
BIMBINGAN DAN KONSELING
Presentation
•
Education
•
University
•
Practice Problem
•
Hard
Ripki Permana
Used 2+ times
FREE Resource
14 Slides • 0 Questions
1
BIMBINGAN DAN KONSELING
RIPKI PERMANA, M.PD
2
PENGANTAR
NAMA
: RIPKI PERMANA, M.Pd
ALAMAT
: NOMADEN
: ripkipermana1@gmail.com
No. Hp
: 0815-1720-0040
Pendidikan
: S1-UPI-PGSD-2016
: S2-UNJ-PGSD-2018
3
KONSEP DASAR BIMBINGAN DAN KONSELING
Secara etimologis kata bimbingan merupakan terjemahan dari
bahasa inggris yaitu kata “guidance” berasal dari kata kerja “to guidance”
yang mempunyai arti menunjukkan, membimbing, menuntun, ataupun
membantu, sesuai dengan istilahnya, maka secara umum dapat diartikan
sebagai suatu bantuan atau tuntunan. Ada juga yang menerjemahakan
kata “guidance” dengan arti pertolongan.
Sedangkan kata konseling secara etimologis, kata konseling
berasal
dari
kata
“counsel”
yang
diambil
dari
bahasa
Latin
yaitu
“counsilium”,
artinya
“bersama”
atau
“bicara
bersama”.
Pengertian
“berbicara bersama-sama” dalam hal ini adalah pembicaraan konselor
dengan seorang atau beberapa klien (counselee).
4
HAKIKAT PELAYANAN BIMBINGAN
Pelayanan Bimbingan adalah Suatu Proses
Berkelanjutan.
Pelayanan Bimbingan adalah Bantuan
Pelayanan Bimbingan itu Bersifat Individual
Pelayanan Bimbingan Memiliki Tujuan
• Bimbingan bertujuan agar individu memahami
dirinya, memahami dunianya.
5 pokok pribadi yang mandiri :
1. Mengenal diri sendiri dan lingkungannya
sebagaimana adanya,
2. Menerima diri sendiri dan lingkungan scara
positif dan dinamis,
3. Mengambil keputusan,
4. Mengarahkan diri sendiri
5. Mewujudkan diri mandiri.
Individu di siniadalah orang yang mempunyai kemampuan-
kemampuan dan berpotensi untuk mewujudkannya.
Bimbingan
tidak
membuat
mereka
sama
tetapi
justru
semakin membuat mereka berbeda dari yang lain atau semakin
nyata keindividualannya karena terwujud potensi dirinya masing-
masing.
Bantuan adalah pemberian pertolongan dengan
suka rela atau tidak memaksa orang yang dibantu
menerima atau mengikutinya. Peran utama ada pada
individu sendiri yang dibantu.
Sifat
bantuan
dalam
bimbingan
dibatasi
pada
bantuan edukatif- psikologis, bantuan yang mendidik agar
peserta didik dapat membantu dirinya sendiri bukan tetap
bergantung pada konselor.
Suatu proses berarti bimbingan itu
dilaksanakan dalam suatu jangka waktu
atau
melalui
suatu
tahap-tahap
atau
langkah-langkah atau periode
5
HAKIKAT PELAYANAN KONSELING
INTERAKSI. Interaksi berarti hubungan timbal balik antara konselor dan konseli
Kegiatan
professional.
Demikian
juga
kegiatan
profesional
tersebut
dilaksanakan
oleh
orang
profesional (konselor) yang telah disiapkan, dididik, dilatih dalam waktu yang relatif lama oleh lembaga
pendidikan tinggi terakreditasi.
Adanya masalah. Berbeda dengan konsep bimbingan, salah satu ciri konseling adalah adanya
masalah. Klien yang datang pada konselor biasanya mempunyai masalah tertentu.
penggunaan metode atau teknik. Konseling diadakan dengan menggunakan metode atau pendekatan
tertentu.
Konselor
barangkali
menggunakan
pendekatan
psikoanalisis,
behavioral,
analisis
transaksional, terapi rasional emotive dan pendekatan-pendekatan lain.
6
ASPEK-ASPEK DALAM WANCARA KONSELING
Pengambilan
keputusan
ada pada tangan klien. Pada
umumnya
dianut
bahwa
keputusan
dalam
konseling
ada di tangan klien. Namun
demikian,
kadang-kadang
keputusan
itu
merupakan
hasil
keputusan
bersama
klien dan konselor.
KEPUTUSAN
Teknik
utama
dalam
konseling,
melalui
wawancara
konselor
dan
klien bisa berdialog, melalui
wawancara
pula,
konselor
dapat mengetahui kerisauan-
kerisauan
klien,
harapan-
harapan
klien,
langkah-
langkah yang akan ditempuh
selanjutnya, dan hasil yang
telah dicapai
WAWANCARA
.
Berbeda
dengan
percakapan biasa, konseling
selalu mempunyai tujuan.
1.Pemahaman
2.Arah diri sesuai potensi
3.Memecahkan masalah
4.Terhindar dari kecemasan
5.Aktualisasi diri
6.kebahagiaan
TUJUAN
7
TUJUAN BIMBINGAN DAN KONSELING
Tujuan bimbingan adalah untuk membantu para siswa agar
ia dapat mengatasi kesulitan-kesulitan atau permasalahan yang
dihadapi, dan mengarahkan pada kebaikan secara cermat.
Tujuan lain bimbingan dan konseling secara umum adalah
sesuai dengan tujuan pendidikan, yaitu terwujudnya manusia
indonesia
seutuhnya
yang
cerdas,
beriman,
dan
bertaqwa
kepada tuhan yang maha esa dan berbudi pekerti yang luhur,
memiliki pengetahuan dan keterampilan, serta rasa tanggung
jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
Ada beberapa tujuan dari konseling, yaitu:
1)Menyediakan fasilitas untuk perubahan tingkah laku.
2)Meningkatkan hubungan antar perorangan dan pembinaan
kesehatan mental.
3)Meningkatkan keterampilan untuk menghadapi masalah.
4)Menyediakan fasilitas untuk pengembangan kemampuan.
5)Meingkatkan kemampuan dalam menentukan keputusan
8
FUNGSI BIMBINGAN DAN KONSELING
FUNGSI PEMAHAMAN
Menghasilkan pemahaman tentang sesuatu sesuai dengan pengembangan
siswa. Pemahaman tentang diri siswa, lingkungan siswa, dan lingkungan
yang lebih luas terutama oleh siswa
FUNGSI PEMAHAMAN
Fungsi Preventif, yaitu fungsi yang berkaitan dengan upaya konselor
untuk senantiasa mengantisipasi berbagai masalah yang mungkin terjadi
dan berupaya untuk mencegahnya,
Fungsi perbaikan yaitu fungsi Bimbingan dan Konseling yang akan
menghasilkan terpecahnya atau teratasinya berbagai permasalahan yang
dialami siswa
FUNGSI PERBAIKAN
Konselor senantiasa berupaya untuk menciptakan lingkungan belajar
yang kondusif, yang memfasilitasi perkembangan konseli
FUNGSI PENGEMBANGAN
Membantu konseli memilih kegiatan ekstrakurikuler, jurusan atau program
studi, dan memantapkan penguasaan karir atau jabatan yang sesuai
dengan minat, bakat, keahlian dan ciri- ciri kepribadian lainnya
FUNGSI PENYALURAN
Untuk
menyesuaikan
program
pendidikan
terhadap
latar
belakang
pendidikan, minat, kemampuan, dan kebutuhan konseli.
FUNGSI ADAPTASI
FUNGSI PENYESUAIAN
Membantu konseli
agar dapat
menyesuaikan
diri dengan
diridan
lingkungannya secara dinamis dan konstruktif
Fungsi untuk membantu konseli sehingga dapat memperbaiki kekeliruan
dalam berfikir, berperasaan dan bertindak (berkehendak). K
FUNGSI PERBAIKAN
FUNGSI FASILITASI
Fungsi Fasilitasi yaitu memberikan kemudahan kepada konseli dalam
mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal, serasi, selaras
dan seimbang seluruh aspek dalam diri konseling.
fungsi
untuk
membantu
konseli
supaya
dapat
menjaga
diridan
mempertahankan situasi kondusif yang telah tercipta dalam dirinya
FUNGSI PERBAIKAN
9
ASAS BK
1. Asas Kerahasiaan. menuntut dirahasiakannya segenap data dan keterangan tentang peserta
didik (klien) yang menjadi sasaran layanan.
2. Asas Kesukarelaan. . klien, maka sangat dapat diharapkan bahwa mereka yang mengalami
masalah akan dengan sukarela membawa masalahnya itu kepada pembimbing untuk meminta
bimbingan.
3. Asas Keterbukaan. Bimbingan dan konseling yang efisien hanya berlangsung dalam suasana
keterbukaan. Baik klien maupun konselor harus bersifat terbuka
4. Asas Kekinian. Masalah individu yang ditanggulangi adalah masalah yang sedang dirasakan
bukan masalah yang sudah lampau, dan bukan masalah yang akan dialami masa mendatang.
5. Asas Kemandirian. Dalam memberikan layanan pembimbing hendaklah selalu menghidupkan
kemandirian pada diri orang yang dibimbing, jangan sampai orang yang dibimbing itu menjadi
tergantung kepada orang lain, khususnya para pembimbing/ konselor.
6. Asas Kegiatan. Usaha layanan bimbingan dan konseling akan memberikan buah yang tidak
berarti, bila individu yang dibimbing tidak melakukan kegiatan dalam mencapai tujuan-tujuan
bimbingan.
7. Asas Kedinamisan. Perubahan tidaklah sekadar mengulang-ulang hal-hal lama yang bersifat
monoton, melainkan perubahan yang selalu menuju ke suatu pembaruan, sesuatu yang lebih
maju
8. Asas Keterpaduan.. sebagaimana diketahui individu yang dibimbing itu memiliki berbagai segi
kalau keadaanya tidak saling serasi dan terpadu justru akan menimbulkan masalah.
9. Asas Kenormatifan. Usaha bimbingan dan konseling tidak boleh bertentangan dengan norma-
norma yang berlaku.
10.Asas Keahlian. . konselor perlu mendapatkan latihan secukupnya, sehingga dengan itu akan
dapat dicapai keberhasilan usaha pemberian layanan.
11.Asas Alih tangan. Asas ini mengisyaratkan bahwa bila seorang petugas bimbingan dan
konseling sudah mengerahkan segenap kemampuannya untuk membantu klien belum dapat
terbantu sebagaimana yang diharapkan, maka petugas ini mengalih-tangankan klien tersebut
kepada petugas atau badan lain yang lebih ahli.
12.Asas Tutwuri handayani. Asas ini menunjukkan pada suasana umum yang hendaknya tercipta
dalam rangka hubungan keseluruhan antara pembimbing dan yang dibimbing
10
PRINSIP BIMBINGAN DAN KONSELING
Prinsip-prinsip
yang
berkenaan
dengan
SASARAN LAYANAN :
•Bimbingan
dan
konseling
melayani
semua
individu
tanpa
memandang
umur, jenis kelamin, suku, agama, dan
status sosila ekonomi.
•Bimbingan
dan
konseling
berurusan
dengan pribadi dan tingkah laku yang
unik dan dinamis.
•Bimbingan
dan
konseling
memperhatikan sepenuhnya tahap dan
berbagai aspek perkembangan individu
•Bimbingan dan konseling memberikan
perhatian
utama
kepada
perbedaan
individual yang menjadi orientasi pokok
pelayanannya.
Prinsip-prinsip
yang
berkenaan
dengan
PERMASALAHAN INDIVIDU :
a.Bimbingan
dan
konseling
berurusan
dengan
hal-hal
yang
menyangkut
pengaruh kondisi mental (fisik) individu
terhadap penyesuaian dirinya di rumah,
disekolah
serta
dalam
kaitannya
dengan kontak social dan pekerjaan,
dan sebaliknya pengaruh lingkungan
terhadap
kondisi
mental
dan
fisik
individu.
b.b. Kesenjangan sosial, ekonomi, dan
kebudayaan,
merupakan
faktor
timbulnya masalah pada individu dan
kesemuanya menjadi perhatian utama
pelayanan bimbingan.
11
PRINSIP BIMBINGAN DAN KONSELING
Prinsip-prinsip
yang
berkenaan
dengan
PROGRAM LAYANAN :
a.Bimbingan
dan
konseling
merupakan
bagian
integral
dari
pendidikan
dan
pengembangan
individu,
karena
itu
program bimbingan harus disesuaikan dan
dipadukan
dengan
program
pendidikan
serta pengembangan peserta didik.
b.Program bimbingan dan konseling harus
fleksibel, disesuaikan
dengan
kebutuhan
individu, masyarakat dan kondisi lembaga.
c.Program bimbingan dan konseling disusun
secara
berkelanjutan
dari
jenjang
pendidikan
yang terendah sampai yang
tertinggi.
d.Terhadap isi dan dan pelaksanaan program
bimbingan
dan
konseling
perlu
adanya
penilaian yan g teratur dan terarah.
Prinsip-prinsip
yang
berkenaan
dengan
PELAKSANAAN LAYANAN :
a.Bimbingan dan konseling harus diarahkan
untuk pengembangan individu MANDIRI
b.Dalam proses bimbingan dan konseling
keputusan
yang
diambil
dan
hendak
dilakukan oleh individu hendaknya atas
kemauan individu
c.Permasalahan
individu
harus
ditangani
oleh
tenaga
ahli
dalam
bidang
yang
relevan
d.Kerjasama antara pembimbing, guru dan
orang
tua
sangat
menentukan
hasil
pelayanan bimbingan.
e.Pengembangan
program
pelayanan
bimbingan
dan
konseling
ditempuh
melalui pemanfaatan yang maksimal dari
hasil pengukuran dan penilaian terhadap
individu
12
BK DI SEKOLAH
SEGI FUNGSI
1. Pemahaman.
Sebagai
landasan
dan
jalan keluar masalah.
2. Pencegahan. Upaya mencegah sesuatu
yang tidak diinginkan.
3. Pemeliharaan. Hal yang dimiliki terjaga
dengan baik.
4. Pengembangan.
mengembangkan
potensi yang ada dalam diri
5. Pengentasan. usaha yang nyata untuk
memecahkan masalah siswa
RUANG LINGKUP BIMBINGAN KONSELING
SEGI SASARAN
Pelayanan bimbingan konseling di
sekolah
diperuntukkan
untuk
seluruh
siswa
disekolah
agar
siswa
dapat
mencapai pengembangan yang optimal
SEGI PELAYANAN
1. Layanan
dasar
bimbingan,
adalah
bimbingan
yang
bertujuan
untuk
membantu
2. Layanan
responsif,
adalah
layanan
bimbingan
yang
bertujuan
untuk
membantu memenuhi kebutuhan
3. Layanan perencanaan individual adalah
membantu seluruh peserta didik dan
mengimplementasikan rencana-rencana
pendidikan, karir, dan kehidupan sosial
dan pribadinya
4. Dukungan
sistem,
adalah
kegiatan-
kegiatan manajemen yang bertujuan
memantapkan,
memelihara
dan
meningkatkan
progam
bimbingan
secara menyeluruh.
BK DI SEKOLAH
BK DI SEKOLAH
SEGI MASALAH
1. Bimbingan Pribadi. menemukan dan
mengembangkan
pribadi
yang
beriman dan bertakwa.
2. Bimbingan
Sosial.
mengenal
dan
berhubungan
dengan
lingkungan
sosialnya yang dilandasi budi pekerti,
tanggung jawab
3. Bimbingan Belajar. membantu siswa
mengembangkan
diri,
sikap
dan
kebiasaan belajar
4. merencanakan dan mengembangkan
masa depan karier nya.
13
BK DI LUAR SEKOLAH
Bimbingan dan konseling dalam lingkungan keluarga
Ada dua pendekatan dilakukan dalam hal ini:
•pertama, pendekatan individual atau juga disebut
konseling individual yaitu upaya menggali emosi,
pengalaman dan pemikiran klien.
•kedua, pendekatan kelompok, yaitu diskusi dalam
keluarga yang dibimbing oleh konselor keluarga.
Tujuannya
memperlancar
komunikasi
antara
anggota keluarga yang mungkin karena sesuatu hal
menjadi terhambat
RUANG LINGKUP BIMBINGAN KONSELING
bimbingan dan Konseling di Masyarakat
Adapun fungsi layanan bimbingan dan konseling di
masyarakat sebagai berikut:
1.Fungsi
pemahaman.
Fungsi
pemahaman
membantu konseling agar memiliki pemahaman
terhadap dirinya (potensinya) dan lingkungannya
(pendidikan, pekerjaan, dan norma agama).
2.Fungsi Pencegahan Fungsi pencegahan berkaitan
dengan
upaya
konselor
untuk
senantiasa
mengantisipasi berbagai masalah yang mungkin
terjadi dan berupaya untuk mencegahnya, agar
tidak dialami oleh konseling
BK DI LUAR SEKOLAH
14
THANK YOU
Insert the Subtitle of Your Presentation
BIMBINGAN DAN KONSELING
RIPKI PERMANA, M.PD
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 14
SLIDE
Similar Resources on Wayground
11 questions
SKM 2 CU 5 : SYSTEM SERVICING
Presentation
•
University
11 questions
Eksplorasi Lembaga Internasional dalam Pendidikan Matematika
Presentation
•
University
10 questions
Tes Materi Penyusunan RPS
Presentation
•
University
11 questions
soal teka teki
Presentation
•
Professional Development
11 questions
BIMBINGAN DAN KONSELING
Presentation
•
KG
10 questions
Media Pembelajaran Interaktif
Presentation
•
University
10 questions
Permasalah yang timbul dalam pengelolaan kurikulum
Presentation
•
University
10 questions
Latihan: Penulisan Huruf
Presentation
•
University
Popular Resources on Wayground
20 questions
STAAR Review Quiz #3
Quiz
•
8th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
6 questions
Marshmallow Farm Quiz
Quiz
•
2nd - 5th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade
19 questions
Classifying Quadrilaterals
Quiz
•
3rd Grade
12 questions
What makes Nebraska's government unique?
Quiz
•
4th - 5th Grade