Search Header Logo
masyarakat hindu buddha

masyarakat hindu buddha

Assessment

Presentation

Social Studies

7th Grade

Medium

Created by

Komang Kertiani

Used 3+ times

FREE Resource

24 Slides • 7 Questions

1

KEHIDUPAN MASYARAKAT INDONESIA PADA MASA HINDU BUDHA

Siswa mampu mendeskripsikan perkembangan masyarakat Indonesia pada masa Hindu-Budha

media

2

Kehidupan masa praaksara di Indonesia berakhir setelah mendapatkan pengaruh kebudayaan India, dapat dilihat dari tulisan Pallawa dan bahasa Sansekerta yang digunakan sbg bahasa resmi kerajaan-kerajaan Hindu Budha.

Negara India merupakan negara cikal bakal dari berkembangnya agama Hindu-Budha tersebut ke negara lain. Negara kedua yang menjadi penyebaran agama tersebut adalah Bangladesh.

3

Perkembangan Hindu & Budha di Asia Selatan

  • Berkembang melalui perdagangan dengan bangsa lain di Asia lewat Pegunungan Himalaya

  • Seiring waktu berkembangnya agama Hindu dan Budha di daerah-daerah sungai, seperti Sungai Indus dan Sungai Brahmaputra

4

a. Perkembangan Agama Hindu

- Berkembang seiring dengan masuknya bangsa Arya ke India pada 1500 SM yang menguasai daerah sungai Indus, sungai Gangga, sungai Brahmaputra yang sebelumnya ditempati penduduk asli orang Dravida.

- Agama Hindu berpedoman pada kitab Weda dan percaya kepada banyak dewa yang dianggap memiliki peranan dalam mengatur kehidupan manusia dikenal dengan Trimurti, yakni Brahma sbg dewa pencipta, Wisnu sbg dewa pelindung, dan Siwa sbg dewa penghancur

- Adanya tingkatan kasta, kasta Brahmana, Kesatria, Wisya, Sudra, Paria



5

b. Perkembangan Agama Budha

  • India merupakan cikal bakal berkembangnya agama Budha, pendiri agama Budha adalah Sidharta Gautama (563-483 SM)

  • Agama Budha tidak mengenal kasta

  • Berpedoman pada kitab Tripitaka

  • Dalam perkembangannya, agama Budha terpecah menjadi 2 golongan, yaitu Theravada/Hinayana dan Mahayana

6

c. Persebaran Agama Hindu-Budha

  • Persebaran Hindu-Budha di Indonesia erat kaitannya dengan kegiatan perdagangan antara India dan Tiongkok ratusan tahun sebelum masehi

  • Dalam kegiatan perdagangan, Indonesia menempati posisi strategis karena berada di antara jalur lalu lintas perdagangan antara India dan Tiongkok

7

Teori Masuknya Kebudayaan Hindu-Budha di Indonesia

  • Teori Brahmana : Hindu-Budha dikenal oleh masyarakat Indonesia krn dibawa oleh para Brahmana yang diundang oleh raja-raja di Indonesia (J.C. Van Leur)

  • Teori Ksatria : Hindu-Budha dibawa oleh kasta ksatria dari India yang terdiri dari bangsawan dan prajurit yang kalah perang (J.L. Moens)

  • Teori Waisya : Hindu-Budha dibawa oleh kaum pedagang ke Indonesia dan menyebarkan kepada masyarakat sekitar (N.J.Krom)

  • Teori Sudra : masuknya agama Hindu-Buddha ke Indonesia dibawa oleh orang-orang India berkasta sudra, yaitu para budak (von Van Faber)

  • Teori Arus Balik : orang-orang Indonesia tertarik mempelajari Hindu-Budha ke India . Setelah mendapat ilmu, kembali pulang ke Indonesia (F.D.K. Bosch)

media

8

Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha di Indonesia

9

Kerajaan Kutai

  • Kerajaan Hindu yang pertama dan tertua di Indonesia

  • Terletak di tepi sungai Mahakam, Kalimantan Timur

  • Prasasti yang ditemukan terdiri atas 7 buah yang disebut YUPA, huruf yg digunakan Pallawa dan bahasa Sansekerta tahun 400 M

  • Raja yg pertama : Kudungga

  • Raja yg pertama memeluk agama Hindu adalah Aswawarman

  • Kutai mencapai puncak keemasan pada masa raja Mulawarman

media

10

Kerajaan Tarumanegara

  • Pernah berkuasa di wilayah barat pulau Jawa dengan pusatnya di sekitar Bogor pada abad ke-4 M hingga 7 M

  • Kerajaan Hindu pertama di pulau Jawa. Dan beraliran Wisnu

  • Ditemukannya 7 prasasti, yaitu prasasti Ciaruteun, Kebon Kopi, Jambu, Pasir Awi, Muara Cianten, Tugu, Lebak Munjul. Menggunakan huruf Pallawa dan bhs Sansekerta

  • Diperintah oleh raja Purnawarman yang cakap dan berusaha meningkatkan kesejahteraan rakyat

  • Tarumanegara mengalami kemunduran pada saat raja Linggawarman.

  • Abad ke-7 M makin melemah krn mendapat tekanan dari kerajaan Sriwijaya

media

11

Kerajaan Sriwijaya

  • Mulai dikenal sejak abad ke-7 M. Terletak di dekat Selat Malaka. Pusat pendidikan agama Budha Mahayana di Asia Tenggara

  • Pengaruhnya sangat luas mencakup Selat Sunda, Selat Bangka, Laut Jawa bagian barat, Bangka, Jambi Hulu, Semenanjung Malaya hingga ke Tanah Genting Kra.

  • Prasasti yang ditemukan : Prasasti Kedukan Bukit, Talang Tuwo, Telaga Batu, Palas Pasemah, Karang Berahi, Kota Kapur.

  • Raja-raja yg pernah memerintah : Raja Dapunta Hyang, Raja Balaputradewa, dan Raja Sri Sanggramawijayatunggawarman

  • Mencapai puncak kejayaan pada masa Balaputradewa

  • Mengalami kemunduran pada masa Raja Sri Sanggramawijayatunggawarman, mendapat serangan 2x dari kerajaan Chola thn 1007M dan 1023M

  • Pada akhir abad ke 14M, Sriwijaya runtuh akibat serangan Kerajaan Majapahit dari Jawa.

media

12

Kerajaan Mataram Kuno

  • Berdiri pada abad ke-8 M di Jawa Tengah yang bercorak Hindu, berpusat di Medang Kamulan

  • Sumber sejarah berupa prasasti Canggal dan prasasti Kedu.

  • Didirikan oleh Sanjaya (Prasasti Canggal), dilakukan perluasan daerah ke Jawa Barat, Melayu, Semenanjung Malaya, dan Selat Malaka

  • Kebesaran Mataram dicapai pada masa pemerintahan Balitung (907 M)

  • Ada 2 dinasti, yaitu dinasti Sanjaya yg beragama Hindu yg pusat kekuasaannya di utara dengan hasil budayanya berupa candi Prambanan, Gedong Sanga dan Komplek Candi Dieng. Dinasti Syailendra beragama Budha dgn pusat kekuasaannya di selatan dan hasil budayanya Candi Borobudur, Mendut, dan Pawon.

media

13

Kerajaan Medang Kamulan

  • Terletak di muara sungai Brantas, dgn ibukotanya di Watan Mas. Didirikan oleh Empu Sindok setelah ia memindahkan kekuasaan kerajaan Mataram ke Jawa Timur dengan dibentuk dinasti Isana.

  • Raja pertama adalah Empu Sindok thn 929M-947M dengan pusat pemerintahan di Watugaluh kemudian digantikan oleh anaknya Sri Isanatunggawijaya, Makutawangsawardhana, Dharmawangsa Teguh, Airlangga, dan yg terakhir Samarawijaya.

  • Agama yang dipeluk adalah Hindu dan Budha

  • Terdapat beberapa buah prasasti, yaitu prasasti Pucangan, Anjuk Landang dan Paradah, Limus, Silet, Turunyang, Wuharata, dan Gandhakuti.

media

14

Kerajaan Kediri

  • Setelah Airlangga wafat, kerajaan Medang Kamulan telah dibagi dua, yakni Jenggala dan Kediri. Kediri beribu kota di Daha dgn diperintah oleh Samarawijaya.

  • Mencapai puncak kejayaan pada masa raja Jayabaya

  • Raja terakhir adalah raja Kertajaya yg terkenal sombong dan berani melanggar adat.

  • Kesusastraan berkembang pesat, yaitu Kitab Bharatayuda (Mpu Sedah dan Mpu Panuluh, kitab Arjuna Wiwaha (Empu Kanwa), kitab Smaradhahana (Empu Darmaja)

  • Kediri mengalami kemunduran krn Raja Kertajaya berkuasa, hak-hak dari kaum Brahmana mulai dikurangi, sehingga menimbulkan pertentangan. Kaum Brahmana kemudian meminta bantuan kerajaan Tumapel yang dipimpin Ken Arok untuk meminta bantuan. Terjadi peperangan kedua kerajaan itu di dekat Genter pada tahun 1222 M dan menjadi akhir dari pemerintahan kerajaan Kediri. 

media

15

Kerajaan Singasari

  • Berawal dari kerajaan Tumapel, letaknya di daerah pegunungan yg subur di wilayah Malang dgn pelabuhannya bernama Pasuruan.

  • Raja yg pernah memerintah adalah Ken Arok, Anusapati, Tohjaya, Wisnuwardhan, Kertanegara

  • Mencapai masa kejayaan pada masa Kertanegara

  • Sumber sejarah berupa kitab sastra, yaitu Kitab Pararaton dan Kitab Negarakertagama (Mpu Prapanca). Prasasti Balawi, Maribong, Kusmala, dan Mula-Manurung

  • Candi Kidal, candi Jago di Malang, candi Singasari sbg makam raja Kertanegara

  • Kemunduran Singasari terjadi karena pemberontakan Jayakatwang dan perebutan kekuasaan.

media

16

Kerajaan Majapahit

  • Terletak di sungai Brantas dgn pusatnya di Mojokerto

  • Kerajaan bercorak Hindu terbesar di Indonesia.

  • Raja pertama adalah Raden Wijaya dgn gelar Kertarajasa Jayawardhana (1292-1309M). Pengganti selanjutnya adalah Raja Jayanegara, Tribuwanatunggadewi, Hayam Wuruk, Wikramawardhana, dan Suhita.

  • Mencapai masa kejayaan pada masa raja Hayam Wuruk didampingi Patih Gajah Mada

  • Mengalami kemunduran pada masa Wikramawardhana krn Perang Paregreg. Akhirnya Majapahit runtuh krn serangan Girindrawardana dari Kediri dan serangan tentara dari Demak di bawah pimpinan Raden Patah

  • Candi peninggalan yaitu, candi Penataran (Blitar), candi Tigawangi dan Surawana (Kediri), candi Sawentar (Blitar), candi Samberjati (Blitar), dan Candi Tikus (Trowulan).

  • Sastra yg ada yaitu, kitab Negarakertagama, kitab Sutasoma, kitab Arjunawiwaha, Pararaton

media

17

Peninggalan Masa Hindu-Budha

18

a. Candi dan Stupa

  • Corak candi Jawa Tengah bagian utara : menggambarkan susunan masyarakat yg mendekati demokratis, tidak ada bangunan candi yg mencolok melebihi bangunan yg lain, yaitu Candi Canggal, Candi Gedong Songo, dan Kompleks Candi Dieng

  • Corak candi Jawa Tengah bag. selatan : menggambarkan susunan masyarakat yg feodal, tampak dari susunan kompleks candi kecil yg mengelilingi candi utama yg lebih besar, misalnya Candi Kalasan, Candi Borobudur, Candi Prambanan, Candi Sewu, Candi Sukuh, dan Candi Mendut

  • Corak candi Jawa Timur : susunan masy. federal, dimana raja berdiri di belakang untuk mempersatukan, susunan bangunan candi utama di latar belakang bangunan candi yg lebih kecil. Misalnya, Candi Badut, Candi Penataran, Candi Jawi, Candi Jago, Candi Singasari, dan Candi Sumberawan

19

Gapura

Bangunan berupa pintu gerbang, ada yg beratap dan berdaun pintu serta adanya menyerupai candi terbelah dua. Gapura yg beratap disebut paduraksa sedangkan gapura yg terbelah dua disebut bentar. Contohnya adalah Gapura Wringin Lawang di Trowulan peninggalan kerajaan Majapahit.

20

Petirtaan

Pemandian suci di kalangan istana. Misalnya, Tirta Empul dan Jolotondo.

21

Patung/Arca

  • Patung bercorak Hindu, dapat dibedakan menjadi patung dewa-dewi, tokoh, dan makhluk mistik. Antara lain : Siwa (Mahadewa, Mahaguru, Bhairawa, Mahakala), Wisnu, Brahma, Durga, Ganesha, Dwarapala, dan Linggayoni

  • Patung bercorak Budha, menampilkan Sang Budha Gautama dalam berbagai posisi, yaitu sikap Dhyana-Mudra, dan sikap wara-mudra

22

Relief

Seni pahat dengan gambar timbul, dipahatkan pada dinding candi melukiskan cerita yg diambil dari karya-karya sasta Hindu-Budha.


  • Candi Borobudur, terdapat 3 relief yaitu karmawibhangga, latitawistara, dan ganda wyuha.

  • Candi Loro Jonggrang (Prambanan) terdapat 2 relief yaitu Ramayana dan Kresnayana

  • Candi Jago, terdapat 3 relief yakni Kresnayana, Parthayajna, dan Kunjara Karna

  • Candi Penataran, terdapat 2 relief yaitu Ramayana dan Kresnayana

  • Candi Surowono, terdapat relief cerita Arjuna Wiwaha.

23

Prasasti

Piagam dokumen yg ditulis pada bahan keras dan tahan lama.

  • Prasasti Tarumanegara, yaitu Ciareteun, Kebon Kopi, Tugu, Lebak, Jambu, Muaracianten, dan Pasir Awi yg ditulis dalam huruf Palawa dan bhs Sansekerta

  • Prasasti di Sumatera Selatan, yaitu Kedukan Bukit, Talang Tuo, Kota Kapur, Karang Berahi, dan Telaga Batu menggunakan bhs Melayu dan huruf Palawa pada abad ke-7 masa kerajaan Sriwijaya

  • Prasasti Muara Kaman, ditemukan di tepi sungai Mahakam, Kalimantan Timur ditulis sekitar thn 400 M tentang kerajaan Kutai

  • Prasasti Canggal, thn 732 M ditemukan di dekat Magelang tentang kerajaan Mataram Hindu dengan raja Sanjaya

  • Prasasti Dinoyo, thn 760 M ditemukan di dekat Malang tentang kerajaan dekat Kanjuruhan

  • Prasasti Kalasan thn 778M ditemukan dekat Yogyakarta tentang kerajaan Mataram Hindu yg dipimpin Raja Rakai Panangkaran

  • Prasasti Kedu thn 907M berisi tentang kerajaan Mataram Hindu yg dipimpin Raja Balitung

24

Kitab

merupakan karangan berupa kisah, catatan, laporan tentang mitologi atau sejarah yg berasal dari India ditulis pada lembaran daun lontar.

  • Kitab Bharatayuda ditulis Empu Sedah dan Empu Panuluh

  • Kitab Smaradhana ditulis Empu Dharmaja

  • Kitab Negarakertagama ditulis Empu Prapanca

  • Kitab Sutasoma ditulis Empu Tantular, berisikan tentang Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa

  • Kitab Pararaton merupakan silsilah raja-raja Singasari dan Majapahit

  • Kitab Sundayana, kisah peristiwa Bubat

  • Kitab Ranggalawe, menceritakan kisah pemberontakan Ranggalawe

25

Multiple Choice

Kerajaan bercorak Hindu pertama berdiri di Indonesia adalah...

1

Kerajaan Majapahit

2

Kerajaan Kutai

3

Kerajaan Tarumanegara

4

Kerajaan Sriwijaya

26

Multiple Choice

Teori masuknya Hindu-Budha ke Indonesia karena dibawa oleh para Brahmana yang diundang oleh raja-raja di Indonesia. Teori ini dikemukakan oleh...

1

J.C. Van Leur

2

J.L. Moens

3

N.J.Krom

4

F.D.K. Bosch

27

Multiple Choice

Teori Ksatria menjelaskan agama Hindu-Budha dibawa oleh golongan...

1

Pedagang

2

Para pendeta

3

Bangsawan dan prajurit

4

Para budak

28

Multiple Choice

Kerajaan Kutai terletak di...

1

Sungai Citarum, Jawa

2

Gunung Dieng, Jawa Tengah

3

Bogor

4

Tepi Sungai Mahakam, Kalimantan Timur

29

Multiple Choice

Prasasti yang ditemukan pada Kerajaan Kutai terdiri atas tujuh buah prasasti yang disebut...

1

Yupa

2

Arca

3

Patung

4

Pallawa

30

Multiple Choice

Raja pertama Kutai adalah...

1

Ken Arok

2

Kudungga

3

Kertanegara

4

Tohjaya

31

Multiple Choice

Kerajaan Kutai mencapai masa kejayaan pada masa..

1

Raja Kertanegara

2

Raja Hayam Wuruk

3

Raja Mulawarman

4

Raja Tribuana

KEHIDUPAN MASYARAKAT INDONESIA PADA MASA HINDU BUDHA

Siswa mampu mendeskripsikan perkembangan masyarakat Indonesia pada masa Hindu-Budha

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 31

SLIDE