Search Header Logo
LATIHAN SOAL GEOGRAFI XII

LATIHAN SOAL GEOGRAFI XII

Assessment

Presentation

Geography

12th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Juli Suwirtana Putra

Used 2+ times

FREE Resource

18 Slides • 38 Questions

1

​LATIHAN SOAL GEOGRAFI KELAS XII
PERSIAPAN SAS SEMESTER 1 TP 2025-2026

By Juli Suwirtana Putra

2

Multiple Choice

Question image

Provinsi Jawa Tengah terdiri atas 29 kabupaten dan 6 kota, antara lain Kabupaten Batang, Blora, Boyolali, Kota Magelang, Pekalongan, dan Semarang . . .

Berdasarkan hal tersebut, wilayah merupakan . . . .

1

Area-area di permukaan bumi yang memiliki karakteristik spesifik dan berbatasan dengan wilayah lain secara administratif.

2

Unit geografis yang digolongkan berdasarkan karakteristik yang sama.

3

Satu kesatuan wilayah pengembangan yang menjadi objek dari program-program pembangunan

4

Mengelompokkan wilayah-wilayah tertentu berdasarkan posisinya dalam suatu program pembangunan.

5

Pengelompokan wilayah berdasarkan persamaan dan perbedaan karakteristiknya dengan wilayah lain.

3

Konsep Wilayah

media

4

Multiple Select

Question image

Perhatikan kembali gambar Peta Administrasi Jawa Tengah di atas. Peta tersebut menampilkan pembagian wilayah menjadi berbagai kabupaten dan kota dengan garis batas yang jelas dan tegas. Pembagian ini bukan didasarkan pada aktivitas ekonomi atau arus transportasi, melainkan pada yurisdiksi pemerintahan.

Pertanyaan: Berdasarkan karakteristik geografisnya, manakah pernyataan berikut yang BENAR mengenai konsep wilayah yang ditunjukkan oleh gambar tersebut? (Pilihlah jawaban yang benar lebih dari satu)

1

Merupakan contoh Wilayah Formal (Uniform Region) karena didasarkan pada keseragaman sistem administrasi pemerintahan.

2

Merupakan contoh Wilayah Fungsional (Nodal Region) karena fokus utamanya adalah pusat pertumbuhan dan arus interaksi antarwilayah.

3

Memiliki batas wilayah yang bersifat statis (tetap) karena ditentukan berdasarkan ketetapan hukum atau undang-undang yang berlaku.

4

Pembagian wilayah ini didasarkan pada aspek fisik alami semata, seperti batas daerah aliran sungai (DAS) atau pegunungan.

5

Karakteristik wilayah bersifat homogen dalam hal kebijakan publik, artinya satu peraturan daerah berlaku sama di seluruh area kabupaten tersebut

5

Multiple Choice

Wilayah-wilayah administratif (kabupaten/kota) yang ditampilkan pada peta diklasifikasikan sebagai Wilayah Fungsional (Nodal Region) karena pembagiannya didasarkan pada pusat pelayanan dan daerah belakangnya (hinterland).

1

Benar

2

Salah

6

Multiple Choice

Cermatilah teks berikut ini!

Jakarta - Setiap tahun wilayah Indonesia mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya beberapa provinsi di Sumatera dan Kalimantan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan pencegahan dan kesiapsiagaan terkait hal tersebut. Fenomena diatas merupakan contoh dari wilayah . . .

1

Heterogen

2

Homogen

3

Kompleks

4

Perencanaan

5

Pengelolaan

7

media

8

media

9

Multiple Select

Stimulus:

Cermatilah teks berikut ini! Jakarta - Setiap tahun wilayah Indonesia mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya beberapa provinsi di Sumatera dan Kalimantan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan pencegahan dan kesiapsiagaan terkait hal tersebut. Fenomena kebakaran hutan seringkali melintasi batas-batas administrasi kabupaten atau provinsi, dan penanganannya membutuhkan komando yang terpusat namun fleksibel di lapangan.

Pertanyaan: Berdasarkan teks dan analisis geografi mengenai konsep wilayah, manakah pernyataan berikut yang BENAR menggambarkan fenomena tersebut? (Pilihan jawaban yang benar lebih dari satu)

1

Merupakan implementasi Wilayah Perencanaan (Planning Region) karena penetapan wilayah didasarkan pada tujuan khusus (program) yaitu penanggulangan bencana.

2

Menunjukkan karakteristik Wilayah Fungsional (Nodal Region) yang terlihat dari adanya arus interaksi, koordinasi, dan bantuan logistik antara pusat (BNPB) dan daerah (BPBD).

3

Batas wilayah penanganan bersifat dinamis (berubah-ubah) mengikuti sebaran titik api (hotspot) dan arah angin, tidak statis atau kaku.

4

Merupakan contoh mutlak dari Wilayah Formal karena batas wilayah penanggulangan ditentukan semata-mata berdasarkan garis batas provinsi yang tertera di peta atlas.

5

Pengelompokan wilayah ini terbentuk secara alami tanpa campur tangan manusia dan tidak memerlukan manajemen atau pengorganisasian ruang.

10

Multiple Choice

Wilayah penanganan bencana ini bersifat statis (permanen) selamanya, mengingat hutan di Sumatera dan Kalimantan adalah bentang alam yang tidak akan berubah posisinya.

1

Benar

2

Salah

11

Multiple Choice

Question image

Perhatikan pola permukiman berikut ini!

Pola permukiman tersebut umumnya terjadi pada desa yang wilayahnya terdapat . . .

1

Jalan raya antarkota

2

Sumber air

3

Garis pantai

4

Rel kereta api

5

Aliran sungai

12

media

13

Multiple Choice

Question image

Perhatikan karakteristik permukiman pada gambar di atas!

Pola permukiman memanjang (linier) yang terbentuk mengikuti jalur jalan raya utama antar-provinsi tersebut umumnya didorong oleh faktor . . .

1

Kebutuhan akan sumber air bersih yang melimpah.

2

Kemudahan aksesibilitas transportasi dan peluang ekonomi dagang.

3

Keinginan untuk menghindari bencana banjir luapan sungai.

4

Keterbatasan lahan datar di daerah pegunungan yang terjal.

5

Ikatan kekerabatan yang erat antar anggota masyarakat desa.

14

Multiple Choice

Jika wilayah pantai berkembang menjadi sebuah kota besar, perkembangan tersebut akan menimbulkan masalah lingkungan. Masalah lingkungan perairan yang paling mungkin melanda wilayah tersebut adalah . . . .

1

Perubahan pola aliran sungai

2

Meningkatnya debit air permukaan

3

Terjadinya intrusi air laut

4

Penurunan muka tanah

5

Pencemaran air

15

Multiple Select

Stimulus: Sebuah kawasan pesisir di utara Jawa mengalami perkembangan pesat menjadi kawasan industri dan perhotelan. Seiring berjalannya waktu, petani di sekitar kawasan tersebut mengeluh karena tanaman pertanian mereka mati dan tanah menjadi berwarna agak putih. Selain itu, warga yang menggunakan air sumur bor melaporkan bahwa air mereka mulai berasa payau (asin), padahal jarak sumur ke garis pantai mencapai 2 kilometer.

Pertanyaan: Berdasarkan fenomena tersebut, manakah pernyataan berikut yang merupakan analisis sebab-akibat yang benar terkait dampak interaksi desa-kota di wilayah pesisir? (Pilihlah jawaban yang benar lebih dari satu)

1

Terjadi penurunan muka air tanah (interface) tawar secara drastis akibat penyedotan berlebihan (over-pumping) oleh industri dan hotel, sehingga ruang kosong di akuifer diisi oleh air laut.

2

Fenomena matinya tanaman pertanian disebabkan oleh proses salinisasi tanah, di mana kandungan garam pada air tanah meningkat dan meracuni tanaman yang tidak toleran terhadap garam.

3

Masalah ini dapat diselesaikan dengan cara memperdalam sumur bor warga hingga menembus lapisan batuan dasar (bedrock) untuk mencari sumber air tawar baru yang tidak terbatas.

4

Jika pengambilan air tanah terus dilakukan tanpa kendali, wilayah tersebut berpotensi besar mengalami penurunan muka tanah (land subsidence) akibat hilangnya tekanan hidrostatis di dalam pori-pori tanah.

5

Perubahan rasa air sumur menjadi payau disebabkan oleh tingginya curah hujan di wilayah hulu yang membawa material garam dari pegunungan ke wilayah pesisir.

16

Multiple Choice

Question image

Perhatikan gambar berikut ini!

Wilayah yang terdapat rumah-rumah elite yang didiami oleh masyarakat kelas atas ditunjukkan angka . . .

1

1

2

2

3

3

4

4

5

5

17

Multiple Choice

Question image

Zona permukiman kelas bawah (angka 3) selalu terletak berdampingan dengan zona grosir dan industri (angka 2) dengan tujuan meminimalkan biaya transportasi pekerja menuju tempat kerja, meskipun harus menanggung risiko polusi lingkungan.

1

Benar

2

Salah

18

Multiple Select

Question image

Stimulus: Perhatikan kembali gambar model Teori Sektoral (Homer Hoyt) di atas. Berbeda dengan Teori Konsentris yang menganggap kota tumbuh melingkar teratur, Hoyt berpendapat bahwa pertumbuhan kota lebih dipengaruhi oleh jalur transportasi utama dan kondisi lingkungan fisik, sehingga membentuk irisan-irisan (sektor).

Pertanyaan: Berdasarkan karakteristik Teori Sektoral tersebut, manakah pernyataan berikut yang BENAR mengenai hubungan antar-zona pada gambar? (Pilihlah jawaban yang benar lebih dari satu)

1

Zona industri dan grosir (nomor 2) tumbuh memanjang mengikuti jalur transportasi utama (jalan raya/rel kereta) yang menjari dari pusat kota untuk memudahkan distribusi barang.

2

Zona permukiman kelas atas (nomor 5) cenderung menempati wilayah yang paling strategis, jauh dari polusi industri, dan memiliki akses transportasi yang paling cepat menuju pusat kota.

3

Zona permukiman kelas bawah/buruh (nomor 3) selalu berada di lingkaran paling luar kota karena harga tanah di pinggiran kota lebih murah dibandingkan di pusat.

4

Pola persebaran permukiman kelas menengah (nomor 4) biasanya bertindak sebagai zona penyangga (buffer) yang memisahkan permukiman elite dengan permukiman kelas bawah.

5

Zona pusat kegiatan (nomor 1) tidak lagi menjadi satu-satunya pusat bisnis karena telah muncul pusat-pusat kegiatan baru yang terpisah di pinggiran kota.

19

media

20

media
media

21

media
media

22

Multiple Choice

Question image

Perhatikan gambar berikut ini!

Menurut Christaller, hierarki tempat sentral tersebut sesuai digunakan untuk . . . .

1

Pusat administrasi

2

Pusat pelayanan pasar

3

Lalu lintas optimal

4

Daerah industri

5

Permukiman

23

media
media

24

media

25

Multiple Select

Stimulus:

Dalam perencanaan tata ruang wilayah provinsi baru, pemerintah menetapkan sebuah kota sebagai ibukota yang akan membawahi beberapa kabupaten/kota di sekitarnya. Pemerintah menekankan bahwa batas wilayah pelayanan ibukota ini tidak boleh membelah wilayah administrasi di bawahnya (kecamatan/desa). Artinya, satu kecamatan harus masuk utuh ke dalam satu kabupaten, tidak boleh terbagi dua. Prinsip ini sesuai dengan Asas Administratif (K=7) dalam Teori Tempat Sentral Christaller.

Pertanyaan:

Berdasarkan analisis keruangan terhadap Asas Administratif (K=7) tersebut, manakah pernyataan berikut yang BENAR mengenai karakteristik dan penerapannya? (Pilihlah 3 jawaban yang benar)

1

Prinsip K=7 paling ideal diterapkan untuk pembangunan jalur transportasi utama karena menghubungkan pusat-pusat kegiatan secara linear dan efisien.

2

Dalam hierarki ini, tujuan utamanya adalah efisiensi penyelenggaraan pemerintahan dan kemudahan perlindungan keamanan wilayah (keamanan sosial-politik).

3

Total nilai hierarki 7 didapatkan dari penjumlahan 1 unit pusat itu sendiri ditambah dengan 6 unit wilayah tetangga yang terikat secara penuh secara administratif.

4

Model ini lebih mengutamakan keuntungan ekonomi dimana penduduk di wilayah perbatasan bebas memilih berbelanja ke pasar sentral manapun yang terdekat (K=3).

5

Model ini terbentuk karena pusat pertumbuhan menguasai seluruh bagian (100%) dari enam wilayah heksagon tetangga di sekelilingnya, sehingga tidak ada wilayah yang terpotong yurisdiksinya.

26

Multiple Choice

Penerapan Asas Administratif (K=7) di dunia nyata seringkali sulit membentuk pola heksagon sempurna karena bentang alam (gunung/sungai) yang tidak merata seringkali dijadikan batas alamiah administrasi, menggantikan garis lurus heksagon.

1

Benar

2

Salah

27

Multiple Choice

Jika sebuah provinsi dimekarkan menjadi dua provinsi baru, penetapan batas wilayahnya lebih cenderung menggunakan pendekatan Asas Pasar (K=3) dibandingkan Asas Administratif (K=7) agar ekonomi daerah baru cepat tumbuh.

1

Benar

2

Salah

28

Multiple Choice

Teori kutub pertumbuhan menekankan pada pentingna pemusatan investasi. Keberadaan investasi memiliki tujuan berupa . . .

1

Meningkatkan tingkat industri populasi

2

Penyebar pembangunan ke wilayah lain

3

Mempercepat pembangunan secara serentak

4

Meningkatkan intensitas pertumbuhan wilayah

5

Penggerak proses pembangunan ke sektor lain

29

media
media

30

Multiple Select

Stimulus:

Pemerintah Indonesia gencar membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di berbagai daerah, seperti KEK Mandalika atau KEK Sei Mangkei. Pembangunan ini mengadopsi konsep Teori Kutub Pertumbuhan (Growth Pole) dari Francois Perroux, di mana investasi dipusatkan di satu titik potensial dengan harapan ekonominya akan "menetes" ke wilayah sekitarnya. Namun, dalam pelaksanaannya, interaksi antara pusat (kota industri) dan pinggiran (desa) tidak selalu menguntungkan desa.

Pertanyaan: Berdasarkan stimulus dan teori tersebut, manakah pernyataan berikut yang BENAR mengenai dinamika interaksi antara kutub pertumbuhan dengan wilayah sekitarnya? (Pilihlah 3 jawaban yang benar)

1

Keberadaan industri pendorong (propulsive industry) di pusat pertumbuhan mutlak diperlukan untuk memicu rantai ekonomi ke sektor-sektor pendukung lainnya.

2

Efek polarisasi (backwash effect) seringkali merugikan wilayah pinggiran karena menyedot sumber daya modal dan tenaga kerja usia produktif dari desa ke kota.

3

Konsep dasar kutub pertumbuhan adalah melakukan pemerataan investasi dalam jumlah yang sama besar ke seluruh pelosok desa secara serentak (bersamaan).

4

Trickle-down effect (efek menetes ke bawah) terjadi ketika kemajuan di pusat mulai meluas dan memberikan dampak positif berupa pembukaan lapangan kerja baru bagi penduduk wilayah sekitarnya.

5

Wilayah pinggiran (hinterland) tidak memiliki peran apapun dalam mendukung kutub pertumbuhan karena seluruh bahan baku didatangkan melalui impor.

31

Multiple Choice

Jika Spread Effect (dampak sebar) lebih besar daripada Backwash Effect (dampak polarisasi), maka akan terjadi ketimpangan wilayah yang semakin tajam antara kota dan desa.

1

Benar

2

Salah

32

Multiple Choice

Strategi pembangunan koridor ekonomi di Indonesia (seperti Tol Trans Jawa) merupakan penerapan prinsip kutub pertumbuhan yang bertujuan mempercepat konektivitas antar-pusat pertumbuhan agar efek imbasnya lebih cepat merata.

1

Benar

2

Salah

33

Multiple Choice

Di wilayah pedalaman, untuk memperoleh barang kebutuhan, seseorang harus ke wilayah kota dengan jarak yang cukup jauh. Hal ini karena jumlah penduduk yang sedikit dan sarana transportasi yang sulit sehingga distribusi suplai barang terhambat. Berdasarkan pernyataan tesebut, konsep yang terdapat dalam teori tempat sentral adalah . . .

1

Range dan Jangkauan

2

Range dan Threshold

3

Ambang dan Threshold

4

Jarak dan Range

5

Jarak dan Transportasi

34

media
media

35

Multiple Select

Stimulus:

Di Desa Suka Makmur, terdapat banyak warung kelontong kecil yang menjual beras, sabun, dan mie instan. Warung-warung ini tetap laris meskipun penduduk desa jumlahnya sedikit. Namun, di desa tersebut tidak ada satu pun showroom mobil atau toko elektronik besar yang menjual laptop canggih. Jika warga ingin membeli laptop, mereka harus menempuh perjalanan 2 jam ke ibu kota kabupaten.

Pertanyaan: Berdasarkan fenomena tersebut dan konsep Teori Tempat Sentral (Central Place Theory), manakah analisis berikut yang BENAR mengenai hubungan antara Range dan Threshold? (Pilihlah 3 jawaban yang benar)

1

Warung kelontong menjual barang kebutuhan sehari-hari (barang orde rendah) yang memiliki threshold (ambang penduduk) rendah, sehingga warung tetap bisa memperoleh keuntungan meski populasi desa sedikit

2

Toko elektronik dan showroom mobil tidak dibuka di desa karena jumlah penduduk desa belum memenuhi threshold minimum, sehingga pedagang akan merugi jika memaksakan membuka usaha di sana.

3

Range (jangkauan) untuk barang kebutuhan pokok relatif pendek, artinya konsumen cenderung mencari lokasi terdekat dan enggan menempuh jarak jauh hanya untuk membeli sabun atau beras.

4

Penduduk desa bersedia pergi jauh ke kota untuk membeli laptop menunjukkan bahwa barang mewah memiliki Range (jangkauan) yang lebih luas dibandingkan barang kebutuhan sehari-hari.

5

Barang-barang kebutuhan pokok (sembako) memiliki threshold yang sangat tinggi, sehingga harus dijual di pusat perbelanjaan besar di tengah kota agar laku terjual.

36

Multiple Choice

Jika seorang investor nekat membangun Hypermarket (Pusat Perbelanjaan Besar) di sebuah desa terpencil dengan jumlah penduduk 500 jiwa, usaha tersebut diprediksi akan bangkrut karena jumlah penduduk tersebut belum memenuhi syarat Threshold minimum untuk barang orde tinggi.

1

Benar

2

Salah

37

Multiple Choice

Apabila terjadi ledakan jumlah penduduk di suatu wilayah pinggiran kota yang diikuti dengan perbaikan sarana transportasi, maka status wilayah tersebut dapat meningkat menjadi tempat sentral baru karena nilai Threshold dan aksesibilitasnya (Range) semakin membaik.

1

Benar

2

Salah

38

Multiple Choice

Tamansari merupakan salah satu desa wisata di Kecamatan Licin Kabupaten Banyuwangi yang berjarak 20 kilometer dari pusat pemerintahan. Desa tersebut berada di kaki Gunung Ijen dengan mayoritas penduduk asli suku Osing. Sebagai yang berada jalur menuju Kawah Ijen selalu ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Pemerintah Desa Tamansari berinovasi mengembangkan potensi desa yang ada dikembangkan sebagai desa penunjang pariwisata dan sebagai desa wisata”. Jika demikian, status Desa Tamansari perlu dikembangkan ke arah ....

1

Desa Tradisional

2

Desa Swadaya

3

Desa Swakarya

4

Desa Swasembada

5

Desa Transisi

39

media

40

Multiple Select

Perhatikan wacana berikut! Desa Harapan Jaya secara administratif telah memiliki struktur pemerintahan yang berjalan cukup tertib. Sebagian besar penduduknya tidak lagi hanya bergantung pada pertanian padi untuk dimakan sendiri (subsisten), tetapi mulai mengembangkan industri kecil kerajinan bambu yang dipasarkan ke kota kecamatan. Meskipun adat istiadat leluhur masih dijalankan dalam acara tertentu, masyarakat desa ini sudah mulai menggunakan teknologi tepat guna dan gawai untuk berkomunikasi, serta memiliki sarana pendidikan dasar yang memadai.

Berdasarkan indikator tingkat perkembangan desa, manakah dua pernyataan analisis yang paling tepat menggambarkan kondisi Desa Harapan Jaya?

1

Desa ini masih tergolong Desa Swadaya karena adat istiadat masih dijalankan secara ketat dan tertutup.

2

Desa ini dikategorikan sebagai Desa Swakarya karena mulai adanya diversifikasi ekonomi ke sektor kerajinan dan interaksi dengan wilayah luar.

3

Desa ini sudah masuk kategori Desa Swasembada karena seluruh penduduknya telah menggunakan teknologi canggih.

4

Karakteristik masyarakat menunjukkan fase transisi dari tradisional menuju masyarakat yang lebih rasional dan terbuka.

5

Desa ini merupakan desa terisolir yang tidak memiliki interaksi dengan pusat pertumbuhan (kota).

41

Multiple Choice

Salah satu unsur desa adalah keberadaan tata kehidupan. Unsur tersebut berkaitan dengan ...

1

Mata pencaharian penduduk

2

Corak kehidupan masyarakat

3

Sistem kehidupan masyarakat

4

Kondisi adat istiadat penduduk

5

Wilayah tempat tinggal penduduk

42

media

43

Multiple Select

Perhatikan wacana berikut!

Desa Karang Tumaritis memiliki wilayah tanah yang sangat subur dengan sumber mata air yang melimpah. Namun, dalam lima tahun terakhir, mayoritas pemuda di desa tersebut memilih merantau ke kota besar untuk bekerja di sektor industri. Akibatnya, lahan pertanian yang luas kini hanya digarap oleh kaum lansia. Tradisi "sambatan" (gotong royong memperbaiki rumah atau panen) yang dulu sangat kuat, kini mulai hilang dan digantikan dengan sistem upah buruh harian karena kurangnya tenaga kerja sukarela.

Berdasarkan analisis terhadap unsur-unsur desa (wilayah, penduduk, dan tata kehidupan), manakah dua pernyataan yang paling tepat menggambarkan fenomena di atas?

1

Kualitas unsur Wilayah yang subur secara otomatis menjamin kelestarian adat istiadat desa tanpa dipengaruhi faktor lain.

2

Perubahan pada struktur Penduduk (demografi) berdampak langsung pada pergeseran Tata Kehidupan sosial masyarakat.

3

Unsur Tata Kehidupan mengalami transisi dari pola paguyuban (kekerabatan) menuju pola yang lebih transaksional (ekonomis).

4

Unsur Penduduk tidak memiliki keterkaitan dengan unsur Wilayah dalam pengembangan potensi desa.

5

Fenomena lunturnya gotong royong disebabkan semata-mata karena unsur Wilayah yang terlalu luas untuk dikelola.

44

Multiple Choice

Desa Kartika menurut perkembangannya sudah dikategorikan sebagai desa swadaya. Karakteristik yang terdapat di Desa Kartika adalah . . .

1

Hubungan masyarakat masih sangat erat

2

Mata pencaharian masyarakat bersifat heterogen

3

Penerapan tekhnologi pada masyarakat sudah tinggi

4

Adat istiadat mulai longgar karena pengaruh budaya luar

5

Lembaga sosial dan lembaga pemerintahan berfungsi secara maksimal

45

media

46

Multiple Choice

Suatu desa mulai mengalami perubahan sosial budaya. Pengaruh dari daerah luar mulai masuk sehingga adat istiadat yang mengikat masyarakat mulai melonggar. Masyarakatnya pun mulai menggunakan teknologi tepat guna dalam mengolah lahan pertanian mereka. Berdasarkan ciri-ciri tersebut, desa ini berada pada tahap perkembangan . . .

1

Desa Tradisional

2

Desa Swadaya

3

Desa Swakarya

4

Desa Swasembada

5

Desa Pancasila

47

Multiple Choice

Kota yang memiliki fungsi dominan terkait keamanan dan kedaulatan negara, terletak di lokasi yang memiliki keunggulan strategis militer, ditandai dengan adanya pusat pelatihan militer maupun pangkalan udara. Berdasarkan ciri-ciri tersebut, kota tersebut merupakan tipe kota . . .

1

Administrasi

2

Pertahanan

3

Budaya

4

Produksi

5

Rekreasi

48

media
media

49

Multiple Select

Kelompok kawasan budi daya dalam rencana pola ruang antara lain ....

1

Kawasan Hutan Lindung

2

Kawasan Hutan Produksi

3

Kawasan Suaka Margasatwa

4

Kawasan Rawan Bencana

5

Kawasan Pendidikan

50

Multiple Choice

Kabupaten Sintang di Kalimantan Barat terdiri atas 390 desa, luas wilayah 21.638,00 km² dengan jumlah penduduk 421.306 jiwa. Wilayah tersebut memiliki lahan yang luas untuk perkebunan sawit, hutan, ternak dan perikananan, selain tambang dan wisatawan. Namun, juga terdapat 72 desa-desa yang tertinggal. Upaya pembangunan desa yang perlu dilakukan agar hasil-hasil bumi pedesaan meningkat nilainya adalah . . .

1

Mengoptimalkan eksploitasi sumber daya alam yang ada

2

Menumbuhkan ekonomi kreatif masing-masing desa

3

Perbaikan jalur dan aksesibilitas antardesa dengan pusat kota

4

Kerja sama memaksimalkan ilmu pengetahuan dan teknologi

5

Meningkatkan sumber daya manusia masing-masing desa

51

media

52

Multiple Choice

Penataan ruang diselenggarakan dengan menjamin kelestarian dan kelangsungan daya dukung dan daya tampung lingkungan dengan memperhatikan kepentingan generasi mendatang. Pernyataan tersebut merupakan salah satu asas dalam penyelenggaraan penataan ruang, yaitu asas . . .

1

Keterpaduan

2

Keterbukaan

3

Akuntabilitas

4

Keberlanjutan

5

Kebersamaan

53

media
media

54

Multiple Choice

Question image

Berikut adalah gambar yang menunjukkan interaksi masyarakat kota dan desa di Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi hasil analisis dengan formula gravitasi.

Berdasarkan gambar tersebut, pengaruh interaksi antarkota mengarah pada bidang . .

1

Interaksi antara masyarakat Kota Palu dan masyarakat Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala terjadi pada sektor perdagangan

2

Interaksi antara masyarakat Kota Palu dan masyarakat Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi terjadi pada sektor pertanian tanaman cokelat

3

Interaksi masyarakat Kota Palu dan masyarakat Desa Wani Kabupaten Donggala terjadi pada sektor industri dan perdagangan

4

Kecamatan Palolo dan Kulawi penyumbang pertanian cokelat untuk masyarakat Kota Palu

5

Masing-masing kecamatan di Kabupaten Donggala dan Sigi merupakan penyalur sektor jasa untuk masyarakat Kota Palu

55

Multiple Choice

Desa Karanglo, Kecamatan Klaten Tengah, berinovasi dengan mengolah bahan sampah menjadi kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomi seperti tas, dompet, hingga baju. Desa Karanglo mampu mengembangkan desanya berdasarkan elemen . . .

1

Sumber Daya Alam

2

Sumber Daya Manusia

3

Teknologi

4

Modal

5

Ekonomi

56

Multiple Choice

Struktur ruang kota Medan diawali oleh zona pusat kota berupa pusat bisnis yang dimanfaatkan untuk lokasi pusat perbelanjaan dan perkantoran, seperti kompleks CBD Plonia dan Kantor DPRD Kota Medan. Selanjutnya, beralih ke zona transisi, campuran antara kegiatan usaha dan tempat tinggal sederhana yang mengelilingi CBD. Kemudian beralih ke permukiman kelas menengah, dan permukiman kelas atas. Berdasarkan pola keruangannya, Kota Medan termasuk dalam teori . . .

1

Konsentris

2

Sektoral

3

Inti Ganda

4

Kosektoral

5

Sentripetal

​LATIHAN SOAL GEOGRAFI KELAS XII
PERSIAPAN SAS SEMESTER 1 TP 2025-2026

By Juli Suwirtana Putra

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 56

SLIDE