Search Header Logo
Pembelajaran Berdiferensiasi

Pembelajaran Berdiferensiasi

Assessment

Presentation

Mathematics

Professional Development

Practice Problem

Hard

Created by

Dewi Ria Yulianti

Used 1+ times

FREE Resource

36 Slides • 0 Questions

1

media

Pembelajaran
Berdiferensiasi

oleh:

1. Dewi Ria Yulianti, S. Pd.
2. Desi Arismawati, S. Pd.

MATERI PERTEMUAN KE-2

MGMP MATEMATIKA KABUPATEN PURWOREJO

RABU, 15 NOVEMBER 2023

SMK YPP PURWOREJO

2

media

Komitmen Belajar

HADIR SEPENUHNYA

BUAT CATATAN

3

media

Tenangkan
hati dan pikiran
arahkan semua
perhatian untuk
fokus belajar
hadirkan rasa ingin
tahu, syukur, dan
kebijaksanaan

Ayooo

4

media

Pantun Pembuka

Jalan- jalan dengan hati ceria ke SMK YPP
Purworejo
Jalannya di siang terik Bersama mentari
yang menua

Perkenalkan Saya Dewi Ria dari SMK TKM
Teknik Purworejo
Hadir dengan senang Bersama bapak ibu
hebat semua

5

media

Tujuan

Bersama belajar
materi Pembelajaran
Berdiferensiensi

Praktik
Pembelajaran
Berdiferensiasi

6

media

Alur Materi Hari ini

Pembukaan

Inti

Penutup

Refleksi Awal
1. Pembelajaran

Berdiferensiansi

2. Mengidentifikasi

kebutuhan belajar

3. Diferensiasi (Konten,

Proses, Produk)

Tanya Jawab
Refleksi Akhir

7

media

Refleksi awal

8

media

2 MENIT REFLEKSI

.

9

media

Pembelajaran Berdiferensiasi

Pembelajaran untuk mendukung
semua murid di kelas kita.

10

media

Ilustrasi

11

media

12

media

13

media

14

media

1. Tujuan Pembelajaran

Guru harus paham capaian dan tujuan
pembelajaran supaya dapat
menentukan bagaimana ia dapat
membantu murid- murid untuk
mencapainya.

15

media

2. Mengetahui dan Merespon
Kebutuhan Belajar Murid

Coba pikirkan satu kondisi
saat Anda mengajar.
Perbedaan kebutuhan
belajar murid seperti apa
sajakah yang Anda lihat?

Ketik jawaban Anda pada padlet dengan link:

https://bit.ly/MGMP_15112023

16

media

Kebutuhan Belajar Murid

Kesiapan Belajar Murid (Readiness)

Kesiapan belajar didefinisikan sebagai “di
mana siswa berada dalam hal pemahaman
atau keterampilan” (Tomlinson, 1999b).

Mendiferensiasi pembelajaran berdasarkan
tingkat kesiapan belajar murid
mengharuskan guru untuk menilai
pengetahuan awal dan menentukan apa
yang telah murid ketahui dan di mana murid
berada (Tomlinson, 2001).

Minat

17

media

Ingat:

Minat murid
berbeda-beda
dan bias
berkembang

18

media

19

media

20

media

LINGKUNGAN BELAJAR YANG
MENGUNDANG UNTUK BELAJAR

Diferensiasi dalam lingkungan belajar ini:

KONTEN

PROSES

PRODUK

guru dapat melakukan salah satu atau kombinasi di antara ketiganya

Yang pasti, pertimbangan utamanya haruslah tentang sejauh mana diferensiasi yang kita pilih tersebut
dapat memenuhi kebutuhan murid dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan bukan
sekedar memuaskan ceklis penerapan atas ketiganya.

21

media

22

media

23

media

24

media

4. Menejemen Kelas Efektif

25

media

Penilaian Berkelanjutan

26

media

4 Pertanyaan

1. Kita berharap murid belajar apa?

2. Bagaimana kita tahu bahwa murid
telah belajar?

3. Bagaimana kita merespons murid
yang belum paham?

4. Bagaimana kita merespons murid
yang sudah paham?

27

media

Sekilas Penilaian

Penilaian → penting dalam proses pembelajaran berdiferensiasi.

Penilaian formatif → peluang untuk menentukan seefektif apa suatu pembelajaran
berdiferensiasi.

Saya percaya, jika saja guru memanfaatkan lebih banyak praktik-praktik terbaik dari penilaian
formatif, maka pembelajaran berdiferensiasi akan datang secara alamiah.

Andrew Miller (ASCD Faculty Member)

https://inservice.ascd.org/formative-assessment-is-the-cornerstone-of-differentiated-instruction

28

media

Asesmen dan Pembelajaran
Berdiferensial

Praktik pembelajaran berdiferensiasi haruslah berakar pada penilaian.

Penilaian formatif memungkinkan guru untuk mengenal murid mereka dengan lebih baik, oleh
karena itu, mereka dapat membuat keputusan terbaik demi menantang murid dengan tepat dan
melibatkan murid dalam pembelajaran

29

media

30

media

31

media

32

media

Serupa seperti para pengukir

yang memiliki pengetahuan mendalam
tentang keadaan kayu, jenis-jenisnya,
keindahan ukiran, dan cara-cara
mengukirnya.

Seperti itulah seorang guru seharusnya
memiliki pengetahuan mendalam
tentang seni mendidik,

Bedanya, Guru mengukir manusia yang
memiliki hidup lahir dan batin.

KI HAJAR DEWANTARA

33

media

34

media

Refleksi

https://bit.ly/Refleksi_Tutup

35

media

36

media
media

Pembelajaran
Berdiferensiasi

oleh:

1. Dewi Ria Yulianti, S. Pd.
2. Desi Arismawati, S. Pd.

MATERI PERTEMUAN KE-2

MGMP MATEMATIKA KABUPATEN PURWOREJO

RABU, 15 NOVEMBER 2023

SMK YPP PURWOREJO

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 36

SLIDE