
PENGARUH INTERAKSI SOSIAL TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL KLS8 BAB 2
Presentation
•
Social Studies
•
8th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
Juwanda Sapari Mulya,S.Pd
Used 2+ times
FREE Resource
32 Slides • 0 Questions
1
Media Pembelajaran
IPS
untuk SMP/MTs Kelas VIII
2
Tujuan Pembelajaran
•
Dapat menjelaskan pengaruh interaksi sosial
(mobilitas sosial) terhadap kehidupan sosial
budaya.
•
Dapat mendeskripsikan pluralitas (agama,
budaya, suku bangsa, pekerjaan) masyarakat
Indonesia.
•
Dapat menjelaskan konsep konflik dan
integrasi.
PENGARUH INTERAKSI SOSIAL TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL DAN
KEBANGSAAN
BAB 2
3
Amatilah gambar berikut:
Diskusikanlah gambar tersebut,
kaitkan dengan interaksi sosial dan pluralitas masyarakat Indonesia.
4
A.
Mobilitas Sosial
Hubungan timbal balik (sosial) berupa aksi
saling memengaruhi antarindividu, antara
individu dan kelompok, serta antarkelompok
disebut interaksi sosial.
1. Interaksi Sosial dan Status Sosial
5
Interaksi yang berkembang di masyarakat
ini kemudian akan mengubah pola pikir
dan memungkinkan terjadinya mobilitas
sosial.
A.
Mobilitas Sosial
1. Interaksi Sosial dan Status Sosial
6
1. Interaksi Sosial dan Status Sosial
Seseorang yang telah mengalami
mobilitas sosial berarti telah
mengalami perubahan status sosial.
A.
Mobilitas Sosial
7
Mobilitas sosial adalah perpindahan ke atas atau ke bawah lingkungan
sosioekonomi yang mengubah status sosial seseorang dalam masyarakat.
A.
Mobilitas Sosial
2. Mobilitas Sosial
8
Mobilitas sosial memiliki
bentuk-bentuk sebagai berikut:
Mobilitas
Sosial Horizontal
Mobilitas
Sosial Vertikal
Mobilitas Sosial
Antargenerasi dan
Intragenerasi
Mobilitas
Sosial Geografis
A.
Mobilitas Sosial
2. Mobilitas Sosial
9
Faktor-Faktor Pendorong
Mobilitas Sosial
Status Sosial
Keadaan
Ekonomi
Pertumbuhan
Penduduk
Situasi Politik
A.
Mobilitas Sosial
2. Mobilitas Sosial
10
Faktor-Faktor Penghambat
Mobilitas Sosial
Diskriminasi
Ras dan
Agama
Diskriminasi
Kelas
Pengaruh
Sosialiasi Kelas
Sosial
Kemiskinan
Perbedaan
Jenis Kelamin
A.
Mobilitas Sosial
2. Mobilitas Sosial
11
Mobilitas sosial, khususnya
mobilitas vertikal ke atas,
dapat dilakukan dengan
beberapa cara berikut:
• Perubahan Standar Hidup
• Perubahan Tempat Tinggal
• Perubahan Tingkah Laku
• Pernikahan
• Bergabung dengan
Organisasi Tertentu
A.
Mobilitas Sosial
2. Mobilitas Sosial
12
Saluran-saluran mobilitas sosial
yaitu sebagai berikut:
• Angkatan Bersenjata
• Lembaga Keagamaan
• Lembaga Pendidikan
• Organisasi Politik
• Organisasi Ekonomi
• Organisasi Keahlian
• Saluran Perkawinan
A.
Mobilitas Sosial
2. Mobilitas Sosial
13
Mobilitas sosial berdampak positif, antara lain sebagai
berikut:
• Mau Berusaha untuk Maju
• Mempercepat Perubahan Sosial
A.
Mobilitas Sosial
2. Mobilitas Sosial
14
2. Mobilitas Sosial
Mobilitas sosial berdampak negatif, antara
lain sebagai berikut.
• Menimbulkan Kecemasan dan
Ketegangan
• Merenggangnya Hubungan
• Menimbulkan Pertentangan atau Konflik
Antarpribadi
• Menimbulkan Konflik Antarkelas
• Menimbulkan Konflik Antarkelompok
• Menimbulkan Konflik Antargenerasi
A.
Mobilitas Sosial
15
Indonesia merupakan negara kepulauan yang wilayahnya dihuni oleh berbagai
suku bangsa. Keberagaman disebut juga sebagai pluralitas atau kemajemukan.
B.
Pluralitas Masyarakat Indonesia
16
Selain pluralitas, ada pula konsep lain, yaitu konsep multikultural yang
merupakan masyarakat dengan anggota terdiri atas berbagai golongan, suku
bangsa, ras, agama, dan budaya.
B.
Pluralitas Masyarakat Indonesia
17
Agama Islam
Kristen Protestan
Kristen Katolik
Agama Hindu
Agama Budha
Khonghucu
1. Perbedaan Agama
B.
Pluralitas Masyarakat Indonesia
18
2. Perbedaan Budaya
Terdapat sejumlah penyebab
perbedaan budaya yaitu:
• Keadaan geografis
• Pengaruh kebudayaan asing
• Keadaan iklim
B.
Pluralitas Masyarakat Indonesia
19
Sensus tahun 2010 bahkan mencatat terdapat 1.128 suku bangsa di Indonesia.
Beragamnya suku bangsa dan kebudayaan di Indonesia akan menimbulkan seni
budaya yang berbeda dari setiap daerah tersebut.
3. Perbedaan Suku Bangsa
B.
Pluralitas Masyarakat Indonesia
20
Berbagai sektor lapangan usaha di Indonesia
mengakibatkan terdapat beragamnya
pekerjaan di Indonesia. Tenaga kerja ada
yang bekerja di sektor usaha formal dan ada
yang bekerja di sektor usaha informal atau
nonformal.
4. Perbedaan Pekerjaan
ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
B.
Pluralitas Masyarakat Indonesia
21
Masyarakat multikultural adalah masyarakat Indonesia yang mengakui adanya
beragam keunikan budaya di Indonesia, masyarakat yang mengakui adanya
perbedaan, tetapi tidak mengekang kelompok lain.
5. Mewujudkan Masyarakat Multikultural
B.
Pluralitas Masyarakat Indonesia
22
Membatik merupakan pendidikan
multikultural sebagai wujud adat
kebiasaan atau tradisi suatu daerah.
B.
Pluralitas Masyarakat Indonesia
5. Mewujudkan Masyarakat Multikultural
23
B.
Pluralitas Masyarakat Indonesia
5. Mewujudkan Masyarakat Multikultural
Tahap Pemecahan Masalah
Akibat Perbedaan Budaya
Tahap orientasi
Tahap evaluasi
Tahap kontrol
24
Konflik adalah bagian dari sebuah proses
interaksi sosial yang terjadi karena adanya
perbedaan-perbedaan fisik, emosi,
kebudayaan, dan perilaku.
1. Konflik dalam Kehidupan Sosial
C.
Konflik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial
25
Faktor-Faktor Penyebab Konflik
Perbedaan
Individu
Perbedaan
Kebudayaan
Perbedaan
Kepentingan
Perubahan Sosial
C.
Konflik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial
1. Konflik dalam Kehidupan Sosial
26
Ralf Dahrendorf membedakan konflik atas
empat macam, yaitu sebagai berikut:
• Konflik antara peran-peran sosial
• Konflik antara kelompok-kelompok sosial
• Konflik antara kelompok-kelompok yang
terorganisasi dan tidak terorganisasi
• Konflik-konflik di antara satuan nasional
C.
Konflik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial
1. Konflik dalam Kehidupan Sosial
27
Upaya Pengendalian Konflik
Konsiliasi
Mediasi
Arbitrase
C.
Konflik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial
1. Konflik dalam Kehidupan Sosial
28
Integrasi Sosial adalah proses
penyesuaian unsur-unsur yang berbeda
dalam masyarakat sehingga menjadi satu
kesatuan.
2. Integrasi dalam Kehidupan Sosial
C.
Konflik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial
29
Beragamnya kedudukan sosial, budaya,
ras, etnik, agama, bahasa, kebiasaan,
sistem nilai, dan norma merupakan
kekuatan atau unsur terbentuknya
integrasi sosial.
C.
Konflik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial
2. Integrasi dalam Kehidupan Sosial
30
Integrasi sosial dapat terjadi
dalam tiga bentuk berikut:
Integrasi
Normatif
Integrasi
Fungsional
Integrasi
Koersif
C.
Konflik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial
2. Integrasi dalam Kehidupan Sosial
31
Integrasi sosial dapat terjadi melalui proses-
proses Asimilasi dan Akulturasi.
C.
Konflik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial
2. Integrasi dalam Kehidupan Sosial
32
C.
Konflik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial
2. Integrasi dalam Kehidupan Sosial
Faktor-faktor Pendorong Integrasi Sosial:
• Adanya toleransi terhadap kelompok-
kelompok
• Sikap saling menghargai orang lain
dengan kebudayaannya
• Sikap terbuka dari golongan yang
berkuasa dalam masyarakat.
• Persamaan dalam unsur-unsur
kebudayaan
Media Pembelajaran
IPS
untuk SMP/MTs Kelas VIII
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 32
SLIDE
Similar Resources on Wayground
29 questions
Keberagaman Budaya Indonesia
Presentation
•
8th Grade
29 questions
PLURALITAS
Presentation
•
8th Grade
29 questions
Perdagangan Internasional
Presentation
•
8th Grade
23 questions
konflik dan integrasi
Presentation
•
8th Grade
28 questions
Integrasi Sosial
Presentation
•
8th Grade
23 questions
Konflik Sosial
Presentation
•
8th Grade
20 questions
Memperkuat Komitmen Kebangsaan
Presentation
•
8th Grade
24 questions
Faktor Penyebab Perubahan Sosial Budaya
Presentation
•
9th Grade
Popular Resources on Wayground
10 questions
HCS SCI 03 Summer School Assessment 1
Quiz
•
3rd Grade
15 questions
HCS SCI 05 Summer School Assessment 1 Review
Quiz
•
5th Grade
22 questions
Day 9 Equations and Inequalities Review
Quiz
•
9th Grade
10 questions
Writing and Identifying Ratios Practice
Quiz
•
5th - 6th Grade
7 questions
PYRAMID PERSPECTIVES part 1
Presentation
•
9th - 12th Grade
12 questions
Understanding the Fourth of July
Quiz
•
9th Grade
15 questions
Soccer World Cup Quiz Questions
Quiz
•
7th Grade