Search Header Logo
MENGHINDARI AKHLAK TERCELA

MENGHINDARI AKHLAK TERCELA

Assessment

Presentation

Religious Studies

11th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

ade syari

Used 1+ times

FREE Resource

7 Slides • 2 Questions

1

MENGHINDARI AKHLAK TERCELA

2

ISRAF

dalam Bahasa Arab disebut dengan kata : ( َ أ سْ َ ر َ – ف ي ْ سِّر - ف ِّ إ سْ َ ر افا” ( Asrafa – Yusrifu – Israafan” yang berarti bersuka ria sampai melewati batas. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, melampaui batas (berlebihan) diartikan; “melakukan tindakan di luar wewenang yang telah ditentukan berdasarkan aturan (nilai) tertentu yang berlaku. Secara istilah melampaui batas (berlebihan) dapat diartikan sebagai suatu tindakan yang dilakukan seseorang di luar kewajaran atau kepatutan. Isrāf juga dapat berarti menggunakan harta untuk sesuatu yang benar namun melebihi batas yang dibenarkan, misalnya makan atau minum secara berlebihan

3

TABDZIR

Istilah tabżīr berasalah dari bahasa Arab disebut dengan kata ( َ ب َ ذ َ – ر ُ ي َ ِب ذ ُ – ر َ ت ْ ِذ ب ْ ي َ را” ( dalam tafsir Departemen Agama diartikan sebagai suatu perbuatan menghambur-hamburkan harta”. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, tabẓīr diartikan, “berlebih-lebihan atau menghambur-hamburkan dalam pemakaian uang ataupun barang”. Secara istilah, boros adalah perbuatan yang dilakukan dengan cara menghambur-hamburkan uang ataupun barang dengan tujuan untuk memenuhi kesenangan. Tabẓīr juga bisa diartikan sebagai menggunakan harta untuk sesuatu yang tidak benar, misalnya membelanjakan harta untuk tujuan maksiat. Sebagian ulama memahami tabẓīr (pemborosan) sebagai sesuatu pengeluaran yang bukan haq. Jika seseorang mengeluarkan hartanya sebanyak apapun untuk sesuatu yang haq maka orang tersebut tidak disebut sebagai pemboros. Sebaliknya, apabila seseorang mengeluarkan harta untuk perkara yang bāṭil walaupun sedikit maka dia disebut pemboros.

4

BAKHIL

Bakhīl/kikir ialah menahan harta yang seharusnya dikeluarkan. Al-Jurjani dalam kitab at-Ta’rifat mendefinisikan bakhīl dengan menahan hartanya sendiri, yakni menahan memberikan sesuatu pada diri dan orang lain yang sebenarnya tidak berhak untuk ditahan atau dicegah, misalnya uang, makanan, minuman, dan lain-lain. Ketika orang memiliki uang, makanan, dan minuman yang mestinya bisa diberikan kepada yang membutuhkan, kemudian enggan untuk memberikannya, maka ia adalah bakhīl

5

Open Ended

ZXZXZXZX

6

BAHAYA PERILAKU ISRAF

Perilaku isrāf juga dapat memunculkan kecemburuan sosial yang dapat memicu kerawanan sosial. Sebagaimana diketahui bahwa di tengah-tengah kehidupan masyarakat, ada yang miskin, ada yang kaya, dsb. Apabila di lingkungan tersebut, ada prilaku dari si kaya yang berlebih-lebihan, maka akan membuat sakit hati bagi si miskin. Dari situ akan muncul sikap cemburu sosial. Kecemburuan sosial ini, apabila tidak segera diatasi maka akan memunculkan kerawanan sosial yang berupa disintegrasi sosial yang ditandai dengan renggangnya hubungan antar anggota masyarakat. Kerenggangan hubungan sosial ini dapat memicu terjadinya konflik. Untuk itu hidup sederhana dan peduli terhadap lingkungan sangatlah penting. Dalam kasus yang lain, Isrāf dapat menimbulkan perilaku rakus. Dari perilaku rakus ini akan memicu perilaku buruk lainnya, yaitu menghalalkan segala cara untuk memenuhi kerakusannya itu. Perilaku menghalalkan segala cara ini akan menimbulkan permasalahan sosial yaitu hilangnya kepedulian sosial. Orang akan acuh-tak acuh atau tidak mempedulikan terhadap keadaan lingkungan social di mana dia hidup. Apabila harta yang dimilikinya habis, maka orang yang terbiasa berlebihlebihan akan melakukan apapun, tidak mempedulikan norma-norma sosial, hukum, dan agama, yang terpenting adalah mendapatkan harta untuk memenuhi kesenangannya

7

BAHAYA PERILAKU TABDZIR

Orang yang memilik perilaku tabẓīr, di mata Allah merupakan saudaranya setan. Dengan demikian maka akan sulit membedakan perbuatan yang benar dan yang salah menurut Agama. Baginya, sesuatu yang baik adalah yang dapat menyenangkan hatinya, walaupun bertentangan dengan norma sosial, hukum, dan agama. Dia akan menghalalkan segala cara untuk mengumpulkan harta/uang sehingga dapat digunakan untuk menyenangkan hatinya. Apabila demikian, maka dia akan menjadi orang yang hedonis.

8

BAHAYA PERILAKU BAKHIL

  1. Harta yang ditahan karena kebakhilan akan dikalungkan di lehernya di hari kiamat,

  2. Mengikuti jejak setan. Orang yang bakhil, sebenarnya telah mengikuti petunjuk setan, karena mereka mengira, bahwa dengan kebakhilannya itu akan dapat menyelamatkan hartanya

  3. Terhalang masuk surga

  4. Rizki menjadi sempit Orang yang mempunyai tabiat kikir/bakhīl mengira, bahwa dengan kebakhialnnya itu dia akan menjadi kaya, padahal yang terjadi sesungguhnya adalah dia telah disempitkan hidupnya, karena dalam jiwanya selalu merasa sempit/tidak berkecukupan atas harta yang dimilikinya.

  5. Menimbulkan malapetaka Perilaku bakhīl akan menimbulkan malapetaka yang besar terhadap kemanusiaan. Perilaku ini bisa menimbulkan rasa dengki dan iri hati dalam jiwa orang-orang fakir dan miskin terhadap orang kaya yang bakhīl . Sebagai akibatnya, orang-orang miskin akan mencari-cari kesempatan yang tepat untuk melampiaskan rasa kedengkiannya terhadap orang-orang kaya yang bakhīl , dan berusaha mencari jalan untuk menghancurkan harta kekayaan mereka.

9

Open Ended

KHJIHJIUHI

MENGHINDARI AKHLAK TERCELA

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 9

SLIDE