Search Header Logo
Terbentuknya Jalur Perdagangan dan Budaya Maritim Nusantara

Terbentuknya Jalur Perdagangan dan Budaya Maritim Nusantara

Assessment

Presentation

•

History

•

10th Grade

•

Practice Problem

•

Hard

Created by

Toni Saputro

Used 4+ times

FREE Resource

5 Slides • 0 Questions

1

Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia

Sejarah Kelas/Fase XE
Toni Nugroho Saputro, S.Pd

media

2

​Terbentuknya Jalur Perdagangan dan Budaya Maritim Nusantara

3

üKata maritim berasal dari bahasa Latin, yaitu maritimus/mare yang artinya ‘laut’.

üDalam Oxford Advanced Learner’s for Dictionaries, kata maritim diartikan sebagai ‘connecting to sea or ships; (formal) near the sea’, artinya ‘yang menghubungkan laut atau dekat dengan laut’.

üDalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, maritim memiliki arti ‘berkenaan dengan laut; berhubungan dengan pelayaran dan perdagangan di laut’.

​01 Pengertian dan Budaya Maritim

​Lautan di sekitar dan di antara pulau-pulau Indonesia tidak pernah menjadi penghalang, bahkan menjadi faktor pemersatu.

4

media
media

​Hal ini membuktikan bahwa masyarakat kuno memang telah memiliki kemampuan membuat kapal.

​Relief di dinding Candi Borobudur yang menggambarkan bentuk kapal yang berbeda, yaitu relief perahu lesung, kapal besar bercadik, dan kapal besar tanpa cadik memperkuat pembuktian tentang kita sebagai bangsa bahari.

5

Peran Selat Malaka dalam Jaringan Perdagangan
Kerajaan Hindu-Buddha Nusantara

  • Kepulauan Nusantara terletak dalam jalur perdagangan antara dua pusat perdagangan “internasional” zaman kuno, yaitu India dan Tiongkok.

  • Selat Malaka menjadi gerbang utama yang menghubungkan pedagang-pedagang Tiongkok dan India yang berlayar melalui bandar-bandar penting di sekitar wilayah tersebut.

  • Komoditas penting yang diperdagangkan ketika itu adalah rempah-rempah, seperti kayu manis, cengkih, dan pala

pattern-tertiary
Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia

Sejarah Kelas/Fase XE
Toni Nugroho Saputro, S.Pd

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 5

SLIDE