Search Header Logo
modul ipa

modul ipa

Assessment

Presentation

Moral Science

4th Grade

Practice Problem

Easy

Created by

winda indhdl

Used 1+ times

FREE Resource

26 Slides • 1 Question

1

media

1

2

media

2

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI....................................................................................2

A. Manusia memiliki sistem gerak pada tubuh, yakni tulang, sendi

dan otot..............................................................................................6

B. Tulang dibedakan menjadi empat macam yaitu panjang, pipih,

pendek dan tidak beraturan ..............................................................4

C. Sendi merupakan tempat berkumpulnya dua tulang atau lebih...10

D. Otot sebagai penggerak bagian tubuh manusia...........................13

E. Gangguan dan kelainan pada sistem gerak manusia...................15

F. Hewan memiliki bentuk tubuh yang mempengaruhinya untuk

bergerak...........................................................................................20

DAFTAR PUSTAKA....................................................................24

3

media

3

A. Manusia memiliki sistem gerak pada tubuh, yakni tulang,

sendi, dan otot.

Dapat berjalan kaki setiap dari satu tempat ke tempat lain. Dapat

mengambil benda dengan menggunakan tangan. Ini merupakan

anugrah dari Tuhan Yang Maha Esa, karena kita telah diberi

kemampuan tangan dan kaki untuk mudah beraktifitas. Tangan dan

kaki serta anggota tubuh lainnya dapat bergerak karena adanya

sistem gerak pada tubuh yang terdiri dari tulang, sendi dan otot.

1. Rangka manusia merupakan kumpulan dari beberapa tulang

Saat kamu duduk bersama temanmu. Perhatikan temanmu, apa

yang menyebabkan dia dapat duduk dengan tegak? Mari kita

perhatikan gambar di bawah ini!

Gambar 1.1 tenda dan kerangkanya

Sumber : Dok. Kemdikbud

Gambar tersebut, tenda merupakan perumpamaan tubuh manusia.

Tiang tenda dianalogikan sebagai tulang sedangkan kain sebagai

4

media

4

otot. Saat rangka tenda tidak tegak maka kain tenda akan nampak

tergeletak begitu saja di lantai. Namun jika rangka tenda terpasang

tegak maka tenda akan kainnya juga ikut berdiri. Rangka manusia

merupakan kumpulan dari beberapa jenis tulang. Adapun fungsi

tulang yaitu:

a. memberikan bentuk pada tubuh dan menopang tubuh kita;

b. melindungi organ bagian dalam, misalnya tulang tengkorak yang

melindungi otak, tulang rusuk yang melindungi jantung dan paru-

paru;

c. sebagai tempat menempelnya otot; dan

d. sebagai tempat pembentukan sel darah. Misalnya tulang paha

(femur) bagian sumsum tulangnya dapat menghasilkan sel darah.

2. Tulang memiliki 3 truktur yaitu membran, tulang keras dan

tulang panjang

Struktur tulang dari luar ke dalam antara lain; permukaan tulang

ditutupi oleh membran yang disebut periosteum. Membran tersebut

berperan penting dalam pertumbuhan dan perbaikan tulang. Pada

periosteum terdapat pembuluh-pembuluh darah kecil yang berfungi

untuk membawa zat-zat makanan ke dalam tulang.

5

media

5

Di bagian bawah periosteum terdapat tulang kompak atau tulang

keras. Tulang kompak mengandung sel-sel tulang, pembuluh-

pembuluh darah, zat kapur dan fosfor, serta serabut elastis. Disebut

tulang keras karena mengandung zat kapur dan fosfor. Sedangkan

serabut-serabut elastis berfungsi untuk mempertahankan tulang

agar tetap kuat, tidak mudah rapuh atau patah.

Di daerah ujung tulang terdapat tulang spons dalam tulang pipa

atau tulang panjang. Tulang panjang mempunyai saluran yang

besar yang diisi oleh jaringan lemak yang disebut sumsum. Ujung

tulang panjang ditutup oleh lapisan jaringan tebal, lunak dan lentur

yang disebut dengan tulang rawan (kartilago).

6

media

6

B. Tulang dibedakan menjadi empat macam yaitu panjang,

pipih, pendek, dan tidak beraturan

Bentuk tubuh manusia tentu berbeda-beda, salah satu penyebab hal

tersebut adalah adanya pengaruh dari bentuk tulang yang terdapat

dalam tubuh, terlebih lagi bagi orang yang memiliki kelainan, tentu

ada perbedaan lebih dari bentuk tulang tersebut. Macam-macam

bentuk pada tulang yaitu tulang panjang, tulang pipih, tulang

pendek, dan tulang tidak beraturan.

1. Tulang panjang terdapat pada tulang lengan (humerus)

Berbentuk silinder dengan kedua ujungnya yang bulat. Biasa

disebut tulang pipa karena bentuknya seperti pipa. Ujung tulangnya

yang berbentuk bulat dan tersusun atas tulang rawan disebut epifise.

Sedangkan pada jenis ini bagian tengah tulang pipa yang

berbentuk silindris dan berongga disebut diafise. Di antara epifise

dan diafise terdapat bagian yang disebut metafise. Metafise

tersusun atas tulang rawan.Bagian metafise ini terdapat cakra

epifise, yang memiliki kemampuan memanjang.

Fungsi tulang pipa yaitu sebagai tulang yang mempunyai fungsi

untuk

penyusun

humerus

dan juga

femur,

dan sebagai

pembentukan sel darah merah yang memang sangat diperlukan

7

8

media

7

oleh tubuh manusia. Tulang panjang ditemukan di tungkai atas

(humerus, ulna, radius) dan tungkai bawah (femur, tibia, fibula),

serta di tangan (metakarpal, falang) dan kaki (metatarsal, falang).

Tulang panjang berfungsi sebagai batang kaku yang bergerak saat

otot berkontraksi.

2. Tulang pipih, contoh tulang dada (sternum)

Tulang pipih bentuk gepeng dan berupa lempengan lempengan

lebar. Tulang pipih ini tersusun atas dua lapisan tulang kompak

yaitu lamina eksterna dan interna ossis karnii. Di antara dua lapisan

ini terdapat lapisan spongi yang dinamakan diploe. Peran tulang

pipih adalah melindungi struktur tubuh yang berada di bawahnya.

Fungsi tulang pipih yaitu sebagai tulang yang memiliki fungsi

untuk melindungi struktur tubuh yang berada dibawah tulang

tersebut, dan sebagai pelindung organ yang membentuk sistem

transportasi dalam tubuh. Contoh tulang pipih adalah tengkorak

(tengkorak), tulang belikat (tulang belikat), tulang dada (tulang

dada), dan tulang rusuk

3. Tulang pendek, contoh tulang ruas jari (falang) dan

Tulang pendek adalah tulang yang berbentuk seperti kubus,

memiliki panjang, lebar, dan ketebalan yang kira-kira sama. Satu-

9

media

8

satunya tulang pendek di kerangka manusia adalah karpal pada

pergelangan tangan dan tarsal pada pergelangan kaki. Tulang

pendek memberikan stabilitas dan dukungan serta beberapa

gerakan terbatas.

4. tulang tidak beraturan, contoh tulang punggung (vertebra).

Tulang yang tidak beraturan adalah tulang yang tidak memiliki

bentuk yang mudah dikarakterisasi sehingga tidak cocok dengan

klasifikasi lain. Tulang-tulang ini cenderung memiliki bentuk yang

lebih kompleks, seperti tulang belakang yang menopang sumsum

tulang belakang dan melindunginya dari kekuatan tekan. Banyak

punggung dan tulang wajah, terutama tulang rahang yang terdapat

gigi, diklasifikasikan sebagai tulang tidak beraturan.

10

media

9

5. Proses perubahan tulang rawan menjadi tulang keras, disebut

dengan penulangan (osifikasi)

Proses pengubahan tulang rawan menjadi tulang keras disebut

dengan penulangan atau osifikasi. Proses osifikasi dimulai dari

bagian tengah tulang rawan lalu meluas keseluruh arah sesuai

dengan pertumbuhan tulang rawan. Tulang rawan memiliki rongga

yang terisi oleh osteoblas (sel-sel pembentuk tulang) yang

kemudian membentuk osteosit (sel-sel tulang). Selain itu tulang

juga mengalami fungsi atau penggabungan. Contoh tulang

tengkorak dan tulang ekor.

11

media

10

C. Sendi merupakan tempat berkumpulnya dua tulang atau

lebih

1. Sendi peluru memiliki gerakan yang bebas ke arah manapun

Sendi peluru merupakan sendi yang menghubungkan antara satu

tulang yang mempunyai satu ujung bulat yang masuk ke ujung

tulang yang lain yang berongga seperti mangkok. Contoh; sendi

antara tulang lengan atas dan tulang belikat, sendi antara tulang

pinggul dengan tulang paha. Sendi memiliki gerakan yang sangat

bebas ke arah manapun.

12

Multiple Choice

apa yang bisa kamu sampaikan

1

aku gatau apa apa2

2

aku tau

3

aku males

4

kapan nikah>

13

media

11

2. Sendi engsel memiliki gerakan satu arah saja

Sendi engsel merupakan sendi yang memiliki gerakan satu arah.

Gerakan ke depan saja atau ke belakang saja. Seperti engsel pintu.

Contoh: Sendi pada siku tangan dan lutut kaki.

3. Sendi putar memiliki gerakan berputar pada satu poros

Sendi putar merupakan sendi yang terdapat di antara tulang

tengkorak dengan tulang leher. Pada sendi ini salah satu tulang

berfungsi sebagai poros dan tulang yang lain berbentuk cincin yang

dapat berputar pada poros tersebut. Dengan sendi tersebut

memungkinkan kepala kita dapat memutar, mengangguk dan

menggeleng.

14

media

12

4. Sendi pelana memiliki gerakan dua arah

Sendi ini terletak pada pangkal ibu jarimu. Sendi yang

memungkinkan tulang bergerak ke dua arah, yaitu muka dan ke

samping.

15

media

13

5. Sendi geser memiliki gerakan yang memungkinkan tulang

bergerak kedepan dan kebelakang saja

Sendi geser terdapat pada tulang-tulang pergelangan tangan dan

pergelangan kaki dan di antara tulang belakang. Sendi geser

merupakan sendi penghubung antara dua tulang yang memilki

permukaan datar, sehingga memungkinkan tulang bergerak ke

depan dan ke belakang.

D. Otot sebagai penggerak bagian tubuh manusia.

Otot merupakan penggerak bagian-bagian tubuh manusia dan

jaringan otot memiliki kemampuan berkontraksi. Fungsi jaringan

16

media

14

otot adalah melakukan gerakan, memelihara postur tubuh dan

memproduksi panas.

1. Otot rangka dapat kita kontrol penggunaanya secara sadar.

Otot rangka atau disebut juga otot lurik karena terlihat di bawah

mikroskop bergarisgaris melintang. Otot rangka adalah otot yang

melekat pada tulang dengan perantaraan tendon. Pergerakan otot

rangka ini dapat dapat kita kontrol penggunaannya secara sadar.

2. Otot polos berkontraksi dan berelaksi dengan lambat tanpa kita

sadari.

Otot polos merupakan otot yang terletak di dinding lambung, usus

halus, rahim, kantung empedu dan pembuluh darah.Otot polos

bekerja secara otomatis tanpa kita sadari yang berkontraksi dan

berelaksasi dengan lambat.

3. Otot jantung berkontraksi pada saat jantung berdenyut.

Otot jantung adalah otot yang berada di jantung. Otot ini bekerja

secara tak sadar yang berkontraksi pada saat jantung berdenyut.

17

media

15

E. Gangguan dan kelainan pada sistem gerak manusia :

riketsia, osteoporosis, artritis, fraktura, kifosis.

1. Riketsia merupakan gangguan pada tulang yang mengakibatkan

kaki membengkok

Riketsia merupakan gangguan pada tulang yang disebabkan

kekurangan vitamin D. Riketsia menyebabkan tulang kaki tumbuh

membengkok. Vitamin D dibutuhkan untuk membantu penyerapan

kalsium dan fosfor pada proses pengerasan tulang. Vitamin D

dapat diperoleh dari makanan, suplemen, dan berjemur di panas

matahari pagi. Penderitan riketsia dapat melakukan penyembuhan

melalui aktivitas berjemur di bawah sinar matahari pagi selama 10-

15 menit.

18

media

16

2. Osteoporosis

merupakan

gangguan

pada

tulang

yang

mengakibatkan tulang kaki mengalami kerapuhan dan mudah

patah.

Osteoporosis merupakan gangguan pada tulang orang dewasa atau

orang tua yang mengalami kerapuhan dan mudah patah. Penyebab

osteoporosis adalah kurangnyanya kalsium dalam tubuh. Pada

orang dewasa (orangtua) jumlah hormon yang dihasilkan lebih

sedikit, sehingga osteoblas (sel-sel pembentuk tulang) kurang aktif

dan massa tulang jadi berkurang.

19

media

17

3. Artritis merupakan gangguan pada sendi yang mengakibatkan

rasa sakit dan bengkok pada sendi tersebut terutama bagian jari

tangan dan kaki.

Artritis merupakan penyakit yang menyerang sendi. Akibat dari

penyakit ini yaitu kerusakan tulang rawan sendi yang rusak, sendi

menjadi sakit dan bengkok, kadang-kadang tidak dapat digerakkan.

Salah satu bentuk artritis adalah rematik. Penyebab penyakit ini

yaitu terganggunya metabolisme asam urat dalam tubuh sehingga

menumpuk di sendi dan mengakibatkan rasa sakit, terutama pada

jari-jari tangan dan kaki.

20

media

18

4. Fraktura merupakan kondisi tulang yang mengalami patah, baik

tulang yang patah menembus kulit, maupun yang tidak sampai

menembus kulit.

Fraktura merupakan kondisi tulang yang mengalami patah.

Terdapat 2 jenis fraktura yaitu (1) fraktura tertutup yaitu kejadian

patah tulang yang tidak sampai menembus kulit, dan (2) fraktura

terbuka yaitu tulang yang patah keluar menembus kulit.

21

media

19

5. Kifosis merupakan kelainan tulang yang melengkung berlebihan

di bagian dada ke arah belakang.

Kifosis merupakan kelainan melengkungnya tulang belakang yang

berlebihan di pbagian dada ke arah belakang. Penyebab kifosis

adalah penyakit TBC, riketsia dan kebiasaan duduk yang salah.

6. Lordosis merupakan kelainan tulang yang melengkung

berlebihan ke arah tepat di bagian pinggang.

Lordosis merupakan kelainan tulang yang melengkung berlebihan

ke arah depat di bagian pinggang. Penyebab lordosis yaitu perut

penderita yang terlalu besar (akibat hamil atau kegemukan),

riketsia, atau karena kebiasaan duduk yang salah.

22

media

20

7. Skollosis merupakan kelainan tulang belakang yang melengkung

ke arah samping.

Skollosis merupakan kelainan tulang belakang yang melengkung

ke arah samping. Penyebabnya yaitu penyakit polio atau kebiasaan

duduk yang salah.

Sumber : https://brainly.co.id/

F. Hewan memiliki bentuk tubuh yang mempengaruhinya

untuk bergerak.

Bergerak adalah salah satu sifat makhluk hidup. Adapun cara

hewan bergerak yaitu berlari, terbang, merayap, berjalan dan lain

sebagainya. Bagian tubuh yang digunakan untuk bergerak misalnya.

kaki pada hewan darat, sirip pada ikan, dan sayap pada burung.

23

media

21

1. Bentuk tubuh hewan air adalah torpedo (streamline) yang

memungkinkan tubuhnya dapat bergerak dari berbagai sisi.

Secara umum, hewan di dalam air dapat bergerak menggunakan

sirip dan gaya angkat oleh air. Bentuk tubuh hewan air adalah

torpedo (streamline) yang memungkinkan tubunya dapat bergerak

dari berbagai sisi. Tubuh ikan dilengkapi otot dan tulang belakang

yang fleksibel untuk mendorong ekor dan sirip ikan di dalam air.

Gerakan lateral pada tubuh dan sirip ekornya untuk menghasilkan

gaya dorong ke depan. Terdapat juga hewan yang dapat hidup di

atas (permukaan air). Misalnya bebek yang dapat terapung di atas

air, nyamuk dan anggang-anggang. Beberapa hewan tersebut

memanfaatkan prinsip tegangan permukaan air.

24

media

22

2. Hewan di udara memiliki sayap dengan tulang yang kuat dan

ringan untuk terbang di udara.

Sayap digunakan burung untuk bergerak terbang. Untuk dapat

terbang, hewan-hewan ini harus memiliki gaya angkat yang besar

untuk mengimbangi gaya gravitasi. Sayap burung tersusu dari

tulang yang kuat dang ringan, memiliki bentuk melengkung

sehingga udara dapat mengalir pada bagian atas sayap lebih cepat

daripada bagian bawahnya. Hal ini yang manghasilkan gaya angkat

dan gaya dorong untuk pergerakan burung.

25

media

23

3. Hewan di darat bergerak menggunakan kaki dengan massa tubuh

yang juga berpengaruh pada pergerakannya.

Hewan di darat bergerak menggunakan kaki. Hewan ini memiliki

otot dan tulang yang kuat. Struktur rangka dan otot yang kuat ini

memmungkinkanhewan dapat bergerak dengan cepat. Namun

massa tubuh hewan juga mempengaruhi pergerakan hewan, misal

gajah memiliki massa tubuh yang lebih besar dibandingkan kijang.

Kijang memiliki bentuk kaki yang lebih ramping sehingga kijang

lebih banyak melompat ke udara dan meluncur di udara untuk

mengurangi gaya gesek dengan permukaan tanah.

26

media

24

27

media

25

DAFTAR PUSTKA

Pujianto, Udik. 2018. Gerak Dalam Kehidupan. Jakarta. Direktorat

Pembinaan Pendidikn Keaksaraan dan Kesetaraan-Ditjen

Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat-

Kementrian dan Kebudayaan.

media

1

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 27

SLIDE