksi Nyata

Unggah Rencana Aksi

43

media
media
media
media
media
media

Kembang telang si cantik biru
Anggrek bulan berwarna putih
Refleksi kita sampai disini dulu
Mohon maaf dan terima kasih

44

media

SAMPAI JUMPA DI

SESI SELANJUTNYA!

media

REFLEKSI

KURIKULUM
MERDEKA

Unit Modul

240 menit(4JP)

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 44

SLIDE