

TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI
Presentation
•
Other
•
10th Grade
•
Practice Problem
•
Easy
quizizz super
Used 2+ times
FREE Resource
9 Slides • 6 Questions
1
TEKS LAPORAN
HASIL OBSERVASI
Siti Nurhalimah, S.Pd.
199504112022212006
2
Terdapat seorang pahlawan Pandawa yang terkenal, Arjuna, yang dikenal karena keahlian memanahnya yang luar biasa. Namun, dia memiliki sifat sombong yang perlu diatasi. Suatu hari, ketika berjalan-jalan di hutan bersama saudara-saudaranya, mereka melihat burung Cenderawasih yang cantik terbang di langit. Terpancing oleh sombongnya, Arjuna berjanji untuk memanah burung tersebut dengan satu mata panah.
Namun, seorang brahmana tua tiba-tiba muncul dan memberikan pertanyaan yang menguji nilai-nilai Arjuna. Brahmana itu menanyakan, "Apa yang lebih penting, kebenaran atau kemenangan?" Setelah berpikir sejenak, Arjuna menyadari bahwa kebenaran adalah yang terpenting dalam hidup. Ketika dia mencoba memanah burung Cenderawasih, panahnya meleset dan tidak menyentuh burung tersebut. Brahmana tua itu tersenyum dan memberikan pelajaran berharga bahwa memilih kebenaran adalah lebihpenting daripada kemenangan.
Arjuna
Arjuna pun menyadari kesalahannya dan belajar sebuah pelajaran yang mendalam tentang pentingnya kebenaran dan ketepatan sasaran. Dalam perang yang akan datang, dia akan menjadi seorang pahlawan yang bijaksana dan kuat, memimpin Pandawa dengan nilai-nilai yang benar dan tekad yang kuat.
3
Wayang, seni pertunjukan tradisional Indonesia, adalah sebuah perayaan kreativitas yang telah memukau penonton selama berabad-abad. Dalam seni wayang, cerita-cerita epik kuno menghidup melalui karakter-karakter boneka yang dibuat dengan penuh detail, terbuat dari kayu atau kulit yang diproyeksikan menjadi bayangan besar di layar putih. Mari kita merenung sejenak tentang pesona dan makna mendalam yang terkandung dalam seni wayang.
Setiap pertunjukan wayang adalah perjalanan ke dalam dunia mitos dan legenda Indonesia. Dari cerita Ramayana hingga Mahabharata, dari kisah-kisah pahlawan seperti Arjuna hingga petualangan yang penuh intrik dari tokoh-tokoh semesta wayang, setiap cerita menghadirkan visi unik tentang moralitas, kebaikan, dan konflik manusia. Wayang mengajarkan kita tentang makna kehidupan, keadilan, dan pengorbanan.
Namun, daya tarik sejati dari seni wayang bukan hanya pada ceritanya, melainkan juga dalam keahlian para dalang. Dalang, orang yang mengendalikan boneka dan menceritakan kisahnya, adalah seniman sejati yang memerankan peran ganda sebagai pencerita dan musisi. Mereka menggunakan suara dan musik untuk menciptakan atmosfer yang mendalam, sehingga penonton merasakan setiap emosi yang dialami karakter-karakter wayang.
SENI YANG MENYINARI CERITA-CERITA KUNO
Selain itu, wayang mencerminkan keragaman budaya Indonesia. Ada berbagai jenis wayang di seluruh nusantara, seperti wayang kulit Jawa, wayang golek Sunda, dan wayang orang dari Jawa Tengah. Setiap jenis memiliki ciri khasnya sendiri, mulai dari penampilan boneka hingga gaya pertunjukan. Ini mencerminkan keberagaman budaya Indonesia yang kaya dan kompleks.
Wayang juga adalah tempat bertemunya masa lalu dan masa kini. Meskipun seni ini berakar dalam tradisi kuno, seniman-seniman muda terus mencoba meremajakan dan merevitalisasi wayang dengan memasukkan elemen-elemen modern. Mereka menggunakan teknologi canggih dan tema-tema kontemporer untuk menjaga agar seni ini tetap relevan dan menarik bagi generasi baru.
Dalam rangkaian bayangan wayang yang misterius, kita menemukan makna, pesan, dan keterampilan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Wayang bukan hanya sekadar pertunjukan, tetapi juga sebuah pintu masuk ke dalam budaya, sejarah, dan filosofi Indonesia yang kaya. Ia adalah sepotong warisan budaya yang memancarkan cahaya terang dari masa lalu dan masih mencerahkan masa depan.
4
Wayang adalah seni pertunjukan yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya asli Indonesia. UNESCO, lembaga yang mengurusi kebudayaan dari PBB, pada 7 November 2003 menetapkan wayang sebagai pertunjukan bayangan boneka tersohor berasal dari Indonesia. Wayang merupakan warisan mahakarya dunia yang tidak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity).
Para wali songo, penyebar agama Islam di Jawa sudah membagi wayang menjadi tiga. Wayang kulit di Timur, wayang wong atau wayang orang di Jawa Tengah, dan wayang golek atau wayang boneka di Jawa Barat. Penjenisan tersebut disesuaikan dengan penggunaan bahan wayang. Wayang kulit dibuat dari kulit hewan ternak, misalnya kulit kerbau, sapi, atau kkambing Wayang wong berarti wayang yang ditampilkan atau diperankan oleh orang. Wayang golek adalah wayang yang menggunakan boneka kayu sebagai pemeran tokoh. Selanjutnya, untuk mempertahankan budaya wayang agar tetap dicintai, seniman mengembangkan wayang dengan bahan-bahan lain, antara lain wayang suket dan wayang motekar.
Wayang kulit dilihat dari umur, dan gaya pertunjukannya pun dibagi lagi menjadi bermacam jenis. Jenis yang paling terkenal, karena diperkirakan memiliki umur paling tua adalah wayang purwa. Purwa berasal dari bahasa Jawa, yang berarti awal. Wayang ini terbuat dari kulit kerbau yang ditatah, dan diberi warna sesuai kaidah pulasan wayang pendalangan, serta diberi tangkai dari bahan tanduk kerbau bule yang diolah sedemikian rupa dengan nama cempurit yang terdiri atas tuding dan gapit.
Wayang wong (bahasa Jawa yang berarti ‘orang’) adalah salah satu pertunjukan wayang yang diperankan langsung oleh orang. Wayang orang yang dikenal di suku Banjar adalah wayang gung, sedangkan yang dikenal di suku Jawa adalah wayang topeng. Wayang topeng dimainkan oleh orang yang menggunakan topeng. Wayang tersebut dimainkan dengan iringan gamelan dan tari-tarian. Perkembangan wayang orang pun saat ini beragam, tidak hanya digunakan dalam acara ritual, tetapi juga digunakan dalam acara yang bersifat menghibur.
Wayang
5
Selanjutnya, jenis wayang yang lain adalah wayang golek yang mempertunjukkan boneka kayu. Wayang golek berasal dari Sunda. Selain wayang golek Sunda, wayang yang terbuat dari kayu adalah wayang menak atau sering juga disebut wayang golek menak karena cirinya mirip dengan wayang golek. Wayang tersebut kali pertama dikenalkan di Kudus. Selain golek, wayang yang berbahan dasar kayu adalah wayang klithik. Wayang klithik berbeda dengan golek. Wayang tersebut berbentuk pipih seperti wayang kulit. Akan tetapi, cerita yang diangkat adalah cerita Panji dan Damarwulan. Wayang lain yang terbuat dari kayu adalah wayang papak atau cepak, wayang timplong, wayang potehi, wayang golek techno, dan wayang ajen.
Perkembangan terbaru dunia pewayangan menghasilkan kreasi berupa wayang suket. Jenis wayang ini disebut suket karena wayang yang digunakan terbuat dari rumput yang dibentuk menyerupai wayang kulit. Wayang suket merupakan tiruan dari berbagai figur wayang kulit yang terbuat dari rumput (bahasa Jawa: suket). Wayang suket biasanya dibuat sebagai alat permainan atau penyampaian cerita pewayangan kepada anak-anak di desa-desa Jawa.
Dalam versi lebih modern, terdapat wayang motekar atau wayang plastik berwarna. Wayang motekar adalah sejenis
pertunjukan teater bayang-bayang atau serupa wayang kulit. Namun, jika wayang kulit memiliki bayangan yang berwarna hitam saja, wayang motekar menggunakan teknik terbaru hingga bayang-bayangnya bisa tampil dengan warna-warni penuh. Wayang tersebut menggunakan bahan plastik berwarna, sistem pencahayaan teater modern, dan layar khusus.
Semua jenis wayang di atas merupakan wujud ekspresi kebudayaan yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai kehidupan antara lain sebagai media pendidikan, media informasi, dan media hiburan. Wayang bermanfaat sebagai media pendidikan karena isinya banyak memberikan ajaran kehidupan kepada manusia. Pada era modern ini, wayang juga banyak digunakan sebagai media informasi. Ini antara lain dapat kita lihat pada pagelaran wayang yang disisipi informasi tentang program pembangunan seperti keluarga berencana (KB), pemilihan umum, dan sebagainya.Yang terakhir, meski semakin jarang, wayang masih tetap menjadi media hiburan.
Wayang
6
Categorize
Struktur:: tesis, argumentasi, dan kesimpulan
bahasanya formal dan berpola
terdapat fakta dan opini
bertujuan untuk meyakinkan pembaca tentang suatu kebenaran
bahsa yang digunakan cenderung deskriptif
terdapat kata konotasi
memiliki urutan waktu atau kronologi
terdapat tokoh
bertujuan untuk menghibur, memberi informasi, dan menggambarkan peristiwa
berfokus pada penyajian data
bertujuan untuk menyampaikan informasi berdasarkan hasil pengamatan
berisi fakta, tapi tidak berisi opini
tidak diperkenankan memiliki opini
memiliki istilah teknis
Pasangkan ciri-ciri teks narasi, argumentasi, dan laporan hasil observasi!
7
Dropdown
8
Categorize
sesuai objek yang diteliti
sesuai fakta
contohnya kata adalah, merupakan, yaitu, yakni
istilah yang digunakan sesuai konteks teks
Contoh kalimat:
Jodohkanlah ciri-ciri teks observasi berikut!
9
Open Ended
Jadi menurutmu, apa pengertian teks laporan hasil observasi?
10
Match
Jodohkan teks berjudul wayang ini dengan struktur teks laporan hasil observasi berikut hingga menjadi susunan yang lengkap dan tepat!
Wayang adalah seni pertunjukan yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya asli Indonesia.
UNESCO, lembaga yang mengurusi kebudayaan dari PBB, pada 7 November 2003 menetapkan wayang sebagai pertunjukan bayangan boneka tersohor berasal dari Indonesia. Wayang merupakan warisan mahakarya dunia yang tidak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity).
Para wali songo, penyebar agama Islam di Jawa sudah membagi wayang menjadi tiga. Wayang kulit di Timur, wayang wong atau wayang orang di Jawa Tengah, dan wayang golek atau wayang boneka di Jawa Barat. Penjenisan tersebut disesuaikan dengan penggunaan bahan wayang. Wayang kulit dibuat dari kulit hewan ternak, misalnya kulit kerbau, sapi, atau kkambing Wayang wong berarti wayang yang ditampilkan atau diperankan oleh orang. Wayang golek adalah wayang yang menggunakan boneka kayu sebagai pemeran tokoh. Selanjutnya, untuk mempertahankan budaya wayang agar tetap dicintai, seniman mengembangkan wayang dengan bahan-bahan lain, antara lain wayang suket dan wayang motekar.
Wayang kulit dilihat dari umur, dan gaya pertunjukannya pun dibagi lagi menjadi bermacam jenis. Jenis yang paling terkenal, karena diperkirakan memiliki umur paling tua adalah wayang purwa. Purwa berasal dari bahasa Jawa, yang berarti awal. Wayang ini terbuat dari kulit kerbau yang ditatah, dan diberi warna sesuai kaidah pulasan wayang pendalangan, serta diberi tangkai dari bahan tanduk kerbau bule yang diolah sedemikian rupa dengan nama cempurit yang terdiri atas tuding dan gapit.
Wayang wong (bahasa Jawa yang berarti ‘orang’) adalah salah satu pertunjukan wayang yang diperankan langsung oleh orang. Wayang orang yang dikenal di suku Banjar adalah wayang gung, sedangkan yang dikenal di suku Jawa adalah wayang topeng. Wayang topeng dimainkan oleh orang yang menggunakan topeng. Wayang tersebut dimainkan dengan iringan gamelan dan tari-tarian. Perkembangan wayang orang pun saat ini beragam, tidak hanya digunakan dalam acara ritual, tetapi juga digunakan dalam acara yang bersifat menghibur.
Semua jenis wayang di atas merupakan wujud ekspresi kebudayaan yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai kehidupan antara lain sebagai media pendidikan, media informasi, dan media hiburan. Wayang bermanfaat sebagai media pendidikan karena isinya banyak memberikan ajaran kehidupan kepada manusia. Pada era modern ini, wayang juga banyak digunakan sebagai media informasi. Ini antara lain dapat kita lihat pada pagelaran wayang yang disisipi informasi tentang program pembangunan seperti keluarga berencana (KB), pemilihan umum, dan sebagainya.Yang terakhir, meski semakin jarang, wayang masih tetap menjadi media hiburan.
Definisi Umum
Klasifikasi Bagian
Deskripsi Bagian 1
Deskripsi Bagian 2
Deskripsi Manfaat dan Kesimpulan
Definisi Umum
Klasifikasi Bagian
Deskripsi Bagian 1
Deskripsi Bagian 2
Deskripsi Manfaat dan Kesimpulan
11
Birds , Fishes, Microorganisms, and alll unknown
and undiscovered animals are named as
cryptofauna.
Animal kingdom comprises a variety of animal
life forms. Hence, the classification of fauna is
much more complex than the floral division.
Therefore, for ease of classification;
12
Wayang adalah seni pertunjukan yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya asli Indonesia. UNESCO, lembaga yang mengurusi kebudayaan dari PBB, pada 7 November 2003 menetapkan wayang sebagai pertunjukan bayangan boneka tersohor berasal dari Indonesia. Wayang merupakan warisan mahakarya dunia yang tidak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity).
Para wali songo, penyebar agama Islam di Jawa sudah membagi wayang menjadi tiga. Wayang kulit di Timur, wayang wong atau wayang orang di Jawa Tengah, dan wayang golek atau wayang boneka di Jawa Barat. Penjenisan tersebut disesuaikan dengan penggunaan bahan wayang. Wayang kulit dibuat dari kulit hewan ternak, misalnya kulit kerbau, sapi, atau kkambing Wayang wong berarti wayang yang ditampilkan atau diperankan oleh orang. Wayang golek adalah wayang yang menggunakan boneka kayu sebagai pemeran tokoh. Selanjutnya, untuk mempertahankan budaya wayang agar tetap dicintai, seniman mengembangkan wayang dengan bahan-bahan lain, antara lain wayang suket dan wayang motekar.
Wayang kulit dilihat dari umur, dan gaya pertunjukannya pun dibagi lagi menjadi bermacam jenis. Jenis yang paling terkenal, karena diperkirakan memiliki umur paling tua adalah wayang purwa. Purwa berasal dari bahasa Jawa, yang berarti awal. Wayang ini terbuat dari kulit kerbau yang ditatah, dan diberi warna sesuai kaidah pulasan wayang pendalangan, serta diberi tangkai dari bahan tanduk kerbau bule yang diolah sedemikian rupa dengan nama cempurit yang terdiri atas tuding dan gapit.
Wayang wong (bahasa Jawa yang berarti ‘orang’) adalah salah satu pertunjukan wayang yang diperankan langsung oleh orang. Wayang orang yang dikenal di suku Banjar adalah wayang gung, sedangkan yang dikenal di suku Jawa adalah wayang topeng. Wayang topeng dimainkan oleh orang yang menggunakan topeng. Wayang tersebut dimainkan dengan iringan gamelan dan tari-tarian. Perkembangan wayang orang pun saat ini beragam, tidak hanya digunakan dalam acara ritual, tetapi juga digunakan dalam acara yang bersifat menghibur.
Wayang
13
THANK
YOU
14
Selanjutnya, jenis wayang yang lain adalah wayang golek yang mempertunjukkan boneka kayu. Wayang golek berasal dari Sunda. Selain wayang golek Sunda, wayang yang terbuat dari kayu adalah wayang menak atau sering juga disebut wayang golek menak karena cirinya mirip dengan wayang golek. Wayang tersebut kali pertama dikenalkan di Kudus. Selain golek, wayang yang berbahan dasar kayu adalah wayang klithik. Wayang klithik berbeda dengan golek. Wayang tersebut berbentuk pipih seperti wayang kulit. Akan tetapi, cerita yang diangkat adalah cerita Panji dan Damarwulan. Wayang lain yang terbuat dari kayu adalah wayang papak atau cepak, wayang timplong, wayang potehi, wayang golek techno, dan wayang ajen.
Perkembangan terbaru dunia pewayangan menghasilkan kreasi berupa wayang suket. Jenis wayang ini disebut suket karena wayang yang digunakan terbuat dari rumput yang dibentuk menyerupai wayang kulit. Wayang suket merupakan tiruan dari berbagai figur wayang kulit yang terbuat dari rumput (bahasa Jawa: suket). Wayang suket biasanya dibuat sebagai alat permainan atau penyampaian cerita pewayangan kepada anak-anak di desa-desa Jawa.
Dalam versi lebih modern, terdapat wayang motekar atau wayang plastik berwarna. Wayang motekar adalah sejenis
pertunjukan teater bayang-bayang atau serupa wayang kulit. Namun, jika wayang kulit memiliki bayangan yang berwarna hitam saja, wayang motekar menggunakan teknik terbaru hingga bayang-bayangnya bisa tampil dengan warna-warni penuh. Wayang tersebut menggunakan bahan plastik berwarna, sistem pencahayaan teater modern, dan layar khusus.
Semua jenis wayang di atas merupakan wujud ekspresi kebudayaan yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai kehidupan antara lain sebagai media pendidikan, media informasi, dan media hiburan. Wayang bermanfaat sebagai media pendidikan karena isinya banyak memberikan ajaran kehidupan kepada manusia. Pada era modern ini, wayang juga banyak digunakan sebagai media informasi. Ini antara lain dapat kita lihat pada pagelaran wayang yang disisipi informasi tentang program pembangunan seperti keluarga berencana (KB), pemilihan umum, dan sebagainya.Yang terakhir, meski semakin jarang, wayang masih tetap menjadi media hiburan.
Wayang
15
Reorder
Susun ulang berikut ini menjadi paragraf observasi yang tepat dan koheren!
Sampah merupakan barang sisa yang tidak memiliki nilai ekonomi. Sampah dibagi menjadi dua jenis sampah organik dan sampah anorganik. Sungai merupakan aliran sungai yang mengalir dari hilir ke hulu. Sungai pada umumnya digunakan sebagai tempat kegiatan yang membantu manusia. Namun, didesa Jantur Kecamatan Bumiaji, sungai disalahgunakan menjadi tempat pembuangan akhir sampah sehingga sungai yang dulunya dialiri air sekarang menjadi kering dan penuh dengan timbunan sampah.
Sampah anorganik adalah sampah yang sulit diuraikan,tidak bisa hancur dengan alami, biasanya terdiri atas limbah bahan-bahan kimia yang tidak mudah diuraikan, sedangkan jika sampah anorganik di daur ulang dapat membuat barang yang bernilai guna. Contoh jenis sampah anorganik adalah plastik, wadah detergen, dan plastik-plastik bungkus sisa makanan.
Sampah organik adalah sampah yang dapat diuraikan lagi dan mudah membusuk. Sampah ini biasanya berupa limbah rumah tangga yang mudah membusuk; limbah ternak yang tidak dikelola terlebih dulu, tetapi langsung dibuang begitu saja; daun-daun atau batang pohon yang sudah mati. Contoh sampah organik adalah daun, sayur, sisa buah, limbah kayu sisa dan limbah pembuangan kotoran sapi.
Baik sampah organik maupun anorganik sesungguhnya sangat bermanfaat bagi kehidupan apabila manusia dapat mengolahnya dengan baik.
TEKS LAPORAN
HASIL OBSERVASI
Siti Nurhalimah, S.Pd.
199504112022212006
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 15
SLIDE
Similar Resources on Wayground
10 questions
LATIHAN SURVEY KARAKTER SD
Lesson
•
10th Grade
11 questions
Kuis Sejarah
Lesson
•
10th Grade
9 questions
Presentasi Interaktif
Lesson
•
KG
11 questions
Fonik dan Huruf l
Lesson
•
KG
10 questions
pemrograman dasar
Lesson
•
10th Grade
10 questions
Moral Tg 4 6.1.1-6.1.2
Lesson
•
10th Grade
10 questions
tajwid tahun 3 : مخارج الحروف
Lesson
•
KG
12 questions
MATERI & SOAL NARJAMAHKEUN
Lesson
•
10th Grade
Popular Resources on Wayground
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
29 questions
Alg. 1 Section 5.1 Coordinate Plane
Quiz
•
9th Grade
22 questions
fractions
Quiz
•
3rd Grade
11 questions
FOREST Effective communication
Lesson
•
KG
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
Discover more resources for Other
20 questions
-AR -ER -IR present tense
Quiz
•
10th - 12th Grade
10 questions
Cell Organelles and Their Functions
Interactive video
•
6th - 10th Grade
22 questions
El Imperfecto
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
SSS/SAS
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
verbos reflexivos en español
Quiz
•
9th - 12th Grade
14 questions
Making Inferences From Samples
Quiz
•
7th - 12th Grade
23 questions
CCG - CH8 Polygon angles and area Review
Quiz
•
9th - 12th Grade
8 questions
Momentum and Collisions
Lesson
•
9th - 12th Grade