
Jagad Raya
Presentation
•
Geography
•
10th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
Faryanti Faryanti
FREE Resource
28 Slides • 0 Questions
1
2
JAGAD RAYA
Jagad raya kita diperkirakan berumur sekitar 15 miliar tahun. Isi jagad raya yang sudah berhasil diamati,
berupa :
1. Materi nampak,
Terdiri dari benda-benda angkasa yang menghasilkan cahaya atau memantulkan cahaya
sehingga keberadaaanya dapat kita amati. Struktur benda angkasa dari kecil hingga
besar adalah sebagai berikut :
- matahari, bintang, planet, bulan, asteroida, dll
- Tata surya
- Galaksi
- Cluster galaksi
2. Materi gelap (dark mater)
Terdiri dari benda-benda angkasa yang supermasif, yang runtuh akibat gravitasinya
menjadi sedemikian masifnya tetapi gaya gravitasinya begitu besarnya sehingga semua
materi tertelan bahkan cahaya pun tak dapat keluar dari tarikannya. Akibatnya materi itu
tidak bisa dilihat keberadaanya, kecuali dari akibat gravitasinya. Benda itu dinamakan
lobang hitam (black holes)
3
Gambar Tarikan Lobang Hitam Meski tidak kelihatan justru materi gelap
mengisi sebagian besar jagad raya. Menurut yang sekarang bisa diamati
meliputi 90 % dari materi jagad raya berisi materi gelap. Di pusat galaksi
Bima sakti kita terdapat lubang hitam yang sangat besar.
Gambar Tarikan lubang
hitam
4
Tata Surya (solar system)
Tata surya merupakan sistem edar planet-planet mengelilingi
satu/lebih bintang. Tata surya kita pusat edar/orbitnya adalah
matahari, yang juga merupakan pusat konsentrasi massa tata surya.
Matahari/bintang : benda angkasa yang menghasilkan radiasi/cahaya.
Cahaya ini keluar dari reaksi fusi, yang memberi energi untuk
mempertahankannya dari tarikan gravitasi sehingga tidak runtuh. Jika bintang
kehabisan bahan bakar itu, maka akan runtuh menjadi bintang kerdil putih
(white drawf), atau bintang netron, atau bahkan menjadi lobang hitam,
tergantung massanya. Keruntuhan bintang yang besar menjadi lobang hitam.
Bintang yang terdekat dengan tata surya kita adalah Proxima Centauri, yang
berjarak sekitar 4 tahun cahaya
( Tahun cahaya adalah jarak yang ditempuh cahaya selama satu tahun. Jadi
jika 1 detik jarak yang ditempuh 300 000 km, maka 1 th cahaya sekitar 10
triliun km)
Planet : Benda angkasa yang tidak menghasilkan cahaya, yang mengitari
bintang. Pada tata surya kita terdapat 9 buah planet, masing-masing
secara berurutan menjauhi matahari : Merkurius, Venus, Bumi, Mars,
Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, Pluto.
Bulan/ satelit : seperti planet, hanya dia mengitari planet. Bumi kita
memiliki satu satelit/bulan.
Asteroida, komet, meteroid, planet kecil-kecil : benda angkasa kecil-
kecil yang melayang-layang. Asteroida ini banyak sekali terdapat di antara
orbit Mars dan Yupiter.
5
Matahari merupakan 99.85% materi dari seluruh tata surya.
Planet-planet, disekitar mataharihanya
mengandung 0.135%. Jupiter yang merupakan planet
terbesar memiliki lebih lebaih dari 2 kali seluruh planet lain jika
digabung. Satellite planets, comets, asteroid, meteoroid, dan
media antar planet mengandung 0.015%. Berikur daftar
distibusi massa dari tata surya kita :
Sun:
99.85%
Planets:
0.135%
Comets:
0.01% ?
Satellites:
0.00005%
Minor Planets:
0.0000002% ?
Meteoroids:
0.0000001% ?
Interplanetary Medium:
0.0000001%
6
GALAKSI
Galaksi adalah gugusan dari miliaran bintang-bintang. Biasanya
sekitar 100 miliar bintang. Galaksi memiliki berbagai bentuk
seperti spiral, cakram, elips atau tidak beraturan. Galaksi tempat
tatasurya kita adalah galaksi bima sakti (milky way). Jumlah
galaksi di jagad sekarang diperkirakan sekitar 100 miliar galaksi
7
Galaksi bima sakti, tempat tata surya kita, merupakan galaksi berbentuk
cakram. Jarak antar tepi-tepi cakram adalah sekitar 100 juta tahun cahaya.
Galaksi kita memiliki dua bagian :
- Bagian inti : berada di tengah, berbentuk mirip bola dengan diameter , berisi
sekitar 80 miliar bintang, serta diperkirakan terdapat lobang hitam yang
sangat besar massanya
- Bagian tepi : berisi sekitar 20 miliar bintang. Tata surya terletak di agak
pinggir cakram ini.
Galaksi lain yang terkenal adalah galaksi Andromeda, dan galaksi Magelhan
8
MATAHARI
Sehingga sampai ke kurun ke17 baru pakar-pakar astronomi dapat memahami
bahawa matahari ialah sebenarnya bintang biasa seperti bintang-bintang lain
di langit. Yang membezakannya cuma kedudukannya yang amat hampir
dengan Bumi. Malah, Matahari ialah bintang yang cukup dekat dengan Bumi
sehingga membolehkan penyelidikan berlaku dengan lebih teliti. Cuma
Matahari sajalah bintang yang mempunyai permukaan yang dapat dicerap
dengan kepersisan tinggi. Di samping itu, ia juga merupakan satu langkah
asasi dalam usaha kita untuk mempelajari bintang-bintang
Matahari merupakan satu objek yang agak ringkas, satu bebola gas
raksasa bergaris-pusat 1.4 juta km, iaitu 110 kaliganda saiz Bumi.
Jisimnya adalah 2000 billion billion billion kg, iaitu 330 000 kaliganda
jisim Bumi 75 peratus daripada jisimnya adalah terdiri daripada hidrogen,
25 peratus helium dan selebihnya terdiri daripada unsur-unsur yang
lebih berat.
9
A. Jarak Matahari Ke Bumi
Matahari adalah bintang yang tampak paling besar dibandingkan bintang-
bintang lain yang bertaburan di angkasa luar karena jaraknya yang sangat
dekat, yaitu sekitar 150 juta km. 150 juta kilo meter disebut juga sebagai
satuan astronomi.
Jarak kedudukan terdekat matahari ke bumi jaraknya adalah 147 juta km
disebut Perihelium (1 januari). Sedangkat jarang paling jauh matahari ke bumi
yakni kurang lebh sekitar 152 juta km disebut Aphelium (1 juli). Tentu saja saat
ini belum ada orang yang menghitung secara langsung jarak matahari ke bumi
karena sangat panas dan silau.
B. Suhu Matahari
Panas matahari pada permukaannya adalah kurang lebih 6 ribu derajat selsius.
Sedangkan pada inti matahari temperatur mencapai 150 juta derajat celcius.
Dari waktu ke waktu suhu matahari akan diperkirakan semakin dingin dan
akhirnya mati bersama planet-planet lain termasuk bumi.
C. Penyusun Matahari
- Hidrogen : 70%
- Helium : 25%
- Unsur lainnya : 5%
10
D. Konstanta Dan Energi Matahari
Banyaknya kalor yang diterima oleh setiap 1 cm persegi pada bagian atas atmosfir
matahari permenit adalah 2 kalori per menit per cm persegi. Energi matahari terjadi
karena adanya fusi atau penggabungan inti hidrogen membentuk inti helium serta 2
positron dan energi 24,7 MeV.
E. Bagian-Bagian Susunan Matahari
- Fotosfer adalah Bagian lapisan permukaan yang memancarkan
cahaya yang kuat dan menyilaukan.
- Kormosfer adalah Lapisan gas yang sangat tebal.
- Korona adalah Lapisan atmosfer terluar matahari
11
Struktur dalaman
Struktur dalaman Matahari legap dari pandangan, ini memjadikan
penyelidikan teori amat penting untuk memahami fenomena yang berlalu
didalamnya. Penyelidikan secara teori ini juga penting untuk menentukan
struktur dalamannya. Penyelidikan ini menjelaskan bahawa bahagian
dalaman Matahari yang legap dari pandangan adalah terdiri daripada 3
zon-zon: teras, zon radiatif dan zon convektif. Suhu dalaman didapati
amat tinggi mencapai ke tahap 15 juta Kelvin. Bahagian ini merupakan 25
peratus daripada garis-pusat Matahari. Disebabkan ketumpatannya yang
amat tinggi, ia juga menyumbangkan 60 peratus daripada jumlah jisim
Matahari
12
Satu imej mozek yang mempamirkan beberapa
lapisan yang membentuk Matahari. Bahagian atas
gambar menunjukkan bahagian dalaman
Matahari yang terdiri daripada 3 lapisan : teras,
zon radiatif dan zon convektif. Bahagian bawah
gambar menunjukkan lapisan luar yang terdiri
daripada fotosfera (bahagian yang dapat
kelihatan dan sering menampilkan beberapa
tompok matahari), kromosfera dan korona.
Gambar ini juga menunjukkan lubang korona,
nyala (solar flare) dan prominen. Kredit : SOHO
(ESA/NASA)
Mengelilingi teras ialah zon radiatif yang mengeluarkan 55 peratus daripada jumlah tenaga
sinaran Matahari. Dalam kawasan ini, tenaga yang dijanakan di dalam teras dibawa keluar
oleh foton-foton. Cara pergerakan di sini didapati amat lambat sebab foton sentiasa diserap
dan dibebaskan oleh partikel-partikel sekeliling. Dipercayai bahawa foton mengambil masa
beberapa ratus ribu tahun untuk meninggalkan Matahari. Tanpa halangan, foton sepatutnya
boleh bergerak dalam tempoh beberapa saat sahaja.
Akhirnya, kita sampai ke lapisan luar, iaitu zon konvektif, yang merupakan 30 peratus
daripada garis-pusat Matahari. Di sini suhu menurun sehingga ke satu juta Kelvin. Di
dalam lapisan ini, tenaga bergerak melalui proses konveksi, iaitu pergerakan melibatkan
semua partikel-partikel sekeliling. Gas yang panas dari bahagian dalaman bergerak ke
permukaan dan membebaskan tenaga menjadi sejuk dan turun semula ke bahagian
dalaman dan seterusnya.
13
matahari memiliki 4 lapisan yaitu:
1. Lapisan Radiatif
lapisan ini berada dalam matahari. suhunya kira-kira 15.000.000 derajat
celcius. Lapisan ini merupakan tempat berlangsungnya rekasi fusi
(penggabungan) atom-atom hidrogen menjadi helium.
2. Lapisan Fotosfer
Lapisan ini merupakan lapisan permukaan matahari yg bercahaya putih
menyilaukan dengan suhu sekita 6.000 derajat celcius. lapisan ini
merupakan bagian matahari yg dpt kita lihat berupa bola bercahaya yg
dinamakan cakram matahari
3. Lapisan Kromosfer
Lapisan ini menjulang sejauh 12.000 km diatas permukaan matahari. sinar
yg dipancarkan berwarna merah lemah. suhu dibagian bawah kromosfer
kurang dari 5.000 derajat celcius. Kita biasanya tidak dapat melihat
kromosfer dan korono dari bumi krn terhalang oleh efek atmosfer kita
sendiri serta cahaya yg menyilaukan dari fotosfer
4. Lapisan korona
Lapisan ini adalah lapisan atmosfer matahari bagian atas. dinamakan
korona karena pada saat terjadinya gerhan matahari total tampak spt
"mahkota"
14
PLANET
Planet adalah benda langit yang memiliki ciri-ciri berikut:
(a) mengorbit mengelilingi bintang atau sisa-sisa bintang;
(b) mempunyai massa yang cukup untuk memiliki gravitasi tersendiri
agar dapat mengatasi
tekanan rigid body sehingga benda
angkasa tersebut mempunyai bentuk kesetimbangan hidrostatik (bentuk
hampir bulat);
(c) tidak terlalu besar hingga dapat menyebabkan fusi termonuklir
terhadap deuterium di intinya; dan,
(d) telah "membersihkan lingkungan" (clearing the neighborhood;
mengosongkan orbit agar tidak ditempati benda-benda angkasa
berukuran cukup besar lainnya selain satelitnya sendiri) di daerah sekitar
orbitnya
Planet diambil dari kata dalam bahasa Yunani Asteres Planetai yang artinya Bintang
Pengelana. Dinamakan demikian karena berbeda dengan bintang biasa, Planet dari
waktu ke waktu terlihat berkelana (berpindah-pindah) dari rasi bintang yang satu ke
rasi bintang yang lain. Perpindahan ini (pada masa sekarang) dapat dipahami karena
planet beredar mengelilingi matahari. Namun pada zaman Yunani Kuno yang belum
mengenal konsep heliosentris, planet dianggap sebagai representasi dewa di langit.
Pada saat itu yang dimaksud dengan planet adalah tujuh benda langit: Matahari, Bulan,
Merkurius, Venus, Mars, Jupiter dan Saturnus. Astronomi modern menghapus Matahari
dan Bulan dari daftar karena tidak sesuai definisi yang berlaku sekarang
15
PLANET DALAM TATA SURYA
1. MERKURIUS
Merkurius adalah planet di terkecil di dalam tata surya dan juga yang terdekat
dengan Matahari dengan kala revolusi 88 hari. Kecerahan planet ini berkisar
diantara -2 sampai 5,5 dalam magnitudo tampak namun tidak mudah terlihat
karena sudut pandangnya dengan matahari kecil (dengan rentangan paling
jauh sebesar 28,3 derajat. Merkurius hanya bisa terlihat pada saat subuh atau
maghrib. Tidak begitu banyak yang diketahui tentang Merkurius karena hanya
satu pesawat antariksa yang pernah mendekatinya yaitu Mariner 10 pada
tahun 1974 sampai 1975. Mariner 10 hanya berhasil memetakan sekitar 40
sampai 45 persen dari permukaan planet.
16
Mirip dengan Bulan, Merkurius mempunyai banyak kawah dan juga tidak
mempunyai satelit alami serta atmosfir. Merkurius mempunyai inti besi yang
menciptakan sebuah medan magnet dengan kekuatan 0.1% dari kekuatan medan
magnet bumi. Suhu permukaan dari Merkurius berkisar antara 90 sampai 700
Kelvin (-180 sampai 430 derajat selsius),
Pengamatan tercatat dari Merkurius paling awal dimulai dari jaman orang Sumeria pada
milenium ke tiga sebelum masehi. Bangsa Romawi menamakan planet ini dengan nama salah
satu dari dewa mereka, Merkurius (dikenal juga sebagai Hermes pada mitologi Yunani dan
Nabu pada mitologi Babilonia). Lambang astronomis untuk merkurius adalah abstraksi dari
kepala Merkurius sang dewa dengan topi bersayap diatas caduceus. Orang Yunani pada
jaman Hesiod menamai Merkurius Stilbon dan Hermaon karena sebelum abad ke lima
sebelum masehi mereka mengira bahwa Merkurius itu adalah dua benda antariksa yang
berbeda, yang satu hanya tampak pada saat matahari terbit dan yang satunya lagi hanya
tampak pada saat matahari terbenam. Di India, Merkurius dinamai Budha (बुध), anak dari
Candra sang bulan. Di budaya Tiongkok, Korea, Jepang dan Vietnam, Merkurius dinamakan
"bintang air". Orang-orang Ibrani menamakannya Kokhav Hamah (המח בכוכ), "bintang dari
yang panas" ("yang panas" maksudnya matahari). Diameter Merkurius 40% lebih kecil
daripada Bumi (4879,4 km), dan 40% lebih besar daripada Bulan. Ukurannya juga lebih kecil
(walaupun lebih padat) daripada bulan Jupiter, Ganymede dan bulan Saturnus, Titan.
17
Struktur Dalam
Dengan diameter sebesar 4879 km di katulistiwa, Merkurius adalah planet terkecil dari
empat planet kebumian di Tata Surya. Merkurius terdiri dari 70% logam dan 30% silikat
serta mempunyai kepadatan sebesar 5,43 g/cm3 hanya sedikit dibawah kepadatan Bumi.
Namun apabila efek dari tekanan gravitasi tidak dihitung maka Merkurius lebih padat dari
Bumi dengan kepadatan tak terkompres dari Merkurius 5,3 g/cm3 dan Bumi hanya 4,4
g/cm3.
Kepadatan Merkurius digunakan untuk menduga struktur dalamnya. Kepadatan Bumi yang
tinggi tercipta karena tekanan gravitasi, terutamanya di bagian inti. Merkurius namun jauh
lebih kecil dan bagian dalamnya tidak terdapat seperti bumi sehingga kepadatannya yang
tinggi diduga karena planet tersebut mempunyai inti yang besar dan kaya akan besi. Para
ahli bumi menaksir bahwa inti Merkurius menempati 42 % dari volumenya (inti Bumi
hanya menempati 17% dari volume Bumi). Menurut riset terbaru, kemungkinan besar inti
Merkurius adalah cair.
Mantel setebal 600 km menyelimuti inti Merkurius dan kerak dari Merkurius diduga setebal
100 sampai 200 km. Permukaan merkurius mempunyai banyak perbukitan yang kurus,
beberapa mencapai ratusan kilometer panjangnya. Diduga perbukitan ini terbentuk karena
inti dan mantel Merkurius mendingin dan menciut pada saat kerak sudah membatu.
Merkurius mengandung besi lebih banyak dari planet lainnya di tata surya dan beberapa
teori telah diajukan untuk menjelaskannya. Teori yang paling luas diterima adalah bahwa
Merkuri pada awalnya mempunyai perbandingan logam-silikat mirip dengan meteor
Kondrit umumnya dan mempunyai massa sekitar 2,25 kali massanya yang sekarang.
Namun pada awal sejarah tata surya, merkurius tertabrak oleh sebuah planetesimal
berukuran sekitar seperenam dari massanya. Benturan tersebut telah melepaskan
sebagian besar dari kerak dan mantel asli Merkurius dan meninggalkan intinya. Proses
yang sama juga telah diajukan untuk menjelaskan penciptaan dari Bulan.
18
Teori yang lain menyatakan bahwa Merkurius mungkin telah terbentuk dari nebula Matahari
sebelum energi keluaran Matahari telah stabil. Merkurius pada awalnya mempunyai dua kali
dari massanya yang sekarang, namun dengan mengambangnya protomatahari, suhu di sekitar
merkuri dapat mencapai sekitar 2500 sampai 3500 Kelvin dan mungkin mencapai 10000
Kelvin. Sebagian besar permukaan Merkurius akan menguap pada temperatur seperti itu,
membuat sebuah atmosfir "uap batu" yang mungkin tertiup oleh angin matahari
Teori ketiga mengajukan bahwa mengakibatkan tarikan pada partikel yang darinya Merkurius
akan terbentuk sehingga partikel yang lebih ringan hilang dari materi pengimbuhan. Masing-
masing dari teori ini memprediksikan susunan permukaan yang berbeda. Dua misi antariksa
di masa datang, MESSENGER dan BepiColombo akan menguji teori-teori ini.
19
2. VENUS
Venus adalah planet terdekat kedua dari matahari setelah
Merkurius. Planet ini memiliki radius 6.052 km dan mengelilingi
matahari dalam waktu 225 hari. Atmosfer Venus mengandung 97%
karbondioksida (CO2) dan 3% nitrogen, sehingga hampir tidak
mungkin terdapat kehidupan.
Arah rotasi Venus berlawanan dengan arah rotasi planet-planet lain.
Selain itu, jangka waktu rotasi Venus lebih lama daripada jangka
waktu revolusinya dalam mengelilingi matahari.
Kandungan atmosfernya yang pekat dengan CO2 menyebabkan
suhu permukaannya sangat tinggi akibat efek rumah kaca.
Atmosfer Venus tebal dan selalu diselubungi oleh awan. Pakar
astrobiologi berspekulasi bahwa pada lapisan awan Venus
termobakteri tertentu masih dapat melangsungkan kehidupan
20
3.BUMI
Bumi adalah planet ketiga dari delapan planet dalam Tata Surya.
Diperkirakan usianya mencapai 4,6 milyar tahun. Jarak antara Bumi dengan
matahari adalah 149.6 juta kilometer atau 1 AU (ing: astronomical unit).
Bumi mempunyai lapisan udara (atmosfer) dan medan magnet yang disebut
(magnetosfer) yang melindung permukaan Bumi dari angin matahari, sinar
ultraungu, dan radiasi dari luar angkasa. Lapisan udara ini menyelimuti
bumi hingga ketinggian sekitar 700 kilometer. Lapisan udara ini dibagi
menjadi Troposfer, Stratosfer, Mesosfer, Termosfer, dan Eksosfer.
Lapisan ozon, setinggi 50 kilometer, berada di lapisan stratosfer dan mesosfer dan
melindungi bumi dari sinar ultraungu. Perbedaan suhu permukaan bumi adalah
antara -70°C hingga 55°C bergantung pada iklim setempat. Sehari di dibagi
menjadi 24 jam dan setahun di bumi sama dengan 365,2425 hari. Bumi
mempunyai massa seberat 59.760 milyar ton, dengan luas permukaan 510 juta
kilometer persegi. Berat jenis Bumi (sekitar 5.500 kilogram per meter kubik)
digunakan sebagai unit perbandingan berat jenis planet yang lain, dengan berat
jenis Bumi dipatok sebagai 1.
21
Bumi mempunyai diameter sepanjang 12.756 kilometer. Gravitasi Bumi diukur sebagai
10 N kg-1 dijadikan unit ukuran gravitasi planet lain, dengan gravitasi Bumi dipatok
sebagai 1. Bumi mempunyai 1 satelit alami yaitu Bulan. 70,8% permukaan bumi
diliputi air. Udara Bumi terdiri dari 78% nitrogen, 21% oksigen, dan 1% uap air,
karbondioksida, dan gas lain.
Bumi diperkirakan tersusun atas inti dalam bumi yang terdiri dari besi nikel beku setebal
1.370 kilometer dengan suhu 4.500°C, diselimuti pula oleh inti luar yang bersifat cair setebal
2.100 kilometer, lalu diselimuti pula oleh mantel silika setebal 2.800 kilometer membentuk
83% isi bumi, dan akhirnya sekali diselimuti oleh kerak bumi setebal kurang lebih 85
kilometer.
Kerak bumi lebih tipis di dasar laut yaitu sekitar 5 kilometer. Kerak bumi terbagi kepada
beberapa bagian dan bergerak melalui pergerakan tektonik lempeng (teori Continental
Drift) yang menghasilkan gempa bumi.
Titik tertinggi di permukaan bumi adalah gunung Everest setinggi 8.848 meter, dan titik
terdalam adalah palung Mariana di samudra Pasifik dengan kedalaman 10.924 meter. Danau
terdalam adalah Danau Baikal dengan kedalaman 1.637 meter, sedangkan danau terbesar
adalah Laut Kaspia dengan luas 394.299 km2
22
4. MARS
Mars adalah planet terdekat keempat dari Matahari. Namanya diambil dari nama
Dewa Yunani kuno untuk perang. Namun planet ini juga dikenal sebagai planet
merah karena penampakannya yang kemerah-merahan.
Lingkungan Mars lebih bersahabat bagi kehidupan dibandingkan keadaan Planet
Venus. Namun begitu, keadaannya tidak cukup ideal untuk manusia. Suhu udara
yang cukup rendah dan tekanan udara yang rendah, ditambah dengan komposisi
udara yang sebagian besar karbondioksida, menyebabkan manusia harus
menggunakan alat bantu pernafasan jika ingin tinggal di sana. Misi-misi ke planet
merah ini, sampai penghujung abad ke-20, belum menemukan jejak kehidupan di
sana, meskipun yang amat sederhana
Planet ini memiliki 2 buah satelit, yaitu Phobos dan Deimos. Planet ini mengorbit
selama 687 hari dalam mengelilingi matahari. Planet ini juga berotasi. Kala
rotasinya 24,62 jam.Dalam mitologi Yunani, Mars identik dengan dewa perang,
yaitu Aries, putra dari Zeus dan Hera.
Di planet Mars, terdapat sebuah fitur unik di daerah Cydonia Mensae. Fitur ini
merupakan sebuah perbukitan yang bila dilihat dari atas nampak sebagai sebuah
wajah manusia. Banyak orang yang menganggapnya sebagai sebuah bukti dari
peradaban yang telah lama musnah di Mars, walaupun di masa kini, telah terbukti
bahwa fitur tersebut hanyalah sebuah kenampakan alam biasa.
23
5. YUPITER
Yupiter atau Jupiter adalah planet terdekat kelima dari matahari
setelah Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars.
Jarak rata-rata antara Jupiter dan Matahari adalah 778,3 juta km.
Jupiter adalah planet terbesar dan terberat dengan diameter
14.980 km dan memiliki massa 318 kali massa bumi. Periode rotasi
planet ini adalah 9,8 jam, sedangkan periode revolusi adalah 11,86
tahun.
Di permukaan planet ini terdapat bintik merah raksasa. Atmosfer Jupiter
mengandung hidrogen (H), helium (He), metana (CH4), dan amonia (NH3).
Suhu di permukaan planet ini berkisar dari -140oC sampai dengan 21oC.
Seperti planet lain, Jupiter tersusun atas unsur besi dan unsur berat lainnya.
Jupiter memiliki 63 satelit, di antaranya Io, Europa, Ganymede, Callisto
(Galilean moons).
24
6. SATURNUS
Saturnus adalah sebuah planet yang terletak di tata surya dimana planet ini
terkenal sebagai planet bercincin. Jarak Saturnus sangat jauh dari Matahari.
Karena itulah, Saturnus tampak tidak terlalu cerah dari Bumi. Saturnus
berevolusi dalam waktu 29,46 tahun. Setiap 378 hari, Bumi, Saturnus, dan
Matahari akan berada dalam satu garis lurus. Selain berevolusi, Saturnus juga
berotasi dalam waktu yang sangat singkat, yaitu 10 jam 14 menit.
Saturnus memiliki kerapatan yang rendah karena sebagian besar zat
penyusunnya berupa gas dan cairan. Inti Saturnus diperkirakan terdiri dari
batuan padat. Atmosfer Saturnus tersusun atas gas amonia dan metana. Hal ini
tentu tidak memungkinkan adanya kehidupan di Saturnus.
Cincin Saturnus sangat unik. Terdapat beribu-ribu cincin yang mengelilingi
planet ini. Bahan pembentuk cincin ini masih belum diketahui. Para ilmuwan
berpendapat, cincin itu tidak mungkin terbuat dari lempengan padat karena
akan hancur oleh gaya sentrifugal. Namun, tidak mungkin juga terbuat dari
zat cair karena gaya sentrifugal akan mengakibatkan timbulnya gelombang.
Jadi, sejauh ini, diperkirakan yang paling mungkin membentuk cincin-cincin
itu adalah bongkahan-bongkahan es meteorit.
Hingga 2006, Saturnus diketahui memiliki 56 buah satelit alami. Tujuh
diantaranya cukup masif untuk dapat runtuh berbentuk bola di bawah
gaya gravitasinya sendiri. Mereka adalah Mimas, Enceladus, Tethys, Dione,
Rhea, Titan (Satelit terbesar dengan ukuran lebih besar dari planet
Merkurius), dan Iapetus
25
7. URANUS
Uranus adalah planet terjauh ke-7 dari Matahari setelah Saturnus, ditemukan
pada 1781 oleh William Herschel (1738-1822). Perhitungan cermat orbit Uranus
menyimpulkan bahwa planet ini ada yang mengganggu. Kemudian Neptunus
ditemukan pada Agustus 1846. Penemuan Neptunus ternyata tidak cukup
menjelaskan gangguan orbit Uranus
Uranus memiliki jarak dengan Matahari sebesar 2875 juta km. Uranus memiliki
diameter mencapai 51.118 km dan memiliki massa 14,54 massa Bumi. Periode
rotasi planet ini adalah 17,25 jam, sedangkan periode revolusi adalah 84
tahun. Bentuk planet ini mirip dengan Bulan dengan permukaan berwarna
hijau dan biru. Uranus memiliki 18 satelit alami, diantaranya Ariel, Umbriel,
Miranda, Titania, dan Oberon
26
8.NEPTUNUS
Neptunus merupakan planet terjauh (kedelapan) jika
ditinjau dari Matahari
Neptunus memiliki jarak rata-rata dengan Matahari sebesar 4.450 juta
km. Neptunus memiliki diameter mencapai 49.530 km dan memiliki
massa 17,2 massa Bumi. Periode rotasi planet ini adalah 16,1 jam.,
sedangkan periode revolusi adalah 164,8 tahun. Bentuk planet ini
mirip dengan Bulan dengan permukaan terdapat lapisan tipis silikat.
Komposisi penyusun planet ini adalah besi dan unsur berat lainnya.
Planet Neptunus memiliki 8 buah satelit, di antaranya Triton, Proteus,
Nereid, dan Larissa.
27
9.PLUTO
Pluto (nama resmi: 134340) adalah sebuah planet katai (dwarf planet) dalam Tata
Surya. Sebelum 24 Agustus 2006, Pluto berstatus sebagai sebuah planet dan setelah
pengukuran, merupakan planet terkecil dan terjauh (urutan kesembilan) dari matahari
Pada 7 September 2006, nama Pluto diganti dengan nomor saja, yaitu 134340. Nama
ini diberikan oleh Minor Planet Center (MPC), organisasi resmi yang bertanggung jawab
dalam mengumpulkan data tentang asteroid dan komet dalam tata surya kita. [1]
Pada 1978 Pluto diketahui memiliki satelit yang berukuran tidak terlalu kecil darinya
bernama Charon (berdiameter 1.196 km). Kemudian ditemukan lagi satelit lainnya, Nix dan
Hydra.
Setelah 75 tahun semenjak ditemukan, Pluto masih terbalut misteri. Saat ini wahana nirawak
New Horizons telah diluncurkan untuk meneliti Pluto dan diperkirakan akan mendekati Pluto
dalam jarak terkecil pada Juli 2015
28
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 28
SLIDE
Similar Resources on Wayground
25 questions
TENAGA EKSOGEN
Lesson
•
10th Grade
20 questions
REKA BENTUK PENGATURCARAAN TAHUN 4
Lesson
•
11th Grade
20 questions
Sustainability Lesson with Videos
Lesson
•
9th Grade
20 questions
Persamaan Lingkaran
Lesson
•
11th Grade
21 questions
Past Continuous tense
Lesson
•
9th Grade
22 questions
Pengenalan Hardware Komputer
Lesson
•
10th Grade
20 questions
ekonomi kelas X
Lesson
•
10th Grade
23 questions
Structure of the Earth
Lesson
•
9th Grade
Popular Resources on Wayground
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
10 questions
Probability Practice
Quiz
•
4th Grade
15 questions
Probability on Number LIne
Quiz
•
4th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
22 questions
fractions
Quiz
•
3rd Grade
6 questions
Appropriate Chromebook Usage
Lesson
•
7th Grade
10 questions
Greek Bases tele and phon
Quiz
•
6th - 8th Grade
Discover more resources for Geography
15 questions
Making Inferences
Quiz
•
7th - 12th Grade
23 questions
TSI Math Vocabulary
Quiz
•
10th - 12th Grade
20 questions
-AR -ER -IR present tense
Quiz
•
10th - 12th Grade
10 questions
Cell Organelles and Their Functions
Interactive video
•
6th - 10th Grade
10 questions
Plotting Points on a Coordinate Plane: Quadrant 1 Essentials
Interactive video
•
6th - 10th Grade
10 questions
Exploring Abiotic and Biotic Factors in Ecosystems
Interactive video
•
6th - 10th Grade
20 questions
SSS/SAS
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
Figurative Language Review
Quiz
•
10th Grade