Search Header Logo
ppt kelas 10 smt 1

ppt kelas 10 smt 1

Assessment

Presentation

World Languages

10th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

melisa nurhidayah

FREE Resource

62 Slides • 0 Questions

1

media

PPT模板下载:www.1ppt.com/moban/ 行业PPT模板:www.1ppt.com/hangye/ 节日PPT模板:www.1ppt.com/jieri/ PPT素材下载:www.1ppt.com/sucai/ PPT背景图片:www.1ppt.com/beijing/ PPT图表下载:www.1ppt.com/tubiao/ 优秀PPT下载:www.1ppt.com/xiazai/ PPT教程: www.1ppt.com/powerpoint/ Word教程: www.1ppt.com/word/ Excel教程:www.1ppt.com/excel/ 资料下载:www.1ppt.com/ziliao/ PPT课件下载:www.1ppt.com/kejian/ 范文下载:www.1ppt.com/fanwen/ 试卷下载:www.1ppt.com/shiti/ 教案下载:www.1ppt.com/jiaoan/ 字体下载:www.1ppt.com/ziti/

Bahasa Indonesia

Kelas X Semester 1

Oleh : Melisha Nurhidayah, S.Pd

2

media

Menyusun Laporan Hasil Observasi

Bab I

Mengembangkan Bakat dalam Teks Eksposisi

Bab II

Menyanpaikan Ide Melalui Anekdot
Bab
III

Mengungkapkan Nilai-Nilai dalam Hikayat
Bab
IV

Mengenal Papua Melalui Literasi
Bab
V

3

media

Bab I

Menyusun Laporan Hasil Observasi

A. Pengertian dan

Ciri-

Ciri Teks Laporan
Hasil Observasi

B. Informasi Penting
dalam Teks Laporan

Hasil Observasi

E. Penyusunan Teks

Laporan Hasil

Observasi

D. Analisis Struktur

Isi dan Kaidah

Kebahasaan Teks

Laporan Hasil

Observasi

C. Interpretasi Isi (Inti

Sari) Teks

Laporan Hasil

Observasi

4

media

A. Pengertian dan Ciri-Ciri Teks Laporan Hasil Observasi

Teks laporan hasil observasi (report) berisi penjabaran umum
mengenai sesuatu yang didasarkan pada hasil kegiatan observasi.

Ciri-ciri teks laporan hasil observasi sebagai berikut.
a. Bersifat objektif, global, dan universal.
b. Objek yang akan dibicarakan atau dibahas adalah objek tunggal.
c. Ditulis secara lengkap dan sempurna.
d. Ditulis berdasarkan fakta sesuai dengan pengamatan yang telah dilakukan.
e. Informasi teks merupakan hasil penelitian terkini yang sudah terbukti kebenarannya.
f. Tidak mengandung prasangka, dugaan, atau pemihakan yang menyimpang atau tidak tepat.
g. Saling berkaitan dengan hubungan berjenjang antara kelas dan subkelas yang terdapat di dalamnya.

5

media

B. Informasi Penting dalam Teks Laporan Hasil Observasi

Informasi yang terdapat
dalam teks laporan hasil

observasi

Informasi yang terdapat dalam teks laporan hasil
observasi merupakan fakta yang ditemui pada objek
yang diamati. Fakta adalah peristiwa yang benar-benar
terjadi. Fakta menunjukkan kebenaran informasi. Fakta
merupakan pernyataan yang tidak terbantahkan
kebenarannya. Pernyataan tersebut berupa kalimat yang
ditulis berdasarkan kenyataan, peristiwa, atau keadaan
yang benar-benar terjadi secara objektif. Objektif berarti
dapat ditangkap oleh indra dan mengandung kepastian.

6

media

C. Interpretasi Isi (Inti Sari) Teks Laporan Hasil Observasi

Ringkasan Teks Laporan Hasil Observasi

Simpulan Fungsi Teks Laporan Hasil Observasi

7

media

Langkah-Langkah Meringkas
Teks Laporan Hasil Observasi

Memahami isi teks.

Menemukan pokok-pokok informasi
dalam teks laporan hasil observasi.

Mengembangkan pokok-pokok informasi
ke dalam paragraf.

8

media

Simpulan teks hasil laporan

observasi

Interpretasi terhadap teks laporan
hasi observasi dapat dilakukan
dengan menyimpulkan teks laporan
hasil observarsi. Simpulan adalah
rumusan akhir tentang sesuatu,
dalam hal ini adalah teks. Simpulan
disusun berdasarkan pemahaman
atau penalaran kita terhadap
keseluruhan isi teks tersebut.

9

media

D. Analisis Struktur Isi dan Kaidah Kebahasaan Teks

Laporan Hasil Observasi

Struktur Teks Laporan

Hasil Observasi

Kaidah Kebahasaan Teks
Laporan Hasil Observasi

10

media

• Definisi umum merupakan pembukaan yang berisi pengertian mengenai sesuatu yang

dibahas di dalam teks.
Definisi umum

•Definisi bagian merupakan bagian yang berisi ide pokok dari setiap paragraf (penjelasan

terperinci).
Definisi bagian

•Definisi manfaat merupakan bagian yang menjelaskan manfaat dari sesuatu yang dilaporkan,

biasanya untuk benda mati. Sementara itu, untuk mendefinisikan benda hidup, definisi yang
digunakan adalah definisi perilaku.

Definisi manfaat atau

perilaku

•Penutup atau simpulan merupakan bagian rincian akhir teks laporan hasil observasi. Penutup

dapat berisi simpulan berupa tanggapan atau interpretasi penulis tentang objek yang dibahas.
Penutup atau simpulan bersifat opsional. Artinya, boleh ada, boleh tidak.
Penutup atau simpulan

Struktur Teks Laporan Hasil Observasi

11

media

Kaidah Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi

Afiksasi

Kalimat Definisi

dan Kalimat

Deskripsi

Kalimat Simpleks

dan Kalimat
Kompleks

12

media

E. Penyusunan Teks Laporan Hasil Observasi

Gagasan Pokok dan Gagasan
Penjelas dalam Menyusun

Teks Laporan Hasil Observasi

Menyusun Teks Laporan Hasil

Observasi dengan

Memperhatikan Isi dan Kaidah

Kebahasaan

13

media

Sebuah tulisan atau teks terdiri atas gagasan pokok dan gagasan-
gagasan penjelas. Sebelum menyusun teks laporan hasil observasi, Anda
diharuskan menentukan gagasan pokok dan gagasan penjelas teks
laporan hasil observasi yang akan Anda susun. Mengembangkan teks
dimulai dengan menuliskan gagasan-gagasan pokok terlebih dahulu.
Setiap gagasan pokok dikembangkan menjadi satu paragraf.

Gagasan Pokok dan Gagasan Penjelas dalam Menyusun Teks

Laporan Hasil Observasi

14

media

Langkah Menyusun Teks Laporan Hasil Observasi

a.
• Menentukan topik masalah yang akan diamati atau diteliti.

b.
• Merencanakan cara menyelesaikan masalah.

c.
• Melakukan pengamatan sesuai dengan masalah yang ditentukan.

d.
• Meneliti ulang hasil pengamatan.

e.
• Membuat kerangka laporan hasil observasi.

f.
• Menyusun laporan hasil observasi.

g.
• Membenahi laporan.

15

media

BAB II

Mengembangkan Pendapat Melalui Teks

Eksposisi

A. Definisi, Ciri,
dan Jenis Teks

Eksposisi

B.Identifikasi
Teks Eksposisi

C.

Pengembangan
Teks Eksposisi

D. Struktur dan

Kaidah

Kebahasaan
Teks Eksposisi

E. Penyusunan Teks

Eksposisi

16

media

A. Definisi, Ciri-Ciri, dan Jenis-Jenis Teks Eksposisi

Apa yang dimaksud

dengan teks
eksposisi?
Apa saja ciri-ciri
teks eksposisi?

Apa saja jenis-jenis

teks eksposisi?

17

media

Pengertian Teks Eksposisi

Eksposisi berarti uraian atau paparan yang bertujuan menjelaskan

maksud dan tujuan dalam karangan. Eksposisi ditulis dalam paragraf.

Paragraf

tersebut

bertujuan

memberi

tahu,

menjelaskan,

memaparkan, atau menerangkan sesuatu kepada pendengar.

18

media

Ciri-ciri teks eksposisi:

• Penjelasan pokok persoalan secara objektif
• Gaya penulisan informatif
• Teks memuat fakta
• Eksposisi atau paparan memiliki tujuan ingin memberi penjelasan atau keterangan

Ciri-Ciri Teks Eksposisi

19

media

Jenis-Jenis Teks Eksposisi

• berisi penjelasan tentang makna suatu kata atau frasa

a. Eksposisi Definisi

• berusaha menyebutkan ciri-ciri atau unsur-unsur pengenal suatu

objek
b. Eksposisi Identifikasi

• menunjukkan kesamaan dan perbedaan antara dua objek atau

lebih mempergunakan dasar-dasar tertentu

c. Eksposisi Perbandingan

atau Pertentangan

• mengadakan gambaran atau penjelasan yang khusus dan konkret

terhadap suatu prinsip yang bersifat umum
d. Eksposisi Ilustrasi

• menampilkan pengelompokan sesuai dengan pengalaman

manusia
e. Eksposisi Klasifikasi

• membagi-bagi suatu subjek ke dalam komponen-komponennya

f. Eksposisi Analisis

20

media

B. Identifikasi Teks Eksposisi

Langkah Mengidentifikasi Teks Eksposisi

21

media

Langkah Mengidentifikasi Teks Eksposisi

1.
• Mengidentifikasi pernyataan umum (tesis)

2.
• Mengidentifikasi argumen

3.
• Mengidentifikasi penegasan ulang

4.
• Mengidentifikasi fakta

5.
• Mengidentifikasi opini

22

media

C. Pengembangan Isi Teks Eksposisi

Pengembangan Isi Teks Eksposisi
Penyajian Kembali Isi Teks
Eksposisi dengan Bahasa
Berbeda

23

media

Pengembangan Isi (Permasalahan, Argumen,
Pengetahuan, dan Rekomendasi) Teks Eksposisi

Pengembangan teks eksposisi dapat diwujudkan dengan

mengetahui kalimat utama setiap paragraf.

24

media

Penyajian Kembali Isi Teks Eksposisi dengan Bahasa

Berbeda

membuat gagasan penjelas dari
setiap kalimat utama yang terdapat
pada teks eksposisi yang dibaca

menggunakan bahasa yang
komunikatif

memperhatikan isi dari teks
eksposisi yang dibaca

isi teks eksposisi baru yang Anda
kembangkan harus sesuai dengan isi
teks eksposisi asli

25

media

D. Struktur dan Kebahasaan Teks Eksposisi

Struktur Teks

Eksposisi

Kaidah Kebahasaan Teks

Eksposisi

26

media

StrukturTeks Eksposisi

Teks

Eksposisi

Tesis

Argumentasi

Penegasan

Ulang

27

media

Kebahasaan

Teks

Eksposisi

Istilah

Verba

Afiksasi

28

media

E. Penyusunan Teks Eksposisi

Langkah Penyusunan

Teks Eksposisi

Penyuntingan Teks

Eksposisi

29

media

Langkah Penyusunan Teks Eksposisi

a. Menentukan topik

b. Menentukan tujuan penulisan.

c. Membuat kerangka teks.

d. Mengembangkan gagasan pokok dengan
gagasan penjelas yang sesuai.

e. Menuliskan teks eksposisi secara padu
sesuai struktur teks eksposisi.

30

media

Penyuntingan Teks Eksposisi

a. Menyiapkan naskah siap cetak yang siap

terbit dengan memperhatikan segi sistematika
penyajian, isi, dan bahasa (menyangkut ejaan,

diksi, dan struktur kalimat).

b. Merencanakan dan

mengarahkan penerbitan

(surat kabar, majalah).

c. Membaca,
mencermati,
menambah, atau
mengurangi isi teks.

d. Memperbaiki kesalahan

kebahasaan dan unsur-
unsur yang kurang tepat

dalam teks.

31

media

Bab III

Menyampaikan Ide Melalui Anekdot

A. Definisi, Fungsi dan Tujuan, Ciri, serta Jenis Anekdot

B. Makna Tersirat dalam Teks Anekdot

C. Konstruksi Makna Tersirat dalam Teks Anekdot

D. Struktur dan Kebahasaan Teks Anekdot

E. Penyusunan dan Penceritaan Teks Anekdot

32

media

Definisi,

Fungsi, dan Tujuan

Anekdot

Ciri Anekdot

Jenis Anekdot

33

media

Definisi Anekdot

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, anekdot adalah
cerita singkat yang menarik karena lucu dan
mengesankan, biasanya mengenai orang penting atau
terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya.

Fungsi dan Tujuan Anekdot

Fungsi sosial teks anekdot yaitu menceritakan kembali peristiwa pada masa
lalu agar tercipta hiburan; pembelajaran dari pengalaman pada masa lalu
bagi pembaca atau pendengarnya; dan menyampaikan kritik.
Tujuan teks anekdot untuk menceritakan berbagai jenis reaksi emosional
dalam sebuah cerita.

34

media

mengandung humor

menggelitik

menyindir

menceritakan orang penting

memiliki tujuan
tertentu

kisah menyerupai dongeng

cerita terhubung umum dan
realistis

35

media

Jenis

Anekdot

Berdasarkan
Sifat Peristiwa

Berdasarkan

Tokoh

Berdasarkan

Tujuan

36

media

Mendata Pokok-Pokok Isi

dalam Teks Anekdot

Mengidentifikasikan Makna
Tersirat dalam Teks Anekdot

37

media

Membaca teks
anekdot dengan

saksama.

Mengidentifikasi

pokok-pokok isi teks

anekdot dengan

cermat.

Mencatat pokok-

pokok isi dalam teks

anekdot.

Cara menemukan

p

okok

-

p

okok

i

si

teks a

nekdot

38

media

Cara mengidentifikasi

makna tersirat dalam teks

anekdot

02

01

03

Membaca teks anekdot dengan saksama.

Menyimpulkan
makna tersirat
berupa pesan, kritik,
ataupun nasihat dari
cerita.

Menganalisis pesan, kritik, ataupun
nasihat dengan menilai tindakan
ataupun dialog yang disampaikan
tokoh.

39

media

Langkah-Langkah Menentukan Makna Tersirat Anekdot.
a. Membaca secara keseluruhan teks anekdot.
b. Memahami unsur-unsur dalam teks anekdot.
c. Menangkap aspek lucu, konyol, dan jengkel dalam teks anekdot.
d. Menangkap makna tersirat berupa kalimat sindiran atau amanat dari
anekdot tersebut.

40

media

Struktur

Kebahasaan

41

media

Struktur Teks Anekdot

Abstraksi

Orientasi

Krisis

Reaksi

Koda

42

media

Kebahasaan

Anekdot

Menggunakan

Kalimat
Retoris

Menggunakan

Konjungsi
'Waktu'

Menggunakan
Kalimat Tanya

Menggunakan

Kalimat
Imperatif

Menggunakan
Kalimat Seru

43

media

Menceritakan Teks Anekdot dengan Pola Berbeda

Menyusun Teks Anekdot

Menceritakan Anekdot secara Lisan

44

media

1. Membaca isi anekdot

dengan saksama.

2. Memahami jalannya cerita.

3. Mencatat unsur-unsur pokok

anekdot.

4. Menceritakan kembali

dengan pola (dialog ke narasi
atau narasi ke dialog) berbeda
dengan tetap memperhatikan

unsur-unsurnya.

45

media

01
02
03
04
05

Mengamati

lingkungan sekitar.
Menentukan tema

anekdot yang ingin dibuat.

Menentukan

sesuatu yang ingin

dikritik.

Membubuhi unsur humor

terhadap masalah atau

peristiwa yang ingin

dikritik.

Membuat narasi anekdot dari awal
sampai akhir dengan memasukkan

humor tersebut di dalamnya.

46

media

Sikap Badan
Kewajaran

Sikap

Suara

47

media

Bab IV

Mengungkapkan Nilai-Nilai dalam Hikayat

A. Definisi, Ciri-Ciri, dan Jenis-Jenis Hikayat

B. Nilai-Nilai dan Isi yang Terkandung dalam Hikayat

C. Pengungkapan Kembali Isi Hikayat

D. Perbandingan Nilai-Nilai dan Kebahasaan Hikayat dan
Cerpen

E. Penyusunan Hikayat ke dalam Bentuk Cerpen

48

media

Definisi Hikayat

Ciri-Ciri atau Karakteristik Hikayat

Jenis-Jenis Hikayat

49

media

Hikayat adalah karya sastra lama berbentuk prosa yang
mengisahkan kehidupan keluarga istana atau kaum bangsawan,
orang-orang ternama, orang suci di sekitar istana dengan segala
kesaktian, keanehan, dan mukjizat tokoh utamanya.

Hikayat kadang mirip cerita sejarah atau berbentuk riwayat hidup
yang di dalamnya terdapat peristiwa atau kejadian yang tidak masuk
akal dan penuh keajaiban.
Hikayat berfungsi sebagai media hiburan, pembangkit semangat,
atau untuk meramaikan pesta.

50

media

Bersifat tradisional

Bersifat komunal

Istana sentris

Menggunakan bahasa
klise

Bersifat statis

Anonim

Menceritakan kesaktian
seorang tokoh

Menceritakan kisah
universal manusia

Terdapat kemustahilan di
dalam ceritanya

Bersifat didaktis

51

media

.

Jenis hikayat berdasarkan fase

historis sebagai berikut.

Jenis hikayat berdasarkan isi

sebagai berikut.

a. Jenis rekaan
Contoh: Hikayat Malim Dewa
b. Jenis sejarah
Contoh: Hikayat Hang Tuah, Hikayat
Pattani, dan Hikayat Raja-Raja Pasai
c. Jenis biografi
Contoh: Hikayat Abdullah dan Hikayat
Sultan Ibrahim bin Adam

a. Hikayat berunsur Hindu
Contoh: Hikayat Pandawa Lima dan Hikayat
Sri Rama
b. Hikayat berunsur Hindu–Islam
Contoh: Hikayat Jaya Lengkara, Hikayat Si
Miskin, dan Hikayat Inderaputera
c. Hikayat berunsur Islam
Contoh: Hikayat 1001 Malam dan Hikayat
Qamar al-Zaman

52

media

Nilai-Nilai yang

Terkandung dalam

Hikayat

Isi yang Terkandung

dalam Hikayat

53

media

NILAI RELIGI

NILAI MORAL

NILAI SOSIAL

NILAI BUDAYA

NILAI ESTETIKA

NILAI EDUKASI

54

media

Isi hikayat dapat diketahui dari unsur
pembangun hikayat. Unsur pembangun
hikayat terdiri atas unsur intrinsik dan unsur
ekstrinsik.

UNSUR INTRINSIK

UNSUR EKSTRINSIK

Tema

1
Amanat

Alur/plot

Latar/setting

Tokoh dan penokohan

Sudut pandang

6

5

3

4

2

RELIGI

(AGAMA)
ADAT ISTIADAT

SILSILAH/

GARIS

KETURUNAN

LATAR

BELAKANG

SOSIAL
BUDAYA

55

media

Ringkasan Isi Hikayat

Penyampaian Isi Hikayat

56

media

Ringkasan hikayat dapat disusun
dengan menentukan unsur intrinsik
dan ekstrinsik untuk menentukan
pokok-pokok isi hikayat.

Sinopsis atau ringkasan hikayat dapat
disusun dengan langkah-langkah berikut.
a. Membaca keseluruhan hikayat dengan saksama.
b. Mencatat gagasan utama dengan menggarisbawahi
gagasan-gagasan penting.
c. Menulis ringkasan berdasarkan gagasan-
gagasan utama yang telah dicatat pada
langkah kedua. Gunakan kalimat padat, efektif, dan
menarik untuk merangkai jalan cerita menjadi sebuah
karangan singkat yang menggambarkan karangan asli.
d. Dialog dan monolog tokoh cukup ditulis
isi atau dicari garis besarnya.
e. Sinopsis hikayat tidak boleh menyimpang
dari jalan cerita dan isi keseluruhan
hikayat.

57

media

Membaca hikayat dengan

saksama.

Memahami unsur intrinsik

dalam hikayat tersebut.

Mengembangkan urutan peristiwa
dengan bahasa sendiri yang lebih

sederhana.

Mencatat peristiwa-peristiwa yang
terjadi sesuai dengan urutan waktu.

1

2

3

4

Langkah-langkah
menyampaikan isi

hikayat

58

media

Karakteristik Kebahasaan dalam Hikayat

Perbedaan Nilai-Nilai dan Kebahasaan

dalam Hikayat dan Cerpen

59

media

Penggunaan Kata-Kata Arkais

Penggunaan Majas

a. Majas Perbandingan
b. Majas Sindiran
c. Majas Penegasan
d. Majas Pertentangan

Gaya bahasa dalam hikayat biasanya
menggunakan ungkapan arkais
(berhubungan dengan masa lalu, berciri
kuno, tua) seperti syahdan, hatta,
alkisah, dan sebermula.

60

media

Unsur Pembangun

Hikayat

Cerpen

Unsur
Intrinsik

Tema

Tema-tema hampir sama.

Tema lebih bervariasi dan banyak pilihan.

Latar

Latar tempat sangat menonjol yaitu istana
dan lingkungannya.

Latar lebih bervariasi, baik tempat, waktu,
maupun suasana.

Tokoh dan
penokohan

Tokoh terbatas raja-raja, ratu, permaisuri,
atau rakyat jelata yang digambarkan hidup
di lingkungan istana atau kerajaan.
Penokohan dalam hikayat bersifat mutlak.

Tokoh yang diciptakan tidak terbatas.
Penokohan dalam teks cerpen lebih realistis.

Alur

Alur yang digunakan biasanya alur maju.

Alur maju, mundur, dan campuran sangat
mungkin digunakan.

Sudut
pandang

Sudut pandang yang digunakan adalah
sudut pandang orang ketiga serbatahu.

Sudut pandang yang biasa digunakan yaitu
sudut pandang orang ketiga, sudut pandang
orang pertama, dan campuran.

Gaya bahasa

Gaya bahasa yang digunakan bersifat statis.

Gaya bahasa lebih dinamis dan mengikuti
perkembangan zaman.

Amanat

Amanat ditulis secara eksplisit.

Amanat tidak selalu ditulis secara eksplisit,
bahkan cenderung implisit.

Unsur

Ekstrinsik

Biografi
pengarang

Nama pengarang biasanya tidak disebutkan
(anonim).

Nama pengarang ditampilkan atau
disebutkan.

Niai-nilai

Nilai agama dan pendidikan paling
menonjol.

Nilai lebih beragam, misalnya sosial, budaya,
agama, dan pendidikan.

61

media

E. Penyusunan Hikayat ke dalam Bentuk Cerpen

Langkah-langkah Penyusunan

Hikayat dalam Bentuk

Cerpen

Penyampaian
Hikayat dalam
Bentuk Crepen

a. Meringkas atau membuat sinopsis sebuah
penggalan hikayat.
b. Mendaftar konflik-konflik antartokoh dalam
penggalan hikayat tersebut.
c. Memilih konflik yang menarik (mengesankan)
berdasarkan data konflik yang sudah dirumuskan.
d. Mengembangkan pilihan konflik tersebut menjadi
cerita pendek.

Aspek-aspek yang harus diperhatikan dalam
menyampaikan hikayat dalam bentuk cerpen.
a. Keruntutan cerita
b. Suara, lafal, dan intonasi
c. Gestur dan mimik

Penyampaian
Hikayat dalam
Bentuk Cerpen

62

media

PPT模板下载:www.1ppt.com/moban/ 行业PPT模板:www.1ppt.com/hangye/ 节日PPT模板:www.1ppt.com/jieri/ PPT素材下载:www.1ppt.com/sucai/ PPT背景图片:www.1ppt.com/beijing/ PPT图表下载:www.1ppt.com/tubiao/ 优秀PPT下载:www.1ppt.com/xiazai/ PPT教程: www.1ppt.com/powerpoint/ Word教程: www.1ppt.com/word/ Excel教程:www.1ppt.com/excel/ 资料下载:www.1ppt.com/ziliao/ PPT课件下载:www.1ppt.com/kejian/ 范文下载:www.1ppt.com/fanwen/ 试卷下载:www.1ppt.com/shiti/ 教案下载:www.1ppt.com/jiaoan/ 字体下载:www.1ppt.com/ziti/

media

PPT模板下载:www.1ppt.com/moban/ 行业PPT模板:www.1ppt.com/hangye/ 节日PPT模板:www.1ppt.com/jieri/ PPT素材下载:www.1ppt.com/sucai/ PPT背景图片:www.1ppt.com/beijing/ PPT图表下载:www.1ppt.com/tubiao/ 优秀PPT下载:www.1ppt.com/xiazai/ PPT教程: www.1ppt.com/powerpoint/ Word教程: www.1ppt.com/word/ Excel教程:www.1ppt.com/excel/ 资料下载:www.1ppt.com/ziliao/ PPT课件下载:www.1ppt.com/kejian/ 范文下载:www.1ppt.com/fanwen/ 试卷下载:www.1ppt.com/shiti/ 教案下载:www.1ppt.com/jiaoan/ 字体下载:www.1ppt.com/ziti/

Bahasa Indonesia

Kelas X Semester 1

Oleh : Melisha Nurhidayah, S.Pd

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 62

SLIDE