Search Header Logo
Keragaman alam indonesia ips 8 bab 1

Keragaman alam indonesia ips 8 bab 1

Assessment

Presentation

Social Studies

8th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Ida Swadani

Used 15+ times

FREE Resource

30 Slides • 0 Questions

1

media
media
media

Media Pembelajaran

Ilmu Pengetahuan Sosial

untuk SMP/MTs Kelas VIII

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2

media
media

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Kondisi Geografis dan Pelestarian
Sumber Daya Alam

Bab

1

Peserta didik diharapkan mampu:
1.

memaparkan keberagaman alam Indonesia;

2.

menganalisis pemanfaatan sumber daya alam di Indonesia;

3.

mendesain upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya
manusia di Indonesia;

4.

menguraikan peran lembaga sosial dalam pemanfaatan sumber
daya alam dan sumber daya manusia; serta

5.

menunjukkan hubungan kondisi geografis dengan kegiatan
ekonomi dan masuknya pengaruh Hindu-Buddha di Indonesia.

Tujuan Pembelajaran

3

media
media
media

Perhatikan gambar berikut.

Berdasarkan gambar tersebut, jawablah pertanyaan
berikut.
1.

Bagaimana pengaruh proses geografis di
wilayah-wilayah Indonesia bagi keberagaman
alam dan keberagaman sosial masyarakat?

2.

Bagaimana pemanfaatan dan pengelolaan
sumber daya alam yang ada?

3.

Apakah sumber daya manusia di Indonesia
sudah memenuhi syarat untuk memanfaatkan
dan mengelola sumber daya yang dimiliki?

4.

Apa saja lembaga sosial yang berperan dalam
upaya pemanfaatan dan pengolahan sumber
daya alam dan sumber daya manusia?

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

4

media

A. Keberagaman Alam

Indonesia

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

5

media

1. Proses Geografis Memengaruhi Keberagaman Alam Indonesia

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dan memiliki garis
pantai terpanjang kedua di dunia dengan luas negara 8.300.000 km2.

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Letak Geografis Indonesia

Berdasarkan letak garis lintang dan garis bujur, Indonesia berada pada 6°
LU–11° LS dan 94° BT–141°BT. Hal tersebut menimbulkan perbedaan waktu
di wilayah-wilayah di Indonesia, seperti WIB, WITA, dan WIT.

Letak Geologis Indonesia

Wilayah Indonesia berada pada pertemuan rangkaian

Pegunungan Sirkum Mediterania dan Pegunungan Sirkum
Pasifik. Dampak bagi Indonesia adalah tersebarnya gunung api
yang menjadikan tanah Indonesia subur.

Indonesia merupakan zona pertemuan tiga lempeng, yaitu

Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Pasifik.
Posisi tersebut menyebabkan wilayah Indonesia sangat rentan
terhadap gempa bumi tektonik.

Indonesia berada di antara Paparan Sunda dan Paparan Sahul

yang terletak pada zona transisi menyebabkan Indonesia
memiliki keanekaragaman hayati.

6

media

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Cuaca dan Iklim

Indonesia memiliki tiga jenis iklim. Berdasarkan letak geografisnya
yang berada di sekitar garis khatulistiwa, Indonesia memiliki iklim
tropis. Letak Indonesia berada di antara Benua Asia dan Australia
menyebabkan Indonesia beriklim monsun yang dipengaruhi angin
monsun barat dan timur. Sebagian besar wilayah daratan Indonesia
yang dikelilingi laut atau samudra menjadikan Indonesia memiliki iklim
laut (iklim maritim).

7

media

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Proses Geografis Memengaruhi Keberagaman Sosial Budaya

Keberagaman Sosial Budaya di Masyarakat

Keberagaman sosial budaya menyangkut aspek budaya yang dapat memengaruhi interaksi individu dengan orang lain
yang memiliki latar belakang budaya yang berbeda di dalam suatu masyarakat, mencakup pengetahuan, kepercayaan,
nilai, praktik, tradisi, dan adat istiadat yang unik pada tiap masyarakat.
Contohnya, sistem Subak sebagai identitas budaya masyarakat Bali. Sistem Subak di Bali terkait dengan perkembangan
kebudayaan agraris di Pulau Bali yang sangat bergantung pada sumber air tawar. Subak sebagai sistem atau tata
pengairan untuk pertanian di Bali terbentuk karena adanya pengaruh faktor geografis.

8

media
media
media

Pengaruh Faktor Geografis dan Keberagaman Budaya di Indonesia

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Faktor geografis sangat berpengaruh pada keberagaman budaya di
Indonesia antara lain isolasi geografis, iklim, dan letak geografis.
Isolasi geografis mengacu pada pemisahan spasial kelompok

masyarakat oleh penghalang bentang alam fisik, seperti gunung
dan laut.

Keterkaitan antara iklim dan kebudayaan dapat dilihat dari

arsitektur rumah tradisional sebagai identitas budaya suatu suku
bangsa. Hampir semua arsitektur rumah tradisional Indonesia
dibangun di atas panggung.

Letak geografis menyebabkan terjadinya pertukaran kebudayaan

dari bangsa-bangsa asing karena posisi Indonesia yang strategis di
tengah-tengah jalur perdagangan internasional.

9

media
media
media

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

B. Pemanfaatan Sumber

Daya Alam

10

media
media
media

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Potensi Sumber Daya Alam Indonesia

Sumber daya alam

kemaritiman

Sumber daya alam

tambang

Sumber daya alam

hutan

Sumber daya alam dapat dipahami sebagai seluruh potensi alam yang ada bumi, baik berbentuk benda mati
maupun makhluk hidup, yang dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan hidup manusia. Sumber daya alam
dapat dibedakan berdasarkan sifat dan habitatnya. Berdasarkan sifatnya, terbagi atas sumber daya alam
terbarukan (renewable resources) dan sumber daya alam tidak terbarukan (unrenewable resources). Berdasarkan
habitatnya terbagi atas sumber daya alam teretris dan sumber daya alam akuatik.

Pengelompokkan sumber daya alam di

Indonesia

11

media

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Sumber Daya Alam Hutan

Berdasarkan fungsi pokoknya, hutan di Indonesia dapat dikelompokkan atas hutan konservasi dengan luas sekitar 22.088.573,40
hektare, hutan lindung dengan luas sekitar 29.578.158,29 hektare, dan hutan produksi dengan luas sekitar 68.828.970,27 hektare.
Selain ketiga jenis hutan tersebut, sebagai negara kepulauan yang beriklim tropis Indonesia juga memiliki beberapa jenis hutan
lainnya sebagai berikut.
Hutan hujan tropis, berada di kawasan beriklim basah. Contoh tumbuhannya adalah rotan, anggrek, dan beberapa jenis
tumbuhan liana.

Hutan bakau, ditemukan di sepanjang pantai landai yang dipengaruhi pasang surut air laut. Jenis pohonnya, antara lain bakau,
tancang, nyirih, api-api, dan perepat.

Hutan pantai, ditemukan disepanjang pantai yang curam dan sempit dengan laut berombak besar. Banyak ditemukan pohon
epifit, anggrek, dan paku-pakuan.

Hutan rawa, ditemukan pada kawasan datar yang digenangi air tawar dan kaya akan unsur hara. Jenis-jenis pohonnya, antara
lain ramin, geronggang, pulai, dan meranti jawa.

Hutan musim, dikelompokkan atas hutan musim kawasan rendah dan hutan musim kawasan tinggi. Hutam musim kawasan
rendah ditemukan dari pantai hingga ke ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Hutan musim kawasan tinggi
ditemukan di lereng gunung dan dataran tinggi.

12

media

Bahan galian vital yang
dapat

menjamin

hajat

hidup

orang

banyak.

Contohnya, besi, tembaga,
emas, dan bauksit.

Bahan galian yang tidak
termasuk golongan A dan
B. Contohnya, garam batu,
mika, dan batu permata.

Bahan

galian

golongan

strategis bagi pertahanan dan
keamanan negara atau bagi
perekonomian

negara.

Contohnya, minyak bumi, gas
alam, aspal, dan batu bara.

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Sumber Daya Alam Tambang

Bahan galian
golongan A

Bahan galian
golongan B

Bahan galian
golongan C

Menurut BPS Indonesia, pertambangan adalah suatu kegiatan pengambilan endapan bahan galian berharga dan
bernilai ekonomis dari dalam kulit bumi, baik secara mekanis maupun manual, pada permukaan bumi, di bawah
permukaan bumi, dan di bawah permukaan air.

Pengelompokkan bahan galian

13

media

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

a.

Minyak bumi ditemukan di Muara Enim, Dumai, Cepu, Tarakan, Balikpapan, dan Sorong.

b.

Gas bumi dapat ditemukan di Aceh, Kalimantan Timur, Riau, dan Jawa Timur.

c.

Batu bara tersebar di beberapa cekungan utama di Pulau Kalimantan dan di Pulau Sumatra.

d.

Bijih besi dihasilkan oleh daerah Cilacap, Cilegon, Pulau Derawan dan Pulau Sebuku, Gunung Tegak, Lengkabana,
Longkana, dan Pegunungan Verbeek.

e.

Bauksit banyak ditemukan di Pulau Bintan dan Kalimantan Barat.

f.Emas ditemukan di Pulau Sumatra, Kepulauan Riau, Pulau Kalimantan, Pulau Jawa, Pulau Sulawesi, Nusa Tenggara,
Kepulauan Maluku, dan Pulau Papua.

g.

Tembaga sebagian besar ditemukan di daerah Tembagapura (Papua).

h.

Nikel tersebar di berbagai wilayah, seperti Kalimantan, Maluku Utara, Sulawesi Tengah, dan Kepulauan Raja Ampat.

i.Timah ditemukan di beberapa pulau antara lain Pulau Karimun, Pulau Kundur, Pulau Singkep, Pulau Bangkinang,
Pulau Bangka, Pulau Belitung, dan Pulau Karimata.

14

media

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan potensi 26 juta hektare areal
perikanan laut dan pantai. Laut Indonesia memiliki sekitar 8.500 spesies ikan
atau sekitar 37 persen dari spesies ikan dunia. Menurut statistic Kementerian
Kelautan dan Perikanan pada tahun 2021, produksi perikanan tangkap sekitar
7.485.872,28 ton dan produksi perikanan budi daya sekitar 6.790.732,29 ton.

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Sumber Daya Alam Kemaritiman

Perikanan

Indonesia memiliki sumber daya kemaritiman yang sangat kaya. Hal ini didukung oleh luasnya wilayah laut Indonesia.
Berdasarkan Konvensi Hukum Laut PBB tahun 1982, Indonesia memiliki wilayah laut yang luas. Luasnya mencapai 5,8
juta km2 yang terdiri atas 3,1 juta km2 perairan territorial dan 2,7 juta km2 perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).

15

media

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Energi kelautan mengacu pada berbagai bentuk energi listrik terbarukan yang dimanfaatkan dari laut. Ada dua
jenis energi kelautan utama, yaitu energi mekanik dan energi termal.

Energi Kelautan

Energi mekanik mencakup antara lain:
1.

Energi gelombang laut: dihasilkan dari pergerakan
gelombang laut menuju daratan dan sebaliknya.

2.

Energi pasang surut: dihasilkan dari pergerakan air laut
karena perbedaan pasang surut.

3.

Energi arus laut: diperoleh dari pemanfaatan massa air
laut dari satu tempat ke tempat lain.

Energi termal adalah energi panas laut
yang dihasilkan dari perbedaan suhu antara
permukaan yang hangat dengan air laut
dalam yang dingin tanpa menghasilkan gas
rumah kaca atau limbah lainnya.

16

media

Wisata bahari merupakan bentuk wisata yang meanfaatkan karakter sumber
daya pesisir dan laut. Sumber daya wisata bahari dapat dilihat dari
komoditasnya, kegiatan yang dilakukan, dan ekosistemnya.
Berdasarkan komoditasnya, sumber daya wisata bahari mencakup antara lain
penyu, duyung, paus, lumba-lumba, spesies endemik, ombak, dan pasir
putih.
Berdasarkan kegiatan yang dilakukan, wisata bahari mencakup antara lain
rekreasi pantai, berenang, memancing, menyelam (diving), snorkeling,
selancar, dan lain sebagainya.
Berdasarkan ekosistemnya, sumber daya wisata bahari antara lain pantai,
mangrove, lamun, dan terumbu karang.

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Wisata Bahari

17

media

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang Ada di Indonesia

Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia membutuhkan sumber daya alam sebagai alat pemenuhan
kebutuhan. Ketersediaan sumber daya alam menjadi masalah ketika kebutuhan manusia tidak terbatas yang
dapat menyebabkan terjadinya eksploitasi berlebihan terhadap sumber daya alam.

Agar hal tersebut tidak terjadi, kita perlu memanfaatkan sumber daya alam dengan menjaga kelestarian
lingkungan hidup sehingga sumber daya alam tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan.
Menurut UU RI No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup, perlindungan dan
pengelolaan lingkungan hidup dilaksanakan berdasarkan asas tanggung jawab negara, kelestarian dan
keberlanjutan, keserasian dan keseimbangan, keterpaduan, manfaat, kehati-hatian, keadilan, ekoregion,
keanekaragaman hayati, pencemar membayar, partisipatif, kearifan lokal, tata kelola pemerintahan yang baik,
serta otonom daerah.

18

media
media
media

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

C. Sumber Daya Manusia

19

media
media

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Selain sumber daya alam, kita juga mengenal sumber daya modal dan sumber daya manusia. Secara mikro,
sumber daya manusia adalah individu yang bekerja dan menjadi anggota suatu perusahaan atau institusi dan
biasa disebut sebagai pegawai, buruh, karyawan, pekerja, tenaga kerja, dan lain sebagainya. Secara makro,
sumber daya manusia adalah penduduk suatu negara yang sudah memasuki usia angkatan kerja, baik yang
belum bekerja maupun yang sudah bekerja.

20

media
media
media

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia

Sensus penduduk oleh BPS tahun 2020 mencatat bahwa
penduduk Indonesia berjumlah 270,20 juta jiwa dengan
70,72

persennya

merupakan

penduduk

berusia

produktif (15–64 tahun) sebagai bonus demografi.
Dari

Indeks

Pembangunan

Manusia

(Human

Development Index) Indonesia tahun 2021 terlihat
adanya peningkatan sumber daya manusia yang
mencapai angka 72,29 meningkat sebesar 0,35 poin dari
tahun

sebelumnya

dengan

angka

71,94.

IPM

menggambarkan peluang hidup, pengetahuan, dan
standar hidup layak.

21

media
media

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia

Empat kebijakan pokok dalam upaya peningkatan sumber daya manusia (Basmar, 2021) adalah sebagai berikut.
a.

Peningkatan kualitas hidup yang mencakup kualitas sumber daya manusia, baik jasmani dan rohani, serta kualitas
kehidupan.

b.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia produktif dan upaya pemerataan penyebarannya.

c.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia yang memiliki kemampuan untuk memanfaatkan, mengembangkan,
dan menguasai iptek yang berwawasan lingkungan.

d.

Pengembangan pranata yang mencakup kelembagaan dan peran hukum yang mendukung usaha peningkatan
kualitas sumber daya manusia.

Untuk membangun sumber daya manusia yang unggul, perlu ada hal-hal yang menjadi prioritas utama (Rostini, dkk.
2021), yaitu sebagai berikut.
a.

Menata sistem pendidikan secara menyeluruh sehingga menjadi lebih baik dan berkualitas.

b.

Menguatkan peran lembaga agama dalam kehidupan bermasyarakat untuk membangun karakter serta
memperkuat jati diri dan kepribadian bangsa.

c.

Meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan di
masyarakat, melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan kerja.

d.

Membina dan mengembangkan masyarakat, terutama generasi muda agar menjadi kreatif, inovatif, dan memiliki
daya saing tinggi.

22

media
media
media

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

D. Peran Lembaga Sosial dalam
Pemanfaatan Sumber Daya Alam dan
Manusia

23

media
media

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1.

Lembaga Sosial

Menurut Soerjono Soekanto, lembaga sosial adalah himpunan norma dari segala tingkatan yang berkisar pada suatu
kebutuhan pokok dalam kehidupan masyarakat. Lembaga sosial mencakup sebagai berikut.
a.

Seperangkat norma yang saling berkaitan, bergantung, dan memengaruhi.

b.

Seperangkat norma yang dapat dibentuk, diubah, dan dipertahankan sesuai dengan kebutuhan hidup.

c.

Seperangkat norma yang mengatur hubungan antarwarga masyarakat agar dapat berjalan dengan tertib dan
teratur.

Norma digunakan sebagai panduan, tatanan, dan pengendali tingkah laku yang sesuai harapan masyarakat. Norma
yang berlaku di dalam masyarakat mempunyai kekuatan mengikat yang berbeda-beda, yaitu norma cara, norma
kebiasaan, norma tata kelakuan, norma adat istiadat.
Ada berbagai jenis lembaga sosial, yaitu lembaga keluarga, lembaga agama, lembaga pendidikan, lembaga ekonomi,
dan lembaga politik.

24

media
media

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Peranan Lembaga Sosial dalam Pemanfaatan Sumber Daya Alam

a.

Lembaga keluarga berperan dalam mendidik anak untuk memanfaatkan sumber daya alam dengan baik
dan benar. Contohnya, membiasakan diri untuk menghemat penggunaan air.

b.

Lembaga agama berperan dalam memberikan ajaran untuk bersikap bijaksana dan tidak
sewenang-wenang terhadap alam semesta.

c.

Lembaga pendidikan dalam pemanfaatan sumber daya alam dilakukan melalui proses pendidikan
lingkungan.

d.

Lembaga ekonomi dalam pemanfaatan sumber daya alam berperan untuk menjamin pola produksi dan
konsumsi yang berkelanjutan.

e.

Lembaga politik memiliki peran dalam penetapan undang-undang yang dapat mengatur dan melindungi
sumber daya alam. Contohnya, UU RI No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan
Ekosistemnya.

25

media
media

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Peranan Lembaga Sosial dalam Pemanfaatan Sumber Daya Manusia

a.

Lembaga keluarga sebagai agen sosialisasi utama yang sangat penting dalam pemanfaatan sumber daya
manusia yang dapat dilakukan dengan mengembangkan kepribadian dan karakter serta berbagai
keterampilan dasar lainnya.

b.

Lembaga agama mempunyai peranan penting dalam membentuk dalam membentuk karakter sumber
daya manusia, yaitu sikap religius sebagai bentuk ketaatan seseorang.

c.

Lembaga pendidikan melaksanakan sosialisasi, literasi, pengembangan keterampilan, pelatihan kejuruan,
penemuan pengetahuan baru, pembangunan karakter, dan mobilitas sosial sebagai upaya membangun
sumber daya manusia.

d.

Lembaga ekonomi berupaya dalam berbagai usaha untuk melakukan pemberdayaan masyarakat agar
kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi dapat berjalan dengan baik.

e.

Lembaga politik memiliki peran dalam penetapan berbagai kebijakan dan peraturan perundangan terkait
dengan sumber daya manusia. Contohnya, UU RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

26

media
media
media

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

E. Kondisi Geografis dan Interaksi

dengan Bangsa Asing

27

media
media
media

1. Interaksi dengan Bangsa Asing di Masa Lalu

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Kontribusi wilayah Nusantara dalam ekonomi dunia pada
awal Masehi, dapat dilihat dari peran Kerajaan Koying
sebagai salah satu pelabuhan dagang internasional.
Kerajaan ini memiliki sumber daya berupa emas dan
pinang. Koying melakukan perdagangan dengan Tiongkok
melalui Kerajanan FunanKoying juga menjadi pelabuhan
terakhir bagi kapal dagang yang berlayar dari India melalui
Selat Malaka. Para pedagang India memperoleh hasil hutan
dan rempah-rempah dari Nusantara dengan imbalan,
seperti mutiara, barang pecah belah, dan kuda.

28

media

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Perdagangan Nusantara pada Awal Masehi

Salah satu jalur perdagangan melalui darat yang dikenal adalah
Jalur Sutra. Jalur Sutra mengubungkan kota-kota di Asia, Eropa, dan
Afrika. Jalur tersebut dinamakan Jalur Sutra karena merujuk pada
perdagangan sutra yang dilakukan para pedagang Tiongkok pada
masa Dinasti Han (206 SM–2020 M). Keberadaan Jalur Sutra tidak
hanya menjadi jalur perdagangan, tetapi menjadi penghubung
pertukaran budaya, agama, dan ilmu pengetahuan.

Sedangkan, jalur pedagangan melalui laut dikenal sebagai Jalur
Rempah atau Spice Route. Rute tersebut mengubungkan jalur
perdagangan internasionnal dengan jalur perdagangan antarpulau
di Nusantara yang komoditas utamanya adalah rempah-rempah.

29

media
media

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

3. Perkembangan Kehidupan Masyarakat pada Masa Kerajaan Hindu-Buddha

a. Masuknya Agama dan Kebudayaan Hindu-Buddha ke Indonesia

Letak wilayah Kepulauan Nusantara yang sangat strategis di jalur pelayaran memungkinkan kerajaan-kerajaan di
Nusantara menjalin hubungan dagang dengan wilayah lain, seperti India. Hal tersebut membuat agama dan
kebudayaan Hindu-Buddha dikenal di Nusantara, yang terbukti dari eksistensi Kerajaan Kutai di Kalimmantan Barat dan
Kerajaan Sriwijaya di Sumatra pada masa lampau. Proses masuknya agama dan kebudayaan Hindu-Buddha di
Indonesia, yaitu melalui aktivitas perdagangan (Teori Waisya, kolonisasi permanen karena adanya ekspedisi militer
(Teori Kesatria), dan penyebaran agama (Teori Brahmana).

30

media

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

3. Perkembangan Kehidupan Masyarakat pada Masa Kerajaan Hindu-Buddha

b. Pengaruh Agama dan Kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia

Pengaruh agama dan kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia dapat dilihat pada jejak sejarah yang ditinggalkan
sebagai berikut.
Kesusastraan. Karya sastra yang berasal dari India telah memicu para pujangga Nusantara menghasilkan

karya-karya baru. Contohnya, Empu Walmiki menulis Ramayana dan Empu Wiyasa menulis tentang Mahabharata.

Candi. Banyak candi yang didirikan pada masa kerajaan-karajaan Hindu-Buddha yang memiliki tiga tingkatan. Dalam

konteks agama dan kebudayaan Hindu disebut dengan istilah Bhurloka, Bhurvaloka, dan Svarloka.Contohnya Candi
Prambanan.Dalam konteks agama dan kebudayaan Buddha disebut dengan istilah Kamadatu, Rupadatu, dan
Arupadatu. Contohnya, Candi Borobudur.

Seni pahat dan ukir terlihat pada relief yang dapat ditermukan pada candi-candi, seperti Candi Prambanan terdapat

relief yang mengisahkan cerita Ramayana.

Patung atau arca, pada masa Hindu-Buddha ditujukan untuk upacara keagamaan.

media
media
media

Media Pembelajaran

Ilmu Pengetahuan Sosial

untuk SMP/MTs Kelas VIII

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 30

SLIDE