

Zat dan Perubahannya
Presentation
•
Chemistry
•
9th - 12th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
Siti Nur Hasna Khofifah
Used 10+ times
FREE Resource
40 Slides • 0 Questions
1
PROYEK IPAS
Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial
Rumpun Kesehatan dan Pekerjaan Sosial, Agribisnis dan
Agroteknologi, serta Kemaritiman
BAB II
Zat dan Perubahannya
SMK Citra Medika Kota Magelang
Siti Nur Hasna Khofifah, S. Pd.
2
Zat dan Perubahannya
BAB 2
Tujuan Pembelajaran:
1. Mengklasifikasikan zat berdasarkan wujud dan komposisinya
2. Mengidentifikasikan pengukuran sifat kimia dan fisis
3. Mengidentifikasi perubahan fisika, kimia, dan biologi
4. Mengklasifikasikan bahan berbahaya dan beracun
5. Mempresentasikan hasil pengelolaan bahan teracun
3
Materi adalah objek atau bahan yang
dapat menempati ruang dan memiliki
massa yang sifat fisiknya dapat dilihat
melalui panca indera (mata).
Pengertian Materi
4
Klasifikasi Materi
A
1. Berdasarkan Wujud Materi
Bentuk
Tetap
Berubah
Berubah
Volume
Tetap
Tetap
Berubah
Jarak antarpartikel
Rapat
Renggang
Sangat renggang
Gaya tarik antarpartikel
Sangatkuat
Lemah
Sangatlemah
Gerak partikel
Sangat terbatas,
hanya bergetar di
tempat
Bebas, tetapi tidak
dapat meninggalkan
gugus molekulnya
Sangat bebas
meninggalkan
kelompoknya
Contoh
Batu, emas, besi
Minyak, air, bensin
Asap, uap air, oksigen
Padat
a
Gas
c
Cair
b
5
A
Klasifikasi Materi
1. Berdasarkan Wujud Materi
Sumber: shutterstock.com
Perbedaan kerapatan partikel antara materi berwujud padat, cair, dan gas.
6
2. Berdasarkan Komposisi Materi
Unsur
Zat tunggal
Senyawa
Materi
Campuran
Homogen
Larutan
Koloid
Heterogen
Suspensi
Sumber : dokumenpenerbit
Klasifikasi Materi
A
7
Klasifikasi Materi
A
2. Berdasarkan Komposisi Materi
a. Zat Tunggal
Sumber : publicdomainvectors.org
Zat tunggal dibedakan menjadi:
1) Unsur
2) Senyawa
Zat yang tersusun dari suatu
materi yang tidak dapat
diuraikan lagi menjadi zat yang
lebih kecil dan sederhana.
8
Nonlogam
(nonmetal)
Logam
(metal)
Semilogam
(metaloid)
Klasifikasi Materi
A
a. Zat Tunggal
1) Unsur (element)
Suatu zat tunggal yang tidak dapat
dipisahkan lagi melalui reaksi kimia biasa.
Contoh:
Hidrogen (H), Ozon (O3), Tembaga(Cu)
Unsur dikelompokkan menjadi:
Sumber : publicdomainvectors.org
9
Klasifikasi Materi
A
10
Klasifikasi Materi
A
a. Zat Tunggal
2) Senyawa
Gabungan dari beberapa unsur
yang berbeda jenis dan saling
berikatan melalui reaksi kimia
dalam perbandingan massa tetap
dan tertentu.
H2O (air) terdiri atas dua atom hidrogen dan satu oksigen.
Sumber : commons.wikimedia.org
11
A
Klasifikasi Materi
b. Campuran
Sumber : shutterstock.com
Perbedaan suspensi dan larutan
Gabungan dua zat atau lebih
yang masing-masing zat
penyusunnya masih memiliki
sifat aslinya.
12
Larutan
Koloid
Suspensi
Contoh:
Larutan gula
Larutangaram
A
Klasifikasi Materi
b. Campuran
Contoh:
Susu
Contoh:
Campuran tapioka dalam air
Air sungaikeruh
Campuran dibedakan menjadi:
13
Klasifikasi Materi
A
b. Campuran
Fase Terdispersi
Padat
Cair
Gas
Medium Pendispersi
Padat
Sol padat
•Kaca
berwarna
•Batu rubi
•Perunggu
•Kuningan
Emulsi padat
•Keju
•Gel silika
•Mutiara
Buih padat
•Spons busa
•Roti bolu
•Batu apung
•Styrofoam
Cair
Sol
•Tinta
•Tanah liat
•Lem kanji
•Cat
Emulsi
•Santan
•Susu
•Mayonnaise
Buih
•Karet busa
•Busa sabun
Gas
Aerosol padat
•Asap
•Debu
Aerosol
•Awan
•Kabut
•Parfum yang
disemprotkan
Macam-Macam Koloid
14
A
Klasifikasi Materi
3. Pemisahan Campuran
f
e
d
Metode
Pemisahan
Campuran
a
b
c
Filtrasi
Kristalisasi
Dekantasi
Sublimasi
Distilasi
Kromatografi
15
2
1
3
Proses kristalisasi
garam dari air laut.
Proses filtrasi
Proses dekantasi
A
Klasifikasi Materi
Sumber : shutterstock.com
3. Pemisahan Campuran
16
5Proses distilasi
Sumber : shutterstock.com
4Sublimasi dry ice
Sumber : commons.wikimedia.org
A
Klasifikasi Materi
6Proses kromatografi
Sumber : shutterstock.com
3. Pemisahan Campuran
17
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
Sifat Kimia
Sifat Fisis
02
01
Sifat
Materi
Kondisi fisik yang
dapat dilihat, diamati,
dan diukur serta
dinyatakan nilainya
denganbesaran.
Sifat zat yang
berkaitan erat
dengan reaksi dan
perubahan zat.
18
Besaran Pokok
Besaran yang satuannya
didefinisikan dan disepakati
lebih dahulu.
Besaran Turunan
Besaran yang diturunkan
dari besaran pokok.
Besaran
B
Sifat Materi dan Pengukurannya
1. Sifat Fisis
19
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
a. Besaran pokok
No.
Besaran
Satuan (MKS)
Satuan (CGS)
1.
Massa
Kilogram (Kg)
Gram (g)
2.
Panjang
Meter (m)
Sentimeter (cm)
3.
Waktu
sekon (s)
Sekon (s)
4.
Suhu
kelvin (K)
Celcius (oC)
5.
Kuat arus listrik
Ampere (A)
Ampere (A)
6.
Intensitas Cahaya
Kandela(Cd)
Kandela(Cd)
7.
Jumlah zat
Mol (mol)
Mol (mol)
1. Sifat Fisis
20
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
1. Sifat Fisis
b. Besaran turunan
No.
Besaran
Satuan (MKS)
Satuan (CGS)
1.
Volume
Meter kubik (m3)
Centimeter kubik (cm3)
2.
Gaya
Newton (N)
dyne (dyn)
3.
Energi
Joule (J)
erg
4.
Daya
Watt (W)
erg/s
5.
Massa jenis
(kg/m3)
Gram/cm3
6.
Tekanan
Pascal(Pa)
-
21
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
1. Sifat Fisis
b. Besaran turunan
No.
Besaran
Satuan (MKS)
Satuan (CGS)
7.
Frekuensi
Hertz (Hz)
-
8.
Resistensi (hambatan listrik)
Ohm (Ω)
-
9.
Potensial listrik
Volt (V)
-
10.
Indukstansi
Henry (H)
-
11.
Medan magnetik
Tesla(T)
-
12.
Kapasitas kapasitor
Farad (F)
-
22
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
2. Sifat kimia
Sifat-sifat yang tergolongsifat kimia di
antaranya:
Mudah terbakar
Mudah membusuk
Korosif
Sumber : flickr.com
23
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
a. Toleransi pengukuran
Ketidakpastian pengukuran tunggal
𝟏
∆𝒙 = 𝟐 𝐱 𝐬𝐤𝐚𝐥𝐚 𝐭𝐞𝐫𝐤𝐞𝐜𝐢𝐥 𝐚𝐥𝐚𝐭 𝐮𝐤𝐮𝐫
Hasil pengukuran dinyatakan dengan:
𝒙 = 𝒙𝟎 ± ∆𝒙
Dengan:
x0
= hasil pengukuran satu kali
∆x
= nilai ketidakpastian
Sumber : publicdomainvectors.org
3. Pengukuran
24
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
3. Pengukuran
a. Toleransi pengukuran
Ketidakpastian pengukuran berulang
𝟏
𝑺𝒙ഥ=
𝒏
𝒏 σ 𝒙𝒊𝟐− (σ 𝒙𝒊)𝟐
𝒏 − 𝟏
Hasil pengukuran dinyatakan dengan:
𝒙 = 𝒙ഥ± 𝑺ഥ𝒙
ҧ= Simpanganbaku
dengan:
𝑥ҧ
= Nilai rata-rata hasil pengukuran
𝑆𝑥
σ 𝑥𝑖 = Jumlah seluruh nilai pengukuran
n
= banyaknya pengukuran yang dilakukan
Nilai toleransi:
σ 𝒙𝒊
𝒙ഥ=
𝒏
Ketidakpastian (∆x) dapat dinyatakan
dengan simpangan baku:
25
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
3. Pengukuran
a. Toleransi pengukuran
Ketidakpastian relatif
Hasil pengukuran dinyatakan dengan:
𝒙 = 𝒙ഥ± 𝑲𝑹
dengan:
KR
= Ketidakpastianrelatif
𝑥ҧ
= Nilai rata-rata
∆x
= Nilai ketidakpastian untuk data tunggal
𝑆𝑥ҧ = Nilai ketidakpastian untuk data berulang
∆𝒙
𝑲𝑹 = 𝒙ഥ𝒙 𝟏𝟎𝟎%
𝒙ഥ
𝑺𝒙ഥ
𝑲𝑹 =
𝒙 𝟏𝟎𝟎%
KR ≥ 10 berhak melaporkan 2 angka penting
10% > KR ≥ 1% berhak melaporkan 3 AP
0,1% > KR berhak melaporkan 4 AP
26
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
3. Pengukuran
Bagian-bagian jangka sorong
Sumber : shutterstock.com
b. Alat ukur
1) Jangka Sorong
Memiliki ketelitian
0,1 mm - 0,02 mm.
27
B
Sifat Materi dan Pengukurannya
3. Pengukuran
b. Alat ukur
2) Mikrometer sekrup
Sumber : shutterstock.com
Bagian-bagian mikrometer sekrup
Untuk mengukur ketebalan
yang sangat tipis dengan
ketelitian hingga 0,01 mm.
28
Contoh Soal
Perhatikan skala hasil pengukuran mikrometer
sekrup pada gambar di samping.
Pada gambar, terlihat skala utama menunjukkan
angka 42,5 mm. Sedangkan skala nonius putar
menunjukkan angka 0,49 mm sehingga hasil
pengukurannya adalah 42,5 + 0,49 = 42,99 mm.
Mikrometer memiliki ketelitian 0,01 mm dengan
ketidakpastian mutlak 0,005 mm sehingga penulisan
hasil pengukurannya, yaitu (42,99 ± 0,005) mm.
29
B
Sifat Materi dan Pengukurannya
3. Pengukuran
b. Alat ukur
Stopwatch
Sumber : shutterstock.com
AVO meter atau multimeter
Sumber : shutterstock.com
Neraca
Sumber : shutterstock.com
30
Contoh Soal
Perhatikan gambar di samping.
Pada gambar tersebut, terlihat benda yang
ditimbang pada neraca tiga lengan menunjukkan:
Massa: 300 + 70 + 7,5 = 377,5 gram
Karena neraca memiliki ketelitian 0,1 gram dengan
ketidakpastian mutlak 0,05 gram maka penulisan
hasil pengukurannya adalah (377,5 ± 0,05) gram.
Sumber : shutterstock.com
31
01
Perubahan
Fisika
02
Perubahan
Kimia
03
Perubahan
Biologi
C
Perubahan Materi
Perubahan materi dikelompokkan menjadi:
32
b
d
Perubahanwujud
a
c
Pelarutan
Perubahanbentuk
dan ukuran
Ekstraksi
Perubahan Materi
C
1. Perubahan Fisika
Perubahan zat tanpa mengubah
sifat asli zat tersebut.
Contoh perubahan fisika
33
C
Perubahan Materi
Sumber : shutterstock.com
Perubahanwujud
Perubahan wujud zat karena
pengaruh suhu dapat berwujud
padat, cair, atau gas.
Selama proses mencair, menguap, dan
menyublim terjadi penyerapan panas.
Sedangkan proses mengembun, membeku,
dan deposisi terjadi pelepasan panas.
1. Perubahan Fisika
34
Proses pelarutan termasuk perubahan
fisika karena bersifat reversible.
Pengecoran logam secara
fisik dilakukan dengan
mengubah bentuk logam
padat menjadi cair.
Proses ekstraksi pada
pembuatan kopi termasuk
perubahan fisika.
Sumber : shutterstock.com
C
Perubahan Materi
1. Perubahan Fisika
35
Perkaratan
(Korosi)
Sumber : pixabay.com
Perubahan Materi
C
Pembakaran
Sumber : pxhere.com
Perubahan zat dengan menghasilkan zat
baru yang memiliki sifat berbeda dengan
zat awalnya dan tidak dapat dikembalikan
ke bentuk semula (irreversible).
Contoh Perubahan Kimia
2. Perubahan Kimia
36
Perubahan kimia yang disebabkan
oleh organisme biotik, seperti lumut,
bakteri, dan jamur.
Perubahan biologi meliputi proses-
proses:
Perubahan Materi
C
a
b
c
dPelapukan
Fotosintesis
Peragian (fermentasi)
Pembusukan (dekomposisi)
a
b
c
d
Sumber : commons.wikimedia.org
Sumber : commons.wikimedia.org
Sumber : commons.wikimedia.org
Sumber : shutterstock.com
3. Perubahan Biologi
37
B3 yang dapat digunakan
B3 yang dilarang digunakan
B3 yang terbatas penggunaannya
Bahan Berbahaya dan Beracun
D
a. Menurut Peraturan Pemerintah RI
B3
Pengelolaan B3 dibedakan menjadi:
a
c
b
1. Klasifikasi B3
38
Bahan Berbahaya dan Beracun
D
1. Klasifikasi B3
b. Menurut National Fire Protection Agency (NFPA)
NFPA memberikan kode angka 0 – 4
berdasarkan
tingkat
bahayanya
(terendah diberi kode angka 0 dan
tertinggi diberi kode angka 4).
Kriteria pelabelan bahan berbahaya
dan beracun (B3)
Sumber : npfa.org
39
Bahan Berbahaya dan Beracun
D
2. Pengelolaan B3
b
a
c
Pengolahan Limbah B3
Prosedur Penyimpanan B3
Pelabelan B3
40
Bahan Berbahaya dan Beracun
D
PenghasilLB3
Lingkungan
Pengangkut LB3
Penimbun LB3/
Land filter
Pengangkut LB3
Pengolah LB3
Pengumpul LB3
Pemanfaatan LB3
Reduce
Reuse
Recycle
User
Sumber : dokumen penerbit
Alur Prosedur Pengelolaan LB3
PROYEK IPAS
Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial
Rumpun Kesehatan dan Pekerjaan Sosial, Agribisnis dan
Agroteknologi, serta Kemaritiman
BAB II
Zat dan Perubahannya
SMK Citra Medika Kota Magelang
Siti Nur Hasna Khofifah, S. Pd.
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 40
SLIDE
Similar Resources on Wayground
31 questions
SAS INFORMATIKA X KULINER (GANJIL)
Presentation
•
KG - University
35 questions
BIOTEKNOLOGI
Presentation
•
9th - 12th Grade
36 questions
PENGIMBASAN KONSEP PEMB. KKA
Presentation
•
KG - University
32 questions
1. Konsep dasar Ilmu Ekonomi
Presentation
•
9th Grade - University
31 questions
Menulis Teks Negosiasi
Presentation
•
9th - 12th Grade
34 questions
1008 Sifat Materi dan Perubahan Materi
Presentation
•
10th Grade
35 questions
Materi larutan elektrolit
Presentation
•
10th Grade
30 questions
SENI RUPA 2 D
Presentation
•
9th - 12th Grade
Popular Resources on Wayground
19 questions
Naming Polygons
Quiz
•
3rd Grade
10 questions
Prime Factorization
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Math Review
Quiz
•
3rd Grade
15 questions
Fast food
Quiz
•
7th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade
19 questions
Classifying Quadrilaterals
Quiz
•
3rd Grade
Discover more resources for Chemistry
34 questions
Unit 11 Acids and Bases Test Review
Quiz
•
10th Grade
20 questions
Types of Chemical Reactions
Quiz
•
9th - 12th Grade
120 questions
2nd Semester Final Review
Quiz
•
11th Grade
25 questions
Unit 12 Thermochemistry Review
Quiz
•
10th Grade
22 questions
Solubility Curve Practice
Quiz
•
10th Grade
25 questions
Solutions Test Review
Quiz
•
10th Grade
12 questions
IP PreAP: Fission and Fusion Reactions
Quiz
•
10th - 12th Grade
22 questions
Unit 8- Chemical Reactions
Quiz
•
10th Grade